<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bupati banyuwangi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bupati-banyuwangi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Jan 2022 14:34:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bupati banyuwangi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>BNPT Libatkan Menpan RB Gelar Dialog Kebangsaan bersama Bupati Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/bnpt-libatkan-menpan-rb-gelar-dialog-kebangsaan-bersama-bupati-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jan 2022 13:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BNPT]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Dialog Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Menpan RB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), menggelar dialog kebangsaan mengenai menangkal radikalisme dan terorisme di Banyuwangi, Kamis (20/01/2022). Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, Kepala BNPT Komjen (Pol) Boy Rafli Amar dan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang membahas upaya-upaya pencegahan paham radikalisme. Menpan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), menggelar dialog kebangsaan mengenai menangkal radikalisme dan terorisme di Banyuwangi, Kamis (20/01/2022). Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, Kepala BNPT Komjen (Pol) Boy Rafli Amar dan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang membahas upaya-upaya pencegahan paham radikalisme.</p>



<p>Menpan RB mengatakan, bahwa paham radikalisme tidak bisa dihadapi secara parsial. Namun, harus dilakukan dengan&nbsp; bergotong royong, kerja bareng banyak pihak.</p>



<p>“Ada empat tantangan bagi bangsa Indonesia saat ini. Salah satunya adalah radikalisme dan terorisme. Tantangan ini, harus kita tuntaskan. Tentunya, kita semua harus bergotong royong bersama untuk menuntaskan tantangan ini,” ungkap Tjahjo Kumolo.</p>



<p>Gotong royong tersebut, imbuh Tjahjo, bukan semata menjadi tugas satu instansi tertentu. Tapi, juga harus melibatkan semua pihak. Dirinya mencontohkan, peran kementeriannya dalam turut menangkal peran radikalisme.</p>



<p>“Kami memberikan sanksi tegas kepada ASN yang memiliki pandangan radikal dengan dinon-jobkan. Bahkan, bisa dipecat saat terlibat dalam aksi terorisme,” terangnya.</p>



<p>Keterlibatan semua pihak tersebut, diamini oleh Kepala BNPT, Komjen (Pol) Boy Rafli Amar. Saat ini, pihaknya terus melibatkan semua pihak untuk bersama-sama menyampaikan kontra-narasi terhadap propaganda kalangan radikalisme.</p>



<p>“Dalam analisis pentahelix yang kami lakukan, kami ingin melibatkan semua pihak untuk turut terlibat melawan radikalisme dan terorisme ini. Semakin banyak yang terlibat, akan semakin memperkuat ketahanan bangsa ini terhadap ideologi,” ungkap Boy Rafli Amar.</p>



<p>Untuk keterlibatan publik tersebut, lanjut Boy, juga kini menggalakkan pendirian Warung NKRI. “Selain dengan mengajak para tokoh, kita juga menggagas Warung NKRI. Ini menjadi upaya kami, dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat dalam mendiskusikan narasi-narasi kebangsaan untuk meng-counter propaganda kalangan radikal,” paparnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Warung NKRI yang merupakan akronim dari Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan (Warung) Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tersebut, merupakan inovasi yang digelar oleh BNPT. Dengan adanya Warung NKRI, nantinya melibatkan para penyintas maupun korban terorisme itu, bisa menjadi sarana untuk mengkampanyekan narasi deradikalisasi.</p>



<p>“Dalam menggelar Warung NKRI ini, kami menggandeng berbagai pihak. Mulai BUMN, pengusaha sampai elemen sosial lainnya. Dengan keterlibatan semua pihak ini, tentu akan semakin luas kontra-narasi radikalisasi yang kita lakukan,” imbuh Boy.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang turut menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan tersebut, menegaskan bahwa Banyuwangi berkomitmen penuh dalam pencegahan radikalisme. Salah satu upaya yang dilakukannya adalah dengan merajut harmoni semua kalangan di Banyuwangi.</p>



<p>“Banyuwangi ini merupakan daerah dengan aneka ragam suku, agama dan budaya. Untuk itu, perlu dirajut harmoni antar semua elemen tersebut. Untuk itu, kami terus menjalin komunikasi yang intens dengan semua pihak tersebut,” ungkap Ipuk.</p>



<p>Dengan terjalinnya harmoni tersebut, lanjut Ipuk, akan dapat menjadi pencegah pertama terhadap beragam bentuk penyimpangan sosial. Termasuk dengan gejala radikalisme dan terorisme. “Jika terjalin harmoni yang cukup baik, tentu akan mudah terdeteksi jika terjadi penyimpangan di tengah masyarakat. Seperti halnya gejala radikal atau teror sekalipun,” tegas Ipuk.</p>



<p>Selain merajut harmoni sendiri, imbuh Ipuk, upaya Banyuwangi dalam melakukan tindakan preventif terhadap berkembangnya paham radikal adalah dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kesejahteraan yang meningkat diharapkan dapat menaikkan taraf pendidikan masyarakatnya. Sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh paham radikal.</p>



<p>“Kami meluncurkan program UMKM Naik Kelas, warung naik kelas dan berbagai pelatihan sampai bantuan modal untuk menstimulus kesejateraan masyarakat,” papar Ipuk.</p>



<p>Dialog kebangsaan tersebut dilaksanakan oleh BNPT, dalam rangka peresmian Warung NKRI di Banyuwangi. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Ipuk Luncurkan Banyuwangi Rebound</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-ipuk-luncurkan-banyuwangi-rebound</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jan 2022 15:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi Rebound]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Ipuk]]></category>
		<category><![CDATA[Ipuk]]></category>
		<category><![CDATA[Ipuk Fiestiandani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161587</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Gerakan basket yang melompat tinggi untuk kemudian menyambut bola pantul yang gagal masuk ring untuk kembali dilesakkan menjadi poin menginspirasi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meluncurkan program &#8216;Banyuwangi Rebound&#8217; di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (10/01/2022). Seperti halnya gerakan rebound dalam basket itulah, Banyuwangi akan dibawa melompat kembali, setelah sempat terdampak pandemi Covid-19. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Gerakan basket yang melompat tinggi untuk kemudian menyambut bola pantul yang gagal masuk ring untuk kembali dilesakkan menjadi poin menginspirasi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, meluncurkan program &#8216;Banyuwangi Rebound&#8217; di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (10/01/2022). Seperti halnya gerakan rebound dalam basket itulah, Banyuwangi akan dibawa melompat kembali, setelah sempat terdampak pandemi Covid-19.</p>



<p>&#8220;Sejak wabah Covid-19 mendera seluruh dunia, banyak hal kemudian meleset dari rencana awal. Ini ibarat pebasket yang gagal melesakkan bola ke ring. Di situasi seperti inilah, kita harus rebound mengambil kesempatan tersebut untuk menuntaskannya menjadi poin atau gol,&#8221; ungkap Bupati Ipuk.</p>



<p>Peluncuran &#8216;Banyuwangi Rebound&#8217; sendiri, dihadiri jajaran Forpimda Banyuwangi, Komandan Kodim 0825, Letkol Kav Eko Julianto, Komandan Pangkalan AL Banyuwangi, Letkol Laut (P) Ansori, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi, Nova Flury Bunda, Kepala Kejaksaan Negeri, Muhammad Rawi. Termasuk, tokoh-tokoh seperti KH Suyuti Thoha, Ketua PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini, Ketua PD Muhammadiyah, Dr H Mukhlis Lahuddin, Ketua LDII Banyuwangi, H Astro Djunaidi, Ketua MUI Banyuwangi, KH M Yamin, Ketua PHDI Banyuwangi, Suminto, Ketua DKB Hasan Basri, Samsudin Adlawi, Ketua HIPMI Banyuwangi, Dede Abdul Ghani, Ketua Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi, Anton, Ketua Asosiasi BPD, Rudi Hartono.</p>



<p>Banyuwangi Rebound sendiri, terang Bupati Ipuk, berangkat dari tantangan dan optimisme yang ada. Di tengah pandemi ini, angka kemiskinan naik meskipun Banyuwangi mengalami kenaikan yang terendah di Jawa Timur (0,1 persen). Pada saat bersamaan, ada tantangan dunia yang semakin terdigitalisasi.</p>



<p>&#8220;Namun, di tengah berbagai tantangan, kita masih punya optimisme. Pertumbuhan ekonomi mulai kembali positif. Roda ekonomi mulai bergerak, salah satu indikatornya adalah pembiayaan dari perbankan ke UMKM yang melonjak. Growth kredit perbankan Banyuwangi jauh di atas rata-rata nasional. Selain itu, budaya inovasi yang dikembangkan pemerintah terus berkembang,&#8221; terang Ipuk.</p>



<p>Dari tantangan dan optimisme inilah, papar Ipuk, arsitektur Banyuwangi Rebound dibangun. Meliputi tiga pilar dan dua pondasi penting dari gerakan Banyuwangi Rebound ini. Pilar tersebut meliputi tangguh pandemi, pulihkan ekonomi, dan merajut harmoni. Sedangkan pondasi yang menopangnya adalah pelayanan publik yang ekselen dan partisipasi aktif publik.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Ini bukan sekadar gerakan untuk pariwisata. Bukan pula hanya sebatas UMKM. Tapi, ini adalah gerakan yang menyeluruh. Menjangkau seluruh sektor dan pemangku kepentingan untuk membawa Banyuwangi mampu melakukan rebound,&#8221; tegas Ipuk.</p>



<p>Bupati Ipuk lantas membeber, tiga ekosistem dalam Banyuwangi Rebound. Pertama, ekosistem penanganan pandemi yang terdiri atas berbagai langkah tangani Covid-19 dan meningkatkan derajat kesehatan warga secara umum.</p>



<p>“Maka selain penanganan pandemi seperti kita menuju 100 persen vaksinasi anak, berbagai langkah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif kita integrasikan. Termasuk di dalamnya menuju zero stunting, dukungan bidan desa, suplemen gizi rakyat, memacu kegiatan-kegiatan olahraga, dan revitalisasi unit kesehatan sekolah (UKS),” tuturnya.</p>



<p>Ekosistemnya berikutnya, lanjut Ipuk, adalah pemulihan ekonomi. Mulai program pengembangan UMKM, pertanian, infrastruktur, pembangunan perdesaan, hingga pariwisata telah dirancang. Semuanya didesain untuk membuka lapangan kerja serta memulihkan pergerakan ekonomi warga.</p>



<p>“Kami telah menyusun siapa mengerjakan apa plus target waktunya. Contohnya kita siapkan pembangunanan dan perbaikan 1.000 kilometer jalan, pada bulan kesekian harus tercapai target sekian, dan seterusnya. Jadi tidak menumpuk di semester II/2022 saja,” jelasnya.</p>



<p>Adapun ekosistem ketiga adalah merajut harmoni. Ikhtiar memperkuat solidaritas solidaritas sosial, mengembangkan SDM dari sisi pendidikan, menjaga keberlanjutan lingkungan, hingga memperkuat kerukunan antar umat beragama ada pada ekosistem ini. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161587</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Banyuwangi Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Ternak Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-beri-layanan-pemeriksaan-kesehatan-hewan-ternak-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2021 06:52:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ambulan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kemiren]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[dokter hewan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Ipuk Fiestiandani]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[pasar hewan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136832</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi membuka pelayanan kesehatan keliling untuk hewan ternak. Secara rutin, tim dokter hewan dan tenaga kesehatan dari pusat kesehatan hewan (puskeswan) berkeliling ke berbagai wilayah untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada hewan ternak milik warga. “Program ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan dan meningkatkan status kesehatan hewan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi membuka pelayanan kesehatan keliling untuk hewan ternak. Secara rutin, tim dokter hewan dan tenaga kesehatan dari pusat kesehatan hewan (puskeswan) berkeliling ke berbagai wilayah untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada hewan ternak milik warga.</p>



<p>“Program ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan dan meningkatkan status kesehatan hewan ternak di Banyuwangi. Agar mereka bisa bereproduksi dan berproduksi secara maksimal. Target tahun ini kami bisa melayani 10 ribu hewan ternak besar, seperti sapi dan kambing,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Arief Setyawan, Minggu (14/03/2021).</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, tim keliling ke lokasi peternakan maupun tempat permukiman warga di desa-desa menggunakan mobil ambulans khusus ternak yang telah disiapkan oleh Pemkab Banyuwangi.</p>



<p>Mobil ambulans tersebut dilengkapi dengan berbagai peralatan kesehatan khusus ternak. Seperti mikroskop, kamar hitung, alat pemeriksa berat jenis susu (laktodensimeter), hingga Ultrasonografi (USG) untuk sapi dan ternak kecil.</p>



<p>Dengan berbagai peralatan itu, tim akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara terpadu, dilanjutkan pemberian vitamin, obat cacing, mineral, hingga tindakan pengobatan jika memang ditemukan hewan ternak yang sakit.</p>



<p>Bagi hewan yang bisa ditangani di lokasi, terang Arief, akan langsung ditangani oleh dokter hewan dan petugas medis di tempat. Bagi hewan yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, akan langsung dibawa ke klinik hewan setelah mendapat penanganan awal.</p>



<p>“Layanan ini gratis. Warga cukup membawa hewan ternaknya ke lokasi pelayanan yang telah diumumkan sehari sebelumnya oleh petugas. Jadwalnya kami bikin fleksibel asalkan dalam setahun bisa mencapai 10 ribu ekor ternak. Jadi bisa seminggu atau dua minggu sekali,” ujar Arief.</p>



<p>Tak hanya ke desa-desa, layanan ini juga rutin keliling ke pasar-pasar hewan secara bergilir.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/135968-desa-kemiren-banyuwangi-terima-sertifikasi-desa-wisata-berkelanjutan-dari-menparekraf#ixzz6p4BaqtBe" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Desa Kemiren Banyuwangi Terima Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan dari Menparekraf</a></strong></p>



<p>“Kalau ini dilakukan rutin setiap minggu untuk monitoring kejadian penyakit di lapangan. Kita kan tahu mobilitas ternak di pasar itu sangat tinggi sehingga pemeriksaannya harus lebih intensif dan rutin,” terang Arief.</p>



<p>Selain itu, layanan ini menjangkau sasaran yang lebih luas. Tidak hanya hewan ternak, tapi juga hewan peliharaan seperti kucing, anjing, iguana, dan lainnya.</p>



<p>Ditambahkannya, selain kegiatan keliling, pemeriksaan kesehatan gratis ini juga melayani panggilan via telepon bagi warga yang hewan ternaknya sakit. “Kami juga punya tim dokter hewan dan tenaga kesehatan di kecamatan-kecamatan yang siap on call,” terang Arief.</p>



<p>Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meminta layanan kesehatan hewan keliling itu terus ditingkatkan. Ipuk berharap, dengan layanan jemput bola ini penanganan kesehatan terhadap hewan ternak tertangani semakin cepat dan tepat, untuk menekan kerugian yang dialami peternak.</p>



<p>&#8220;Apabila masalah kesehatan hewan ternak bisa segera diatasi, maka akan menghindari kerugian yang lebih besar bagi peternak,&#8221; kata Ipuk.</p>



<p>Ipuk sendiri sempat meninjau kegiatan layanan keliling tersebut di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo pada 11 Maret 2021 lalu. Saat itu, sebanyak 100 sapi milik warga mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh petugas. &#8220;Ini pelayanan yang bagus, dan kami sangat terbantu. Dengan layanan rutin ini, ternak tidak harus sakit dahulu baru diperiksa. Kami juga langsung bisa konsultasi terntang ternak kami dengan petugas kesehatan,&#8221; ujar Mardiyanto, salah satu peternak sapi asal Desa Kalipait. <strong>(Kom/ras/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136832</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Paska Dilantik, Bupati dan Wabup Banyuwangi Siap Geber Program 100 Hari</title>
		<link>https://memontum.com/paska-dilantik-bupati-dan-wabup-banyuwangi-siap-geber-program-100-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2021 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Virtual]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135617</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan Sugirah, resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumat (26/02). Keduanya berkomitmen, untuk segera bekerja menuntaskan berbagai tantangan yang dihadapi daerah. &#8220;Kami segera bergegas untuk menjalankan program-program yang telah kami susun sejak masa kampanye kemarin. Lebih-lebih dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan Sugirah, resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumat (26/02). Keduanya berkomitmen, untuk segera bekerja menuntaskan berbagai tantangan yang dihadapi daerah.</p>



<p>&#8220;Kami segera bergegas untuk menjalankan program-program yang telah kami susun sejak masa kampanye kemarin. Lebih-lebih dalam program 100 hari pertama ini,&#8221; ujar Bupati Ipuk, seusai pelantikan.</p>



<p>Program 100 hari pasangan Ipuk &#8211; Sugirah ini, akan berfokus pada penanganan pandemi Covid-19 dan dampak sosial ekonominya.</p>



<p>&#8220;Selain penanganan Covid-19, kami juga akan mendorong terbukanya kembali lapangan kerja, dengan sejumlah stimulan dari pemkab yang sudah kami siapkan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Diantara stimulan tersebut, adalah program padat karya, inkubasi pengusaha muda baru, pendampingan petani dan nelayan, UMKM naik kelas, penguatan ekonomi berbasis pesantren, bantuan alat usaha gratis, dan sebagainya.</p>



<p>Ipuk juga menegaskan,, akan lebih banyak berada di lapangan untuk memastikan berbagai program yang dicanangkan berjalan dengan baik.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/133516-bupati-banyuwangi-resmikan-gerai-pelayanan-perizinan-terpadu-khusus-nelayan#ixzz6ndiUpw00" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Bupati Banyuwangi, Resmikan Gerai Pelayanan Perizinan Terpadu Khusus Nelayan</a></strong></p>



<p>“Kami akan lebih banyak berada di lapangan. Kira-kira, 70 persen di lapangan, yang 30 persen di kantor. Masyarakat membutuhkan respons cepat, terutama pada problem-problem sosial dan ekonomi mendasar seperti soal pangan, pendidikan, dan kesehatan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Hal itu dilakukan untuk lebih cepat dan tepat dalam memberikan solusi untuk masyarakat. &#8220;Kami akan fokus mengantor di desa. Kami kurangi kerja di kantor, dan kami akan lebih banyak kerja di lapangan. Kami, saya dan Pak Sugirah, akan ngantor di desa masing-masing dua kali dalam sepekan,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Sehingga nantinya, dari desa akan mengoordinasikan berbagai masalah. &#8220;Menyelesaikan masalah jangka pendek dan menyiapkan solusi strategis untuk masalah jangka menengah-panjang,” papar Ipuk.</p>



<p>Terkait program 100 hari, Ipuk-Sugirah memfokuskan pada penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.</p>



<p>“Tadi Gubernur Jatim, Ibu Khofifah memberi pesan penting, agar penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi menjadi prioritas. Kami siap menjalankan arahan Ibu Gubernur, dan menyukseskan program Pemprov Jatim untuk disinergikan dengan program Pemkab Banyuwangi agar dampaknya semakin optimal ke masyarakat,” jelas alumnus Universitas Negeri Jakarta tersebut. Usai dilantik, Ipuk langsung menggelar rapat bersama Wabup Sugirah dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah secara virtual. Ipuk membagi kerja dan tugas ke Wabup dan Kepala OPD. <strong>(kom/ras)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135617</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KPU Tetapkan Pasangan Ipuk dan Sugirah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/kpu-tetapkan-pasangan-ipuk-dan-sugirah-sebagai-bupati-dan-wakil-bupati-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2021 06:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135725</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi resmi menetapkan pasangan Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Sugirah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi terpilih pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu. Penetapan ini, tertuang kedalam Keputusan KPU Banyuwangi Nomor 15/HK.03.1-Kpt/3510/KPU-Kab/II/2021 Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi resmi menetapkan pasangan Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Sugirah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi terpilih pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu. Penetapan ini, tertuang kedalam Keputusan KPU Banyuwangi Nomor 15/HK.03.1-Kpt/3510/KPU-Kab/II/2021 Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020.</p>



<p>&#8220;Hari ini merupakan tugas terakhir kita. Menetapkan Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Sugirah, sebagai pasangan calon terpilih untuk Bupati dan Wakil Bupati 2020,&#8221; ungkap Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini Rahman, seusai menyerahkan salinan keputusan penetapan KPU Banyuwangi dalam Rapat Pleno yang digelar di Hotel Santika, Kamis (18/02) tadi.</p>



<p>Selanjutnya, masih menurut Dwi, Paslon terpilih akan dilantik. Pelantikan menjadi ranah DPRD, Pemerintah Daerah Banyuwangi dan Pemerintah Provinsi Jatim.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/135617-paska-dilantik-bupati-dan-wabup-banyuwangi-siap-geber-program-100-hari#ixzz6nqAc7hLy" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Paska Dilantik, Bupati dan Wabup Banyuwangi Siap Geber Program 100 Hari</a></strong></p>



<p>&#8220;Informasi yang kita terima, kemungkinan akhir bulan Februari ini akan dilakukan pelantikan,&#8221; paparnya.<br>Dalam rapat pleno yang dihadiri Paslon terpilih, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas-Sugirah beserta tim pemenangan, Bawaslu dan pimpinan lintas partai politik. Sementara paslon urut 01, Yusuf Widyatmoko-Muhammad Riza Azizy, berhalangan hadir.</p>



<p>&#8220;Sudah kita undang semua. Namun dari Paslon urut 01, berdasarkan info dari tim pemenangan bahwa Bapak Yusuf dan Gus Riza tidak bisa memenuhi undangan kami dalam penetapan. Paslon urut 01 diwakilkan oleh ketua tim pemenangannya, Bapak Taufik,&#8221; terangnya.<strong> (ras/adv/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135725</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyuwangi, Resmikan Gerai Pelayanan Perizinan Terpadu Khusus Nelayan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-banyuwangi-resmikan-gerai-pelayanan-perizinan-terpadu-khusus-nelayan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2021 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perikanan dan Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan publik]]></category>
		<category><![CDATA[perikanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi resmi memiliki Gerai Pelayanan Perizinan Terpadu khusus nelayan. Keberadaan gerai ini memberikan kemudahan dan percepatan bagi pengurusan sejumlah izin nelayan yang kewenangannya lintas instansi, mulai provinsi hingga kementerian. Peresmian juga dihadiri Pelaksana Kepala Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Jatim Dewi Nur Setyorini, Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi resmi memiliki Gerai Pelayanan Perizinan Terpadu khusus nelayan. Keberadaan gerai ini memberikan kemudahan dan percepatan bagi pengurusan sejumlah izin nelayan yang kewenangannya lintas instansi, mulai provinsi hingga kementerian.</p>



<p>Peresmian juga dihadiri Pelaksana Kepala Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Jatim Dewi Nur Setyorini, Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Muncar Supinah, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi, Benyamin Ginting, Kasat Polair Polresta Banyuwangi, Kompol Jeni Al Jauza, dan Syahbandar Perikanan Muncar, Fauzan.</p>



<p>“Terima kasih atas dukungan Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa dan kementerian sehingga gerai pelayanan publik ini bisa hadir dan melayani nelayan Banyuwangi dengan baik. Adanya kemudahan dan fasilitas ini tentu akan membuat nelayan merasa lebih tenang dalam bekerja karena syarat perizinannya terpenuhi,” ujar Anas.</p>



<p>Gerai Pelayanan Perizinan Terpadu bagi nelayan ini merupakan tempat pelayanan terpadu di mana semua pengurusan dokumen dilakukan di satu tempat tersebut. Di gerai ini mengintegrasikan pengurusan izin nelayan yang selama ini melibatkan Dinas Perikanan Banyuwangi, Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Jatim, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III, maupun Kementerian Perikanan dan Kelautan.&nbsp;</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://memontum.com/132150-pln-bidik-pembangunan-pltb-di-kabupaten-banyuwangi" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132150-pln-bidik-pembangunan-pltb-di-kabupaten-banyuwangi" target="_blank" rel="noreferrer noopener">PLN Bidik Pembangunan PLTB di Kabupaten Banyuwangi</a></strong></p>



<p>Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan pada tahap awal, ada 11 jenis layanan dalam satu tempat ini. “Ke depan kami kembangkan lagi yang terkait dukungan untuk nelayan, termasuk di sini bisa menjadi sentra program pemberdayaan masyarakat pesisir,” kata Anas saat meresmikan Gerai Pelayanan Usaha Perikanan Terpadu di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Muncar, Jumat (29/01).</p>



<p>Izin yang sudah bisa dilayani antara lain Jasa Pelabuhan, Rekomendasi BBM, Surat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI), Surat Persetujuan Berlayar (SPB), Surat Laik Operasi (SLO), Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI). Lalu Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP), PAS Kapal (Tanda Kepemilikan Perahu), Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka), hingga BPJS Ketenagakerjaan.</p>



<p>Lebih lanjut, Anas mengatakan dalam 10 tahun terakhir, Banyuwangi berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang mudah dan cepat bagi warga. Kali ini Banyuwangi berupaya menghadirkan kualitas pelayanan tersebut bagi nelayan.</p>



<p>“Terlebih di masa pandemi seperti ini, di mana situasi sedang sulit, maka perlu untuk dilakukan langkah-langkah cepat untuk meringankan beban warga. Kita integrasikan pengurusan berbagai perizinan kapal nelayan yang kewenangannya ada di pusat dan provinsi. Inilah orkestrasi yang dilakukan Pemkab Banyuwangi bersama seluruh instansi terkait,” ujar Anas.</p>



<p>Selain itu, Anas mengatakan, di gerai tersebut juga akan dilengkapi dengan pelayanan pengurusan administrasi kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan lainnya. Sehingga nelayan cukup datang ke satu tempat untuk berbagai kebutuhan.</p>



<p>Kepala UPT UPP Muncar, Supinah, bersyukur dengan adanya layanan terintegrasi ini. Menurut dia, layanan semacam ini akan mengikis keengganan mengurus perizinan nelayan.</p>



<p>“Di sini terintegrasi semua instansi yang memiliki kewenangan mengeluarkan izin. Kami lega jika semua bisa melakukan pelayanan terpadu di sini,” ujar Supinah.&nbsp;</p>



<p>Sejak dibuka pada Senin lalu (25/01) hingga Kamis (28/01), gerai ini telah menyelesaikan sejumlah dokumen nelayan di antaranya PAS kapal kecil di bawah 5 GT sebanyak 124 unit, PAS kapal besar 1 unit (29 GT), Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP) 124 buah, dan pengurusan&nbsp; kartu jaminan Sosial BPJS Ketanagakerjaan untuk 60 orang nelayan.</p>



<p>“Masih ada lagi lainnya yang sedang kami proses, di antaranya PAS untuk kapal besar,” ujar Supinah.</p>



<p>“Di gerai ini juga telah dibuka pendaftaran asuransi mandiri untuk nelayan. Saat ini telah tercapai 40 orang nelayan yang mendapat asuransi mandiri,” imbuhnya.</p>



<p>Salah satu nelayan Muncar, Hasan Basri, mengaku sangat terbantu dengan adanya gerai tersebut. Sebelum adanya gerai, dirinya cukup kesulitan untuk mengurus izin kapal.</p>



<p>“Sejak melaut tahun 90-an, saya tidak pernah punya izin kapal. Baru kali ini mengurus setelah dibuka gerai di Muncar. Sekarang cukup di sini saja sudah bisa jadi. Sangat membantu kami,” ujar Hasan.</p>



<p>“Syaratnya mudah yang penting punya perahu, KTP dan data kapal. Alhamdulillah sekarang tenang karena sudah punya izin,” pungkas Hasan. <strong>(kom/bwi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Awali Vaksin Bersama 10 Tokoh Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-awali-vaksin-bersama-10-tokoh-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2021 10:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Anas]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133509</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Banyuwangi, dimulai serentak di 60 fasilitas kesehatan pemberi layanan vaksinasi, Kamis (28/01) tadi. Selain para tenaga kesehatan (Nakes), ada 10 tokoh di Banyuwangi mendapatkan vaksinasi setelah lolos pemeriksaan. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mendapat kesempatan pertama disuntik vaksin Covid-19 oleh vaksinator dr. Rifky Yudiar Abrori, dokter di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Banyuwangi, dimulai serentak di 60 fasilitas kesehatan pemberi layanan vaksinasi, Kamis (28/01) tadi. Selain para tenaga kesehatan (Nakes), ada 10 tokoh di Banyuwangi mendapatkan vaksinasi setelah lolos pemeriksaan.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mendapat kesempatan pertama disuntik vaksin Covid-19 oleh vaksinator dr. Rifky Yudiar Abrori, dokter di Puskesmas Klatak.</p>



<p>Turut divaksin dalam pencanangan tersebut, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, Waka Polresta Banyuwangi, AKBP Kusumo Wahyu, Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Joko Setiyono. Lalu, perwakilan Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Rois Syuriyah NU KH Lukman Hakim, tokoh agama Pendeta Anang Sugeng, dan perwakilan tokoh perempuan Ketua TP PKK Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://memontum.com/132000-kunjungi-dinas-dinas-bupati-anas-minta-agar-berinovasi" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132000-kunjungi-dinas-dinas-bupati-anas-minta-agar-berinovasi" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kunjungi Dinas-dinas, Bupati Anas Minta Agar Berinovasi</a></strong></p>



<p>Sebelum divaksin, Bupati Anas mengikuti prosedur yang sudah disiapkan vaksinator. Yakni, mendatangi meja-meja yang menjadi alur vaksinasi sesuai keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.</p>



<p>Dimulai dari meja pendaftaran dan verifikasi data, lalu dilanjut ke anamnesa atau pemeriksaan kesehatan fisik sederhana seperti diukur tekanan darah.</p>



<p>Seusai divaksin, Anas diwajibkan menunggu 30 menit untuk melihat apakah ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau tidak.</p>



<p>”Saya bersyukur, tidak ada reaksi apapun. Ini bukti bahwa vaksin aman dan halal. Jadi jangan takut. Kalau soal disuntik, ya seperti disuntik pada umumnya, hanya clekit sebentar,” ujarnya.</p>



<p>Anas mengaku, tidak ada persiapan khusus. “Santai saja, ini vaksinasi biasa. Vaksinnya juga telah diteliti oleh para ilmuwan, dicek MUI dan BPOM. InsyaAllah dengan vaksinasi ini akan membantu kekebalan kita,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk itu, Anas menegaskan pada masyarakat untuk tidak perlu takut dan ragu. Sebab, dirinya bersama Forkompimda sudah membuktikan bahwa vaksin aman.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, semua seger-seger saja, jadi masyarakat nggak perlu takut atau ragu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dandim Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko, yang usai divaksinasi mengaku bersyukur karena semua berjalan lancar.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, setelah disuntik juga tidak terasa sakit. Saya yakinkan vaksin ini aman dan tentu berharap seluruh masyarakat mendapat vaksinasi yang sama sehingga herd immunity dapat terbentuk dan semua masyarakat terbebas dari Covid-19,&#8221; kata Dandim.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk Banyuwangi, dimulai hari ini setelah proses distribusi vaksin ke 60 fasilitas layanan kesehatan rampung.</p>



<p>&#8220;Kami targetkan 5.400 dosis vaksin yang kami terima, bisa kami selesaikan dalam waktu empat hari. Tahap pertama ini, vaksinasi diprioritaskan untuk tenaga kesehatan,&#8221; kata Rio-sapaan akrab Widji Lestariono.</p>



<p>Terkait jumlah tenaga kesehatan dengan jumlah vaksin yang tersedia, Rio menjelaskan bahwa rencananya akan segera dikirim ke Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Kekurangannya yang sekitar 600 dosis akan segera dikirim. Semoga minggu-minggu ini semua nakes bisa mendapatkan vaksin,&#8221; pungkasnya. <strong>(kom/bwi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133509</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyuwangi Siap Realokasi APBD Untuk Dukung Vaksin Covid-19 Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/banyuwangi-siap-realokasi-apbd-untuk-dukung-vaksin-covid-19-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2020 08:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[APBD]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130246</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi – Merespon arahan Presiden Joko Widodo, terkait kebijakan vaksinasi Covid-19 gratis, bagi seluruh warga Indonesia, Pemkab Banyuwangi langsung sinyal positif. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan siap mengalokasikan anggaran dalam APBD 2021, untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara gratis. Untuk mendukung langkah itu, alokasi APBD bakal menjadi pendukung bagi dana dari APBN. Hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> – Merespon arahan Presiden Joko Widodo, terkait kebijakan vaksinasi Covid-19 gratis, bagi seluruh warga Indonesia, Pemkab Banyuwangi langsung sinyal positif.</p>
<p>Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan siap mengalokasikan anggaran dalam APBD 2021, untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara gratis.</p>
<p>Untuk mendukung langkah itu, alokasi APBD bakal menjadi pendukung bagi dana dari APBN. Hal itu, diungkapkan Bupati Banyuwangi, saat meninjau simulasi pelaksanaan vaksin Covid-19 di Puskesmas Sempu dan Puskesmas Tegalsari, Kamis (17/12) tadi.</p>
<p>“Kami siap melakukan refocusing anggaran terkait pelaksanaan vaksinasi. Mulai dari instrumen pendukungnya, atau bila memang diinstruksikan pusat untuk pengadaan vaksin. Sehingga masyarakat Banyuwangi bisa mendapatkan layanan vaksin Covid-19,” kata Anas.</p>
<p>Bupati menjelaskan, meski belum mengetahui seberapa besar realokasi akan dilakukan, namun persiapan sudah dilakukan. Karena, hingga saat ini pemerintah daerah masih menunggu ketentuan teknis dari pemerintah pusat.</p>
<p>“Prinsipnya daerah tentu siap melakukan realokasi APBD untuk mendukung program vaksinasi tersebut. Saat ini kami menunggu arahan lebih detil dari pemerintah pusat,” tambah Anas.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo melalui akun You Tube Sekretariat Presiden, pada Rabu (16/12), telah mengumumkan bahwa pelaksanaan vaksinasi corona untuk seluruh masyarakat adalah gratis alias tidak dipungut biaya.</p>
<p>Dalam video tersebut, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada seluruh jajaran kabinet, kementerian dan pemerintah daerah untuk memprioritaskan program vaksinasi pada tahun anggaran 2021 mendatang.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan seluruh puskesmas telah menyiapkan petugas dan peralatan pendukung untuk pelaksanaan vaksin covid-19. Mulai dari petugas vaksinator, alur kerja pelaksanaan vaksin, hingga sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan vaksinasi.</p>
<p>Bupati Anas juga langsung memantau simulasi pelaksanaan vaksin. Bagaimana ruang tunggu pasien, lalu ada meja pendaftaran, terus pasien dilakukan screening kesehatan di meja kesehatan.</p>
<p>Setelah lolos screening, mereka akan disuntikkan vaksin oleh petugas. Alur selanjutnya adalah warga yang divaksinasi akan menunggu di ruang observasi khusus untuk melihat reaksi yang timbul pada pasien setelah divaksin.</p>
<p>“Saya kira, semua puskesmas sudah menyiapkan ini dengan baik. Terima kasih para tenaga kesehatan. Alur pelaksanaan, hingga alat-alat penyimpan juga sudah tersedia. Jadi, sewaktu-waktu instruksi pelaksanaan vaksin dari pusat turun, kita sudah siap semua,” kata Anas.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, menambahkan terkait pelaksanaan vaksinasi gratis yang rencananya bakal dimulai tahun depan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan.</p>
<p>Sebanyak 45 puskesmas yang ada di Banyuwangi, telah memiliki peralatan untuk menunjang pelaksanaan vaksin, mulai dari cold chain, vaccine carrier, bahan medis habis pakai, hingga peralatan suntik.</p>
<p>“Pada intinya, Dinas Kesehatan sudah menyiapkan peralatan pendukung untuk pelaksanaan vaksin ini. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jumlah peralatan yang dibutuhkan mengingat program ini nanti sasarannya seluruh warga,” kata Rio.</p>
<p>Ditambahkan, sudah ada 90 vaksinator dari 45 puskesmas yang telah mengikuti pelatihan sebagai petugas vaksin Covid-19.</p>
<p>&#8220;Setiap puskesmas sudah ada dua vaksinator yang telah mengikuti pelatihan. Selanjutnya, mereka yang telah mengikuti pelatihan wajib menularkan ilmunya kepada rekan sejawatnya yang lain,” terangnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130246</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Anas dan Ipuk Fiestandani Ngopi Kuliner &#8220;Lungguh Bengi Lan Ngopi Bareng&#8221;</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-anas-dan-ipuk-fiestandani-ngopi-kuliner-lungguh-bengi-lan-ngopi-bareng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2020 10:33:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Olehsari]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120086-bupati-anas-dan-ipuk-fiestandani-ngopi-kuliner-lungguh-bengi-lan-ngopi-bareng</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ratusan pengunjung dan penjual kuliner &#8220;Lungguh Bengi Lan Ngopi Bareng&#8221; Desa Olehsari, Kecamatan Glagah menyambut kedatangan bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berserta sang istri Ipuk Fiestandani, Minggu (25/7/2020) malam. Penjual dan pengunjung di Pasar Kuliner tersebut, tetap mengedepankan protokol Kesehatan. Bahkan Desa Olehsari menyediakan fasilitas kesehatan, tempat cuci tangan, dan setiap lapak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ratusan pengunjung dan penjual kuliner &#8220;Lungguh Bengi Lan Ngopi Bareng&#8221; Desa Olehsari, Kecamatan Glagah menyambut kedatangan bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berserta sang istri Ipuk Fiestandani, Minggu (25/7/2020) malam.</p>
<p>Penjual dan pengunjung di Pasar Kuliner tersebut, tetap mengedepankan protokol Kesehatan. Bahkan Desa Olehsari menyediakan fasilitas kesehatan, tempat cuci tangan, dan setiap lapak menyediakan hand sanitizer.</p>
<p><div id="attachment_120087" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-120087" decoding="async" class="size-full wp-image-120087" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200726-WA0034-copy.jpg?resize=740%2C485&#038;ssl=1" alt="Bupati Anas dan Ipuk Fiestandani saat berkunjung di Kuliner &quot;Lungguh Bengi Lan Ngopi Bareng&quot; di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Minggu (25/7/2020) malam. (ras)" width="740" height="485" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200726-WA0034-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200726-WA0034-copy.jpg?resize=300%2C197&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200726-WA0034-copy.jpg?resize=600%2C394&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200726-WA0034-copy.jpg?resize=200%2C131&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-120087" class="wp-caption-text">Bupati Anas dan Ipuk Fiestandani saat berkunjung di Kuliner &#8220;Lungguh Bengi Lan Ngopi Bareng&#8221; di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Minggu (25/7/2020) malam. (ras)</p></div></p>
<p>Kedatangan orang nomor satu di Banyuwangi dan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Banyuwangi bak magnet. Melihat kedatangannya, warga langsung menghampiri dan berebut bersalaman dan berfoto.</p>
<p>&#8220;Pak Anas dan Bu Ipuk,&#8221; teriak salah satu pengunjung sembari menghampiri bupati Anas.</p>
<p>Ada 70 lapak Kuliner Lungguh Bengi Lan Ngopi Bareng, satu persatu didatangi oleh Bupati Anas dan sang istri. Dalam kesempatan itu bupati Anas tidak bosan-bosannya mengingatkan warga agar tetap mengedepankan protokol Kesehatan.</p>
<p>&#8220;Saya sangat bangga terhadap warga Desa Olehsari terus berupa mengembangkan pariwisata kuliner sesuai program pemerintah dan tetap mengedepankan protokol Kesehatan. Acara ini sangat bagus, dan saya sangat mensuport sekali,&#8221; kata Anas.</p>
<p>Selain dihadiri bupati Anas dan istri. Anggota DPR RI Komisi VI dari fraksi PDI Perjuangan Soni T Danaparamita juga tampak hadir di acara tersebut. Bahkan pria asal Kecamatan Genteng tersebut mengaku sangat kagum dan bangga melihat penjual dan pengunjung memakai masker yang hadir di tempat kuliner tersebut.</p>
<p>&#8220;Sip dan bagus. Saya sangat ketersima melihat penjual dan pengunjung tetap patuh dan taat himbauan dari pemerintah. Mereka semua memakai masker dan penjual juga menyediakan hand sanitizer, benar-benar mantap. Apalagi, penjual menyediakan masker dan memberikan secara gratis kepada pengunjung yang memakai masker yang sudah agak usang,&#8221; kata Soni.</p>
<p>Kuliner &#8220;Lungguh Bengi Lan Ngopi Bareng&#8221; menyuguhkan jajanan dan makanan khas Desa Olehsari atau makanan khas warga Osing Banyuwangi.</p>
<p>&#8220;Jajanan dan makanannya sangat maknyus, top markotop,&#8221; cetus Soni usai mencicipi jajanan khas Desa Olehsari.</p>
<p>Kehadiran bupati Anas dan Istri serta anggota DPR RI dari Komisi VI, Soni T Danaparamita mendapat apresiasi dari pengunjung dan penjual kuliner. Bahkan warga mendoakan bupati Anas dan istri serta Soni T Danaparamita diberi kesempatan agar terus berjuang untuk membangun Banyuwangi yang lebih baik lagi.</p>
<p>&#8220;Saya berterimakasih kepada bupati Anas beserta ibu dan Anggota DPR RI bapak Sonny, yang mana mau mengunjungi di acara kuliner Lungguh Bengi Lan Ngopi Bareng, semoga selalu diberi kesehatan dan memimpin Banyuwangi yang sudah maju ini lebih maju lagi &#8221; ungkap Oky. <strong>(ras/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120086</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
