<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Butuh Uluran Tangan Para Dermawan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/butuh-uluran-tangan-para-dermawan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Dec 2021 10:31:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Butuh Uluran Tangan Para Dermawan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bayi Tanpa Anus di Bondowoso Butuh Uluran Tangan Dermawan</title>
		<link>https://memontum.com/bayi-tanpa-anus-di-bondowoso-butuh-uluran-tangan-dermawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2021 10:31:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Tanpa Anus]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Butuh Uluran Tangan Para Dermawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160627</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Setiap orang tua pasti menginginkan anak yang lahir dengan kondisi fisik yang sempurna atau tanpa cacat. Namun, tidak demikian dengan Ibra, bayi yang ternyata lahir tanpa lubang anus. Balita usia 2 bulan yang lahir dari pasangan suami istri (Pasutri) Ahmad Rizal Guntur Rianto dan Lia Handanyani, warga Desa Pejaten RT04/RW01, Kecamatan Kota/Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Setiap orang tua pasti menginginkan anak yang lahir dengan kondisi fisik yang sempurna atau tanpa cacat. Namun, tidak demikian dengan Ibra, bayi yang ternyata lahir tanpa lubang anus.</p>



<p>Balita usia 2 bulan yang lahir dari pasangan suami istri (Pasutri) Ahmad Rizal Guntur Rianto dan Lia Handanyani, warga Desa Pejaten RT04/RW01, Kecamatan Kota/Kabupaten Bondowoso, ini tentu butuh uluran tangan untuk membantu keluarga dan sang Balita. Terlebih, untuk membantu proses operasi sang Balita.</p>



<p>Climate Change Frontier (CCF), yang merupakan salah satu komunitas di bidang sosial, pun tergerak menggalang bantuan dan dukungan dari para donatur untuk bersama saling bergandengan tangan membantu kelancaran operasi Ibra. &#8220;Disamping doa, dia juga butuh bantuan dana. Mari kita saling membantu untuk memberikan bantuan. Bantuan sekecil apapun, semoga bisa meringankan beban keluarga itu,” kata Founder CCF, Baskoro, Rabu (22/12/2021).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, CCF akan berusaha maksimal dengan berkeliling mencari penggalangan dana. Diantaranya, kepada Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Juragan 99 Foundation, WKRI dan Keluarga besar TNI Depo Pendidikan dan Belanegara (Dodik Bela Negara).</p>



<p>Baskoro menjelaskan, CCF sendiri juga berada di Malang, untuk menunggu Ibra. Disamping, juga turut terlibat dalam membantu recovery korban Gunung Semeru. Sekarang, CCF menggalang bantuan dan dukungan dari berbagai pihak untuk membantu Ibra. <strong>(zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160627</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dava Derita Usus Keluar Selama 11 Tahun, Butuh Uluran Tangan Para Dermawan</title>
		<link>https://memontum.com/dava-derita-usus-keluar-selama-11-tahun-butuh-uluran-tangan-para-dermawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2018 10:53:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Butuh Uluran Tangan Para Dermawan]]></category>
		<category><![CDATA[Dava Derita Usus Keluar Selama 11 Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=18189</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo&#8212;- Dava Andhika Putra sudah 11 tahun menderita Ofalokel (usus keluar dari perut). Meski menderita kelainan sejak usia dini, namun hingga kini bocah 12 tahun belum mendapatkan perawatan tim medis yang memadai. Oleh karenanya, meski berusia 12 tahun, aktivitas putra pertama pasangan suami istri (pasutri) Andi (38) dan Mike Hermawati (36) ini tidak bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo&#8212;-</strong> Dava Andhika Putra sudah 11 tahun menderita Ofalokel (usus keluar dari perut). Meski menderita kelainan sejak usia dini, namun hingga kini bocah 12 tahun belum mendapatkan perawatan tim medis yang memadai.</p>
<p>Oleh karenanya, meski berusia 12 tahun, aktivitas putra pertama pasangan suami istri (pasutri) Andi (38) dan Mike Hermawati (36) ini tidak bisa bergerak lincah seperti teman-teman sebayanya. Hal ini disebabkan penderita sakit langka itu, belum mendapatkan perawatan medis yang memadai. Hal ini disebabkan tidak memiliki kartu BPJS maupun Surat Keterangan Miskin (SKTM). Selama ini bocah malang ini, hanya dirawat kedua orangtuanya di kamar kos-kosan di JL Swadaya, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo yang serba terbatas itu.</p>
<p>&#8216;Belum ada bantuan sama sekali. Kami tidak memiliki kartu BPJS maupun SKTM,&#8217; terang Andi kepada Memo X, Senin (8/1/2018).</p>
<p>Lebih jauh bapak 3 anak ini mengaku tidak bisa mengurus BPJS karena penghasilannya serba pas-pasan. Pekerjaannya sebagai sopir freelance pendapatannya hanya sekitar Rp 50.000 sampai Rp 100.000 per hari. Namun hal itu tidak bisa rutin karena pekerjaannya tidak mengikat.</p>
<p>&#8216;Kalau ngurus BPJS kami tidak mampu membayar iurannya. Sudah pernah mengurus SKTM, di Madiun tapi kata Pak RT SKTM hanya untuk para lansia saja,&#8217; imbuh pria asal JL Kalingga RT 17, RW 06, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun ini.</p>
<p>Selama ini, pihak keluarga menutupi penderitaan Dava lantaran tidak mengetahui penyakit itu. Selama ini keluarganya hanya pasrah karena bingung dengan yang diderita bocah malang itu.</p>
<p>&#8216;Kami sudah pasrah. Karena tidak punya biaya lagi untuk merujuknya ke rumah sakit,&#8217; tegasnya.</p>
<p>Selama ini, kata Andi, putranya itu sudah pernah dibawa ke Rumah Sakit dr Soewandi Surabaya. Akan tetapi, usai diperiksa dirujuk ke RSU dr Soetomo, Surabaya.</p>
<p>&#8216;Tapi karena tak punya kartu BPJS dan SKTM, akhirnya dibawa pulang kembali,&#8217; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, rencananya para donatur bakal mengumpulkan donasi dan bantuannya untuk bocah malang ini. Harapannya, agar segera mendapatkan perawatan medis dan bantuan dari pemerintah baik itu Pemkab Sidoarjo maupun Pemkot Madiun karena keluarga penderita ini juga membutuhkan bantuan pemerintah. (wan/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18189</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
