<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bupati Emil: Pancasila Harus Hidup Sebagai Akar Falsafah Bangsa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bupati-emil-pancasila-harus-hidup-sebagai-akar-falsafah-bangsa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Oct 2018 09:13:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bupati Emil: Pancasila Harus Hidup Sebagai Akar Falsafah Bangsa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Emil: Pancasila Harus Hidup Sebagai Akar Falsafah Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-emil-pancasila-harus-hidup-sebagai-akar-falsafah-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2018 09:13:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Emil: Pancasila Harus Hidup Sebagai Akar Falsafah Bangsa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=58176</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek&#8212;-Setiap tanggal 1 Oktober, seluruh bangsa Indonesia tengah memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Hari Kesaktian Pancasila adalah memperingati sebuah peristiwa pemberontakan G30 S PKI, tepatnya tanggal 30 September 1965. Hari ini, tepatnya Senin (01/10/2018), jajaran Pemerintahan Kabupaten Trenggalek memperingati hari Kesaktian Pancasila dengan menggelar upacara di Alun &#8211; Alun Kabupaten Trenggalek. Bertindak selaku inspektur upcara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek&#8212;-</strong>Setiap tanggal 1 Oktober, seluruh bangsa Indonesia tengah memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Hari Kesaktian Pancasila adalah memperingati sebuah peristiwa pemberontakan G30 S PKI, tepatnya tanggal 30 September 1965. Hari ini, tepatnya Senin (01/10/2018), jajaran Pemerintahan Kabupaten Trenggalek memperingati hari Kesaktian Pancasila dengan menggelar upacara di Alun &#8211; Alun Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Bertindak selaku inspektur upcara adalah Bupati Trenggalek Emil Elestianto, perwira upacara Kapten Arh. Djaidi dan komandan upacara Kapten Inf Pardol dari Kodim 0806 Trenggalek.</p>
<p>Turut hadir pula dalam upacara tersebut jajaran Forkopimda diantaranya Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, Ketua DPRD Samsul Arifin, ketua BNNK AKBP Akik Subki, dan kepala OPD se-Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Prosesi upacara hari kesaktian Pancasila yang juga digelar serentak di Indonesia ini, di awali dengan persembahan lagu-lagu perjuangan, mengheningkan cipta , pembacaan Pancasila dan UU 1945 serta pembacaan naskah ikrar kesetiaan kepada Pancasila oleh Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Samsul Anam.</p>
<p>Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak mengungkapkan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momen untuk merefresh kembali tentang sejarah bangsa Indonesia. Meskipun berkali-kali ada upaya mengganti, Pancasila tetap berdiri tegak sebagai dasar dan falsafah negara Indonesia.</p>
<p>“Salah satu dari 4 Pilar Kebangsaan ini adalah Pancasila. Wajib kita pegang teguh dan jangan sekali-kali memberi ruang bagi ideologi lain yang ingin mengganti Pancasila, &#8221; ucap Emil saat ditemui usai upacara.</p>
<p>Pihaknya juga mengajak segenap komponen masyarakat Trenggalek khususnya generasi milenial untuk bersama-sama bersinergi dan bersatu padu untuk membangun negeri sesuai dengan tema yang diambil yakni Pancasila sebagai Landasan Kerja Mencapai Prestasi Bangsa.</p>
<p>&#8220;Disini kita juga berbagi ungkapan untuk mengingatkan kepada yang lai agar tetap mencintai tanah air dengan sepenuh hati. Dan jangan biarkan oknum &#8211; oknum yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan kita, &#8221; tandasnya.</p>
<p>Masih terang Emil, Kesaktian Pancasila tidak memerlukan hal &#8211; hal yang sifatnya formal, seperti penerbitan SK ataupun peringatan &#8211; peringatan. Pancasila sebagai nilai yang sudah hidup ratusan tahun, sudah mengakar dalam jiwa bangsa Indonesia.</p>
<p>Di era saat ini, kesadaran masyarakat akan nilai &#8211; nilai Pancasila dalam kehidupannya sudah sangat baik. Hal tersebut terbukti seperti menjaga kebersamaan, prinsip &#8211; prinsip nilai kebenaran dan keadilan.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu Pancasila dibiarkan tanpa ada perhatian yang serius dari negara. Dan disaat itulah, muncul keunikan dari bangsa Indonesia ini yaitu nilai &#8211; nilai Pancasila yang terus hidup sebagai akar falsafah bangsa, &#8221; pungkas Emil. (mil/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58176</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
