<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bunulrejo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bunulrejo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 16:05:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bunulrejo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diskopindag Kota Malang Targetkan Pasar Bunulrejo Raih Status SNI pada 2026</title>
		<link>https://memontum.com/diskopindag-kota-malang-targetkan-pasar-bunulrejo-raih-status-sni-pada-2026</link>
					<comments>https://memontum.com/diskopindag-kota-malang-targetkan-pasar-bunulrejo-raih-status-sni-pada-2026#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[status]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, berencana menambah pasar rakyat ber Standart Nasional Indonesia (SNI) pada tahun 2026. Pasar yang dimaksud, yaitu Pasar Bunulrejo, Kota Malang. Kepala Bidang Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Ni Luh Eka Wilantari, mengatakan bahwa tahapan awal yang dilakukan adalah pembenahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, berencana menambah pasar rakyat ber Standart Nasional Indonesia (SNI) pada tahun 2026. Pasar yang dimaksud, yaitu Pasar Bunulrejo, Kota Malang.</p>



<p>Kepala Bidang Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Ni Luh Eka Wilantari, mengatakan bahwa tahapan awal yang dilakukan adalah pembenahan fisik pasar sekaligus pemenuhan berbagai persyaratan teknis. Menurutnya, standar pasar SNI memiliki banyak ketentuan, mulai dari infrastruktur hingga pengelolaan fasilitas pendukung. Salah satu syarat utama yakni penerapan sistem zonasi pedagang.</p>



<p>“Pasar Bunulrejo mau kita proses. Ini dimulai dari perbaikan fisik dulu karena ada banyak persyaratan teknis yang harus dipenuhi, termasuk pengaturan ruang instalasi kabel dan fasilitas lainnya,” ujar Eka-sapaannya, Jumat (17/04/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Eka menjelaskan, zonasi menjadi faktor paling menentukan dalam penilaian pasar SNI. Pedagang harus dikelompokkan berdasarkan jenis dagangan, seperti area komoditas basah, kering, hingga konveksi, sehingga tata kelola pasar lebih tertata dan nyaman bagi pengunjung.</p>



<p>&#8220;Pasar Bunulrejo memiliki peluang lebih besar untuk menerapkan zonasi dibanding beberapa pasar lain di Kota Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk saat ini, Kota Malang baru memiliki dua pasar berstatus SNI, yakni Pasar Oro-Oro Dowo dan Pasar Kasin. Kedua pasar tersebut juga wajib menjalani audit ulang setiap 18 bulan untuk memastikan standar tetap terpenuhi.</p>



<p>&#8220;Harapannya Pasar Bunulrejo dapat menyusul dua pasar sebelumnya dan target kami setiap tahun memang ada satu pasar SNI,&#8221; imbuh Eka. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/diskopindag-kota-malang-targetkan-pasar-bunulrejo-raih-status-sni-pada-2026/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Tinjau Pelaksanaan CUC Campak di Bunulrejo, Edukasi Door to Door Digencarkan</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-tinjau-pelaksanaan-cuc-campak-di-bunulrejo-edukasi-door-to-door-digencarkan</link>
					<comments>https://memontum.com/wali-kota-malang-tinjau-pelaksanaan-cuc-campak-di-bunulrejo-edukasi-door-to-door-digencarkan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Campak]]></category>
		<category><![CDATA[Digencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231479</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meninjau secara langsung pelaksanaan program Catch-Up Campaign (CUC) Campak, di RW 03 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (06/04/2026) tadi. Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa tinjauan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meninjau secara langsung pelaksanaan program Catch-Up Campaign (CUC) Campak, di RW 03 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (06/04/2026) tadi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Wahyu, itu mengatakan bahwa tinjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan imunisasi berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi campak. Menurutnya, sebagian besar anak yang menjadi sasaran telah mengikuti imunisasi campak sesuai tahapan usia, mulai 9 bulan hingga 59 bulan.</p>



<p>“Beberapa sasaran sudah mengikuti semua tahapan imunisasi. Namun, memang masih ada sebagian kecil warga yang perlu pendekatan khusus karena masih beranggapan imunisasi campak tidak berdampak,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam hal ini, menurutnya Pemkot Malang terus melakukan berbagai upaya edukasi. Termasuk, juga pendekatan door to door kepada masyarakat yang belum bersedia mengikuti imunisasi.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, Pemkot Malang tidak akan menyerah dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi campak. “Kita tidak putus asa. Pendekatan terus dilakukan bersama tokoh agama, tokoh pendidikan, dan tokoh masyarakat agar warga memahami pentingnya imunisasi ini,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, bahwa penyakit campak memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi. Bahkan, satu penderita dapat menularkan kepada hingga 18 orang lainnya apabila tidak dilakukan pencegahan melalui imunisasi.</p>



<p>“Dampaknya bisa sangat fatal, bahkan sampai menyebabkan kematian. Karena itu kampanye ini terus kita gencarkan agar masyarakat sadar akan bahayanya,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/wali-kota-malang-tinjau-pelaksanaan-cuc-campak-di-bunulrejo-edukasi-door-to-door-digencarkan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231479</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmikan Gerai KKMP Bunulrejo, Wali Kota Malang Dorong Sinergi dengan Program MBG</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-gerai-kkmp-bunulrejo-wali-kota-malang-dorong-sinergi-dengan-program-mbg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mendorong penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Salah satunya, melalui peresmian Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Bunulrejo Berkolaborasi, yang dilakukan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Minggu (11/01/2026) tadi. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa keberadaan KKMP di tingkat kelurahan diharapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mendorong penguatan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Salah satunya, melalui peresmian Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Bunulrejo Berkolaborasi, yang dilakukan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Minggu (11/01/2026) tadi.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa keberadaan KKMP di tingkat kelurahan diharapkan mampu tumbuh sebagai lembaga ekonomi yang mandiri sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Dirinya berharap, koperasi dapat terus berkembang dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan warga.</p>



<p>“Saya harapkan Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih Bunulrejo ini dapat tumbuh, berkembang dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam peresmian tersebut, Wali Kota Wahyu juga mendorong KKMP Bunulrejo untuk memperluas kolaborasi, khususnya dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, sinergi dua program nasional ini akan saling menguatkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya harapkan ada koordinasi dengan SPPG. Kebutuhan seperti beras dan gula tidak perlu mencari jauh-jauh, bisa langsung berkoordinasi dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih di sekitarnya. Ini sesuai arahan Bapak Presiden. Koperasinya hidup, SPPG-nya juga hidup,” jelasnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu menilai, penguatan koperasi sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan, dengan target pembentukan hingga 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia. “Ini sejalan dengan program nasional. Harapannya, aktivitas Koperasi Kelurahan Merah Putih bisa berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, KKMP Bunulrejo menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sembako, LPG, hingga depo isi ulang air minum. Gerai koperasi tersebut berkolaborasi dengan Gerai UMKM PKK Kelurahan Bunulrejo yang berlokasi di Jalan Hamid Rusdi Nomor 91, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>



<p>Dengan kolaborasi tersebut, menurutnya menjadi solusi atas keterbatasan lahan yang masih dihadapi Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Malang. &#8220;Ini bentuk upaya menyiasati keterbatasan lahan. Dengan kerja sama bersama kelurahan, salah satu gerai bisa dimanfaatkan bersama untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih Bunulrejo,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Apel ASN, Wali Kota Malang Beri Penghargaan untuk Kelurahan Bunulrejo</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-apel-asn-wali-kota-malang-beri-penghargaan-untuk-kelurahan-bunulrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221282</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan piagam penghargaan Lomba Kelurahan Tingkat Kota Malang, Senin (21/04/2025) tadi. Penyerahan yang diberikan kepada Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing, berlangsung di sela apel pagi rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, di halaman depan Balai Kota Malang. Wali Kota Wahyu yang memimpin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan piagam penghargaan Lomba Kelurahan Tingkat Kota Malang, Senin (21/04/2025) tadi. Penyerahan yang diberikan kepada Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing, berlangsung di sela apel pagi rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, di halaman depan Balai Kota Malang.</p>



<p>Wali Kota Wahyu yang memimpin apel, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, yang berhasil meraih Juara I Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Kota Malang Tahun 2025. Dengan raihan itu, otomatis Kelurahan Bunulrejo resmi ditunjuk mewakili Kota Malang di ajang Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025.</p>



<p>“Kelurahan Bunulrejo sudah yang paling baik dan tetap akan kita poles agar berbeda dari kabupaten atau kota lain. Saya yakin, kita bisa berinovasi agar menjadi yang terbaik, termasuk kegiatan yang melibatkan masyarakat, dengan tetap koordinasi dengan jajaran samping dan jajaran atas dengan harapan nanti akan ada sesuatu yang berbeda. Sehingga, mendapatkan penilaian yang lebih baik,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam rangkaian apel pagi itu, juga diserahkan sejumlah penghargaan yang diterima Kota Malang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, atas capaian kinerja sepanjang tahun 2024. Kota Malang sendiri dianugerahi Piagam Penghargaan Gubernur Jawa Timur sebagai Kabupaten dan Kota Terbaik I dalam Penyelenggaraan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Tahun 2024. Penghargaan lainnya, diberikan kepada Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun yang keluar sebagai Juara II dalam Penilaian Desa/Kelurahan Terbaik Patroli SiJalinMajataru Tahun 2024, sebuah program provinsi yang mengedepankan sinergi masyarakat dalam menjaga ketenteraman lingkungan melalui patroli terpadu berbasis komunitas.</p>



<p>Tidak hanya itu, Kota Malang juga menerima Penghargaan sebagai Kabupaten atau Kota Terbaik I dalam Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) Tahun 2024. Penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Malang bersama jajaran terkait dalam mewujudkan lingkungan kota yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.</p>



<p>Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu pun mengajak kepada seluruh ASN dan elemen masyarakat untuk menjadikan berbagai pencapaian ini sebagai motivasi guna terus meningkatkan kinerja, pelayanan publik, serta sinergi antarsektor demi kemajuan Kota Malang. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221282</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Lebat, Dua Rumah di Bunulrejo Kota Malang Terdampak Tanah Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-lebat-dua-rumah-di-bunulrejo-kota-malang-terdampak-tanah-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[lebat,]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208409</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang, mengakibatkan dua rumah di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, terdampak bencana tanah longsor. Peristiwa tersebut, terjadi pada Minggu (14/04/2024) pukul 19.45 WIB. Salah satu warga, Nanang (48), menyampaikan jika dua rumah tersebut berada di atas plengsengan aliran Kali Bango. Longsor sendiri, diakibatkan karena hujan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang, mengakibatkan dua rumah di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, terdampak bencana tanah longsor. Peristiwa tersebut, terjadi pada Minggu (14/04/2024) pukul 19.45 WIB.</p>



<p>Salah satu warga, Nanang (48), menyampaikan jika dua rumah tersebut berada di atas plengsengan aliran Kali Bango. Longsor sendiri, diakibatkan karena hujan lebat yang terjadi selama beberapa jam. Sementara saat kejadian, aliran sungai nampak mengalir normal dan tidak meluap.</p>



<p>“Pada Sabtu (13/04/2024) itu, terjadi hujan deras. Sementara air sungainya, itu naik sampai sejajar dengan jembatan. Nah, pada kemarin Minggu (14/04/2024) siang, itu hujan deras lagi, tapi sungainya tidak meluap. Sementara longsornya, terjadi sekitar 19.45 malam,&#8221; ujar Nanang, saat ditemui, Senin (15/04/2024) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, jika panjang dari plengsengan yang ambrol tersebut kurang lebih sekitar 15 meter dengan ketinggian 4 meter. Pada pantauan di lokasi, bangunan rumah tersebut memang langsung berhimpitan dengan bibir sungai dan terlihat bagian tanah bekas longsoran yang lembab terkena gerusan air.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Seharusnyakan tanahnya kering, tapi ini justru terlihat lembab,&#8221; ucapnya.&nbsp;</p>



<p>Lebih lanjut ditambahkannya, jika sebelum terjadi peristiwa tersebut, sudah ada tanda-tanda yang terlihat. Seperti retakan yang terjadi pada dinding bagian luar, maupun dinding bagian dalam rumah.</p>



<p>“Kami sudah ingatkan, karena terlihat ada retakan. Pemilik rumah, Pak Lukas itu bilang sudah memang mau dibetulkan, tapi masih menunggu waktu,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Sementara saat ini, sisa longsoran plengsengan dan rumah terdampak masih terlihat berserakan diantara aliran sungai. Bahkan, terlihat dari konstruksinya, ada bagian bangunan yang dinilai rawan terjadi longsor susulan. Di sekitar lokasi kejadian saat ini juga masih dipadati oleh warga.</p>



<p>&#8220;Semalam sudah laporan, Pak Babinsa dan Pak RW juga sudah kesini tadi malam,&#8221; imbuh Nanang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208409</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Tumpukan Sampah di Aliran Sungai Bunulrejo, Warga dan Pemkot Malang Bakal Gelar Kerja Bakti</title>
		<link>https://memontum.com/atasi-tumpukan-sampah-di-aliran-sungai-bunulrejo-warga-dan-pemkot-malang-bakal-gelar-kerja-bakti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aliran]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tumpukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197844</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka mengatasi persoalan sampah yang menumpuk dan menghambat pada aliran sungai di Kelurahan Bunulrejo, tepatnya di perbatasan RW 12 dan RW 14, warga akan bahu-membahu bekerjasama untuk membersihkan. Bahkan juga akan menggandeng Pemerintah Kota Malang dan instasi terkait lainnya. Ketua RW 12 Kelurahan Bunulrejo, Angga Suwignyo, menyampaikan jika kerja bakti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka mengatasi persoalan sampah yang menumpuk dan menghambat pada aliran sungai di Kelurahan Bunulrejo, tepatnya di perbatasan RW 12 dan RW 14, warga akan bahu-membahu bekerjasama untuk membersihkan. Bahkan juga akan menggandeng Pemerintah Kota Malang dan instasi terkait lainnya.</p>



<p>Ketua RW 12 Kelurahan Bunulrejo, Angga Suwignyo, menyampaikan jika kerja bakti pembersihan sungai akan dilakukan Minggu (10/09/2023) besok. “Dari hasil koordinasi kita kemarin, itu ada kesepakatan yaitu RW 12 dan RW 14 nanti dibantu dengan DLH dan unsur lainnya ada kerja bakti bareng. Mulai jam 7 pagi, kita bersama-sama untuk mengangkat sampah di sungai tersebut,” kata Angga, Sabtu (09/09/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Angga, jika penumpukan sampah tersebut telah terjadi sekitar seminggu belakangan. Bahkan, sampah yang menumpuk juga lebih banyak, dibandingkan sebelumnya.</p>



<p>“Sebelumnya ya pernah menumpuk, tapi baru kali ini sampai padat begitu. Tapi sebenarnya, sampah itu juga banyak dari atas sana. Nah, kebetulan mampetnya (tersumbatnya) di situ, jadi menumpuknya di RW kami. Biasanya, pun kalau ada sampah, pas hujan lancar lagi dan sudah tidak ada sampah. Cuma sekarang kan masih kemarau,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai informasi, sungai tersebut merupakan aliran irigasi yang membelah di kedua RW. Penumpukan sampah nya pun bukan hanya sampah rumah tangga saja, tetapi juga ada limbah kandang atau kotoran sapi bahkan juga ada bangkai hewan. Akibatnya, tumpukan sampah tersebur membuat bau menyengat dan cukup mengganggu warga sekitar.</p>



<p>Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan jika pihaknya juga telah melakukan koordinasi bersama dengan warga sekitar dan pihak terkait. Dari DLH Kota Malang, akan mengerahkan beberapa unit armada yang memungkinkan masuk menuju lokasi tersebut.</p>



<p>“Mengingat akses menuju lokasi memang agak sempit dan hanya kendaraan tertentu yang bisa masuk, kita siapkan satu unit armada Compactor, itu kapasitasnya bisa sampai lima ton. Selain itu kita siapkan beberapa unit armada lainnya untuk bergantian dengan yang lain. Personel kita juga akan membantu membersihkan di sana,&#8221; ungkap Rahman.</p>



<p>Kemudian, dikatakan jika aliran sungai dari Sungai Metro tersebut masih diidentifikasi penyebab utamanya. Apakah memang sampah tersebut dari Kota Malang atau limpahan dari Kabupaten Malang maupun Kota Batu. &#8220;Yang jelas, ini habit atau perilaku masyarakat kita yang hingga saat ini memang masih ada saja yang membuang sampah itu di aliran sungai. Kami tentu mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan hal ini karena akan mengganggu selain ekosistem lingkungan juga mengganggu masyarakat,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197844</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunulrejo Batik Fashion Street #2 Hadirkan Konsep Minimalis</title>
		<link>https://memontum.com/bunulrejo-batik-fashion-street-2-hadirkan-konsep-minimalis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2020 06:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131057</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Memontum Malang Kota &#8211; Bunulrejo Batik Fashion Street #2 digelar dengan konsep minimalis jika dibandingkan tahun sebelumnya, Kamis (31/12) tadi. Kegiatan rutin tahunan Kampung KB Mbois Bunulrejo, mengambil bertajuk &#8216;Kolaborasi Perajin Batik Khas Bunulrejo&#8217;. Dengan menyulap trotoar Jalan Hamid Rusdi RW 10, panitia pelaksanaan menjadikan lokasi itu sebagai catwalk fashion show. Arti dari kolaborasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang Kota &#8211;</strong> Bunulrejo Batik Fashion Street #2 digelar dengan konsep minimalis jika dibandingkan tahun sebelumnya, Kamis (31/12) tadi. Kegiatan rutin tahunan Kampung KB Mbois Bunulrejo, mengambil bertajuk &#8216;Kolaborasi Perajin Batik Khas Bunulrejo&#8217;.<br />
Dengan menyulap trotoar Jalan Hamid Rusdi RW 10, panitia pelaksanaan menjadikan lokasi itu sebagai catwalk fashion show. Arti dari kolaborasi sendiri, adalah event ini merupakan salah satu pijakan untuk mengembangkan eksitensi perajin batik tulis dan designer. Sehingga, bagaimana industri kreatif fashion di Bunulrejo semakin berkembang.</p>
<p>Bunulrejo Batik Fashion Street #2 dijelaskan Ketua Kampung KB Bunulrejo, Andri Wiwanto, merupakan event yang tidak mudah dalam kondisi pandemi Covid-19. &#8220;Tantangan untuk terus berkarya dan menghasilkan nilai ekonomi terhalang kondisi pandemi. Tetapi kami terus bergerak untuk mewujudkan Bunulrejo Batik Fashion Street #2 berjalan. Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan kami sederhanakan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Konsep Bunulrejo Batik Fashion #2 pada tahun ini, sangat simple karena hanya melibatkan perajin dan designer lokal Bunulrejo. &#8220;Saat catwalk, peserta akan difoto lalu langsung diuplod ke sosial media kami. Nanti pengumuman juga lewat sosial media, untuk mempercepat kegiatan supaya tidak memicu kerumunan,&#8221; jelas pria yang akrab disapa Andri itu.</p>
<p>Kedepannya, Andri menegaskan, event ini akan diperbaiki secara konsep dan tampilan untuk semakin menarik minat wisatawan.<br />
&#8220;Memang latar belakang sendiri adalah untuk mengangkat potensi warga di batik tulis. Kelurahan Bunulrejo sendiri punya berbagai motif khas, seperti Kanthil, Telaga Tirta, Klampisan, Lembayung,&#8221; jelasnya.<br />
Peserta event ini ada 10 orang tanpa ketentuan batas usia. &#8220;Peserta dari tiap RW disini, dan semua memakai batik khas Kelurahan Bunulrejo. Ada juga yang pakai batik khas daerah lain, kami bebaskan,&#8221; ucapnya.<br />
Ketua RW 10 Kelurahan Bunulrejo, Purwanto, menyampaikan harapan atas terselenggaranya event tahunan ini. &#8220;Disini potesi warga banyak dan sangat kreatif, seperti batik, wayang, makanan jadul. Harapan dengan event yang terselenggara di RW 10 bisa mengangkat Bunulrejo sebagai kampung wisata batik di Kota Malang,&#8221; tandas Purwanto.</p>
<p>Event Bunulrejo Batik Fashion Street #2 juga dipadukan dengan Pasar Online Batik Bunulrejo. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131057</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kelurahan Bunulrejo Kembangkan Motif Batik Klampisan</title>
		<link>https://memontum.com/kelurahan-bunulrejo-kembangkan-motif-batik-klampisan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2020 09:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Motif Klampisan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130362</guid>

					<description><![CDATA[Toponimi RW 7 sebagai daerah yang ditumbuhi Pohon Klampis Memontum Kota Malang – Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, kembali mengeluarkan motif batik khasnya. Kali ini, giliran RW 7 yang berkreasi dengan batik tulis motif Klampisan. Launching motif batik ini dilaksanakan di lingkungan RW 7 Kelurahan Bunulrejo, Minggu (20/12) tadi. Hadir dalam acara itu, Manager Fungsi Pengembangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Toponimi RW 7 sebagai daerah yang ditumbuhi Pohon Klampis</strong></h3>
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, kembali mengeluarkan motif batik khasnya.</p>
<p>Kali ini, giliran RW 7 yang berkreasi dengan batik tulis motif Klampisan. Launching motif batik ini dilaksanakan di lingkungan RW 7 Kelurahan Bunulrejo, Minggu (20/12) tadi.</p>
<p>Hadir dalam acara itu, Manager Fungsi Pengembangan UMKM Bank Indonesia (BI), Agus Sumirat dan Plt Camat Blimbing, Aryadi Wardoyo, serta pengurus harian Kampung KB Bunulrejo.</p>
<p>Motif klampisan sendiri adalah toponimi RW 7 Bunulrejo yang merupakan daerah yang ditumbuhi Pohon Klampis.</p>
<p>Selain itu, menjadi bagian sejarah Bunulrejo yang merupakan taman bunga sesuai Prasasti Kanjuruhan yang berbentuk arca Ganesha 935 Masehi.</p>
<p>&#8220;Motif utama adalah gambar pohon klampisan, lalu motif pendukung adalah stilasi pergola. Dan motif sela diisi posisi dimana Klampisan berada,” papar salah satu pembatik Bunulrejo, Roostiningrum.</p>
<p>Stilasi atau bentuk pengayaan terdiri dari beberapa gambar. Antara lain, stilasi burung pemakan madu bunga di taman Klampisan Bunulrejo, yang memiliki paruh panjang.</p>
<p>Kemudian, ada stilasi wilayah Kecamatan Blimbing yang tergambar melalui irisan buah Blimbing. Ada juga stilasi wilayah Kota Malang, dimana itu terlihat melalui gambaran alun-alun Tugu berbentuk bulat dan dikelilingi kolam teratai.</p>
<p>“Jadi orang ketika melihat batik ini langsung tahu di mana asal motif ini. Karena tergambar dari stilasi yang ada pada batik,” tambahnya seraya menambahkan, kain batik tulis motif Klampisan itu berukuran 2 meter dengan harga sekitar Rp 250 ribu sampai Rp 450 ribu.<strong> (cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130362</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunulrejo Launching Kampung Edukasi Pangan</title>
		<link>https://memontum.com/bunulrejo-launching-kampung-edukasi-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2020 08:30:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bunulrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130358</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Kampung KB Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, melaunching Kampung Edukasi Pangan yang terletak di wilayah RW 7. Peresmian yang berlangsung Minggu (20/12) ini, turut dihadiri oleh Manager Fungsi Pengembangan UMKM Bank Indonesia (BI), Agus Sumirat. Kehadiran perwakilan BI Malang ini, adalah bentuk support untuk kreatifitas masyarakat di tengah kondisi pandemi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Kampung KB Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, melaunching Kampung Edukasi Pangan yang terletak di wilayah RW 7.</p>
<p>Peresmian yang berlangsung Minggu (20/12) ini, turut dihadiri oleh Manager Fungsi Pengembangan UMKM Bank Indonesia (BI), Agus Sumirat.</p>
<p>Kehadiran perwakilan BI Malang ini, adalah bentuk support untuk kreatifitas masyarakat di tengah kondisi pandemi yang melanda.</p>
<p>“Menurut kami acara ini bagus. Apalagi, Malang adalah salah satu kota yang memiliki banyak destinasi wisata. Di mana, pasti punya ikon yang bisa diangkat untuk menarik wisatawan,” kata Agus.</p>
<p>Dengan dilaunchingnya Kampung Edukasi Pangan ini, diharapkan bisa menjadi ikon wisata baru di Bunulrejo. Mengingat, apa yang dilakukan salah satu upaya meningkatkan wisata dan UMKM.</p>
<p>“BI sangat support karena dengan tumbuhnya ikon wisata akan mendatangkan wisatawan yang otomatis juga meningkatkan neraca perdagangan. Pengembangan wisata dan UMKM selalu disupport karena itu salah satu tugas BI,” paparnya.</p>
<p>Dibukanya Kampung Edukasi Pangan juga diiringi dengan festival mendol. Di mana, tiap RT di RW 7 Kelurahan Bunulrejo, mengeluarkan produk tempe mendol yang dikreasikan.</p>
<p>&#8220;Ini juga dilombakan, jurinya dari SMK Prajnaparamita,” ujar Ketua Kampung KB Bunulrejo, Andri Wiwanto.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Andri menuturkan, bahwa esensi dari edukasi pangan sangat luas. “Kita bisa mengembangkan kreasi dan menghasilkan produk pangan yang bernilai. Dan bagaimana di warga disini bisa menerapkan ketahanan pangan pada masing-masing keluarga,” tambahnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130358</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
