<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>BUMD Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bumd-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2020 15:47:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>BUMD Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Salah Satu BUMD Kota Malang Dibidik Kejaksaan, Diduga Ada Kerugian Negara Rp 2,5 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/salah-satu-bumd-kota-malang-dibidik-kejaksaan-diduga-ada-kerugian-negara-rp-25-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 15:47:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BUMD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[kejari kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116219</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pihak kejaksaan Kota Malang srjak seminggu ini telah membidik salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Malang. Bahkan pihaknya hingga Rabu (10/6/2020) siang, telah memeriksa 5 orang untuk diklarifikasi terkait dugaan kasus korupsi hingga menimbulkan kerugian pihak Pemkot Malang senilai Rp 2,5 miliar. Saat ini kejaksaan masih mengumpulkan data dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Pihak kejaksaan Kota Malang srjak seminggu ini telah membidik salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Malang. Bahkan pihaknya hingga Rabu (10/6/2020) siang, telah memeriksa 5 orang untuk diklarifikasi terkait dugaan kasus korupsi hingga menimbulkan kerugian pihak Pemkot Malang senilai Rp 2,5 miliar.</p>
<p>Saat ini kejaksaan masih mengumpulkan data dan keterangan terkait permasalahan ini. Sebab diduga kasus ini terjadi anatara Tahun 2017, 2018 dan 2019.</p>
<p>&#8221; Kami masih tahap mengumpulkan data dan keterangan terkait salah satu BUMD Kota Malang yang melakukan investasi dengan pihak ketiga. Dimana investasi ini merugikan pemerintah Kota Malang. Hari ini ada 2 orang yang kami klarifikasi,&#8221; ujar Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kota Malang Ujang Supriadi SH MH.</p>
<p>Disebutkan bahwa kerugian Pemkot Malang dari beberapa tahun ini senilai Rp 2,5 miliar. &#8220;Untuk sementara dari beberapa tahun kebelakang kerugian Pemkot Makang sevesar Rp 2,5 miliar. Nantinya tim audit yang akan melanjutkan penghitungan,&#8221; ujar Ujang.</p>
<p>Meskipun tidak menyebut nama BUMD tersebut, namun Kasi Pidsus menberikan bocoran bahwa BUMD yang saat ini sedang dibidik, bergerak dibidang mahluk hidup. &#8221; BUMD nya bergerak dibidang mahluk hidup. Nanti dalam waktu dekat akan kami sampaikan lebih,&#8221; ujar Ujang.</p>
<p>Bahwa penyelidikan ini berawal adanya laporan ke Kejaksaan Negeri Kota Malang bahwa ada kerugian Pemkot Malang yang diisebabkan BUMD tersebut.</p>
<p>&#8221; Ada beberapa poin. Mulai dari proses kerjasamanya. Uangnya yang sampai saat ini belum diterima Pemkot Malang. Juga terkait ada modus yang dilakukan orang-orang itu untuk menutupi kerugian Pemkot Malang, menutupi kebocoran dengan modus-modus. Kami akan terus bergerak untuk melakukan penyelidikan. Semoga dalam waktu dekat bisa naik ke tingkat penyidikan,&#8221; ujar Ujang saat ditemui Memontum.com di Kejaksaan Negeri Kota Malang pada Rabu (10/6/2020) siang. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116219</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
