<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>buring &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/buring/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2024 09:19:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>buring &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terjadi Peningkatan Kinerja Ruas, Rekayasa Jalan BS Riadi-Jalan Buring Segera Dipatenkan</title>
		<link>https://memontum.com/terjadi-peningkatan-kinerja-ruas-rekayasa-jalan-bs-riadi-jalan-buring-segera-dipatenkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2024 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[buring]]></category>
		<category><![CDATA[dipatenkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[riadi-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[segera]]></category>
		<category><![CDATA[terjadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214799</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah selama dua bulan menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Brigjen Slamet Riadi menuju Jalan Buring, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan segera melakukan penetapan. Itu karena,&#160; penetapan ini nantinya bakal dapat meningkatkan kinerja di ruas jalan sekitar. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Muhammad [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah selama dua bulan menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Brigjen Slamet Riadi menuju Jalan Buring, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang akan segera melakukan penetapan. Itu karena,&nbsp; penetapan ini nantinya bakal dapat meningkatkan kinerja di ruas jalan sekitar.</p>



<p>Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Muhammad Anis Januar, menyampaikan jika peningkatan kinerja ruas jalan itu terjadi di Jalan Bromo, Jalan BS Riadi Timur, Jalan Basuki Rahmat Utara, Simpang Rajabali dan Simpang Bromo Semeru, sebesar tiga persen. &#8220;Artinya, jalan yang awalnya lumayan padat antara kapasitas dan volume, itu sekarang kapasitasnya tetap. Tetapi, untuk volumenya atau jumlah kendaraannya menurun. Karena kendaraan yang mau ke Jalan Ijen di sisi sebelah Barat, sudah tidak perlu memenuhi atau lewat Jalan Basuki Rahmat, Semeru,” jelas Anis, seusai rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Senin (30/09/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika penerapan tersebut juga berpengaruh karena yang sebelumnya sempat menyebabkan kemacetan kini mulai stabil. Itu juga karena terjadi penerapan dua arah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Awalnya itu satu arah, menjadi dua arah. Sehingga kalau awal-awal kelihatan macet. Sekarang sudah tidak. Penurunannya itu diidentikan dengan penggunaan jalan lebih banyak. Jadi dari yang satu arah menjadi dua arah,” tambahnya.</p>



<p>Rekayasa ini, lanjutnya, nantinya akan segera ditetapkan, jika evaluasi kedua tidak ada perubahan yang signifikan. Selain itu, barrier yang menjadi pengendalian sementara, nantinya akan diganti menjadi pembatas dari beton.</p>



<p>“Segera akan kami patenkan, tetapi untuk kapannya tentu itu tergantung dari hasil Forum LLAJ,” imbuh Anis. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214799</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Buring, Penataan Parkir Jadi Evaluasi Dishub Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/uji-coba-rekayasa-lalu-lintas-di-jalan-buring-penataan-parkir-jadi-evaluasi-dishub-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Sep 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[buring]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[penataan]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213894</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah sepekan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Buring, beberapa hal menjadi perhatian. Salah satunya, mengenai penataan parkir di tepi jalan yang menuju ke Jalan Buring. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa titik-titik parkir itu berada di Jalan Semeru dan Jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah sepekan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Buring, beberapa hal menjadi perhatian. Salah satunya, mengenai penataan parkir di tepi jalan yang menuju ke Jalan Buring.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa titik-titik parkir itu berada di Jalan Semeru dan Jalan Bromo. Karenanya, mempengaruhi kelancaran rekayasa lalu lintas.</p>



<p>&#8220;Ini adalah bagian dari aspek yang saling berkaitan. Parkir di tepi jalan akan masuk dalam evaluasi kami nantinya,&#8221; ujar Jaya-sapaannya, Sabtu (07/09/2024) tadi.</p>



<p>Jaya juga menyampaikan, bahwa penertiban di lokasi-lokasi parkir tersebut sudah disosialisasikan sebelumnya. Namun, karena minimnya alternatif kantong parkir, pihaknya masih memberikan toleransi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Meskipun ini mempengaruhi uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Buring, langkah ini tetap perlu dilakukan untuk melihat efektivitasnya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Uji coba rekayasa lalu lintas tersebut, menurutnya merupakan upaya Dishub Kota Malang dalam memperbaiki kelancaran lalu lintas di Kota Malang. Meski ada kendala, seperti kurangnya fasilitas parkir yang memadai, pihaknya berkomitmen untuk terus memperbaiki situasi. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah penertiban parkir di Jalan Semeru dan Jalan Bromo.</p>



<p>&#8220;Perlahan, kami akan menertibkan parkir sembarangan di tepi jalan. Selain itu, kami juga sedang mencari alternatif untuk kantong parkir lain agar tidak terjadi penumpukan di jalan-jalan tersebut,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Uji coba rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna jalan, serta menjadi bahan evaluasi untuk penataan parkir yang lebih baik ke depannya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213894</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Tunda Penerapan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Buring hingga Pekan Depan</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-tunda-penerapan-rekayasa-lalu-lintas-di-jalan-buring-hingga-pekan-depan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2024 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[buring]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penerapan]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213399</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penerapan rekayasa lalu lintas dua arah dari Jalan BS Riadi menuju Jalan Buring, Kecamatan Klojen, Kota Malang, sebelumnya dijadwalkan akan diterapkan pada hari ini, Senin (26/08/2024) tadi. Namun, hal tersebut masih akan dilakukan penundaan hingga pekan depan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai rekayasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penerapan rekayasa lalu lintas dua arah dari Jalan BS Riadi menuju Jalan Buring, Kecamatan Klojen, Kota Malang, sebelumnya dijadwalkan akan diterapkan pada hari ini, Senin (26/08/2024) tadi. Namun, hal tersebut masih akan dilakukan penundaan hingga pekan depan.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai rekayasa lalu lintas tersebut masih akan diperpanjang terlebih dahulu. Sebab, ada beberapa hal yang masih perlu dilakukan kajian.</p>



<p>“Sosialisasi kita perpanjang dulu, seperti dengan Pak Camat, stakeholder dan masyarakat yang ada di sekitar tikungan itu,” kata Jaya-sapannya.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa tikungan yang berada di kawasan tersebut dinilai membahayakan. Itu dikhawatirkan, apabila ada mobil box yang akan berbelok lalu menyenggol dan merusak. Tak hanya itu, nantinya juga akan disiapkan dan dipasang barrier untuk menuju Jalan Buring tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Nanti akan kita pastikan lagi yang ada di tikungan itu, karena itu kan bahaya. Di situ ada seng yang terlalu menjorok ke luar. Kalau ada yang belok ke kanan kan mengkhawatirkan,” tambahnya.</p>



<p>Jaya juga mengungkapkan bahwa sampai dengan saat ini tidak ada penolakan dari masyarakat mengenai rekaya lalu lintas tersebut. Namun, pihaknya juga masih menunggu respon dari masyarakat dan apapun itu Dishub Kota Malang siap menerima.</p>



<p>“Apapun respon masyarakat, kami sudah siap. Tapi itu tidak ada masalah, pada prinsipnya sama dengan ketika kita menerapkan rekayasa lalu lintas yang dulu begitu besar, ada respon negatif itu wajar. Apalagi yang sekarang ini kan kecil, kemungkinan tidak terlalu, karena sangat membantu dan mempersingkat perjalanan,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk dua arah tersebut akan diberlakukan untuk jarak sekitar 100 meter. Rekayasa tersebut juga untuk mengoptimalkan lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat dan dapat mempermudah akses masyarakat yang ingin menuju Jalan Buring atau Jalan Kawi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213399</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
