<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bupati Arifin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bupati-arifin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jun 2023 16:08:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bupati Arifin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Takziah ke Rumah Keluarga Korban Tenggelam, Bupati Trenggalek Pastikan Tutup Kolam Renang Tirta Jwalita</title>
		<link>https://memontum.com/takziah-ke-rumah-keluarga-korban-tenggelam-bupati-trenggalek-pastikan-tutup-kolam-renang-tirta-jwalita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jun 2023 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Takziah]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190371</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk menutup keberadaan Kolam Renang Tirta Jwalita. Penutupan kolam renang plat merah ini, akan dilakukan sampai ada perbaikan dan pembenahan aset maupun Standard Operasional Prosedur (SOP) yang betul-betul dimaksimalkan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kolam renang itu telah mengakibatkan tiga nyawa bocah melayang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk menutup keberadaan Kolam Renang Tirta Jwalita. Penutupan kolam renang plat merah ini, akan dilakukan sampai ada perbaikan dan pembenahan aset maupun Standard Operasional Prosedur (SOP) yang betul-betul dimaksimalkan.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kolam renang itu telah mengakibatkan tiga nyawa bocah melayang. Ketiganya, diduga meninggal setelah tidak bisa berenang di kolam untuk orang dewasa.</p>



<p>Dikonfirmasi usai takziah ke rumah keluarga tiga korban tenggelam, Mas Ipin-sapaan akrabnya, menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi Minggu (04/06/2023) kemarin. &#8220;Saya turut berbela sungkawa, sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban. Terlebih, kejadian kemarin itu terjadi di kolam renang milik Pemerintah Daerah (Pemda),&#8221; kata Bupati Arifin, Rabu (07/06/2023) siang.</p>



<p>Meski pihak keluarga korban tidak menuntut secara hukum atas kejadian kemarin, ujar Bupati, namun dirinya akan melakukan evaluasi secara total pada manajemen pengelolaan Kolam Renang Tirta Jwalita, yang berlokasi di area Stadion Minak Sopal Trenggalek itu. &#8220;Yang jelas, kami akan mengevaluasi pada jajaran, serta memerintahkan agar Kolam Renang Tirta Jwalita, ditutup hingga ada perubahan dan pembenahan baik aset maupun manajemen,&#8221; kata Bupati Trenggalek.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Suami Novita Hardiny ini menyampaikan, jika proses penyelidikan dari kepolisian tetap berjalan. Meski pun, pihak keluarga korban tidak melaporkan hal tersebut ke Polres Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Proses penyelidikan tetap berjalan. Sejauh ini, polisi mulai mengusut kasus ini dari rekaman CCTV dan menggali informasi dari saksi-saksi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Berkaca dari kejadian tersebut, Bupati Arifin akan lebih fokus pada SOP pengamanan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi kedepannya. &#8220;Sebenarnya, di sana sudah terpasang CCTV. Mungkin ke depannya, kita akan lebih fokuskan untuk pengawasannya. Jadi, tidak hanya melalui CCTV melainkan secara langsung agar lebih terjamin. Dan, kami siap juga terbuka menerima semua masukan, saran atau kritik baik dari keluarga korban maupun masyarakat luas terkait pembenahan ke depannya,&#8221; tutur Bupati Arifin.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan bahwa keluarga korban akan mendapatkan asuransi dari Jasa Raharja. Mengingat, setiap tiket masuk wisata yang dikelola Pemerintah Daerah, terdapat asuransi.</p>



<p>&#8220;Selain mendapatkan asuransi Jasa Raharja, para keluarga korban juga mendapat tali asih. Ini juga sebagai wujud kemanusiaan atas insiden yang terjadi. Harapannya, kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak akan ada lagi kejadian-kejadian serupa ke depannya,&#8221; tegasnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190371</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mening Deh di Kecamatan Watulimo, Bupati Arifin Ingatkan Pemdes Agar Tidak Manfaatkan Data Kemiskinan</title>
		<link>https://memontum.com/mening-deh-di-kecamatan-watulimo-bupati-arifin-ingatkan-pemdes-agar-tidak-manfaatkan-data-kemiskinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jun 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Data Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190368</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pendekatan layanan masyarakat melalui program kerja Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh), dirasa cukup efisien dan memudahkan masyarakat di Kota Keripik Tempe. Dalam kegiatan yang rutin digelar setiap Rabu itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, berpesan apabila ada permintaan data kemiskinan, Pemerintah Desa (Pemdes) diminta untuk tidak berlomba-lomba memasukkan data semua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pendekatan layanan masyarakat melalui program kerja Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh), dirasa cukup efisien dan memudahkan masyarakat di Kota Keripik Tempe. Dalam kegiatan yang rutin digelar setiap Rabu itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, berpesan apabila ada permintaan data kemiskinan, Pemerintah Desa (Pemdes) diminta untuk tidak berlomba-lomba memasukkan data semua warganya.</p>



<p>Karena, kebiasaan memasukkan semua warga dalam data kemiskinan, maka akan berhubungan erat dengan intervensi pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan. &#8220;Jadi, mana yang riil masyarakat miskin dan yang sepantasnya dimasukkan. Apalagi, penanganan kemiskinan ini perlu mempertimbangkan skala prioritas. Mana-mana yang perlu diprioritaskan untuk didahulukan,&#8221; kata Bupati Arifin, saat Makaryo Ning Deso Desa Hebat di Kecamatan Watulimo, Rabu (07/06/2023) siang.</p>



<p>Dirinya mengingatkan, bahwa di Trenggalek ada sebuah gerakan yang dinamakan Gerakan Tengok Bawah Kemiskinan dan Kerentanan (Gertak), yang diinisiasi pertama kali olehnya. Saat itu, dirinya masih menjabat sebagai Wakil Bupati. Dimana, gerakan itu berguna untuk menyadarkan masyarakat di Trenggalek, agar mau menengok sekitar.</p>



<p>&#8220;Artinya, jika mendapatkan bantuan dari pemerintah, diharapkan mau menengok ke sekitarnya. Apakah memang layak mendapatkan bantuan, atau masih ada saudara atau tetangga yang mungkin lebih layak untuk mendapatkan bantuan tersebut,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari data, paparnya, tentunya diharapkan bisa mendapatkan bantuan. Padahal, kemampuan atau jumlah bantuannya terbatas. Apalagi, pemerintah pusat dan Kabupaten Trenggalek menargetkan pengentasan kemiskinan ekstrem 0 persen di tahun 2024.</p>



<p>&#8220;Maka, saya minta tolong semua kalau dimintai data kemiskinan, itu yang benar riil miskin. Ditanya benar-benar yang miskin, jangan berlomba-lomba mendaftarkan semua. Karena ada pikiran kalau didaftar miskin, itu pasti dapat bantuan,&#8221; ujar Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut suami Novita Hardiny ini menambahkan, kenapa di Trenggalek itu ada gerakan namanya Gertak. Jadi, yang merasa miskin mau melihat disekitarnya. Katakanlah ada 10 bantuan dan kemudian orang itu masuk daftar orang ke 15.</p>



<p>&#8220;Kita minta kesadarannya melihat disekitar kita, apakah ada yang jauh lebih miskin dari kita dan mereka belum dapat bantuan. Karena, merekalah yang sepatutnya lebih pantas mendapatkan bantuan itu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kemiskinan ekstrem di Trenggalek tahun 2024 mendatang, diminta Bupati Trenggalek bisa nol persen. Sedangkan dari data kemiskinan, itu pastinya 40 persennya orang-orang yang sudah tidak produktif.</p>



<p>&#8220;Intervensinya, bagaimana caranya kita menanggung hajat hidup yang paling dasar dari orang ini sehingga mereka bisa melanjutkan kehidupannya lebih baik,&#8221; ujar Bupati Arifin.</p>



<p>Pihaknya juga meminta kepada OPD teknis, untuk serius mengawal ini. Karena, kadang masyarakat ketika ditanya apakah sudah mendapatkan bantuan, maka mereka mengatakan belum. Karena kadang-kadang, bantuan itu datang tidak bersamaan dengan survei.</p>



<p>Kalau seperti itu, berapapun anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Daerah, pasti tidak terpantau di Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai program pemerintah yang kemudian bisa mencukupi kebutuhan mereka (masyarakat, red).</p>



<p>&#8220;Bila perlu, penerima bantuan maupun penerima program pemerintah seperti pelatihan wirausaha perempuan hebat women&#8217;s entrepreneur, program pelatihan pertanian dan yang lainnya, diberikan tulisan dirumahnya. Bila penerima program itu masih terdata miskin, kita perlu mengevaluasi lagi apakah ada yang salah dengan program yang kita berikan,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190368</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dikritik Pantun Soal Jalan Berlubang, Bupati Arifin Ganti Balas Pantun dengan Rencana Penanganan</title>
		<link>https://memontum.com/dikritik-pantun-soal-jalan-berlubang-bupati-arifin-ganti-balas-pantun-dengan-rencana-penanganan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 May 2023 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Berlubang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188403</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Mendapat kritikan dari warga terkait jalan rusak di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, membalas kritikan dengan pantun lucu. Pantun balasan itu, disampaikan Bupati Arifin, sesaat usai meninjau jalan yang dikeluhkan warga dimana bertepatan saat kegiatan Makaryo Ning Deso Hebat (Mening Deh). Adapun isi kritikan itu, berupa pantun yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://trenggalek.memontum.com/"><strong>Trenggalek</strong> </a>&#8211; Mendapat kritikan dari warga terkait jalan rusak di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, <a href="https://trenggalek.memontum.com/">Bupati Trenggalek</a>, Mochamad Nur Arifin, membalas kritikan dengan pantun lucu.</p>



<p>Pantun balasan itu, disampaikan <a href="https://trenggalek.memontum.com/">Bupati Arifin</a>, sesaat usai meninjau jalan yang dikeluhkan warga dimana bertepatan saat kegiatan Makaryo Ning Deso Hebat (Mening Deh).</p>



<p>Adapun isi kritikan itu, berupa pantun yang dituangkan dalam bentuk banner besar bertuliskan &#8216;Ada malam ada siang, saat hujan minum kopi. Dimana mana jalan berlubang, kapan pak bupati diperbaiki&#8217;.</p>



<p>Selanjutnya, ada juga tulisan. &#8216;Kirim barang lewat paket, di dalam paket ada jaket. Jarene Trenggalek meroket, sayang e dalan e kaya suwal dedet&#8217;.</p>



<p>Membalas pantun itu, Bupati Trenggalek pun mengatakan &#8220;Neng Ngadimulyo jarene enek emas, lek jareku kui ngapusi. Masyarakat <a href="https://trenggalek.memontum.com/">Trenggalek</a>, hei jangan cemas, senajan to abot, tetap tak urusi,&#8221; kata Bupati Arifin, Rabu (10/05/2023) siang.</p>



<p>Sekedar diketahui, jalan yang dimaksud merupakan jalan yang menghubungkan Jalan Raya Kampak-Munjungan dengan Desa Bogoran. Sudah sempat diusulkan dalam Musrenbang kecamatan tahun 2019 lalu, namun tidak dapat direalisasikan karena ada beberapa kali refocusing anggaran.</p>



<p>Meskipun bukan termasuk jalan kabupaten, namun Mas Ipin-sapaan akrab Bupati Trenggalek, tetap akan menganggarkan perbaikan ruas jalan ini dalam APBD induk tahun 2024.</p>



<p>&#8220;Ini akan dibangun 2024 induk. Tetapi kita usahakan, lelangnya bisa dilakukan lebih awal,&#8221; tegas Mas Ipin.</p>



<p>Sebenarnya, tambahnya, dari sisi kedalaman lubang di sini, masih dalam batas yang bisa ditolelir. Tapi untuk beberapa ruas seperti di Pule, utamanya pas tanjakan, jika tidak dibenahi justru membahayakan. Kedepannya, Pemerintah Daerah akan melakukan perbaikan dengan anggaran emergency (darurat).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kabupaten-bersih-dari-menteri-lingkungan-hidup">Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuk-peringkat-7-besar-nasional-wali-kota-malang-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kota-bersih">Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran">Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-pendanaan-revitalisasi-pasar-besar-dengan-skema-kpbu">Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pbi-dinonaktifkan-bpjs-malang-pastikan-warga-tak-mampu-bisa-aktifkan-kembali-kepesertaan">PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Mungkin spot-spot yang berbahaya itu, yang akan kita coba amankan. Seperti yang di tanjakan-tanjakan, nanti kita minta mengecek Dinas PU. Sehingga yang datar-datar seperti ini, di induk nanti dilelang. Untuk yang bahaya-bahaya, kita atasi dahulu,&#8221; jelas Mas Ipin.</p>



<p>Sesuai rilis yang disampaikan oleh Kementrian PUPR, hampir semua jalan kota/kabupaten di seluruh Indonesia, yang mantap kondisinya di kisaran 46 hingga 47 persen. Artinya, separuh dalam kondisi rusak sedang dan rusak berat.</p>



<p>&#8220;Kondisinya ini tidak jauh berbeda dengan kondisi di Kabupaten Trenggalek. Sebab, karena kita hampir tiga tahun terkena refocusing. Kita tidak punya anggaran pembangunan infrastruktur selama covid. Begitu Covid selesai, menjelang transisi saya memberanikan diri untuk membangun infrastruktur menggunakan dana pinjaman PEN. Itupun, untuk jalan kita sudah gelontorkan anggaran kurang lebih Rp 100 miliar. Sisanya sekitar Rp 150 miliar, untuk rumah sakit,&#8221; katanya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, contoh di lingkar Pule, separuh jalan sudah didanai menggunakan dana PEN. Kemudian tahun ini, beberapa paket sudah masuk lelang.</p>



<p>&#8220;Sedangkan jalan yang kita lalui ini sudah diusulkan sejak Musrenbang tahun 2019 dan 2020 kena refocusing. Kemudian muncul di tahun 2024, itupun di tahun 2024 kita baru punya dana sekitar Rp 73 miliar untuk bina marga. Jadi, masih sangat kurang sekali,&#8221; tutur Mas Ipin.</p>



<p>Hari ini, sambungnya, Dinas PUPR diminta presentasi ke pusat. Sehingga, kemungkinan akan ada dana bantuan untuk infrastruktur. Selain itu, Pemkab juga telah mengusulkan beberapa instruksi presiden (Inpres). Mengingat, sudah tidak ada DAK fisik.</p>



<p>&#8220;Beberapa jalan kenapa tidak terbangun, itu karena sebelumnya kita usul DAK fisik. Namun terakhir tidak ada DAK fisik dan diganti dengan Inpres ini. Jadi, yang sudah direncanakan akan dibangun oleh DAK fisik, ternyata dananya tidak turun. Makanya kita usulkan lewat mekanisme inpres,&#8221; bebernya.</p>



<p>Pengusulannya sudah ke pusat dan ini belum disetujui. Dari usulan beberapa ratus miliar, akan ada sekitar Rp 86 miliar yang akan turun. Jadi, kalau ditotal di anggaran di tahun 2024 terkait kebinamargaan di Trenggalek, sudah sekitar Rp 73 miliar. Ditambah, jika Inpres disetujui akan ada tambahan sekitar Rp 86 miliar. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188403</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Arifin Agendakan Tradisi Kupatan di Trenggalek Jadi Bagian Kalender Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-arifin-agendakan-tradisi-kupatan-di-trenggalek-jadi-bagian-kalender-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Apr 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187622</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Turut merayakan tradisi lebaran ketupat atau Kupatan, Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek bersama jajaran Forkopimda silaturahmi ke sejumlah tokoh ulama di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Salah satu yang menjadi jujugan, yakni ke Ponpes Babul Ulum, yang merupakan keturunan dari Kyai Abdul Masir atau Mbah Mesir. Mbah Mesir sendiri, merupakan tokoh yang mengenalkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Turut merayakan tradisi lebaran ketupat atau Kupatan, Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek bersama jajaran Forkopimda silaturahmi ke sejumlah tokoh ulama di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Salah satu yang menjadi jujugan, yakni ke Ponpes Babul Ulum, yang merupakan keturunan dari Kyai Abdul Masir atau Mbah Mesir.</p>



<p>Mbah Mesir sendiri, merupakan tokoh yang mengenalkan tradisi Kupatan kepada masyarakat sekitar pada waktu itu. Awalnya, tradisi ini hanya terbatas di lingkungan pondok untuk merayakan lebaran setelah menjalani enam hari Puasa Syawal usai Hari Raya Idul Fitri. Seiring waktu, tradisi Kupatan menyebar dan diikuti oleh warga masyarakat sekitar hingga saat ini.</p>



<p>Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, berharap masyarakat terus istiqomah menjaga dan melestarikan tradisi tersebut. &#8220;Saya berharap tradisi ini bisa terus dilestarikan. Sehingga, kelak anak cucu kita bisa merasakan dan menikmatinya. Kita tahu, tradisi ini bukan tradisi sembarangan. Ada banyak sejarah di dalamnya,&#8221; ungkap Bupati Arifin, Sabtu (29/04/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kabupaten-bersih-dari-menteri-lingkungan-hidup">Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuk-peringkat-7-besar-nasional-wali-kota-malang-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kota-bersih">Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran">Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-pendanaan-revitalisasi-pasar-besar-dengan-skema-kpbu">Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pbi-dinonaktifkan-bpjs-malang-pastikan-warga-tak-mampu-bisa-aktifkan-kembali-kepesertaan">PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan</a></li>
</ul>


<p>Bahkan, suami Novita Hardiny ini juga berencana menjadikan tradisi Kupatan sebagai salah satu agenda dalam kalender wisata Trenggalek. Bukan tanpa alasan, karena tradisi Kupatan telah menjadi magnet tidak hanya masyarakat Trenggalek namun juga luar daerah. Salah satunya, adalah Kirab Tumpeng Ketupat yang dilaksanakan pada malam hari sebelum tradisi Kupatan.</p>



<p>Tumpeng berisi ketupat yang diarak dari lingkungan Ponpes Babul Ulum, kemudian dibagi-bagikan kepada masyarakat. Tidak hanya warga sekitar, bahkan pengunjung dari luar pulau Jawa, pun juga ada yang turut hadir.</p>



<p>&#8220;Nanti kita akan jadikan kalender wisata, tadi salah satu zuriah, salah satu keluarga pondok juga menyampaikan. Kelihatannya kegiatan yang malam sebelum hari-H itu akan terus dilaksanakan tiap tahun,&#8221; tambahnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187622</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Musrenbang 2024, Bupati Arifin Tekankan Usulan Harus Sensitif terhadap Indikator</title>
		<link>https://memontum.com/buka-musrenbang-2024-bupati-arifin-tekankan-usulan-harus-sensitif-terhadap-indikator</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Mar 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Musrenbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185013</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024. Bertempat di Kampoeng MTS Agrowisata Edukasi Desa Karanganom, Kecamatan Durenan, Musrenbang kali ini mengambil tema melestarikan lingkungan, mendekatkan layanan dan mengentaskan kemiskinan ekstrem. Dalam kesempatan itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menegaskan jika indeks pembangunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024. Bertempat di Kampoeng MTS Agrowisata Edukasi Desa Karanganom, Kecamatan Durenan, Musrenbang kali ini mengambil tema melestarikan lingkungan, mendekatkan layanan dan mengentaskan kemiskinan ekstrem.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menegaskan jika indeks pembangunan ekonomi inklusif salah satunya adalah dengan mendorong kewirausahaan perempuan sehingga berkontribusi di sektor pendapatan. &#8220;Saya minta agar usulannya sensitif terhadap indikator. Contoh indikator pembangunan ekonomi inklusif, di dalamnya ada prosentase pekerja yang lulus SMA. Berarti, pendidikan kesetaraan harus didorong. Juga, ada kontribusi pendapatan perempuan, kewirausahaan perempuan harus didorong dengan program 5000 pengusaha perempuan,&#8221; terang Bupati Arifin, Selasa (14/03/2023) siang.</p>



<p>Ditegaskan Mas Ipin-sapaan bupati, khusus kemiskinan ekstrem, Kabupaten Trenggalek berada di angka 5,37 persen. Dan di tahun 2024, harus dipastikan benar-benar tuntas. Baik dengan meringankan beban mereka, ataupun menambah penghasilan mereka.</p>



<p>&#8220;Program yang akan diberikan nantinya berupa pemberian subsidi bunga. Mereka akan kita bantu untuk bisa mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bahkan kita sediakan offtaker-nya (pasarnya) sehingga (produksinya) sudah pasti ada yang beli dan tidak ada alasan tidak dapat penghasilan,&#8221; terang Mas Ipin.</p>



<p>Jika sudah diberi pekerjaan, modal dan pembeli, sambungnya, maka tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak mendapatkan penghasilan. Tak hanya itu, suami Novita Hardiny ini juga menyinggung peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dan hal ini yang menjadi fokusnya tahun ini hingga ke depannya.</p>



<p>&#8220;Salah satu bentuk pendekatan pelayanan kita kepada masyarakat dimulai dengan program Makaryo Ning Deso Desa Hebat (Mening Deh). Kita sudah mengukur indeks kepuasan masyarakat dan masyarakat bisa memberikan penilaian terhadap OPD yang akan berdampak pada TPP (Tambahan Perbaikan Penghasilan) PNS tersebut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya pun mengajak masyarakat untuk membuka laman skm.trenggalekkab.go.id lalu memilih OPD mana atau ASN siapa yang akan dinilai cukup dengan memasukkan ratingnya. &#8220;Dengan penilaian ini, ASN kita yang melayani masyarakat dengan baik maka akan mendapat bintang 4. Nantinya, ASN kita juga akan berlomba-lomba mendapatkan bintang 4 tersebut agar TPP nya tinggi,&#8221; kata Bupati Arifin.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kabupaten-bersih-dari-menteri-lingkungan-hidup">Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuk-peringkat-7-besar-nasional-wali-kota-malang-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kota-bersih">Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran">Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-pendanaan-revitalisasi-pasar-besar-dengan-skema-kpbu">Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pbi-dinonaktifkan-bpjs-malang-pastikan-warga-tak-mampu-bisa-aktifkan-kembali-kepesertaan">PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan</a></li>
</ul>


<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Trenggalek juga memaparkan di tahun 2022 ada 3 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang masih berada di zona merah, yakni angka kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, dan indeks reformasi birokrasi.</p>



<p>Dari hasil evaluasi, di Kabupaten Trenggalek tingkat pengangguran terbuka terjadi karena adanya shifting (peralihan) dari kerja formal ke informal yang sekarang jadi pelaku UMKM dan usaha lainnya.</p>



<p>&#8220;Makanya kenapa evaluasi kita maupun saran dari Badan Pusat Statistik (BPS) harus dengan memperbanyak event (kegiatan). Dan yang kita optimalkan sekarang adalah desa-desa wisata,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Oleh karena itu, Bupati Arifin meminta agar melibatkan desa-desa dan tidak hanya mengandalkan hotel dan penginapan saja. Hal ini dimaksudkan guna mendongkrak pendapatan di desa-desa.</p>



<p>Masih menurut Bupati Arifin, setiap minggu pihaknya selalu menyempatkan diri untuk keliling melihat insfastruktur. Perlu disadari, bahwa ketika kondisi cuaca hujan seperti ini banyak insfastruktur yang rusak.</p>



<p>&#8220;Kalau dilihat dalam APBD itu tidak ada biaya perawatan dan biaya pemeliharaan yang besar. Akan tetapi, sejak 2 tahun terakhir ini anggaran pemeliharaan kita plot hingga Rp 13 miliar di tahun 2023,&#8221; imbuh Bupati Arifin.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, jika kebijakan (fiskal) Pemerintah Daerah tinggi, maka anggaran perbaikan infrastruktur bisa ditambah dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) serta APBD induk tahun berikutnya. Agar ketika jalan itu belum benar-benar rusak, Pemerintah Daerah Trenggalek bisa melakukan perbaikan (penambalan) sehingga memperkecil anggaran dan memperpanjang usia jalan.</p>



<p>Dalam Musrenbang Trenggalek tersebut terdapat usulan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD sebanyak 1.616. Ditambah, 2.465 usulan dari hasil Musrenbang kecamatan dengan rincian infrastuktur wilayah 1.133 usulan.</p>



<p>Kemudian, ekonomi dan sumberdaya alam 527 usulan, Pemerintah dan Pembangunan Manusia(PPM) 445 usulan, dan Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan (Musrena Keren) 360 usulan. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185013</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dekatkan Layanan Masyarakat, Bupati Arifin Mening Deh di Desa Kemulan Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/dekatkan-layanan-masyarakat-bupati-arifin-mening-deh-di-desa-kemulan-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Mar 2023 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184657</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Trenggalek melakukan Makaryo Ning Desa Desa Hebat (Mening Deh) setiap Rabu. Program untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat itu, salah satunya terlihat pada Rabu (08/03/2023) tadi. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menjelaskan melalui program Mening Deh, ini diharapkan mampu mengoptimalkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Trenggalek. Untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Trenggalek melakukan Makaryo Ning Desa Desa Hebat (Mening Deh) setiap Rabu. Program untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat itu, salah satunya terlihat pada Rabu (08/03/2023) tadi.</p>



<p>Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menjelaskan melalui program Mening Deh, ini diharapkan mampu mengoptimalkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Trenggalek. Untuk Mening Deh kali ini, diselenggarakan di Balai Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Seperti biasanya, di hari Rabu kita melaksanakan Mening Deh, guna memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di desa-desa. Kali ini, kita berkesempatan hadir di Desa Kamulan Kecamatan Durenan dan ingin mengecek infrastruktur yang ada. Karena di Kamulan ini punya tradisi kupatan di hari ke 7 lebaran. Kalau bisa, sebelum Hari Raya jalan sudah diperbaiki dan tidak berlubang,&#8221; kata Bupati Arifin.</p>



<p>Dirinya menyebut, efektivitas pelayanan melalui Mening Deh ini dari minggu ke minggu semakin meningkat. Bahkan, jumlah pelayanannya pun semakin banyak. Terlebih, dirinya juga melakukan penilaian terkait pelayanan pemerintah daerah terhadap desa-desa.</p>



<p>&#8220;Yang menjadi catatan saya adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Saking banyaknya pemohon, mereka (Dukcapil) yang pulangnya paling sore. Tapi bukan berarti OPD-OPD lain tidak ada masalah. Saya tekankan apa yang menjadi problem di masyarakat agar bisa segera dicarikan solusinya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kabupaten-bersih-dari-menteri-lingkungan-hidup">Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuk-peringkat-7-besar-nasional-wali-kota-malang-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kota-bersih">Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran">Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-pendanaan-revitalisasi-pasar-besar-dengan-skema-kpbu">Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pbi-dinonaktifkan-bpjs-malang-pastikan-warga-tak-mampu-bisa-aktifkan-kembali-kepesertaan">PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu, suami Novita Hardiny ini juga melihat, adanya potensi situs cagar budaya yang tersembunyi di Desa Kamulan. Seperti diketahui, situs cagar budaya Kamulan sudah pernah diidentifikasi dan ditemukan prasasti kamulan yang saat ini prasasti tersebut sudah berada di lingkungan pendopo Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>Meski terdapat situs cagar budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi, namun saat ini Pemerintah Daerah Trenggalek belum mengetahui secara pasti terhadap cagar budaya sendang Kamulyan. Mas Ipin-sapaan akrab Bupati Trenggalek ini masih akan menelusuri kepastian sendang Kamulyan, yang konon berada di wilayah tersebut.</p>



<p>&#8220;Kita lagi menyelidiki situs Sendang Kamulan ini,&#8221; kata Mas Ipin.</p>



<p>Dijelaskan Bupati muda ini, setelah prasasti kamulan kembali Trenggalek. Ternyata di dekat pondok tengah Hidayatut Thullab, disinyalir terdapat situs sendang Kamulyan yang belum teridentifikasi. &#8220;Sekarang kita sedang melakukan ekskavasi untuk dilihat, apakah betul itu situsnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tujuan ekskavasi ini, papsrnya, adalah untuk mengidentifikasi beberapa petunjuk yang dapat mempertegas keberadaan sendang Kamulyan. Seraya, berharap dengan dipastikan situs cagar budaya sendang Kamulyan ini, ke depan masyarakat bisa menjaga dan selanjutnya dapat mempertegas Desa Kamulan yang mempunyai situs cagar budaya sendang Kamulyan.</p>



<p>&#8220;Kalau betul ada, kita harap itu bisa diuri-uri dan nanti kita lakukan pemeliharaan sebagai situs cagar budaya kita,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184657</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tampung Aspirasi Kaum Perempuan, Anak dan Disabilitas, Pemkab Trenggalek Gelar Musrena Keren</title>
		<link>https://memontum.com/tampung-aspirasi-kaum-perempuan-anak-dan-disabilitas-pemkab-trenggalek-gelar-musrena-keren</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184555</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dalam rangka mengawal pembangunan agar berjalan secara inklusif, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek kembali menggelar Musyawarah Perempuan Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan Lainnya (Musrena Keren) Tahun 2023. Bertempat di Fish Garden Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Musrena Keren tahun ini mengambil tema &#8216;Melestarikan Lingkungan, Mendekatkan Pelayanan dan Mengatasi Kemiskinan Ekstrim&#8217;. Beberapa usulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Dalam rangka mengawal pembangunan agar berjalan secara inklusif, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek kembali menggelar Musyawarah Perempuan Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan Lainnya (Musrena Keren) Tahun 2023. Bertempat di Fish Garden Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Musrena Keren tahun ini mengambil tema &#8216;Melestarikan Lingkungan, Mendekatkan Pelayanan dan Mengatasi Kemiskinan Ekstrim&#8217;.</p>



<p>Beberapa usulan dari kaum perempuan, disabilitas dan kelompok rentan, ditampung secara menyeluruh dalam musyawarah kali ini. Hal ini, dimaksudkan agar setiap sektor pembangunan di Kabupaten Trenggalek dapat ikut menjawab apa saja kebutuhan dari kelompok rentan.</p>



<p>Dikonfirmasi seusai mengikuti kegiatan, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan jika kegiatan Musrena Keren ini selalu dilaksanakan sebelum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah digelar. &#8220;Hari ini kita menghadiri Musrena Keren, dimana kegiatan ini biasanya dilaksanakan sebelum Musrenbang Daerah. Rencananya, Musrenbang Daerah akan digelar Selasa (14/03/2023) mendatang. Dari sini, kita menghimpun dahulu masukan dari kelompok perempuan, anak, disabilitas dan kelompok rentan lainnya. Jadi, ini bagian dari bagaimana kita mbangun pembangunan yang lebih inklusif di Kabupaten Trenggalek,&#8221; ungkap Bupati Arifin, Selasa (07/03/2023) siang.</p>



<p>Dalam Musrena Keren kali ini, ujarnya, banyak usulan termasuk di kurikulum untuk Sekolah Perempuan, Disabilitas, Anak dan Kelompok Rentan (sepeda keren). Kurikulum yang dimaksud adalah peningkatan pelatihan ITE pada kaum perempuan.</p>



<p>&#8220;Karena kita tahu dengan perkembangan teknologi yang ada, perempuan yang lebih aktif dalam mengakses media sosial. Bukan hanya sekedar bermain media sosial semata. Namun dari situ, perempuan bisa lebih berdaya dengan memanfaatkan media sosial yang ada,&#8221; terang Bupati Arifin.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kabupaten-bersih-dari-menteri-lingkungan-hidup">Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuk-peringkat-7-besar-nasional-wali-kota-malang-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kota-bersih">Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran">Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-pendanaan-revitalisasi-pasar-besar-dengan-skema-kpbu">Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pbi-dinonaktifkan-bpjs-malang-pastikan-warga-tak-mampu-bisa-aktifkan-kembali-kepesertaan">PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, suami Novita Hardiny ini menyampaikan, jika Pemerintah Daerah telah bekerjasama dengan UNICEF guna mengatasi permasalah anak yang tidak sekolah. &#8220;Kalau untuk permasalahan anak yang tidak sekolah, kita sudah kerja sama dengan unicef untuk melakukan gerakan kembali belajar. Sehingga nanti indeks pembangunan manusia kita menjadi lebih baik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Nantinya, Pemerintah Daerah juga akan membentuk kelompok kerja (Pokja) khususnya dengan mengoptimalkan kader desa ramah perempuan dan anak untuk melakukan pendataan dengan cepat jika ada anak tidak sekolah.</p>



<p>Hal ini penting dilakukan, paparnya, mengingat ada lebih dari 9 ribu anak di Trenggalek berpotensi putus sekolah. &#8220;Dari Unicef sendiri, agar diidentifikasi terlebih dahulu anaknya. Kemudian akar masalahnya, lalu dicarikan solusi. Kalau urusannya biaya bagaimana, kalau urusannya menikah ya berarti jangan ada diskriminasi kalau memang sudah terlanjur karena satu dan lain hal. Dan, nggak masalah anak yang sudah menikah juga bersekolah. Ada pendidikan kejar paket dan penyetaraan itu kan juga jadi salah satu solusi,” terang Bupati Arifin.</p>



<p>Kemudian di forum anak, tambahnya, mereka meminta bagaimana layanan terhadap disabilitas, kelompok rentan khususnya angkutan pelajar, nanti kami cukupi. Karenanya, Musrena Keren ini wajib dilaksanakan bahkan dipertajam.</p>



<p>Bupati Arifin juga menyambut positif saat DPRD menyampaikan usulan, untuk mendorong terbentuknya Peraturan Daerah guna memperkuat keberadaan Musrena Keren. &#8220;Tadi disampaikan Ketua DPRD Trenggalek, jika salah satu bentuk dukungannya adalah dengan mengusulkan Perda inisiatif yang berhubungan dengan perempuan, anak, disabilitas dan kelompok rentan. Bahkan, sudah ada 2 Perda yang saat ini sudah tinggal menunggu evaluasi Gubernur,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>OJK Jember Edukasi Masyarakat Bondowoso</title>
		<link>https://memontum.com/ojk-jember-edukasi-masyarakat-bondowoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2023 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[OJK Jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184044</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, berkeinginan agar masyarakat di Kabupaten Bondowoso, terutama pelaku UMKM, mendapat edukasi keuangan. Melalui edukasi itu, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian dan pengelolaan keuangan. Hal itu, disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri edukasi keuangan pada masyarakat yang digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember di Pendopo Bupati, Senin (27/02/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, berkeinginan agar masyarakat di Kabupaten Bondowoso, terutama pelaku UMKM, mendapat edukasi keuangan. Melalui edukasi itu, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian dan pengelolaan keuangan.</p>



<p>Hal itu, disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri edukasi keuangan pada masyarakat yang digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember di Pendopo Bupati, Senin (27/02/2023) pagi. &#8220;Edukasi keuangan yang digelar OJK saat ini sangat tepat sekali, banyak masyarakat yang terjerat kasus Ojol, investasi bodong dan sejenisnya,” kata Kyai Salwa-sapaan Bupati dalam sambutannya di depan ratusan peserta yang hadir.</p>



<p>Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada anggota DPR RI Komisi XI, Zulfikar Arse Sadikin, yang telah berinisiatif mengadakan acara edukasi keuangan ini di Bondowoso. &#8220;Semoga kegiatan ini memberi manfaat, baik bagi masyarakat maupun Pemkab bondowoso. Secara umum perkenomian Bondowoso selama 3 tahun terahir mengalami fluktuasi yang disebabkan pandemi Covid-19,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dijelaskan, bahwa sebelum pandemi Covid-19, perekonomian di Bondowoso tumbuh secara positif hingga 5,9 persen. Namun pada tahun 2019, saat pandemi menurun hingga 1,3 persen dan pada tahun 2020 hingga 2021 bangkit kembali menjadi 3,4 persen.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kabupaten-bersih-dari-menteri-lingkungan-hidup">Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuk-peringkat-7-besar-nasional-wali-kota-malang-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kota-bersih">Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran">Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-pendanaan-revitalisasi-pasar-besar-dengan-skema-kpbu">Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pbi-dinonaktifkan-bpjs-malang-pastikan-warga-tak-mampu-bisa-aktifkan-kembali-kepesertaan">PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan</a></li>
</ul>


<p>“Pemkab Bondowoso mempuyai kewajiban membangun kemandirian masyarakat, hususnya dalam bidang ekonomi, dengan meningkatkan kesejahteraan sosial sampai normal kembali,” jelasnya.</p>



<p>Pondasi yang harus dibangun, lanjutnya, yaitu penguatan literasi keuangan bagi pengusaha dan perorangan atau masyarakat, agar mampu menghadapi dinamika perkenomian yang terjadi. Edukasi keuangan sendiri, merupakan salah satu upaya peningkatan literasi atau pengetahuan dan kecakapan, agar bisa mengambil keputusan yang efektif dalam pengelolaan keuangan.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Tim OJK juga memaparkan tentang manfaat, resiko, biaya dan yang lainnya supaya dapat terhindar dari investasi bondong. Diharapkan, kegiatan ini bermanfaat, sehingga pergerakan ekonomi di Bondowoso mengalami pertumbuhan. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184044</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Opening Ceremony Trenggalek Soccer League 2023, Mas Ipin Berharap Muncul dan Lahir Talenta Muda Sepak Bola</title>
		<link>https://memontum.com/opening-ceremony-trenggalek-soccer-league-2023-mas-ipin-berharap-muncul-dan-lahir-talenta-muda-sepak-bola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Feb 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[SSB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183911</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Opening Ceremony Trenggalek Soccer League (TSL) Tahun 2023, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Dandim 0806 dan Kapolres Trenggalek, menjajal turun ke lapangan menjadi pemain. Tidak hanya itu, Mas Ipin-sapaan akrabnya, juga berharap melalui TSL ini bisa melahirkan talenta muda sepak bola di Kota Keripik Tempe. Mengambil lokasi di Lapangan Sumbergedong, sedikitnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Opening Ceremony Trenggalek Soccer League (TSL) Tahun 2023, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Dandim 0806 dan Kapolres Trenggalek, menjajal turun ke lapangan menjadi pemain. Tidak hanya itu, Mas Ipin-sapaan akrabnya, juga berharap melalui TSL ini bisa melahirkan talenta muda sepak bola di Kota Keripik Tempe.</p>



<p>Mengambil lokasi di Lapangan Sumbergedong, sedikitnya ada 29 tim se Kabupaten Trenggalek, turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Rencananya, TSL tahun ini akan digelar selama 4 sampai 2 Juni 2023 mendatang.</p>



<p>Dalam pembukaan itu, Bupati Trenggalek tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri, yang turut berpartisipasi dengan mengamankan kegiatan ini agar berjalan lancar. &#8220;Pertama saya ucapkan rasa terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah mendukung dan mengamankan jalannya kompetisi ini. Kemudian, Sekolah Sepak Bola (SSB) dan juga Askab PSSI Trenggalek, juga telah sukses menggelar TSL tahun 2022 lalu. Sehingga, tahun 2023 ini bisa kembali digelar,&#8221; ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (25/02/2023) siang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kabupaten-bersih-dari-menteri-lingkungan-hidup">Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuk-peringkat-7-besar-nasional-wali-kota-malang-terima-penghargaan-sertifikat-menuju-kota-bersih">Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gudang-bulog-dan-tbbm-jadi-sasaran-pemantau-bupati-dan-forkopimda-banyuwangi-hadapi-lebaran">Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-pendanaan-revitalisasi-pasar-besar-dengan-skema-kpbu">Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pbi-dinonaktifkan-bpjs-malang-pastikan-warga-tak-mampu-bisa-aktifkan-kembali-kepesertaan">PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan</a></li>
</ul>


<p>Dirinya berharap, gelaran TSL ini bisa melahirkan talenta-talenta muda sepak bola di Kabupaten Trenggalek. Sementara kepada Dinas Pemuda dan Olah raga, untuk serius membina atlet muda sepak bola dan juga cabang olah raga raga lainnya.</p>



<p>&#8220;Sasaran utama TSL ini adalah untuk mempersiapkan squad menjelang pra Porprov Jawa Timur. Selain itu, juga untuk mempersiapkan bibit-bibit pemain dalam liga 3 mendatang,&#8221; terang Bupati Arifin.</p>



<p>Semua pemain yang ikut serta dalam gelaran TSL ini adalah masyarakat lokal Trenggalek. Artinya, para pemain asli masyarakat Kabupaten Trenggalek, dibuktikan dengan Kartu Tanda Kependudukan (KTP).</p>



<p>&#8220;Setiap club (tim) minimal wajib memiliki 5 pemain yang berusia dibawah 21 tahun. Kalau untuk pelaksanaannya, dimulai sekarang dan akan istirahat di bulan Ramadhan. Nanti, pasca lebaran akan kita mulai lagi kompetisinya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Trenggalek, Puguh Purnomo, menyampaikan bahwa TSL merupakan program rutin tahunan dari PSSI Kabupaten Trenggalek. &#8220;Kegiatan ini kami gelar dalam rangka menjaring bibit muda sepak bola di Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini juga merupakan program rutin dari PSSI yang digelar setiap tahun,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam opening Ceremony Trenggalek Soccer League, ini juga digelar pertandingan fun game antara Forkopimda. Hal ini bertujuan untuk menjalin keakraban dan keharmonisan jajaran Forkopimda.</p>



<p>&#8220;Di awal pertandingan fun game dibuka oleh Tim Meroket melawan Tim Gajah Putih. Dimana dalam Tim Meroket ada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Dandim 0806 Letkol Kav. Peddy Adi Prasetyo Komandan Kodim 0806 Trenggalek dalam Tim Meroket. Sedangkan untuk Tim Gajah Putih, ada Kapolres Trenggalek ada nama AKBP Alith Alarino,&#8221; papar Puguh. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183911</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
