<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Budi Ayuga &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/budi-ayuga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Aug 2019 15:03:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Budi Ayuga &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Budi Ayuga Meninggal, Kota Malang Kehilangan Salah Satu Seniman Terbaik</title>
		<link>https://memontum.com/budi-ayuga-meninggal-kota-malang-kehilangan-salah-satu-seniman-terbaik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2019 15:03:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berita duka]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Ayuga]]></category>
		<category><![CDATA[Seniman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=90203</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rahmad Budiri atau yang lebih dikenal dengan nama Budi Ayuga (53) warga Jl TanjungbPutra Yudha, Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (12/8/2019) pukul 15.00, meninggal dalam perawatan di IGD RSSA Malang. Seniman tari senior asal Kota Malang ini meninggal akibat luka bakar yang dideritanya pasca kecelakaan saat pentas apresiasi budaya kampung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rahmad Budiri atau yang lebih dikenal dengan nama Budi Ayuga (53) warga Jl TanjungbPutra Yudha, Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Senin (12/8/2019) pukul 15.00, meninggal dalam perawatan di IGD RSSA Malang. Seniman tari senior asal Kota Malang ini meninggal akibat luka bakar yang dideritanya pasca kecelakaan saat pentas apresiasi budaya kampung Claket, Sabtu (27/7/2019) malam.</p>
<p>Menurut keterangan Yongky Irawan, sahabat Budi Ayuga mengatakan bahwa pihaknya.mendapat kabar kabLau Budi Ayuga meninggal di ICU sekitar pukul 15.00. &#8221; Saya dapat kabar kalau harusnya hari ini Pak Budi operasi dan cuci darah. Namun kondisinya ngedrop sekitar pukul 12.00 hingga akhirnya mendapat kabar kalau pukul 15.00, pak.Budi Ayuga meninggal,&#8221; ujar Yongky.</p>
<div id="attachment_90206" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0146-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-90206" decoding="async" class="size-full wp-image-90206" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0146-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Jenazah Budi Ayuga saat di kamar mayat RSSA Malang. (gie)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0146-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0146-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0146-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0146-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190812-WA0146-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-90206" class="wp-caption-text"><strong>Jenazah Budi Ayuga saat di kamar mayat RSSA Malang. (gie)</strong></p></div>
<p>Diceritakan oleh Yongky sekitar 3 hari lalu, dia sempat berkomunikasi dengan Budi Ayoga melui sambungan telp. &#8221; Melalui istrinya, dia sempat telp saya. Dia kuatir dengan program pegaleran ulang tahun sangar Budi Ayuga pada.akhir Agustus 2019.</p>
<p>Saya sempat berikan semangat supaya tidak usah kuatir dengan pegelaran ulang tahun itu, nanti dijalankan, anak-anak sudah kami siapkan. Walaupun sedang sekit, Pak Budi tetap memikirkan hal itu. Budi Ayoga Dencer rencananya akan berulang tahun 35,&#8221; ujar Yongky.</p>
<p>Menurut Yongky, bahwa Budi Ayuga memulai kalir nya di dunia komunitas jaranan di Sumbermanjing Wetan. &#8221; Awalnya jaranan di Sumbermanjing Wetan. Setelah lulus kuliahndi seni rupa UM, dia mulai membentuk beberpa kegiatan. Kalau tidak salah pernah juga pakai nama Kitaro dan sebagainya. Selanjutnya dia memakai nama Budi Ayoga Dencer sampai sekarang,&#8221; ujar Yongky.</p>
<p>Diaebutkan bahwa bapak 2 anak ini sangat mengidolakan Guruh Soekarno Putra dimpentas seni. &#8221; Dia mengigolakan Guruh. Sekitar Tahun 80-an dia sempat bertemu Guruh di Arjowilangun. Sekitar sehun ini dia bahkan pernah sepanggung dengan Guruh di Gedung Gajayana,&#8221; ujar Yongky.</p>
<p>Dedikasi Budi Ayoga untuk kesenian Kota Malang cukup besar. &#8221; Bahkan saat apresiasi seni di kampung Claket, dia ikut dalam permainan ketoprak. &#8221; Di sesi acara ketropak ada magic show hingga musibah ini terjadi, Pak Budi alami luka bakar. Dedikasi cukup besar. Tidak sekedar di Kota Malang, namun namanya sudah ditingkat nasional. Hanya saja Pak Budi tidak mau di Jakarta, tapi tetap memilih Kota Malang,&#8221; ujar Yongky. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90203</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Malang Jenguk Budi Ayuga</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-malang-jenguk-budi-ayuga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 12:14:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Ayuga]]></category>
		<category><![CDATA[Seniman]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=89107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rahmad Budiri atau yang lebih dikenal dengan nama Budi Ayuga, seniman tari senior asal Kota Malang, hingga Senin (29/7/2019) pukul 16.00, masih dalam perawatan di IGD RSSA Malang. Dia mengalami luka bakar di bagian tubuhnya saat atraksi di festival Rampal Claket, beberapa waktu lalu. Akibatnya pria yang beralamat di Jl Tanjungputra [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rahmad Budiri atau yang lebih dikenal dengan nama Budi Ayuga, seniman tari senior asal Kota Malang, hingga Senin (29/7/2019) pukul 16.00, masih dalam perawatan di IGD RSSA Malang. Dia mengalami luka bakar di bagian tubuhnya saat atraksi di festival Rampal Claket, beberapa waktu lalu. Akibatnya pria yang beralamat di Jl Tanjungputra Yudha ini alami luka bakar serius di tubuhnya. Dia sempat dirawat di RS Lavalette hingg dirujuk ke IGD RSSA Malang.</p>
<p>Walikota Malang Drs H Sutiaji sekitar pukul 15.50, tiba di IGD RSSA Malang. Dengan di dampingi oleh Widayati Sutiaji, istrinya, orang nomer 1 di pemerintahan Kota Malang ini menjenguk Budi Ayuga.</p>
<p>Pihak Pemkot Malang akan semaksimal mungkin membantu biaya Budi Ayuda. Salahbsatunya dengan menguruskan BPJS milik Budi yang sempat mati. BPJS milik Budi kini sudah kembali aktif untuk mengcover biaya pengobatan Budi.</p>
<p>&#8221; Semaksimal mungkin kami akan membantu biaya pengobatannya. Salah satunya yang sudah dilakukan mengurus BPJS milik Budi hingga kembali aktif. Tadi sudah bisa diurus di kelas 2 . Kemarin BPJS nya memang sempat mati namun kini sudah diaktifkan dan bisa dicover biaya pengobatannya,&#8221; ujar Sutiaji.</p>
<p>Pengaktifan BPJS milik Budi adalah salah satu upaya Pemkot Malang dalam membantu seniman senior Kota Malang ini. Tentunya tidak bergenti disini saja dikarenakan Pemkot Malang masih memiliki berbagai cara untuk membantu Budi Ayuda.</p>
<p>&#8221; Bisa jadi nanti bantuannya bisa melalui Baznas atau juga dengan gerakan jimpitan Rp 1000 ASN Kota Malang,&#8221; ujar Sutiaji.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa sebagai bentuk kepedulian pemerintah Kota Malang, Wakil Walikota Malang Ir Sofyan Edi Jarwoko, juga sudah membesuk Budi Ayuda di IGD RSSA Malang. &#8221; Pemerintah berkomitmen membantu salah satunya dalam bentuk pembiayaan. PaknBudi banyak berjasa di dunia Seni Kota Malang,&#8221; ujar Bung Edi.</p>
<p>Winarto, salah satu anggota panitia pelaksana apresiasi Kampung Claket, mengatakan bahwa Budi sudah sering performance dengan menggunakan api. &#8221; Sudah sering performence menggunakan api. Mungkin ada kesalahan tehnis. Semoga Pak Budi Lekas sembuh,&#8221; ujar Winarto. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89107</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
