<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Branding &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/branding/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Feb 2026 12:14:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Branding &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perkuat Employer Branding, BRI Gelar BRILiaNext Networking Night bersama Top Graduates Universitas Brawijaya</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-employer-branding-bri-gelar-brilianext-networking-night-bersama-top-graduates-universitas-brawijaya</link>
					<comments>https://memontum.com/perkuat-employer-branding-bri-gelar-brilianext-networking-night-bersama-top-graduates-universitas-brawijaya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[brilianext]]></category>
		<category><![CDATA[employer]]></category>
		<category><![CDATA[graduates]]></category>
		<category><![CDATA[networking]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230345</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office (RO) Malang menggelar kegiatan BRILiaNext Networking Night for Top Graduates Universitas Brawijaya, di BRI Branch Office Malang Soekarno Hatta, Kamis (12/02/2026) tadi. Kegiatan ini, merupakan bagian dari inisiatif strategis Human Capital BRI dalam menjaring talenta terbaik serta memperkuat positioning BRI sebagai Home [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office (RO) Malang menggelar kegiatan BRILiaNext Networking Night for Top Graduates Universitas Brawijaya, di BRI Branch Office Malang Soekarno Hatta, Kamis (12/02/2026) tadi. Kegiatan ini, merupakan bagian dari inisiatif strategis Human Capital BRI dalam menjaring talenta terbaik serta memperkuat positioning BRI sebagai Home to The Best Talent.</p>



<p>Acara tersebut, turut dihadiri jajaran Rektorat dan Dekanat Universitas Brawijaya. Termasuk, tim internal Human Capital BRI, jajaran Region 13 Malang, serta para wisudawan dan wisudawati berprestasi Universitas Brawijaya sebagai peserta utama kegiatan.</p>



<p>Gelaran Networking Night ini bertujuan untuk membangun hubungan yang lebih erat, antara BRI dan talenta-talenta unggul dari lingkungan akademik, sekaligus membuka akses informasi mengenai program pengembangan kepemimpinan unggulan BRI, yakni BRILiaN Future Leader Program (BFLP). Dalam kesempatan itu, BRI juga memberikan Silver Ticket dan Golden Ticket BFLP kepada sejumlah top graduates Universitas Brawijaya sebagai bentuk apresiasi sekaligus peluang eksklusif untuk mengikuti proses seleksi lanjutan program kepemimpinan BRI.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>SEVP Human Capital PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Steven A Yudiyantho, dalam keterangannya mengatakan bahwa BRI secara konsisten membangun ekosistem talenta unggul untuk mendukung transformasi dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. “BRI berkomitmen menjadi Home to The Best Talent dengan menghadirkan berbagai program pengembangan yang terstruktur dan berkelanjutan. Melalui BRILiaN Future Leader Program, kami ingin menjaring dan membentuk calon-calon pemimpin masa depan yang adaptif, inovatif, serta memiliki integritas tinggi untuk membawa BRI semakin kompetitif di industri perbankan,” kata Steven, Jumat (20/02/2026) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Brawijaya, Setiawan Noerdajasakti, mengapresiasi inisiatif BRI dalam membuka ruang kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan industri. “Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi nyata antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan bagi para lulusan terbaik Universitas Brawijaya, untuk mengenal lebih dekat dunia kerja profesional serta memperoleh peluang karier di institusi perbankan nasional yang memiliki reputasi dan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia,” ungkapnya.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, tambahnya, BRI tidak hanya memperkuat strategi rekrutmen berbasis kampus, tetapi juga meningkatkan employer branding perusahaan di kalangan generasi muda berprestasi. Melalui inisiatif ini, diharapkan mampu menarik lebih banyak top graduates untuk bergabung dan tumbuh bersama BRI dalam mendukung transformasi perbankan yang berkelanjutan. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/perkuat-employer-branding-bri-gelar-brilianext-networking-night-bersama-top-graduates-universitas-brawijaya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230345</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Sebut JKCI sebagai Event Strategis untuk Dorong Branding Jember</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-sebut-jkci-sebagai-event-strategis-untuk-dorong-branding-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2025 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[strategis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223892</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata melalui ajang Gala Dinner Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) 2025, yang digelar di Cafe Tebing, Kabupaten Jember, Sabtu (12/07/2025) malam. Hadir dalam event ini, Bupati Jember, Muhammad Fawait dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani, Bebeb AK Nugraha Djundjunan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata melalui ajang Gala Dinner Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) 2025, yang digelar di Cafe Tebing, Kabupaten Jember, Sabtu (12/07/2025) malam. Hadir dalam event ini, Bupati Jember, Muhammad Fawait dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani, Bebeb AK Nugraha Djundjunan.</p>



<p>Dalam acara ini, sejumlah agenda menarik disuguhkan. Mulai dari peluncuran produk baru BIN Cigar, penampilan spesial dari grup musik legendaris Java Jive, hingga kompetisi bergengsi Indonesia Cigar Smoking Championship (ICSC).</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam sambutannya menegaskan bahwa JKCI merupakan event strategis untuk mendorong branding Jember sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur. “Kegiatan Jember Kota Cerutu Indonesia ini tidak murah, tidak semua daerah bisa menggelar acara sekelas ini. Ini menunjukkan bahwa kita punya potensi besar dan kesiapan untuk merebut posisi Jember sebagai pusat wisata unggulan Jawa Timur,&#8221; kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p>Dirinya berharap, dalam pelaksanaan tahun depan, JKCI bisa lebih besar dan bisa dikolaborasikan dengan potensi lain. Seperti kopi dan Jember Fashion Carnaval (JFC).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Bupati Fawait juga menyoroti, mengenai pentingnya mendukung sektor pertanian tembakau dengan mendorong perluasan pasar melalui sektor pariwisata dan industri kreatif. “Jika hal ini terealisasi, serapan tembakau akan meningkat, produktivitas petani pun naik dan ini akan berdampak langsung pada penurunan angka pengangguran di Jember,” tambahnya.</p>



<p>Menanggapi kebutuhan infrastruktur pendukung, Bupati Jember juga menyampaikan komitmen untuk mengupayakan kembali pengoperasian Bandara Notohadinegoro Jember. “Memang saat ini Jember belum memiliki bandara yang aktif, tapi kami akan berjuang agar Bandara Jember bisa kembali beroperasi untuk mendukung konektivitas wisata dan investasi,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Duta Besar RI untuk Yunani, Bebeb AK Nugraha Djundjunan, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya JKCI. “Saya angkat topi untuk panitia dan masyarakat Jember. JKCI adalah bentuk investasi jangka panjang yang nyata. Ini langkah konkret dan maju dalam melihat potensi lokal. Pemerintah pusat harus memberikan apresiasi yang juga bersifat konkret,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya menyarankan, agar Pemkab Jember terus mendorong pengembangan infrastruktur pendukung. Termasuk, pengaktifan kembali bandara, guna memperkuat daya saing Jember secara nasional dan internasional.</p>



<p>“Untuk kemajuan Jember dan cerutu Indonesia, bandara harus menjadi prioritas. Kita butuh konektivitas untuk membangun ekosistem industri yang kuat,” imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223892</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Recharge Layanan Terbaik, ASN Pemkab Banyuwangi Diberi Wawasan City Branding</title>
		<link>https://memontum.com/recharge-layanan-terbaik-asn-pemkab-banyuwangi-diberi-wawasan-city-branding</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[recharge]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[wawasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222257</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadirkan pakar marketing Yuswohadi, untuk memberikan wawasan city branding. Kegiatan yang diikuti Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, Kepala Bidang, hingga para camat, itu sebagai langkah untuk menyegarkan kembali dan meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). &#8220;Semangat kita untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat harus terus dijaga dan ditingkatkan. Untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadirkan pakar marketing Yuswohadi, untuk memberikan wawasan city branding. Kegiatan yang diikuti Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, Kepala Bidang, hingga para camat, itu sebagai langkah untuk menyegarkan kembali dan meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).</p>



<p>&#8220;Semangat kita untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat harus terus dijaga dan ditingkatkan. Untuk merecharge-nya, perlu disuntik dengan ilmu dan wawasan baru agar ada kesamaan persepsi sehingga lahir inovasi,&#8221; kata Bupati Ipuk, Selasa (20/05/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa city branding menjadi penting karena Banyuwangi selama ini telah berhasil mengubah branding menjadi daerah yang dikenal luas karena pariwisatanya. &#8220;Namun citra ini akan hilang, jika tidak dirawat dan terus diperbaharui dengan benar,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Selain itu, menurut Bupati Ipuk, city branding juga untuk memperkuat identitas daerah, sehingga bisa meningkatkan potensi. “Apabila potensi daerah akan dikenal luas, maka akan berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, menurut Yuswohadi, city branding memiliki tujuan yang terangkum dalam rumusan TTTI (Touris, Trade, Talent, Investor). Branding yang tepat akan menghadirkan kunjungan (tourist). Dengan adanya kunjungan wisatawan, maka akan memicu munculnya perdagangan (trade), investor hingga para talenta (talent) yang akan mengembangkan daerah tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, tambahnya, hal ini juga berlaku sebaliknya. Dengan perdagangan yang telah ada, akan menghadirkan investor dan talenta yang juga bisa menarik kunjungan.</p>



<p>“Empat hal tersebut bisa saling mempengaruhi satu sama lain yang nantinya akan saling menghasilkan imbal balik. Dengan terwujudnya empat hal inilah, maka Pembangunan daerah akan bergerak maju dan melahirkan kesejahteraan,” terang penulis buku ‘Global Chaser’ itu.</p>



<p>Untuk menentukan city branding tersebut, lanjut pria yang juga menuliskan buku Millenial Kills Everything itu, perlunya positioning suatu dearah. Positioning tersebut diambil dari kondisi dan potensi daerah yang ada.</p>



<p>“Banyuwangi mengambil positioning sebagai kota pariwisata hari ini, adalah keputusan yang tepat. Ada beragam potensi pariwisata yang layak untuk dijual. Dan saat ini telah terbukti laku dijual,” paparnya.</p>



<p>Akan tetapi, imbuh Yuswo, city branding yang telah terbentuk itu, perlu dilakukan peningkatan dari waktu ke waktu. “Membangun city branding itu sulit, tapi lebih sulit lagi untuk merawat dan mempertahankan branding yang telah melekat,” tegasnya.</p>



<p>Oleh karena itu, perlu terus dilakukan penguatan tentang visi yang tertuang dalam city branding itu, agar tetap bisa berkembang sampai menjadi organic dan nature. “ASN sebagai motor penggerak kebijakan Pemkab Banyuwangi yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawat branding ini,” paparnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222257</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Branding Daerah, Pemkab Lumajang Usulkan Pergantian Nama Stasiun Klakah Jadi Stasiun Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/branding-daerah-pemkab-lumajang-usulkan-pergantian-nama-stasiun-klakah-jadi-stasiun-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222051</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang mengajukan proposal pergantian nama Stasiun Klakah menjadi Stasiun Lumajang. Pengajuan pergantian nama ini, berlangsung dalam audiensi resmi yang dipimpin langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan dihadiri oleh Kepala Daop 9, Hengky Prasetyo beserta jajaran Daerah Operasi 9 ( Daop 9) Jember di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (14/05/2025) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang mengajukan proposal pergantian nama Stasiun Klakah menjadi Stasiun Lumajang. Pengajuan pergantian nama ini, berlangsung dalam audiensi resmi yang dipimpin langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan dihadiri oleh Kepala Daop 9, Hengky Prasetyo beserta jajaran Daerah Operasi 9 ( Daop 9) Jember di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (14/05/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Bunda Indah, bahwa langkah ini sebagai upaya memperkenalkan Kabupaten Lumajang lebih luas, khususnya sebagai destinasi wisata unggulan. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam branding daerah dan menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.</p>



<p>“Nama Lumajang harus lebih dikenal dan salah satu caranya adalah melalui transportasi. Kereta api merupakan moda transportasi yang aman, bebas macet dan dapat mempercepat akses ke destinasi wisata. Dengan pergantian nama stasiun ini, kami berharap wisatawan akan lebih mudah mengenali dan mengakses Lumajang,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Langkah pergantian nama ini, ujarnya, bukan hanya soal simbol. Namun, bagian dari strategi besar untuk memperkuat daya tarik pariwisata Lumajang.</p>



<p>Bunda Indah menambahkan, bahwa melalui pengenalan yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, Lumajang dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang potensial, mulai dari keindahan alam, budaya lokal, hingga situs bersejarah. Kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), menjadi sangat penting dalam hal ini.</p>



<p>Bunda Indah juga berharap bahwa PT KAI, sebagai operator transportasi utama, dapat turut aktif dalam memperkenalkan potensi pariwisata Lumajang kepada para penumpang kereta api. Dirinya juga menyampaikan harapannya agar promosi destinasi wisata lokal dapat lebih gencar dilakukan, baik melalui iklan, informasi yang terintegrasi di stasiun, maupun di dalam kereta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menanggapi usulan tersebut, Kepala Daop 9, Hengky Prasetyo, menyambut baik dan mendukung penuh langkah ini. Dalam audiensi tersebut, Hengky mengungkapkan bahwa renovasi besar-besaran akan dilakukan di Stasiun Klakah tahun ini. Fasilitas yang lebih modern dan representatif, akan dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang, sekaligus menunjang promosi pariwisata yang lebih optimal.</p>



<p>“Insyaallah, tahun ini kami akan mulai renovasi Stasiun Klakah. Kami akan perbarui fasilitasnya agar lebih modern dan nyaman. Semoga kerja sama yang erat antara Pemkab Lumajang dan PT KAI dapat meningkatkan pengalaman perjalanan para penumpang dan tentu saja menarik lebih banyak pengunjung ke Lumajang,” ungkap Hengky.</p>



<p>Dalam rencana pengembangan jangka panjang, pergantian nama stasiun dan renovasi fasilitas ini diharapkan tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga mendorong pembangunan infrastruktur transportasi yang lebih baik, sehingga memudahkan akses masyarakat dan wisatawan ke berbagai objek wisata di Lumajang.</p>



<p>Sebagai destinasi wisata yang sedang berkembang, Lumajang memiliki berbagai potensi alam, seperti Air Terjun Tumpak Sewa, Pantai Watu Dodol dan Gunung Semeru yang merupakan surga bagi para pecinta alam. Selain itu, keberadaan situs bersejarah seperti Candi Jawi dan Candi Singosari juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang tertarik pada warisan budaya.</p>



<p>Dengan pergantian nama Stasiun Klakah menjadi Stasiun Lumajang, diharapkan brand Lumajang semakin kuat di mata publik dan mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Hal ini juga akan mendorong percepatan kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta dan masyarakat untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik.</p>



<p>Audiensi ini merupakan langkah awal yang konstruktif dalam mewujudkan Lumajang sebagai destinasi wisata unggulan di wilayah timur Jawa. Didukung oleh infrastruktur transportasi yang semakin baik dan integrasi berbagai sektor yang akan membuat Lumajang semakin dikenal, nyaman, dan layak dikunjungi. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222051</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diskominfo Kota Malang bersama PWI Perkuat UMKM Melalui Gelaran Pelatihan Digital Branding dan Marketing</title>
		<link>https://memontum.com/diskominfo-kota-malang-bersama-pwi-perkuat-umkm-melalui-gelaran-pelatihan-digital-branding-dan-marketing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2024 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213242</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, menggelar Pelatihan Digital Branding dan Marketing pada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Malang, di Kantor Pelayanan dan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kamis (22/08/2024) tadi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan bahwa potensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, menggelar Pelatihan Digital Branding dan Marketing pada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Malang, di Kantor Pelayanan dan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kamis (22/08/2024) tadi.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyampaikan bahwa potensi UMKM di Kota Malang saat ini memang sangat banyak. Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan para pelaku UMKM Kota Malang dapat menambah kompetensi dan inovasi, serta memperkaya literatur untuk bersaing di era digital.</p>



<p>“Hari ini pelaku UMKM diberi bekal bagaimana produk mereka yang berkualitas ini bisa ditampilkan di dalam suatu karya, yang nantinya bisa dipasarkan lewat media sosial. Melalui media sosial itu, mereka bisa memarketingkan atau membuat branding untuk produknya,” kata Sekda Erik.</p>



<p>Dalam pelatihan tersebut, tambahnya, para pelaku UMKM diberikan bekal bagaimana produknya dapat berkualitas. Mulai dari proses pengemasan, teknik fotografi, pembuatan narasi atau caption, hingga menjalin jejaring yang lebih luas.</p>



<p>“Sehingga kami berharap bekal-bekal ini bisa membuat pelaku UMKM Kota Malang tidak hanya sekedar naik kelas, tetapi memang mempunyai kemampuan entepreneurship yang harus dimiliki di era digital saat ini,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menyampaikan bahwa Diskominfo selama ini sudah memiliki rubrik UMKM of the Week. Dalam proses komunikasi dengan para UMKM, diakui telah memahami ekosistem online.</p>



<p>“Namun, masih banyak yang kesulitan dalam memvisualisasikan produk secara menarik dan estetik di berbagai kanal media sosial. Oleh karena itu, kami bersama PWI menginisiasi kegiatan digital kreatif dan marketing ini,” ujar Wiwid-sapaannya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa inisiatif tersebut juga bertujuan untuk membangun strategi branding omnichannel bagi UMKM di Kota Malang. Dengan menggunakan berbagai platform, termasuk media sosial bahkan juga bioskop. Sehingga, mencakup UMKM dengan jangkauan yang lebih luas.</p>



<p>&#8220;Salah satu langkah yang akan kami coba adalah menggandeng dunia bioskop untuk menampilkan produk UMKM di sana, sehingga semakin banyak varian UMKM kita yang dikenal masyarakat. Ini adalah misi yang kami bangun bersama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diakhir, Wiwid juga mengucapkan terima kasih kepada PWI Malang Raya atas kolaborasi yang telah terjalin. Dengan semakin kuatnya sinergi antara Diskominfo Kota Malang dan PWI Malang Raya, serta dengan dukungan jaringan media yang luas, maka misi bersama untuk memajukan UMKM di Kota Malang akan semakin masif.</p>



<p>&#8220;Media memiliki peran penting dalam branding. Kehadiran media yang semakin dekat dengan masyarakat membuatnya menjadi alat strategis dalam mendukung pertumbuhan UMKM,&#8221; imbuh Wiwid. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213242</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Wahyu Terima Penghargaan Anubhawa Sasana, Branding Positif Tarik Investor</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-wahyu-terima-penghargaan-anubhawa-sasana-branding-positif-tarik-investor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2024 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[anubhawa]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Investor]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[sasana]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212460</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mendapatkan penghargaan Anubhawa Sasana dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI. Penghargaan itu diberikan, karena menjadi kepala daerah yang telah membina dan mengukuhkan kelurahan menjadi kelurahan sadar hukum. Atas raihan penghargaan tersebut, pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu berharap agar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mendapatkan penghargaan Anubhawa Sasana dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI. Penghargaan itu diberikan, karena menjadi kepala daerah yang telah membina dan mengukuhkan kelurahan menjadi kelurahan sadar hukum.</p>



<p>Atas raihan penghargaan tersebut, pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu berharap agar masyarakat Kota Malang di tingkat kelurahan dapat mempunyai kesadaran hukum yang lebih baik lagi. “Alhamdulillah, dengan diraihnya Penghargaan Anubhawa Sasana, diharapkan iklim investasi di Kota Malang menjadi lebih kondusif, karena masyarakat Kota Malang mempunyai tingkat kesadaran hukum yang lebih baik. Tidak lupa, ucapan selamat kepada kecamatan maupun kelurahan yang sukses meraih prestasi ini,&#8221; kata Pj Wali Kota Wahyu, Rabu (31/07/2024) tadi.</p>



<p>Prestasi tersebut, turut diikuti oleh 5 kecamatan dan 13 kelurahan di Kota Malang serta Bagian Hukum Setda Kota Malang, yang juga mendapat penghargaan Anubhawa Sasana dan ditetapkan sebagai Desa atau Kelurahan Sadar Hukum (DKSH). Itu juga menjadi cermin kestabilan aspek hukum dan sosial masyarakat.</p>



<p>“Sehingga, DKSH ini menjadi branding positif untuk menarik investor, dengan harapan akan mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing kecamatan dan kelurahan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk kriteria ditetapkannya suatu desa atau kelurahan menjadi DKSH, diantaranya terdapat pembinaan, pemahaman, sikap dan perilaku hukum masyarakat di wilayah tersebut yang dilakukan secara optimal. Proses penilaiannya meliputi dimensi akses informasi hukum, dimensi implementasi hukum, dimensi akses keadilan serta dimensi demokrasi dan regulasi.</p>



<p>&#8220;Semoga ini menjadi pemicu semangat untuk kelurahan-kelurahan lain. Ke depan, saya berharap harus semakin banyak kelurahan yang berhasil meraih predikat kelurahan sadar hukum. Karena semakin tinggi kesadaran hukum, maka semakin tertib pula kehidupan bermasyarakatnya dan kondisi keamanan yang baik ini akan menjadi nilai jual tersendiri untuk menambah kepercayaan investor dalam berinvestasi,&#8221; imbuh Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Sebagai informasi, kecamatan dan kelurahan yang menerima penghargaan ini antara lain Kecamatan Klojen, Kecamatan Blimbing, Kecamatan Lowokwaru, Kecamatan Sukun dan Kecamatan Kedungkandang. Kemudian, Kelurahan Kauman, Kelurahan Klojen, Kelurahan Bareng, Kelurahan Kiduldalem, Kelurahan Samaan, Kelurahan Balearjosari, Kelurahan Blimbing, Kelurahan Arjowinangun, Kelurahan Kedungkandang, Kelurahan Buring, Kelurahan Tulusrejo, Kelurahan Mulyorejo dan Kelurahan Tanjungrejo. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212460</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Inisiasi Program Sahabat UMKM, Pj Wali Kota Wahyu Dorong Branding dan Tingkatkan Perekonomian Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/inisiasi-program-sahabat-umkm-pj-wali-kota-wahyu-dorong-branding-dan-tingkatkan-perekonomian-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Inisiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210895</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Untuk mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, miliki program Sahabat UMKM. Program ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal. Disampaikan Pj Wali Kota Wahyu, bahwa program tersebut merupakan inisiatifnya. Dengan tujuan, dapat membranding UMKM lokal agar lebih dikenal oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Untuk mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, miliki program Sahabat UMKM. Program ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal.</p>



<p>Disampaikan Pj Wali Kota Wahyu, bahwa program tersebut merupakan inisiatifnya. Dengan tujuan, dapat membranding UMKM lokal agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.</p>



<p>“Saya adalah Sahabat UMKM. Tujuannya, agar bisa memberikan dampak positif sehingga UMKM lokal bisa dikenal lebih luas,” kata Pj Wali Kota Wahyu, Selasa (18/06/2024) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan program tersebut, Pj Wali Kota Wahyu bersama dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait akan terjun langsung ke lapangan untuk memantau proses produksi, pemasaran serta mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan para pelaku UMKM. “Kami ingin melihat secara langsung bagaimana proses produksinya, bagaimana pemasarannya, permasalahannya apa saja dan kebutuhannya bagaimana. Tentu bersama dengan dinas terkait dalam hal ini Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) untuk bisa memfasilitasi,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa program tersebut juga tindak lanjut dari usulan yang diterima melalui program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe). Sehingga, diharapkan nantinya Diskopindag Kota Malang dapat lebih proaktif terhadap UMKM yang ada.</p>



<p>“Agar kami tahu langsung keluhan yang dihadapi mereka, sehingga bukan mereka yang datang, tapi kami yang langsung turun ke pelaku UMKM. Sahabat UMKM nya ini saya, tapi nanti akan dibantu oleh OPD lain yang terkait. Ini nanti akan ada di semua kecamatan Kota Malang,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, untuk salah satu keluhan yang sering disampaikan oleh pelaku UMKM menurutnya yaitu persoalan permodalan. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Malang berencana akan memfasilitasi akses permodalan melalui BPR Tugu Arta, Bank Jatim, serta bank-bank lainnya.</p>



<p>“Kami akan meminta pengecualian perlakuan untuk pelaku UMKM Kota Malang misalnya saat mengajukan bantuan pendanaan,”imbuh Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210895</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Webinar Kemenkominfo di Situbondo Hadirkan Pentingnya Personal Branding di Era Digital</title>
		<link>https://memontum.com/webinar-kemenkominfo-di-situbondo-hadirkan-pentingnya-personal-branding-di-era-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 03:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209601</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Situbondo, Selasa (21/05/2024) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Mengusung tema &#8216;Pentingnya Personal Branding di Era Digital&#8217;, diskusi virtual itu rencananya akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen Universitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Situbondo, Selasa (21/05/2024) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Pentingnya Personal Branding di Era Digital&#8217;, diskusi virtual itu rencananya akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Waryani Fajar Riyanto, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo, Supiono, key opinion leader musisi, Mia Marcellina, dan Chichi Zaaria selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di <a href="https://s.id/pendaftaransitubondo2105" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/pendaftaransitubondo2105</a>. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet sebesar Rp 1 juta, untuk 10 peserta yang dipilih berdasarkan pertanyaan terbaik selama webinar,&#8221; tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Senin (20/05/2024) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, bahwa personal branding merupakan aspek yang penting dalam proses pengembangan karier di era digital. Personal branding yang merupakan proses pembentukan citra diri itu berdasarkan aspek-aspek yang kita miliki.</p>



<p>”Aspek tersebut mulai dari keahlian, kepribadian, sikap, ataupun prestasi. Oleh karena itu, kita perlu membuat dan menjaga persepsi masyarakat untuk mencapai citra yang positif,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Personal branding, lanjut Kemenkominfo, menjadi salah satu kunci sukses apalagi di era digital saat ini. Dengan mengenali diri, menetapkan tujuan, dan berkomitmen pada konsistensi, kita dapat membangun citra kuat dan berarti.</p>



<p>&#8220;Cara membangun personal branding: kenali diri sendiri, tentukan tujuan dan tipe branding, tentukan standar personal branding, manfaatkan media sosial, gunakan digital influencer, dan buat konten kreatif yang mudah dipahami,” papar Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Situbondo ini, merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemenkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Hingga akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan akhir 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>”Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman,” terang Kemenkominfo.</p>



<p>Kecakapan digital warga masyarakat menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.</p>



<p>Hasil survei APJII juga menyebutkan, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 berada pada angka 79,5 persen. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, ada peningkatan 1,4 persen. Terhitung sejak 2018, penetrasi internet Indonesia mencapai 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemenkominfo.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209601</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bahas Pentingnya Personal Branding di Era Digital, Kemenkominfo Gelar Webinar Literasi Digital di Kota Pasuruan</title>
		<link>https://memontum.com/bahas-pentingnya-personal-branding-di-era-digital-kemenkominfo-gelar-webinar-literasi-digital-di-kota-pasuruan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2024 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[personal]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Pasuruan &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital di Kota Pasuruan, Jatim, Jumat (03/05)/2024) besok pagi, mulai pukul 08.00 WIB. Mengusung tema &#8216;Pentingnya Personal Branding di Era Digital&#8217;, webinar yang membidik segmen pendidikan sekolah menengah tersebut akan diikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Pasuruan</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Timur, akan menggelar webinar literasi digital di Kota Pasuruan, Jatim, Jumat (03/05)/2024) besok pagi, mulai pukul 08.00 WIB. Mengusung tema &#8216;Pentingnya Personal Branding di Era Digital&#8217;, webinar yang membidik segmen pendidikan sekolah menengah tersebut akan diikuti oleh pelajar dan tenaga pendidikan dengan menggelar nonton bareng (Nobar) di sekolah masing-masing.</p>



<p>Diskusi virtual untuk meningkatkan kompetensi literasi digital itu, rencananya akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Tulungagung, Mei Santi, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Mochammad Syafi’i, key opinion leader Mom Influencer, Dyah Hakim dan Anissa Rilia, selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Webinar juga dapat diikuti secara gratis dengan cara mendaftar di link <a href="https://s.id/pendaftarankotapasuruan0305" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://s.id/pendaftarankotapasuruan0305</a>. Peserta akan mendapatkan e-sertifikat dari Kemenkominfo dan tersedia voucher e-wallet senilai total Rp 1 juta untuk 10 peserta yang terpilih dengan pertanyaan interaktif paling menarik,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada media, Kamis (02/05/2024) tadi.</p>



<p>Terkait topik webinar, Kemenkominfo menjelaskan bahwa era digital kini telah banyak digunakan untuk membangun karier pekerjaan. Manfaat teknologi, salah satunya dapat digunakan untuk membangun dan mempromosikan diri atau yang biasa disebut personal branding di berbagai platform media sosial yang dimiliki.</p>



<p>&#8220;Personal branding merupakan proses membentuk persepsi masyarakat terhadap aspek-aspek yang dimiliki oleh seseorang. Diantaranya adalah kepribadian, kemampuan atau nilai-nilai, dan bagaimana semua itu menimbulkan persepsi positif dari masyarakat yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai alat pemasaran,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo menambahkan, dalam dunia yang semakin terhubung dan kompetitif ini, personal branding telah menjadi aspek yang sangat penting dan juga termasuk hal yang sangat lumrah untuk mencapai kesuksesan dalam hidup dan karier kita. Personal branding sendiri dapat mencakup bagaimana kita membangun citra diri kita sendiri, mengelola reputasi online dan offline serta membedakan diri kita dari orang lain.</p>



<p>&#8220;Dapat kita katakan pula, personal branding adalah praktik pemasaran diri dan karier branding yang berfokus pada pengembangan diri, yang mendefinisikan kesuksesan sebagai bentuk pengemasan diri,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, imbuh Kemenkominfo, personal branding juga dapat digunakan sebagai pembuka networking dengan individu lain atas ketertarikan yang sama dalam suatu bidang tertentu. &#8220;Tujuannya, agar prospek karier seseorang juga semakin terbuka lebar,” tegasnya.</p>



<p>Untuk diketahui, gelaran webinar seperti di Kota Pasuruan, Jawa Timur, ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), yang dihelat Kemenkominfo sejak 2017. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.</p>



<p>Tahun ini, program #literasidigitalkominfo ini mulai bergulir pada Februari 2024. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi serta organisasi masyarakat sipil, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif dan aman.</p>



<p>Kecakapan digital menjadi penting, karena menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208991</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
