<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>bupati gresik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bupati-gresik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2020 03:55:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>bupati gresik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sambut Sekolah Tatap Muka, Pemkab Siapkan Perbup</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-sekolah-tatap-muka-pemkab-siapkan-perbup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2020 15:50:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Perbub Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128221</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Jelang pembelajaran tatap muka yang bakal dilaksanakan mulai Januari 2021, Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto, mengundang Forkopimda Gresik, kepala sekolah dan ketua komite sekolah serta OPD yang membawahi pendidikan untuk berdiskusi dalam satu forum. Kegiatan sendiri, dilaksanakan di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik lantai IV, Selasa (24/11) tadi. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Jelang pembelajaran tatap muka yang bakal dilaksanakan mulai Januari 2021, Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto, mengundang Forkopimda Gresik, kepala sekolah dan ketua komite sekolah serta OPD yang membawahi pendidikan untuk berdiskusi dalam satu forum. Kegiatan sendiri, dilaksanakan di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik lantai IV, Selasa (24/11) tadi.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Bupati bertekad, tetap akan memulai pendidikan tatap muka pada awal semester Januari 2021. &#8220;Kami sudah sejak awal merencanakan pembelajaran tatap muka ini meski saat itu belum ada ketentuan dari pemerintah pusat. Kami sudah mengundang berbagai institusi terkait hal itu. Mungkin kami satu-satunya, Pemerintah Kabupaten yang sudah merencanakan lebih dahulu dengan Mlmenyusun konsep Perbup,” kata Sambari.</p>
<p>Dalam merencanakan pembelajaran tatap muka ini, tim hukum Pemkab Gresik tengah mempersiapkan konsep peraturan bupati (Perbup) untuk mendiskusikan antara Forkopimda, lembaga pendidikan mulai dari tingkat SD sampai SMTA, komite sekolah serta para pimpinan OPD yang membawahi pendidikan di Gresik. Satu persatu, pasal dibacakan untuk mendapat masukan dan persetujuan.</p>
<p>Seperti yang disampaikan Bupati, untuk memulai pembelajaran tatap muka yang sangat perlu disiapkan sarana dan prasarananya. Pengaturan siswa yang masuk sesuai kapasitas serta bangku yang ada dalam ruang kelas.</p>
<p>“Kewajiban sekolah untuk melaksanakan sarana prasarana tersebut mulai dari pengaturan dan penyiapan kebersihan kelas termasuk penyemprotan dengan desinfektan. Penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir serta pengaturan menjaga jarak antar siswa,” ujar Bupati</p>
<p>Pelaksanaan pembelajaran tatap muka, hanya diikuti oleh 50 persen murid maksimal 16 murid pada setiap kelompok. Setiap sesi pembelajaran, hanya 3 jam tanpa ada istirahat dan 3 hari dalam seminggu. Maksudnya, setiap kelompok efektif belajar dua hari dan satu hari mengerjakan tugas. Selanjutnya berganti kelompok yang lain.</p>
<p>“Karena belajar selama 3 jam tanpa istirahat, jadi setiap siswa harus sudah sarapan dari rumah. Karena tidak diperkenankan membawa makanan. Siswa hanya boleh membawa minuman. Penjualan makanan dan minuman di lingkungan sekolah, tidak diperkenankan. Siswa juga tidak diperkenankan naik kendaraan umum,” kata Bupati.</p>
<p>Kebijakan untuk para guru, Bupati meminta agar seluruh guru yang mengajar di Kabupaten Gresik harus berdomisili Gresik. “Kami sarankan guru yang dari luar kota untuk kost di Gresik. Kalaupun terpaksa, kami mewajibkan untuk rapid test, swab dan pemeriksaan lainnya untuk memastikan para guru tersebut sehat saat mengajar di Gresik,” tambah Sambari.</p>
<p>Bupati juga tidak melarang, apabila ada orang tua murid yang melengkapi putera puterinya yang belajar, misalnya ada orang tua yang menambah jaket serta pakaian pelindung yang lain. Namun demikian, Bupati juga mewanti-wanti agar pakaian seragan sebagai identitas sekolah juga harus dipakai.</p>
<p>“Kami juga tidak melarang apabila ada orang tua yang keberatan pelaksanaan pembelajaran tatap muka dan lebih menginginkan daring. Terutama bagi siswa yang sekolahnya melewati wilayah tertentu berzona merah,” kata Bupati.</p>
<p>Bahkan Bupati siap menutup kembali sekolah apabila sekolah tersebut ada klaster baru atau salah satu murid dan gurunya terkonfirmasi positif <span style="color: #000000"><a style="color: #000000" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_koronavirus_2019" target="_blank" rel="noopener noreferrer">covid-19</a></span>. Penutupan sekolah juga dilakukan apabila zona merah kembali melanda. <strong>(sgg/ono/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128221</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sambari Halim Radianto Resmikan RS Eka Husada Gresik</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sambari-halim-radianto-resmikan-rs-eka-husada-gresik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2020 09:42:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gresik]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[RS Eka Husada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124760</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto saat meresmikan Rumah Sakit Eka Husada Gresik, Kamis (1/10) menekankan agar RS ini memberlakukan sebagai rumah sakit non COVID-19. Hal ini penting dilakukan untuk menanggapi adanya ketakutan masyarakat datang ke rumah sakit di masa pandemic COVID-19. Penekanan Bupati ini ditandai dengan surat pernyataan yang dibacakan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto saat meresmikan Rumah Sakit Eka Husada Gresik, Kamis (1/10) menekankan agar RS ini memberlakukan sebagai rumah sakit non COVID-19. Hal ini penting dilakukan untuk menanggapi adanya ketakutan masyarakat datang ke rumah sakit di masa pandemic COVID-19.</p>
<p>Penekanan Bupati ini ditandai dengan surat pernyataan yang dibacakan oleh Dirut RS Eka Husada dr. Indrawati, MM. MARS yang menyatakan bahwa sebelum masuk Rumah sakit, semua pasien harus menjalani skrining.</p>
<p>“Meski demikian kalaupun Pemerintah Daerah meminta agar menerima pasien COVID apabila semua rumah sakit yang ada sudah penuh, maka RS Eka Husada wajib mengikuti,” ujar Indrawati saat membacakan surat pernyataan yang selanjutnya surat tersebut diserahkan kepada Bupati.</p>
<p>Sebelum menandatangani prasasti dan memotong rangkaian melati sebagai tanda grand opening rumah sakit tersebut, Bupati meminta agar tidak ada lagi pasien non COVID yang ketakutan masuk rumah sakit terutama masuk Rumah Sakit Eka Husada ini.</p>
<p>“Selama ini disinyalir banyak orang sakit yang takut mendatangi rumah sakit. Hal ini sangat berbahaya karena akan semakin meningkatkan jumlah orang yang penyakitnya semakin parah dan meninggal dunia. Rumah Sakit Eka Husada ini sebagai jawaban agar pasien tidak takut datang ke Rumah Sakit,” tandasnya.</p>
<p>Dengan diresmikannya RS Eka Husada ini, Bupati menyatakan bahwa jumlah tempat tidur rumah sakit yang ada di Gresik sudah mencapai 1716 tempat tidur.</p>
<p>“Untuk kasus Covid di Gresik sudah semakin membaik. Hal ini ditandai dengan jumlah pasien COVID yang ada di Rumah Sakit Lapangan di Stadion Gelora Joko Samudro sudah sangat berkurang. Okupansi nya hanya 9 tempat tidur yang terisi dari 200 tempat tidur yang disiapkan saat ini,” kata Sambari.</p>
<p>Kata Bupati, program kesehatan adalah yang paling utama. Dia berharap, semoga dengan diresmikannya RS Eka Husada yang terletak di Jalan Raya Menganti Gresik ini akan semakin meningkatkan pemerataan pelayanan Kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik.</p>
<p>Sementara itu Dirut PT Eka Husada Lestari yang membawahi Rumah Sakit Eka Husada menyatakan Rumah Sakit Eka Husada adalah sebuah rumah sakit swasta kelas C dengan jumlah tempat tidur sebanyak 101 tempat tidur. Rumah Sakit Eka Husada sebagai RS Traumatologi dengan layanan unggulan trauma centre.</p>
<p>“Kami fokuskan disana karena lingkungan rumah sakit adalah jalur padat lalu lintas dengan volume kendaraan berat yang super sibuk. Lingkungan kami juga banyak industry berat,” katanya.</p>
<p>Selain pelayanan IGD yang memadai, pihaknya juga membuka Poli Spesialis, Rawat Jalan, Rawat Inap, Ruang Kebidanan, Ruang Operasi, Farmasi, One Day Care, ICU/NICU/PICU, Kamar Isolasi, Kamar Jenazah, Radiologi, Patologi Klinik, Ambulance, Penyakit dalam, Anak, Bedah umum, Kebidanan dan penyakit kandungan, Orthopedi, Paru, dan Anestesi. <strong>(sgg/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124760</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serapan APBD Tidak Memenuhi Target, Bupati Siapkan Pakta Integritas Susulan</title>
		<link>https://memontum.com/serapan-apbd-tidak-memenuhi-target-bupati-siapkan-pakta-integritas-susulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2020 13:09:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[APBD]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gresik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123232</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Lantaran tidak terpenuhinya penyerapan anggaran APBD Kabupaten Gresik yang sampai saat ini hanya berkisar 43%, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto mengusulkan agar semua Kepala OPD Pemkab Gresik untuk melaksanakan pakta Integritas susulan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati saat memimpin rapat yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja pada, Kamis (3/9). Menurut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Lantaran tidak terpenuhinya penyerapan anggaran APBD Kabupaten Gresik yang sampai saat ini hanya berkisar 43%, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto mengusulkan agar semua Kepala OPD Pemkab Gresik untuk melaksanakan pakta Integritas susulan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati saat memimpin rapat yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja pada, Kamis (3/9).</p>
<p>Menurut Bupati Sambari, mestinya pada bulan September ini penyerapannya berkisar 66%, dan pada akhir triwulan 3 yakni akhir September sudah mencapai 75%. “Akhir Nopember nanti akan saya evaluasi Kembali, dan setidaknya sudah harus sesuai progress. Kalau bisa pada akhir Nopember nanti sudah pada selesai atau hampir serratus persen,” tandas Bupati.</p>
<p>Bupati juga meminta kepada para Kepala OPD agar memacu kinerja lebih baik. Dia berharap agar evaluasi hari ini bisa memacu, mengejar ketertinggalan sehingga bisa sesuai progress. “Adanya pandemi ini seharusnya bisa lebih memacu progresnya. Toh anggaran OPD sudah sudah banyak yang dialihkan untuk Covid-19. Tolong kegiatan yang masih ada dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tandas Sambari memberi semangat.</p>
<p>Selain Bupati yang memimpin rapat yang dihadiri oleh seluruh Kepala OPD dan Camat. Penjabat Sekda Gresik, Abimanyu Pontjoatmodjo Iswinarno dan Asisten II Ida Lailatus Sa’diyah turut mendampingi Bupati.</p>
<p>Pada kesempatan itu, penjabat Sekda Gresik menyampaikan beberapa OPD yang sukses melaksanakan kegiatan pada Tahun anggaran 2020 ini yaitu, 5 OPD yang progress pendapatan tertinggi BPPKAD, DPMPTSP, RSUD Ibnu Sina, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Dinas Pertanian.</p>
<p>Untuk 5 OPD yang mencapai kegiatan fisik tertinggi yaitu Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Bagian Pemerintahan Umum, BPBD dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.</p>
<p>Untuk 5 OPD yang progress keuangannya tertinggi yaitu BPBD, Kecamatan Balongpanggang, Bagian Adminustrasi Pemerintahan Umum, Kecamatan Driyorejo dan Dinas Perpustakaan dan kearsipan. <strong>(sgg/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123232</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Gresik Bagikan Setengah Juta Masker</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-gresik-bagikan-setengah-juta-masker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 14:53:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim Bermasker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121383-bupati-gresik-bagikan-setengah-juta-masker</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Rabu (12/8) pagi, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto mencanangkan Gerakan Gresik bermasker. Dalam pencanangan tersebut Bupati Sambari membagi-bagikan 500 ribu masker hasil sumbangan berbagai pihak. Nantinya setengah juta masker tersebut akan dibagikan ke masyarakat melalui Forkopimda beserta organisasi wanita serta Camat dan diteruskan ke masyarakat melalui jajaran dibawahnya. Saat apel pencanangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Rabu (12/8) pagi, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto mencanangkan Gerakan Gresik bermasker. Dalam pencanangan tersebut Bupati Sambari membagi-bagikan 500 ribu masker hasil sumbangan berbagai pihak. Nantinya setengah juta masker tersebut akan dibagikan ke masyarakat melalui Forkopimda beserta organisasi wanita serta Camat dan diteruskan ke masyarakat melalui jajaran dibawahnya.</p>
<p>Saat apel pencanangan yang berlangsung di halaman kantor Bupati Gresik, Bupati Sambari menyampaikan terima kasih ke semua pihak yang telah membantu Pemkab Gresik dalam pencegahan COVID-19.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih karena pandemic Covid-19 di wilayah Kabupaten Gresik saat ini sudah berangsur membaik. Insyaallah tidak lama lagi kita akan terbebas dari covid-19. Mohon dukungan dan doa dari semuanya,” papar Bupati optimis.</p>
<p>Untuk menuju kesana, Bupati Sambari meminta kesadaran semua pihak agar melaksanakan protokol kesehatan. Selalu mengenakan masker, selalu dan sering cuci tangan dengan sabun, fisichal distancing dan menghindari kerumunan.</p>
<p>“Protokol kesehatan adalah vaksin terbaik sebelum vaksin corona ditemukan. Untuk itu kami mohon semuanya untuk mensuskseskan protocol Kesehatan ini kepada semuanya. Camat harus tetap aktif melaksanakan sosialisasi protocol Kesehatan ke masyarakat sambil bagi-bagi masker sampai ke tingkat RT/RW,” pinta Bupati kepada seluruh camat yang hadir.</p>
<p>Pada kesempatan itu, secara simbolis Bupati Gresik membagikan masker kepada perwakilan masyarakat. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Maria Ulfa Sambari menyerahkan sekotak besar masker kepada Ketua GOW Gresik, Zumrotus Sholihah Qosim.</p>
<p>Sekotak besar masker juga diserahkan kepada ibu ketua Bhayangkari Gresik, ibu perwakilan Persit Kartika Candrakirana Gresik, Ibu Ketua Dharma Wanita Gresik, serta beberapa perwakilan ibu-ibu yang lain.</p>
<p>Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi dalam keterangannya menyatakan, setengah juta masker ini merupakan hasil sumbangan dari berbagai pihak selama ini. Sesuai perintah Bupati, masker-masker tersebut harus sampai ke masyarakat melalui Camat dan jajaran ke bawah.</p>
<p>“Pentingnya masker ini menurut Bupati, karena efektif dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Kalau semua masyakarat Gresik bermasker, niscaya Gresik akan keluar dari pandemic Covid-19. Kami masih berharap kepada semua pihak terutama perusahaan untuk aktif juga membagikan masker ke masyarakat, pinta Reza<strong> (sgg/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Terima 21 Sertifikat Aset Tanah Asset Pemkab Gresik dari BPN</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-terima-21-sertifikat-aset-tanah-asset-pemkab-gresik-dari-bpn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2020 10:17:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aset Pemkab Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[BPN]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114406-bupati-terima-21-sertifikat-aset-tanah-asset-pemkab-gresik-dari-bpn</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto menerima 21 sertifikat tanah asset Pemkab Gresik dari Kepala Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Kabupaten Gresik Asep Heri. Dalam Penerimaan 21 sertifikat asset Pemkab Gresik yang berlangsung di Ruang Graita Eka Praja pada Rabu (13/5/2020) ini, Bupati didampingi Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8211; Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto menerima 21 sertifikat tanah asset Pemkab Gresik dari Kepala Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Kabupaten Gresik Asep Heri.</p>
<p>Dalam Penerimaan 21 sertifikat asset Pemkab Gresik yang berlangsung di Ruang Graita Eka Praja pada Rabu (13/5/2020) ini, Bupati didampingi Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim, Sekda Gresik Nadlif dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto.</p>
<p>Usai menerima 21 sertifikat tanah aset Pemkab Gresik ini, Bupati menyatakan terima kasih kepada semua tim Inventarisasi asset Pemkab Gresik yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih kepada pihak ATR BPN, pihak Kejaksaan Negeri Gresik serta seluruh tim dari Pemkab Gresik yang telah sukses melaksanakan tugas ini” kata Bupati.</p>
<p>Meski katanya, hanya 21 sertifikat tanah yang sudah selesai dari 201 yang telah diselesaikan dan diajukan oleh Tim Inventarisasi asset Pemkab Gresik kepada ATR BPN, namun saya melihat progress kegiatan ini sudah sangat baik.</p>
<p>“Sekarang 21, tapi menurut yang disampaikan Kepala BPN saat ini progress penyelesaian dari 180 yang tersisa masih dalam proses. Semoga tak lama lagi semuanya sudah selesai” ungkap Sambari.</p>
<p>Pernyataan Bupati ini diamini oleh Kepala ATR BPN Kabupaten Gresik Asep Heri. Dia menyatakan bahwa pihaknya tengah menyelesaikan sisa sertifikat yang tersisa sebanyak 180 dokumen.</p>
<p>“Pengukuran dan penggambaran sudah kami lakukan, semua. Insyaallah saat kita berhalal bihalal nanti semua sertifikat sudah bisa kami serahkan. Semoga Pandemi COVID-19 ini bisa segera berakhir agar semuanya bisa lancar” tandasnya.</p>
<p>Tentang kinerja Tim Inventarisasi Kepemilikan tanah aset Pemkab Gresik tahun 2020 yang dibentuk Bupati melalui SK Bupati Gresik Nomer 961/304/HK/437.12/2020 yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim pada 26 Maret 2020 di ketuai oleh Bupati Gresik. Wakil Bupati Gresik ditunjuk sebagai Wakil Ketua I dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik sebagai Wakil Ketua II.</p>
<p>Dalam SK tersebut juga menunjuk Sekda sebagai Sekretaris, Kepala BPPKAD, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala BPPKAD, Inspektur, Kepala BPN Gresik dan Kepala Dinas Pertanahan sebagai Anggota.</p>
<p>Terkait tim asset ini, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik , Reza Pahlevi mengatakan, pembentukan tim asset yang terdiri dari pihak Pemkab Gresik, Kejaksaan Negeri Gresik dan BPN Gresik sebagai bentuk respon Pemkab Gresik tentang keadaan yang terjadi saat ini. Dimana banyak sekali asset Pemkab Gresik terutama tanah yang sampai saat ini belum tersertifikasi.</p>
<p>Menurut Reza, sesuai data yang ada di BPPKAD tanah asset milik Pemkab Gresik yang bersertifikat saat ini hanya 360 bidang atau senilai Rp. 435,5 miliar. Sedangkan asset tanah sebanyak 1344 bidang atau senilai Rp. 1,7 triliun milik Pemkab Gresik belum bersertifikat.</p>
<p>Selain percepatan sertifikasi, Tim ini juga melaksanakan tugas inventarisasi, melakukan pendataan, pencatatan dan pelaporan hasil pendataan. Mereka juga memberikan rekmendasi terhadap pengamanan fisik asset tanah milik Pemkab Gresik.<strong> (sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114406</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Gresik Minta BLT Dana Desa Segera Dicairkan untuk Dampak Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-gresik-minta-blt-dana-desa-segera-dicairkan-untuk-dampak-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2020 14:32:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BLT]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113333-bupati-gresik-minta-blt-dana-desa-segera-dicairkan-untuk-dampak-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Untung mengurangi beban masyarakat saat pandemi Covid-19 ini, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto meminta bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa (DD) segera dicairkan oleh pemerintah desa. Sebab, uang dari dana desa sudah masuk ke rekening desa masing-masing. Hal tersebut disampaikan Bupati Sambari usai apel pergeseran personel dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Untung mengurangi beban masyarakat saat pandemi Covid-19 ini, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto meminta bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa (DD) segera dicairkan oleh pemerintah desa. Sebab, uang dari dana desa sudah masuk ke rekening desa masing-masing.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Bupati Sambari usai apel pergeseran personel dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa (28/4/2020) kemarin.</p>
<div id="attachment_113334" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113334" decoding="async" class="size-full wp-image-113334" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Gresik-Minta-BLT-Dana-Desa-Segera-Dicairkan-untuk-Dampak-Covid-19.jpg?resize=740%2C425&#038;ssl=1" alt="Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto" width="740" height="425" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Gresik-Minta-BLT-Dana-Desa-Segera-Dicairkan-untuk-Dampak-Covid-19.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Gresik-Minta-BLT-Dana-Desa-Segera-Dicairkan-untuk-Dampak-Covid-19.jpg?resize=300%2C172&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Gresik-Minta-BLT-Dana-Desa-Segera-Dicairkan-untuk-Dampak-Covid-19.jpg?resize=768%2C441&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Gresik-Minta-BLT-Dana-Desa-Segera-Dicairkan-untuk-Dampak-Covid-19.jpg?resize=600%2C344&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Bupati-Gresik-Minta-BLT-Dana-Desa-Segera-Dicairkan-untuk-Dampak-Covid-19.jpg?resize=200%2C115&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113334" class="wp-caption-text">Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto</p></div>
<p>&#8220;Hari ini saya instruksikan BLT DD segera dicairkan. Disarankan minggu ini harus cair. Maka dari itu, kami mendorong desa untuk musdes (musayawarah desa),&#8221; kata Bupati.</p>
<p>Lebih lanjut dihadapan Camat sekabuoaten Gresik Bupati menerangkan, saat ini di Kabupaten Gresik diberlakukan PSBB. Beberapa pembatasan dilakukan sesuai Perbup Gresik 12 nomer 2020 dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.</p>
<p>Maka dari itu, untuk menanggulangi dampak yang ditimbulkan selama pandemi Bupati meminta para camat proaktif melakukan komunikasi dengan kepala desa agar melakukan musdes sehingga bantuan sebesar Rp 600 ribu per KK selama tiga bulan segera dicairkan.</p>
<p>&#8220;Musdes untuk melakukan verifikasi terhadap keluarga miskin yang tidak terdata sebagai PKH, Bantuan Pangan Non Tunai, yang belum dapat kartu pra kerja. Setelah dibahas di Musdes, diputuskan dan disahkan oleh kepala desa, dan disampaikan ke Pemda untuk ditetapkan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Malahatul Fardah menambahkan, seluruh desa harus menyalurkan BLT DD sesuai intruksi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar.</p>
<p>Fardah menambahkan, untuk teknis penyaluran nantinya pihak bank akan melakukan jemput bola ke desa masing-masing memakai akun virtual sesuai KK yang terdata sehingga tidak memakai rekening.</p>
<p>&#8220;Jadi nanti penyalurannya sistem jemput bola. Tak ada rekening. Jadi simpel karena sesuai KK penerima BLT DD. Saya terus mendorong kepala desa agar segera menyalurkan bantuan itu,&#8221; tambah Kepala Dinas PMD Gresik. <strong>(sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113333</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sambari Bersama PHE dan SKK Migas, Tinjau Semburan Gas Sekarkurung</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sambari-bersama-phe-dan-skk-migas-tinjau-semburan-gas-sekarkurung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Sep 2019 13:25:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Semburan Gas]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93455-bupati-sambari-bersama-phe-dan-skk-migas-tinjau-semburan-gas-sekarkurung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Bau bahan bakar menyengat saat memasuki lokasi semburan gas yang ada di Desa Sekarkurung Kecamatan Kebomas Gresik Jawa Timur. Bupati Dr. Sambari Halim Radianto yang didampingi oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Minggu (22/9/2019) pagi meninjau lokasi semburan gas bercampur air lumpur yang sedikit mengandung minyak tersebut. Bersama Taryono Manager [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Bau bahan bakar menyengat saat memasuki lokasi semburan gas yang ada di Desa Sekarkurung Kecamatan Kebomas Gresik Jawa Timur. Bupati Dr. Sambari Halim Radianto yang didampingi oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Minggu (22/9/2019) pagi meninjau lokasi semburan gas bercampur air lumpur yang sedikit mengandung minyak tersebut.</p>
<p>Bersama Taryono Manager Area Gresik-Tuban PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Nurwahidi dari SKK Migas Bupati memastikan bahwa keadaan semburan sampai saat ini masih aman.</p>
<div id="attachment_93456" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-93456" decoding="async" class="size-full wp-image-93456" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190922_082024-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Bupati Gresik Sambari saat sidak kesemburan gas sumur tua sekarkurung" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190922_082024-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190922_082024-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190922_082024-copy.jpg?resize=217%2C122&amp;ssl=1 217w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190922_082024-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-93456" class="wp-caption-text"><strong>Bupati Gresik Sambari saat sidak kesemburan gas sumur tua sekarkurung</strong></p></div>
<p>Dalam keterangannya, bupati menyatakan bahwa semburan itu diketahui sejak 4 hari lalu, saat bupati ada kegiatan diluar daerah.</p>
<p>“Syukur alhamdulillah, semburan ini tidak berdampak, kami berharap semburan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat maupun Pemerintah. Saya minta kepada tiga pilar yaitu pihak Pemerintah Kecamatan, Koramil dan Polsek Kebomas ditambah Satpol PP serta Damkar Gresik untuk mengamankan dan mengantisipasi semua yang terjadi agar dapat meminimalisir dampak ke masyarakat” kata Bupati yang saat itu diikuti oleh perwakilan tiga pilar dan Kepala Satpol PP Gresik Abuhasan.</p>
<p>Sambari juga memerintahkan kepada pihak Badan Lingkungan Hidup (BLH) Gresik untuk mengambil 3 sampel air semburan dari tiga sudut berbeda masing-masing 10 liter. Air itu diperiksakan ke Laboratorium milik PHE, Laboraturium milik SKK Migas dan Laboraturium milik BLH Gresik.</p>
<p>Sebelumnya Bupati Gresik telah memerintahkan kepada BLH Gresik untuk berkoordinasi dengan PHE dan SKK Migas. Dari hasil koordinasi tersebut pihak berwenang telah membongkar lokasi semburan yang selama ini tertutup. Kemudian menggali semacam penampungan dan melokalisir semburan dengan dengan membuat tanggul yang terbuat dari karung pasir memutari area semburan.</p>
<p>Semburan yang menurut pihak PHE dan SKK Migas hanya mengandung 0,03% gas ini tidak terlalu tinggi yaitu hanya sekitar 40 cm. Atas ijin Kepala Desa setempat dan Pemilik lahan, Pemerintah telah memasang blower yang tujannya agar gas yang keluar tidak terkonsentrasi di satu titik.</p>
<p>Lokasi semburan tersebut mulanya area tempat usaha persewaan alat berat yang lokasinya tertutup pagar seng gelombang.</p>
<p>Pada kesempatan itu Bupati menyebutkan bahwa di Gresik masih puluhan sumur minyak tua yang selama ini sudah tidak berproduksi.</p>
<p>Menanggapi yang disampaikan Bupati, Nurwahidi dari SKK Migas menyampaikan bahwa sebaiknya sumur minyak tua tersebut tidak ditutup apalagi sampai ditutup dengan cor beton.</p>
<p>Atas kejadian yang berlangsung saat ini, pihak SKK migas dan PHE menyampaikan Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat yang telah melaporkan dan berkoordinasi dengan PHE dan SKK migas sehingga bisa diantisipasi.</p>
<p>Tentang semburan yang ada saat ini, menurut Nurwahidi belum bisa dikatakan berbahaya, karena baunya tidak terlalu meluas yaitu hanya tercium pada radius beberapa meter saja.</p>
<p>“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat agar selalu melakukan monitoring terhadap beberapa sumur minyak tua yang ada di Gresik”, katanya.</p>
<p>Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seketika itu 2 unit mobil damkar Pemkab Gresik datang untuk mengamankan dan berjaga-jaga didepan lokasi semburan. <strong>(sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Dilantik, Para Kades Segera Lakukan Rekonsiliasi</title>
		<link>https://memontum.com/usai-dilantik-para-kades-segera-lakukan-rekonsiliasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2019 02:47:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gresik]]></category>
		<category><![CDATA[kades]]></category>
		<category><![CDATA[Rekonsiliasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92352-usai-dilantik-para-kades-segera-lakukan-rekonsiliasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Himbauan Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto kepada 264 Kepala desa saat dilantik kemarin, agar melakukan silaturahmi kepada Calon Kepala Desa yang tidak terpilih. Ternyata sangat ampuh untuk memberikan kedamaian di desa yang bersangkutan. Hal ini telah dilakukan oleh Achmad Mustofa, Kepala Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik Jawa Timur yang telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Himbauan Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto kepada 264 Kepala desa saat dilantik kemarin, agar melakukan silaturahmi kepada Calon Kepala Desa yang tidak terpilih. Ternyata sangat ampuh untuk memberikan kedamaian di desa yang bersangkutan.</p>
<p>Hal ini telah dilakukan oleh Achmad Mustofa, Kepala Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik Jawa Timur yang telah mendatangi kediaman mantan Kepala Desa Almuah, pada Senin sore kemarin.</p>
<p>“Maunya usai dilantik kemarin, saya akan langsung sowan ke rumah pak Almuah. Tapi beliaunya tidak ada ditempat dan baru bisa terlaksana pada sore harinya. Alhamdulillah beliau menerima kami dengan sangat ramah. Apapun akan kami lakukan demi masyarakat Kedanyang yang damai sejahtera dan unggul” katanya.</p>
<p>Menurut Mustofa, selain bersilaturahmi dia juga berkepentingan untuk berguru. Bagaimanapun, Pak Almuah adalah pendahulunya dan lebih senior. Dia pernah memimpin desa Kedanyang selama 2 periode. Hal ini akan memberikan banyak masukan kepada dirinya yang baru dilantik.</p>
<p>Mendapat laporan adanya inisiatif Kades yang sudah melakukan silaturahmi Kepala Bagian Humas dan Protokol Sutrisno pada Selasa (10/9/2019) dikantornya mengaku bangga atas inisiatip para Kades yang baru dilantik ini mau bersilaturahmi kepada rivalnya untuk rekonsiliasi.</p>
<p>Seperti yang disampaikan Bupati kemarin, bahwa Pemerintahan Desa adalah miniatur Pemerintahan di lingkup desa. Para Kepala Desa adalah cerminan pemerintahan secara keseluruhan. Kalau para Kepala Desa ini bagus, maka Kecamatan akan bagus, demikian juga Pemerintahan kabupaten juga bagus dan sampai Pemerintahan pusat juga akan bagus.</p>
<p>“Saya optimis seluruh kepala Desa ini akan melakukan silaturahmi dan rujuk dengan seluruh masyarakat. Tidak adalagi pendukung nomer satu, dua, tiga dan seterusnya. Yang ada hanya kebersamaan untuk membangun desa menuju kesejahteraan masyarakat. Semoga seluruh Kades yang dilantik kemarin melakukan hal yang sama seperti yang sudah dilakukan oleh Kades Kedanyang” papar Sutrisno. <strong>(sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92352</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Gresik Tinjau Sejumlah TPS, Pastikan Pilgub Lancar</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-gresik-tinjau-sejumlah-tps-pastikan-pilgub-lancar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2018 11:37:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[bupati gresik]]></category>
		<category><![CDATA[pilgub jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/45651-bupati-gresik-tinjau-sejumlah-tps-pastikan-pilgub-lancar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Usai melakukan pencoblosan dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 di TPS masing-masing, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim melakukan inspeksi mendadak (sidak), pemantauan di sejumlah TPS di wilayah Kabupaten Gresik, Rabu (27/06/2018). Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi dan kondisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Usai melakukan pencoblosan dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 di TPS masing-masing, Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Dr. H. Moh. Qosim melakukan inspeksi mendadak (sidak),  pemantauan di sejumlah TPS di wilayah Kabupaten Gresik, Rabu (27/06/2018).</p>
<p>Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi dan kondisi di sejumlah TPS. Termasuk tingkat kehadiran masyarakat dalam melakukan pencoblosan.</p>
<p>Nampak ikut mendampingi Bupati, Kapolres Gresik AKBP. Wahyu Sri Bintoro, Dandim 0817 Gresik Letkol. Kav. Widodo Pujianto, Sekda Gresik Drs. Kng. Djoko Sulistio Hadi, Ketua KPU Kabupaten Gresik Akhmad Roni dan sejumlah pejabat terkait lainnya.</p>
<p>Sekitar pukul 09.30 WIB, rombongan Bupati tiba di TPS 02 Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik.</p>
<p>“Di TPS 02 Randuangung hingga pukul 09.30 WIB tingkat kehadiran masyarakat sudah mencapai 37 persen. Kami rasa antusiasme masyarakat sudah Nampak baik,” ujar Bupati.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45651</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
