<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Bursa Inovasi Desa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/bursa-inovasi-desa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2019 04:20:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Bursa Inovasi Desa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Janji Tambah Anggaran Bagi Desa Yang Menang di Bursa Inovasi Desa</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-janji-tambah-anggaran-bagi-desa-yang-menang-di-bursa-inovasi-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2019 12:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Inovasi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93038-pemkab-janji-tambah-anggaran-bagi-desa-yang-menang-di-bursa-inovasi-desa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Demi mendorong kreatifitas dalam mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Desa. Pemerintah Kabupaten Lumajang akan menambah anggaran bagi Desa yang memenangkan Bursa Inovasi Desa. Demikian disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M. ML, pada Bursa Inovasi Desa 2019, di Aula warung apung Pondok Asri, Kecamatan Sukodo, Kabupaten Lumajang, Selasa (17/09/19). Pria yang akrab disapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Demi mendorong kreatifitas dalam mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Desa. Pemerintah Kabupaten Lumajang akan menambah anggaran bagi Desa yang memenangkan Bursa Inovasi Desa.</p>
<p>Demikian disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M. ML, pada Bursa Inovasi Desa 2019, di Aula warung apung Pondok Asri, Kecamatan Sukodo, Kabupaten Lumajang, Selasa (17/09/19).</p>
<p>Pria yang akrab disapa Cak Thoriq itu, menyampaikan, penambahan dana tersebut merupakan salah satu dorongan agar masing &#8211; masing desa memiliki peluang kembali untuk terus berinovasi.</p>
<p>&#8220;Tentu ini tidak mengecilkan dengan semua desa yang mempunyai peran berinovasi, tapi bahwa, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus beriringan. Seiring jalan programnya, penangan &#8211; penangan persoalan yang dialami masyarakat dapat segera ditangani dengan seksama,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, Bupati berkeinginan agar Pemerintah Desa dapat terus berinovasi membangun Desa dengan kreatifitas nyata yang berdampak kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jadi inovasi merupakan suatu kewajiban yang perlu dikembangkan oleh masing &#8211; masing Pemerintah Desa,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Di pihak lain, Konsultan Pendamping Wilayah Jawa Timur, Miftahul Munir., mengungkapkan, biaya operasional pelaksanaan kegiatan inovasi Desa pada 2018. Kabupaten Lumajang mengalami kenaikan sebesar 10 kali lipat dari dana yang telah digunakan.</p>
<p>&#8220;Untuk Hasil replikasi itu sendiri, alokasi dana Program Inovasi Desa (PID) yang telah dilaksanakan satu Kabupaten, telah mencapai sekitar 1,130 M untuk kegiatan Bursa Inovasi Desa, dan hasil APBDes mencapai sekitar Rp. 10.328.000.000,&#8221; urainya.</p>
<p>Ia mengeklaim, dari dana Rp, 10.328.000.000 yang terserap, 2 kecamatan dikabarkan masih belum mereplikasi, sedangkan yang telah mereplikasi tercatatat 19 Kecamatan, dengan sebaran 100 desa.</p>
<p>Ia berharap, di tahun 2020, Bursa Inovasi Desa menjadi lebih besar dari kegiatan yang sekarang.</p>
<p>Ketua Panitia penyelenggara, Vivid Wildan., mengungkapkan bahwa, Bursa Inovasi Desa tersebut, menyajikan paparan keberhasilan pelaksanaan ide atau gagasan dari beberapa Desa yang ada di Wilayah Kabupaten Lumajang.</p>
<p>&#8220;Jadi Bursa Inovasi Desa dilaksanakan untuk membantu setiap pemerintahan di Desa untuk memprogram dan melaksanakan peningkatan/kemajuan desanya sesuai dengan sumber daya yang ada di Desa,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia melaporkan, Bursa Inovasi tersebut, diikuti oleh kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kader Perempuan dari 10 Kecamatan di wilayah Kabupaten Lumajang. Diantaranya, Kecamatan Lumajang, Sukodono, Kedungjajang, Klakah, Ranuyoso, Padang, Gucialit, Randuagung, Jatiroto dan Kecamatan Tekung <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93038</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BID 2019 Harus Hasilkan Lebih dari 148 Komitmen Pembangunan di Desa</title>
		<link>https://memontum.com/bid-2019-harus-hasilkan-lebih-dari-148-komitmen-pembangunan-di-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2019 14:40:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Inovasi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91362-bid-2019-harus-hasilkan-lebih-dari-148-komitmen-pembangunan-di-desa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah membuka Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster III Sidoarjo meliputi Kecamatan Taman, Waru, Gedangan, Buduran, Sedati dan Kecamatan Sukodono. Kegiatan ini digelar di Convention Hall Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Rabu (28/8/2019). Kegiatan ini dihadiri Perwakilan Satker P3MD Provinsi Jatim Hendro, Konsultan Pendamping Wilayah IV Provinsi Jatim Hendra Dewanto, Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah membuka Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster III Sidoarjo meliputi Kecamatan Taman, Waru, Gedangan, Buduran, Sedati dan Kecamatan Sukodono. Kegiatan ini digelar di Convention Hall Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Rabu (28/8/2019).</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri Perwakilan Satker P3MD Provinsi Jatim Hendro, Konsultan Pendamping Wilayah IV Provinsi Jatim Hendra Dewanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Sidoarjo M Ali Imron, Perwakilan Forkopimda Sidoarjo, Para Camat, para Kades se Sidoarjo.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-91364" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0076-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0076-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0076-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0076-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0076-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0076-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pekan BID 2019 mematok target capaian komitmen dan replikasi kegiatan inovasi yang dilakukan desa bisa lebih baik dari capaian BID 2018 yang menghasilkan 148 komitmen. Sedangkan nilai total proyek di APBDesa 2019 sebesar Rp 13,5 miliar.</p>
<p>Pekan BID 2019 di Sidoarjo berlangsung selama 3 hari berturut-turut mulai Selasa hingga Kamis (27-29/08/2019) di tiga lokasi berbeda. Total 18 kecamatan dan 322 desa di Sidoarjo terbagi dalam 3 Cluster. Masing-masing cluster terdiri atas 6 kecamatan. Cluster I terdiri atas 100 desa, Cluster II ada 124 desa dan Cluster III terdiri atas 98 desa.</p>
<p>Hari pertama Cluster II berlokasi di Kecamatan Krian berlangsung di Gedung Lokapala. Hari Kedua Cluster III di Kecamatan Sukodono di Gedung Gladiol Convention Hall Desa Pakerungan. Hari Ketiga Cluster I di Kecamatan Sidoarjo berlangsung di Mall Pelayanan Publik.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-91363" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0077-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0077-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0077-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0077-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0077-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190828-WA0077-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pekan BID 2019 di Sidoarjo merupakan bagian penting dari Program Inovasi Desa (PID) yang berlangsung sejak 2017 hingga 2019.</p>
<p>&#8220;Kami mengapresiasi BID 2019 Cluster III ini. Semua mendorong dan meningkatkan inovasi serta kemandirian ekonomi masyarakat Sidoarjo. Ini sesuai dengan tema Bursa Inovasi Desa 2019 yaitu Mewujudkan Masyarakat Desa yang Inovatif, Mandiri dan Berkelanjutan,&#8221; kata Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah.</p>
<p>Salah satu strategi yang dikembangkan, kata Abah Ipul program inovasi desa adalah Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa (PPID). Yaitu agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi yang mendorong peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Keberhasilan program inovasi desa di Sidoarjo, terbukti dari pelaksanaan bursa inovasi desa tahun lalu. Yakni komitmen dan ide-ide desa yang mampu direalisasikan melalui APBDDesa Tahun 2019 sebesar Rp 13,68 miliar membuktikan program inovasi desa memberikan dampak sangat positif atas kemajuan desa di wilayah Sidoarjo,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Karena itu Bupati 2 periode ini berharap PID dan BID 2019 di Sidoarjo diharapkan bisa lebih maksimal dan lebih baik dari pelaksanaan program ini tahun sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Harus lebih baik secara kualitas maupun kuantitasnya,&#8221; pintanya.</p>
<p>Konsultan Pendamping Wilayah IV Provinsi Jatim, Hendra Dewanto SH, menilai pelaksanaan BID dengan sistem cluster ini diharapkan lebih banyak desa yang bisa membuat komitmen. Kemudian melakukan replikasi atas sejumlah program inovasi desa yang ditampilkan baik dalam tataran nasional maupun lokal. Jika hasil BID Sidoarjo tahun lalu dari 322 desa se Sidoarjo menghasilkan komitmen sebanyak 148 buah kartu dengan rincian 58 komitmen untuk bidang infrastruktur, 51 komitmen untuk bidang kewirausahaan serta 39 komitmen untuk bidang sumber daya manusia.</p>
<p>&#8220;Semoga pekan BID 2019 ini jumlah kartu ide maupun kartu komitmen yang terisi lebih banyak lagi syukur-syukur 322 desa semuanya membuat komitmen replikasi program inovasi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Koordinator TPP P3MD Sidoarjo yang juga Tenaga Ahli (TA) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ulul Azmi menegaskan Pelaksanaan BID dengan metode cluster ini diharapkan bisa lebih memfokuskan esensi PID dan menghindari pelaksanaan BID tahun-tahun sebelumnya yang terkesan seremonial.</p>
<p>&#8220;Pekan BID 2019 di Sidoarjo mengusung tema Dengan Bursa Inovasi Desa 2019, Mewujudkan Masyarakat Desa yang Inovatif, Mandiri dan Berkelanjutan. Motto BID 2019 sendiri Datang, Komit, Tiru, dan Maju.</p>
<p>Out put PID dan BID 2019 di Sidoarjo harus lebih baik, khususnya terkait jumlah komitmen serta replikasi kegiatan inovasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,&#8221; tandasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91362</post-id>	</item>
		<item>
		<title>8 Kecamatan di Kabupaten Malang Gelar Bursa Inovasi Desa</title>
		<link>https://memontum.com/8-kecamatan-di-kabupaten-malang-gelar-bursa-inovasi-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2019 12:04:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Inovasi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90034-8-kecamatan-di-kabupaten-malang-gelar-bursa-inovasi-desa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menggelar Bursa Inovasi Desa klaster 4 di SMKN 2 Kelautan Turen Sabtu (10/8/2019) siang. Dari 8 Kecamatan itu seperti,Turen, Dampit, Tirtoyudo, Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur dan Pagelaran. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang Drs [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menggelar Bursa Inovasi Desa klaster 4 di SMKN 2 Kelautan Turen Sabtu (10/8/2019) siang. Dari 8 Kecamatan itu seperti,Turen, Dampit, Tirtoyudo, Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur dan Pagelaran.</p>
<p>Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang Drs Suwadji, MM. MSi,dengan tujuan, melakukan sosialisasi kebijakan PID dan pelaku program,yakni memperkenalkan inisiatif atau kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat dalam menyelesaikan masalah serta mendukung,meningkatkan kualitas pembangunan.</p>
<p>Tidak kalah pentingnya, juga menjaring inisiatif atau kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang belum terdokumentasi serta menjaring komitmen pemerintah Desa untuk mengadopsi atau mereplikasiarif atau kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang inovarif.</p>
<p>Moch.Sutanto Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Dampit memaparkan,dengan dipilihnya SMKN 2 Kelautan Kecamatan Turen sebagai tempat penyelanggaraan kegiatan BID ini tidak terlepas dari letak geografis Kecamatan Turen yang relatif di tengah dan mudah dijangkau dari tujuh kecamatan lainnya.</p>
<p>&#8220;Inovasi di delapan kecamatan yang tergabung dalam klaster 4 ini terbilang produktif, hampir semua kecamatan menghadirkan inovasi desa unggulannya 1 sampai 3 inovasi. Inovasi desa yang ada terklasifikasikan dalam tiga bidang yaitu Bidang Infrastruktur, Bidang Sumberdaya Manusia dan Bidang Kewirausahaan. Bidang pengembangan sumberdaya manusia misalnya akan melahirkan inovasi seperti apa yang sudah dilakukan,&#8221; urai Sutanto.</p>
<p>Juga dijelaskan, Inovasi-inovasi yang akan menjadi menu Bursa Inovasi Desa Klaster 4 disamping 65 inovasi lainnya yang ada di Kabupaten Malang. Seperti inovasi Kecamatan Turen.</p>
<p>Pertama,.Karangtaruna Dharma Bakti Desa Talangsuko “Wadah Pembentukan Kader-kader Tangguh dan Peduli Kemajuan Desa”, selanjutnya, kampung Ikan Dusun Sananrejo, Desa Sananrejo,ada juga lapangan Sepakbola Desa Undaan “Sarana Efektif Menyemai Bibit Atlit Lokal Maupun Nasional&#8221;.</p>
<p>Berikut Kecamatan Dampit, upaya Desa Pojok Malalui Bumdes; Unit Usaha Peternakan Ayam Petelur dalam Peningkatan Gizi Masyarakat dan Pendapatan Asli Desa.</p>
<p>Ada juga kampung KB &#8220;Konseling Remaja Sebagai Upaya Menekan Tingginya Tingkat Pernikahan Dini”.</p>
<p>Berikut Kecamatan Ampelgading,dengan wisata “Coban Srengenge” Desa Tirtomarto. Tidak kalah menarik, Keindahan Terumbu Karang Pantai Kondangmerak di Kecamatan Bantur,termasuk konselor Sebaya di Desa Rejoyoso.</p>
<p>Ada juga 3 kecamatan,seperti Gedangan, Sumbermanjing Wetan dan Pagelaran.Ketiga kecamatan itu punya inovasi yang layak diperkenalkan. seperti Wisata pantai Ngudel Kecamatan Gedangan, Kampung KB “Tirto Makmur” Desa Argotirto, membangun Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Sistem Peringatan Dini Banjir Desa Sitiarjo dan membangun Ketahanan dalam Menghadapi Kekeringan dan Longsor Desa Sumberagung. Kemudian Kampung KB Warna Warni Dusun Sukoarum di Kecamatan.</p>
<p>&#8220;Sejumlah inovasi unggulan desa-desa yang ada di delapan kecamatan tersebut diatas akan menjadi menu bursa dalam kegiatan Bursa Inovasi Desa Klaster 4 disamping menu lokal 33 kecamatan lainnya di Kabupaten Malang serta beberapa menu nasional, &#8221; beber Sutanto. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90034</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Bondowoso Gelar Bursa Inovasi Desa</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-bondowoso-gelar-bursa-inovasi-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2018 16:36:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Inovasi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/64098-pemkab-bondowoso-gelar-bursa-inovasi-desa</guid>

					<description><![CDATA[* Bangun Desa Demi Masyarakat yang Maju, Mandiri dan Bermartabat &#160; Memontum Bondowoso &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso, terus berinovasi dalam mengembangkan hasil pembangunan desa dengan menggelar Bursa Inovasi Desa agar di replikasi oleh desa-desa yang lain.Acara Bursa Inovasi Desa di gelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Bondowoso, di GOR Pelita, Rabu (14/11/2018). Tujuan kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>* Bangun Desa Demi Masyarakat yang Maju, Mandiri dan Bermartabat</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Bondowoso </strong>&#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso, terus berinovasi dalam mengembangkan hasil pembangunan desa dengan menggelar Bursa Inovasi Desa agar di replikasi oleh desa-desa yang lain.Acara Bursa Inovasi Desa di gelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Bondowoso, di GOR Pelita, Rabu (14/11/2018).</p>
<p>Tujuan kegiatan tersebut disampaikan oleh Abdurrahman Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bondowoso. “Maksud dan tujuan acara ini  untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa dan juga akan memberikan solusi dari masalah serta inisiatif atau alternatif pembangunan desa dalam rangka penggunaan DD dan ADD yang lebih berkualitas efektif dan efisien,”jelas Kadis PMD dalam laporannya.  </p>
<p>Ia juga mengatakan kegiatan Bursa Inovasi Desa menampilkan 41  menu inovasi. “Yang ditampilkan sebanyak 41 inovasi desa. Diantaranya, bidang Kewirausahaan atau ekonomi  ada 13 menu,  bidang sumber daya manusia ada 15 inovasi dan yang terakhir bidang infrastruktur sejumlah 13 menu inovasi,” paparnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin diwakili Dr H Agus Suwarjito MKes selaku Asisten II Bondowoso menyampaikan sambutan. ”Alhamdulillah Bondowoso masuk dalam 99 inovasi pelayanan publik, yakni program SAS (Siswa Asuh Sebaya), yang kita mulai sejak tahun 2011. Adapun inovasi PTD diaktifkan di desa-desa dalam 3 tahun terakhir dan berhasil masuk ke adalam 99 dalam perlombaan inovasi pelayanan public di tahun 2017 kemarin . Ini yang dselenggarakan oleh kemetrian aparatur Negara,” paparnya. </p>
<p>Keberhaslan ini, katanya, diharapkan  mampu memotivasi desa  untuk berinovasi. “Keberhasilan ini    sya harapkan mampu memotivasi desa  untuk berinovasi.  Dan dengan adanya bursa inovasi desa ini , diharapakan mampu memicu munculnya  inovasi secara partisipatif dan mampu membentuk hubungan dengan pemerintah desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan DD dan ADD hingga investasi desa,”harapnya.</p>
<p>Seperti yan diharapkan bersama,kata Asisten II ini,  Inovasi dari  desa bisa menghasilkan desa yang maju. “Desa harus banyak melakukan terobosan, dengan Forpimka , pendamping desa, dan elemen terkait. Oleh karena itu, saya menghimbau agar memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-bainya demi keberhasilan dari setiap usaha.  Untuk maju mari kita bekerja lebih keras melakukan yang terbaik bagi kita sendiri maupun bagi orang-orang disekitar kita.  Marilah kia bersama terus membangun desa demi terwujudnya masyarakat desa yang maju , mandiri dan bermartabat,” tutupnya. </p>
<p>Pantauan Memo X (Grup Memontum.com), kegiatan ini dihadiri 900an orang dari unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Kades, Ketua BPD, Tenaga Ahli, koordinator desa, dan TPID serta Tim Leader Konsultan wilayah 4 Jawa Timur Andry Dewanto Ahmad. Dalam acara ini juga diserahkan penghargaan kepada 4 orang pendamping desa yang berprestasi, diantaranya adalah Abdul Gafur Bakri Pendamping Desa Pemberdayaan Kecamatan Tapen peraih peringkat I pendamping desa terbaik tingkat Jatim 2018, selanjutnya Cuk Heri Suatmadi dari kecamatan Tegalampel, kemudian Fathor Rosi PLD kecamatan Maesan dan Desa Suger Lor sebagai peraih peringkat II desa Terbaik tingkat provinsi. <strong>(ifa/yan)</strong>                                                                                  </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">64098</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bursa Inovasi Desa di Jombang Targetkan Desa Mandiri dan Kreatif</title>
		<link>https://memontum.com/bursa-inovasi-desa-di-jombang-targetkan-desa-mandiri-dan-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2018 12:43:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Inovasi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62148-bursa-inovasi-desa-di-jombang-targetkan-desa-mandiri-dan-kreatif</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Bupati Jombang Munjidah Wahab, berharap kegiatan Bursa Inovasi Desa Jombang tahun 2018 mampu memberi inovasi desa. Dengan adanya inovasi yang lahir, maka diharapkan setiap desa akan menjadi desa yang mandiri dan kreatif. Sehingga melalui program tersebut, dapat menggerakkan ekonomi desa. Hal itu disampaikan Munjidah Wahab, usai membuka program bursa inovasi desa Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang </strong>&#8211; Bupati Jombang Munjidah Wahab, berharap kegiatan Bursa Inovasi Desa Jombang tahun 2018 mampu memberi inovasi desa. Dengan adanya inovasi yang lahir, maka diharapkan setiap desa akan menjadi desa yang mandiri dan kreatif. Sehingga melalui program tersebut, dapat menggerakkan ekonomi desa.</p>
<p>Hal itu disampaikan Munjidah Wahab, usai membuka program bursa inovasi desa Kabupaten Jombang yang dilaksanakan di ballroom hotel Yusro, Selasa (30/10/2018). &#8220;Kegiatan ini diharapkan mampu memberi inovasi desa, dengan adanya inovasi desa ini, sehingga desa dijombang ini supaya berinovasi menjadi desa yang mandiri,kreatif ini yg diharapkan untuk penggunaan dana add dan dd ,jadi ini supaya berkelanjutan,&#8221; ujar Munjidah Wahab.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-62150" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG20181030110125-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG20181030110125-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG20181030110125-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG20181030110125-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, Kokoh Irijanto ketua panitia Bursa Inovasi Desa mengatakan, bursa inovasi desa adalah satu kegiatan dari Program Inovasi Desa (PID). PID merupakan ruang pertukaran ide dan gagasan dari dan antar desa tentang berbagai kegiatan pembangunan yang bersumber dari Dana Desa. Ini bukan ruang bursa yang menampilkan barang atau produk yang sudah jadi.</p>
<p>Tidak ada transaksi secara ekonomis hanya gagasan pengalaman dari desa. Melalui BID tiap desa bisa mereplikasi atau mencontoh dan diterapkan di desanya sendiri sesuai dengan kebutuhannya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-62149" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG20181030110243-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG20181030110243-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG20181030110243-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG20181030110243-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kokoh menjelaskan , terdapat 80 item materi bursa yang disediakan dari Kabupaten Jombang dan kabupaten lain,semua materi tersebut terbagi menjadi empat puluh lima berbentuk tulisan dan 35 berbentuk video secara garis besar semua materi terangkum dalam 3 bidang diantarany yakni Pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan. Kemudian peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemenuhan dan peningkatan infrastruktur.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62148</post-id>	</item>
		<item>
		<title>‎ DPMD Bangkalan Luncurkan Bursa Inovasi Desa</title>
		<link>https://memontum.com/%e2%80%8e-dpmd-bangkalan-luncurkan-bursa-inovasi-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Dec 2017 14:40:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Inovasi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[DPMD Bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=16247</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8212; Sebagai komitmen dalam peningkatan dan kemajuan pembangunan desa, Dinas Pemberayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menggelar Program Inovasi Desa yang dikemas dengan tema &#8220;Bursa Inovasi Desa&#8221;.‎ Acara yang digelar di Gedung Serba Guna Rato Ebhu tersebut dihadiri oleh berbagai elemen, diantaranya; Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8212; Sebagai komitmen dalam peningkatan dan kemajuan pembangunan desa, Dinas Pemberayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menggelar Program Inovasi Desa yang dikemas dengan tema &#8220;Bursa Inovasi Desa&#8221;.‎ Acara yang digelar di Gedung Serba Guna Rato Ebhu tersebut dihadiri oleh berbagai elemen, diantaranya; Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa (PD), dan tokoh masyarakat serta beberapa perangkat yang berhubungan dengan pengembangan desa.</p>
<p>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Mulyanto Dahlan mengatakan, program Bursa Inovasi Desa tersebut merupakan program nasional melalui Kementerian Desa yang diselenggarakan di sekitar 150 kabupaten di Indonesia. Program tersebut diharapkan akan membawa dampak yang positif dalam pembangunan ekonomi bagi desa melalui pertukaran pengetahuan dari beberapa desa yang telah memiliki inovasi.</p>
<p>&#8220;Jadi Bursa Inovasi Desa itu adalah program yang memberikan ruang bagi desa untuk mempublikasikan karya karya inovatif desa sehingga dari kegiatan itu ada pertukaran perpaduan pengetahuan, bagaimana melakukan pembangunan di desa dan memajukan desa&#8221; kata Mulyanto, Jumat (29/12/2017).</p>
<p>Dia menjelaskan, pengembangan ekonomi desa tidak bisa dilakukan tanpa pengembangan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di desa-desa yang merupakan tonggak instrumen pembangunan, sehingga segala potensi yang ada di desa bisa terkelola dengan maksimal. Dengan demikian, pertukaran pengetahuan tidak bisa dihindari untuk mencapai tujuan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kan ada pertukaran nanti, bagaimana membangun ekonominya, infrastrukturnya, membangun pelayanan sosial di masyarakat, termasuk pengelolaan keuangan di desa nanti juga, jadi nanti juga akan disampaikan kepada perwakilan desa desa nanti&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Konsultan Nasional Program Bursa Inovasi Desa, Borni Kurnian menerangkan, kegiatan yang telah dilakukan di 3 kabupaten di Madura tersebut merupakan serangkaian program berkala untuk diaplikasikan di beberapa desa. Konsep itu diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam pembangunan desa, sehingga dapat beradaptasi dengan beberapa akses dengan pihak terkait.</p>
<p>&#8220;Seperti yang disampaikan tadi, bahwa ini berkaitan dengan inovasi desa, pelayanan dasar masyarakat, ada juga menu infrastruktur, ada sarana olahraga ada juga pengembangan ekonomi khusus kawasan pedesaan, itu yang dipromosikan kepada peserta&#8221; terangnya.</p>
<p>Dalam progaram itu, DPMD menyiapkan sekitar 50 menu yang telah berhasil dalam pembangunan desa yang melibatkan Satker dan Pendamping Desa (PD), sehingga program tersebut akan berdampak dalam peningkatan ekonomi desa serta merubah image perangkat desa yang selama ini dikonotasikan nagatif oleh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pelaksanaan undang-undang desa itu tidak hanya fokus kepada dana desanya, tapi lebih kepada kreatifitas pemerintahan desanya dalam membelanjakan anggaran dana desa sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat. Yang terpenting itu melahirkan inovasi,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Pemerintah menargetkan, program tersebut akan menghasilkan replikasi inovasi desa di tahun 2018, mengingat program itu diinisiasi oleh pemerintah sebagai pemerataan pembangunan yang dimulai dari desa sebagai lapisan masyarakat terendah.</p>
<p>&#8220;Targetnya, di 2018 akan ada replikasi dari inovasi desa, dan kedepannya ada pelipatgandaan atas program progaram inovasi di pedesaan&#8221; paparnya. <strong>(rid/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16247</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Cukup Pembangunan Fisik, Inovasi Desa Diperlukan Demi Percepatan Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/tak-cukup-pembangunan-fisik-inovasi-desa-diperlukan-demi-percepatan-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2017 13:59:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[APBDes]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Inovasi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[UU Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/16144-tak-cukup-pembangunan-fisik-inovasi-desa-diperlukan-demi-percepatan-pembangunan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Usai tiga tahun UU Desa diberlakukan, kecenderungan kegiatan pembangunan desa yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES) masih berkutat disektor fisik, berangkat dari kegelisahan itu, program inovasi desa hadir diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa menuju kesejahteraan masyarakat. Dalam acara Bursa Inovasi Desa Kabupaten Malang yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Usai tiga tahun UU Desa diberlakukan, kecenderungan kegiatan pembangunan desa yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES)  masih berkutat disektor fisik, berangkat dari kegelisahan itu, program inovasi desa hadir diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa menuju kesejahteraan masyarakat. </p>
<p>Dalam acara Bursa Inovasi Desa Kabupaten Malang yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang di Hotel Pujon Grand View,  Kamis (28/12/2017), diharapkan 33 Kecamatan dan 378 desa yang ada bisa bertukar inovasi dan ide-ide segar supaya pola pembangunan desa secepatnya mampu menuju apa yang diinginkan. Dari hasil pemantauan Tim Inovasi Desa (TID) pada 33 kecamatan di Kabupaten Malang terhadap 378 desa, menghasilkan rekaman dokumentasi. </p>
<p>Materi bursa dalam media inovasi dipilah oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) di masing-masing kecamatan, kemudian dipilih untuk di dokumentasikan diacara bursa. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_103453-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-16146" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_103453-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_103453-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_103453-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_103453-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /> </p>
<p>&#8220;Yang diharapkan, inovasi desa bisa terbaca secara variatif. Secara garis besar mencakup tiga katagori pertama, inovasi pada bidang infrstruktur, kedua inovasi kegiatan yang menitik beratkan pada nilai ekonomi, ketiga  inovasi berkaitan dengan sumber daya manusia serta pelayanan terhadap masyarakat,&#8221; ungkap Bambang Sumantri Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang kepada Memo X (Grup Memontum.com). </p>
<p>Hasil dokumentasi yang sudah dihimpun  tambah Bambang, ditampilkan dalam bursa inovasi desa. Melalui paparan video, banner inovasi, katalog inovasi desa, dan website inovasi Kabupaten Malang. </p>
<p>&#8220;Total peserta kali ini sekitar 1350 terdiri dari kepala desa se-Kabupaten Malang, BPD, diharapkan nanti bisa memberi ide baru serta memilih inovasi yang ditampilkan untuk direplikasikan ditempatnya masing-masing, hal utamanya pengembangan wisata desa,&#8221; imbuh Bambang. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_121923-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-16145" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_121923-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_121923-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_121923-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG_20171228_121923-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /> </p>
<p>Bambang menginginkan dari acara ini, desa di kabupaten menjadi ajang pertukaran ide antar desa yang hadir. Desa-desa, tambah Bambang, yang telah melakukan kegiatan-kegiatan inovatif dapat memperkuat kegiatannya pada tahun anggaran berikutnya. Bagi desa yang tertarik, dan ada kesesuaian dengan perencanaan di desanya, dapat berkomunikasi lebih jauh, dengan tujuan segera menjalankan kegiatan inovatif di desanya yang dibiayai oleh APBDES-nya ditahun mendatang. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16144</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
