<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bunyikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bunyikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2026 12:27:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bunyikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Kediri Larang Bunyikan Pengeras Suara Bervolume Tinggi saat Sahur Keliling</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-kediri-larang-bunyikan-pengeras-suara-bervolume-tinggi-saat-sahur-keliling</link>
					<comments>https://memontum.com/pemkab-kediri-larang-bunyikan-pengeras-suara-bervolume-tinggi-saat-sahur-keliling#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bervolume]]></category>
		<category><![CDATA[bunyikan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[keliling,]]></category>
		<category><![CDATA[larang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pengeras]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230435</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membunyikan pengeras suara bervolume tinggi (sound horeg) pada saat kegiatan sahur keliling di Bulan Ramadan. Larangan penggunaan pengeras bervolume tinggi tersebut, termasuk pada saat pelaksanaan takbir keliling. Kemudian, larangan lain juga termasuk aksi kebut-kebutan atau balap liar dan konvoi di jalan raya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membunyikan pengeras suara bervolume tinggi (sound horeg) pada saat kegiatan sahur keliling di Bulan Ramadan. Larangan penggunaan pengeras bervolume tinggi tersebut, termasuk pada saat pelaksanaan takbir keliling.</p>



<p>Kemudian, larangan lain juga termasuk aksi kebut-kebutan atau balap liar dan konvoi di jalan raya. Imbauan itu, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 300.1.1/1/418.40/2026 tentang pengaturan kegiatan masyarakat selama Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.</p>



<p>Surat Edaran sendiri, ditandatangani Sekda Mohamad Solikin atas nama Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dalam rangka menciptakan kondisi ketentraman, ketertiban umum dan mulai ditetapkan, Jumat (20/02/2026) tadi. Dalam SE itu, seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Kediri, dalam imbauan yang disebutkan diminta untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu masyarakat umum dalam menjalankan ibadah di Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.</p>



<p>&#8220;Tidak menggunakan dan membunyikan pengeras suara bervolume tinggi dalam kegiatan sahur keliling,&#8221; tulis bunyi imbauan dalam SE.</p>



<p><strong>Baca juga :&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</strong></p>





<p>Pemkab Kediri juga melarang masyarakat, membuat, memperjualbelikan dan membunyikan petasan, kembang api atau bahan peledak lainnya. Disampaikan pula pada SE itu, dalam rangka menyukseskan program dari Kementerian Agama terkait Masjid Ramah Pemudik, setiap masjid yang berada di tepi jalan raya atau jalur mudik diminta untuk buka 24 jam.</p>



<p>Adapun bagi pelaku usaha restoran, kafe, rumah makan, warung nasi, kedai kopi, sesuai edaran tersebut diminta untuk tidak berjualan atau menjajakan dagangannya secara terbuka di siang hari. Sedang, bagi pelaku penjualan takjil diminta untuk tidak menggunakan bahu jalan.</p>



<p>&#8220;Masyarakat dan atau organisasi masyarakat agar tidak melakukan sweeping ke restoran atau kafe atau rumah makan atau warung nasi atau kedai minum dan sejenisnya,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Selanjutnya, kepada pelaku usaha pariwisata diminta untuk mengikuti ketentuan jam operasional selama Bulan Ramadhan, yakni mulai pukul 21.00-24.00. Pelanggaran atas ketentuan yang ada dalam SE akan dikenakan sanksi oleh instansi berwenang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemkab-kediri-larang-bunyikan-pengeras-suara-bervolume-tinggi-saat-sahur-keliling/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230435</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
