<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Cabai Rawit &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cabai-rawit/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2023 12:04:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Cabai Rawit &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Harga Beras dan Cabai Rawit di Pasar Baru Lumajang Mulai Alami Kenaikan</title>
		<link>https://memontum.com/harga-beras-dan-cabai-rawit-di-pasar-baru-lumajang-mulai-alami-kenaikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2023 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[harga beras]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menjelang Ramadan 2023, harga bahan pokok di Kabupaten Lumajang, terpantau mengalami kenaikan pada sejumlah komoditas, terutama sembilan bahan pokok (sembako). “Hari ini, Forkopimda Plus Kabupaten Lumajang berkeliling ke pasar untuk monitor stok dan harga bahan pokok. Dari monitor ini, kami menemukan ada beberapa harga pangan yang mengalami kenaikan. Diantaranya, Cabai Rawit dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Menjelang Ramadan 2023, harga bahan pokok di Kabupaten Lumajang, terpantau mengalami kenaikan pada sejumlah komoditas, terutama sembilan bahan pokok (sembako).</p>



<p>“Hari ini, Forkopimda Plus Kabupaten Lumajang berkeliling ke pasar untuk monitor stok dan harga bahan pokok. Dari monitor ini, kami menemukan ada beberapa harga pangan yang mengalami kenaikan. Diantaranya, Cabai Rawit dan Beras,” ujar Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, saat Monitoring Stok dan Harga Komoditas Bahan Pokok bersama jajaran Forkopimda di Pasar Baru Lumajang, Jumat (10/2/2023) tadi.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang juga menyampaikan, bahwa adapun beberapa komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan, yakni Cabai Rawit yang sebelumnya harga Rp 49 ribu naik menjadi Rp 52 ribu. Kemudian, beras juga naik drastis, dari yang semula harga per kilogramnya Rp 10 ribu, sekarang naik menjadi Rp 12 ribu.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Dari pantauan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, Jumat (10/02/2023), tercatat harga Bawang Merah mengalami penurunan. Yakni, kemarin harga perkilogramnya Rp 34 ribu, sekarang menjadi Rp 33 ribu perkilogram.</p>



<p>Kemudian, untuk Bawang Putih juga mengalami penurunan harga. Yakni, yang kemarin harga perkilogramnya berkisar Rp 23.800, sekarang menjadi Rp 23.800 perkilogram. Untuk Gula Pasir, masih tetap pada harga Rp 13 ribu perkg, Daging Sapi Murni harga Rp 115 ribu perkg, Daging Ayam Broiler harga Rp 30 ribu perkg dan Daging Ayam Kampung harga Rp 51.667 perkg. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182991</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga Cabai Rawit Naik Drastis, Pedagang Situbondo Keluhkan Penurunan Omset</title>
		<link>https://memontum.com/harga-cabai-rawit-naik-drastis-pedagang-situbondo-keluhkan-penurunan-omset</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2022 11:44:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[cabai]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[harga cabai]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[harga naik]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[omset]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164886</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Harga cabai rawit di sejumlah Pasar Tradisional di wilayah Situbondo, mendadak naik dratis. Bahkan, saat ini harga cabai rawit ditingkat pedagang peracangan di Pasar Trasional, menembus di angka Rp 60 ribu untuk perkilogramnya. Padahal, sebelumnya pada pedagang menjual kepada para pembeli, sebesar Rp 35 ribu perkilogram. &#8220;Ya, harga cabai sekarang naik. Jika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Harga cabai rawit di sejumlah Pasar Tradisional di wilayah Situbondo, mendadak naik dratis. Bahkan, saat ini harga cabai rawit ditingkat pedagang peracangan di Pasar Trasional, menembus di angka Rp 60 ribu untuk perkilogramnya.</p>



<p>Padahal, sebelumnya pada pedagang menjual kepada para pembeli, sebesar Rp 35 ribu perkilogram. &#8220;Ya, harga cabai sekarang naik. Jika sebelumnya Rp 35 ribu, sekarang naik menjadi Rp 60 ribu,&#8221; kata Dian, salah seorang pedagang di Pasar Tradisional, Kelurahan/Kecamatan Panji, kepada memontum.com, Kamis (03/03/2022).</p>



<p>Sebelum harga cabai melejit, kata Dian, dalam satu minggu terakhir ini harga cabai tidak stabil alias naik-turun. &#8220;Kemarin harganya sempat Rp 45 ribu, lalu turun menjadi Rp 35 ribu dan sekarang naik lagi mencapai Rp 60 ribu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dian mengaku, dirinya tidak mengetahui secara pasti, penyebab naiknya harga cabai saat ini. Namun, dirinya menduga karena banyaknya permintaan cabai di luar Situbondo, yang membuat stoknya kini mulai berkurang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Saya tidak tahu, yang jelas stok cabai di Situbondo sedikit,&#8221; katanya.</p>



<p>Semenatara itu, lanjut Dian, untuk harga tomat, saat ini harganya justru turun menjadi Rp 6 ribu. Dari harga sebelumnya, yang sekitar Rp 8 ribu perkilogramya. Sedangkan untuk harga bawang merah, juga mengalami kenaikan sebesar Rp 3 ribu perkilogramnya.</p>



<p>&#8220;Sekarang harga bawang di pasar sebesar Rp 30 ribu perkilonya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditempat yang sama, Kiki Aulia, pedagang cabai juga menjelaskan, bahwa harga cabai merah besar juga naik hingga mencapai sebesar Rp 35 ribu dari harga sebelumnya yang hanya sebesar Rp 25 ribu perkilogramnya. &#8220;Kalau naiknya, berkisar Rp 10 ribu perkilonya,&#8221; kata pedagang yang selalu mengenakan jilbab ini. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164886</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Tutup Tahun 2021, Harga Cabai Rawit di Trenggalek Melambung</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-tutup-tahun-2021-harga-cabai-rawit-di-trenggalek-melambung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Dec 2021 13:21:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[cabai]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[harga cabai]]></category>
		<category><![CDATA[harga cabai meroket]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[harga naik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160957</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Menjelang penghujung tahun 2021, harga komoditas pertanian di Kabupaten Trenggalek, yakni cabai rawit melambung naik. Dari hasil pantauan di Pasar Basah Trenggalek, selain harga cabai rawit, beberapa kebutuhan pokok lain juga mengalami kenaikan. &#8220;Yang naik cukup tinggi adalah cabai rawit. Saat ini, harganya sudah mencapai Rp 85 ribu per kg,&#8221; ungkap salah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Menjelang penghujung tahun 2021, harga komoditas pertanian di Kabupaten Trenggalek, yakni cabai rawit melambung naik. Dari hasil pantauan di Pasar Basah Trenggalek, selain harga cabai rawit, beberapa kebutuhan pokok lain juga mengalami kenaikan.</p>



<p>&#8220;Yang naik cukup tinggi adalah cabai rawit. Saat ini, harganya sudah mencapai Rp 85 ribu per kg,&#8221; ungkap salah satu pedagang, Siti Fatimah, saat dikonfirmasi Rabu (29/12/2021).</p>



<p>Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang tahun baru 2022, memang terjadi hampir di seluruh daerah. Bahkan, tidak terkecuali di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Kalau harga cabai rawit mulai naik sejak beberapa minggu terakhir. Dan itu, kenaikannya bertahap&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Siti menjelaskan, kenaikan harga cabai rawit di awal Desember masih di kisaran Rp 25 ribu per kg. Namun, sepekan kemudian naik menjadi Rp 40 ribu sampai 60 ribu per kg. Hingga saat ini, harganya sudah tembus Rp 85 ribu per kg.</p>



<p>Ditanya soal minat pembeli pasca naiknya harga cabai, wanita berhijab ini menyebut, jika permintaan masyarakat pun menjadi menurun drastis. &#8220;Untuk pembelinya, ya menjadi sedikit menurun. Jika biasanya dalam sehari bisa habis 60 sampai 70 kg, pasca kenaikan hanya bisa menjual paling banyak 40 kg,&#8221; kata Siti.</p>



<p>Dirinya menyebut, jika kenaikan harga cabai rawit ini ditengarai akibat peralihan musim yang mengakibatkan suplay berkurang. &#8220;Mungkin masyarakat sudah paham, jika harga cabai akan naik. Jadi, mereka sudah menyiasati jauh-jauh hari sebelum harganya mahal,&#8221; paparnya. Masih terang Siti, saat harga cabai belum mahal, masyarakat utamanya penjual makanan akan menyetok dan menyimpan di lemari pendingin. Dengan begitu, cabai masih bisa lebih awet dan tahan lama. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160957</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga Cabai Rawit di Situbondo Merangkak Naik</title>
		<link>https://memontum.com/harga-cabai-rawit-di-situbondo-merangkak-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2021 11:44:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[cabai]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[harga cabai]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[harga naik]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159303</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Harga cabai rawit di Situbondo mulai merangkak naik dalam sepekan terakhir. Per hari ini atau Selasa (30/11/2021), harga cabai mencapai Rp 30 per kilogram. Padahal, dua hari sebelumnya, harga komoditi yang termasuk sayur-mayur itu, masih diangka Rp 25 ribu per kilogram. Pedagang sayur mayur di Pasar Mimbaan Baru, Situbondo, Haris (43), mengakui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Harga cabai rawit di Situbondo mulai merangkak naik dalam sepekan terakhir. Per hari ini atau Selasa (30/11/2021), harga cabai mencapai Rp 30 per kilogram. Padahal, dua hari sebelumnya, harga komoditi yang termasuk sayur-mayur itu, masih diangka Rp 25 ribu per kilogram.</p>



<p>Pedagang sayur mayur di Pasar Mimbaan Baru, Situbondo, Haris (43), mengakui dalam sepekan terakhir ini harga cabai mulai merangkak naik. &#8220;Saat ini harga cabai mencapai Rp 30 per kilogram. Padahal, dua hari lalu masih Rp 25 perkilogram,” ujar Haris, Selasa (30/11/2021).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Menurutnya, salah satu faktor yang menyebabkan naiknya harga cabai rawit, karena pasokan cabai mulai berkurang. Itu dikarenakan, banyaknya tanaman cabai yang rusak akibat musim hujan.</p>



<p>“Saat ini, stok cabai rawit mulai berkurang akibat banyaknya tanaman yang rusak akibat,” bebernya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159303</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beredar Video di Bondowoso, Satu Pick Up Cabai Rawit Dibuang ke Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/beredar-video-di-bondowoso-satu-pick-up-cabai-rawit-dibuang-ke-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Nov 2021 14:56:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuang ke Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158206</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Video berdurasi 30 detik yang berisi rekaman dua orang sedang membuang cabai rawit ke sungai, beredar viral di masyarakat Bondowoso. Aksi yang sengaja dibuat atau direkam oleh salah satu rekan pembuang cabai itu, terkesan kesal dengan kondisi cabai. Sebelum dibuang, cabai tersebut dimuat pick up terbuka dan ditutupi terpal. Kemudian, terlihat dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Video berdurasi 30 detik yang berisi rekaman dua orang sedang membuang cabai rawit ke sungai, beredar viral di masyarakat Bondowoso. Aksi yang sengaja dibuat atau direkam oleh salah satu rekan pembuang cabai itu, terkesan kesal dengan kondisi cabai.</p>



<p>Sebelum dibuang, cabai tersebut dimuat pick up terbuka dan ditutupi terpal. Kemudian, terlihat dua orang membuang cabai-cabai ke aliran sungai dengan menggunakan tangan kosong.</p>



<p>Dalam video tersebut tertulis &#8216;gembel Bondowoso ini bosss&#8217; dan kalimat &#8216;Ettotak lah boss (sudah dituang/dibuang bos). Meski belum diketahui dengan pasti video itu berlokasi di wilayah mana, namun video itu viral di masyarakat Bondowoso.</p>



<p>Sementara, logat bahasa yang digunakan adalah identik dari Bondowoso dan kondisi itu, juga dibenarkan oleh pernyataan Petani Cabai Bondowoso, Heri Masduki. Menurutnya, aksi itu akibat intensitas hujan tinggi, sehingga menyebabkan tanaman cabai banyak yang rusak.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kwalitas tanaman cabai menjadi sangat jelek dan harga turun sekarang,&#8221; kata Heri, Minggu (14/11/2021).</p>



<p>Ditambahkan, cuaca yang tidak bersahabat, membuat petani cabai merugi besar. Hujan bukan hanya turun pada pagi, namun sepanjang hari hingga malam hari. Dan turunnya hujan, tidak bisa diprediksi.</p>



<figure class="wp-block-video"><video controls src="https://memontum.com/wp-content/uploads/2021/11/Beredar-Video-di-Bondowoso-Satu-Pick-Up-Cabai-Rawit-Dibuang-ke-Sungai.mp4"></video></figure>



<p>Biasanya, kata Heri, November intensitas hujan mengurang. Tetapi yang terjadi sebaliknya. &#8220;Saya sendiri menanam cabai seluas 2 hektar. Akhir-akhir ini cuaca memang tidak menentu. Kondisi semakin parah, ketika harga cabai hanya Rp 2 ribu/kg. Jadi sekali lagi, kalau video yang viral tersebut berlokasi di Bondowoso, kemungkinan besar benar adanya,&#8221; tegasnya. Karena, sekali lagi dirinya menyampaikan, cuaca dan harga sangat tidak bersahabat dengan petani tebu. &#8220;Biaya menanam cabai sangat besar. Sehingga, kalau harga cabai Rp 2 ribu/kg, kembali modal saja sudah untung. Kalau rugi sudah pasti,” kata Heri mengakhiri komunikasi dengan wartawan Memontum.com. <strong>(sam/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158206</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warung Makanan di Probolinggo Keluhkan &#8216;Pedasnya&#8217; Harga Cabai</title>
		<link>https://memontum.com/warung-makanan-di-probolinggo-keluhkan-pedasnya-harga-cabai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2021 09:58:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[harga cabai]]></category>
		<category><![CDATA[harga naik]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan harga]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kronong]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136975</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Dampak melambungnya harga cabai mulai dirasakan para pedagang makanan hingga pemilik restoran. Ada yang memilih tak lagi menyediakan cabai. Ada pula yang terpaksa mengurangi keuntungan karena alasan persaingan bisnis. Tiningsih, pemilik warung makanan di sekitar Jalan Dr Saleh Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo hanya bisa mengeluh setiap berbelanja kebutuhannya akhir-akhir ini. Kenaikan harga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Dampak melambungnya harga cabai mulai dirasakan para pedagang makanan hingga pemilik restoran. Ada yang memilih tak lagi menyediakan cabai. Ada pula yang terpaksa mengurangi keuntungan karena alasan persaingan bisnis.</p>



<p>Tiningsih, pemilik warung makanan di sekitar Jalan Dr Saleh Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo hanya bisa mengeluh setiap berbelanja kebutuhannya akhir-akhir ini. Kenaikan harga cabai dinilainya sudah tidak masuk akal.</p>



<p>Menurutnya dengan uang belanja Rp 200 ribu, ia biasanya mendapatkan banyak bahan pokok. Namun belakangan, uang belanjanya itu hanya bisa untuk membeli cabai dan sedikit kebutuhan lainnya. “Masa kenaikan harga cabai bisa sampai 100 persen lebih,tapi gimana lagi,” terangnya gusar, Selasa (16/03)</p>



<p>Karena harga cabai terus naik, dia terpaksa menyediakan cabai rawit kurang dari biasanya sebagai pelengkap jajanan gorengan di warungnya. Sejak dua pekan lalu, dia mengganti dengan cabai rawit hijau dan juga kecap.</p>



<p>“Belanja cabai rawit merah biasanya Rp 40 ribu per kg, sekarang bisa sampe Rp 125 ribu per kg,” jelas Tiningsih.</p>



<p>Dia menuturkan, bukan hanya cabai yang harganya naik. Terong dan tomat juga mulai naik meskipun dirasanya masih masuk akal. Ia mengaku pendapatan setiap harinya mulai mengalami penurunan seiring naiknya harga bahan pokok.</p>



<p>“Saya selalu belanja di Pasar Tradisional. Kata pedagangnya, harga naik karena pengiriman yang telat dan akibat cuaca hujan juga, tapi kenaikan sekarang menurut saya tinggi sekali,” ujar dia.</p>



<p>Ia berharap kenaikan harga cabai segera teratasi. Jika berlangsung lebih lama, ia khawatir pendapatannya akan semakin berkurang. “Semoga pemerintah bisa ngasih pasokan lagi, biar penjual enggak ngap-ngapan,” pintanya.</p>



<p>Berbeda yang dilakukan pemilik warung soto, Yanto, Ia memilih mengurangi keuntungan ketimbang menaikkan harga jual ditengah ketatnya persaingan di antara sesama warung makan.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136894-harga-cabai-rawit-probolinggo-saingi-harga-daging-sapi#ixzz6pGdTCuqo" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Harga Cabai Rawit Probolinggo Saingi Harga Daging Sapi</a></strong></p>



<p>Dia mengatakan, kenaikan harga cabai sangat memberatkannya mengingat menu makanan yang dijualnya kebanyakan membutuhkan cabai. &#8220;Warung saya menjual soto ayam, yang&nbsp; selalu membutuhkan sambal pedas dalam jumlah banyak,&#8221; kata Yanto.</p>



<p>Dia mengaku tak bisa mengurangi takaran cabai dalam sambalnya karena akan mengurangi rasa pedas. Ia tak bisa menaikkan harga jual makanan karena mengingat banyaknya warung makan lain yang berjualan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia mengatakan, harga cabai rawit merah yang dibelinya di Pasar Kronong Mayangan saat ini mencapai Rp 125 ribu per kilogram. Sementara, cabai rawit hijau seharga Rp 40 ribu per kilogram.</p>



<p>Kenaikan harga cabai turut membuat para pedagang makanan lainnya menjerit. Salah satunya Ari, yang berjualan gado-gado di seputar swalayan. &#8220;Udah parah ini naiknya, kita yang jualan serba susah. “Belum menaikkan harga jual gado-gadonya karena takut pelanggan kabur. Strategi mengurangi cabai dalam komposisi makanan juga tak ia lakukan. Padahal, itu bisa dijadikan cara untuk menghemat modal. “Ya, ini risiko jualan namanya,&#8221; ucap Ari sembari terus tangannya sibuk memotong dan mengulek gado-gado. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136975</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sidak Cabai Pasar Probolinggo, Satgas Pangan Tak Temukan Adanya Penimbunan</title>
		<link>https://memontum.com/sidak-cabai-pasar-probolinggo-satgas-pangan-tak-temukan-adanya-penimbunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2021 12:43:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cabai]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Gagal Panen]]></category>
		<category><![CDATA[harga cabai]]></category>
		<category><![CDATA[Penimbunan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[satgas pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sidak Pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134936</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Satgas Pangan Kota Probolinggo sidak ke Pasar Baru untuk memantau tingginya harga cabai rawit. Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Kota AKP Heri Sugiono, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setiorini Sayekti, Kepala DKUPP, Fitriawati dan Kepala BPS, Heri Sulistio, Kamis (18/02). Pada bulan Januari lalu, komoditi utama masakan itu mengalami kenaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Satgas Pangan Kota Probolinggo sidak ke Pasar Baru untuk memantau tingginya harga cabai rawit. Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Reskrim Polres Probolinggo, Kota AKP Heri Sugiono, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setiorini Sayekti, Kepala DKUPP, Fitriawati dan Kepala BPS, Heri Sulistio, Kamis (18/02).</p>



<p>Pada bulan Januari lalu, komoditi utama masakan itu mengalami kenaikan harga cukup tinggi. Yakni kisaran Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogramnya. Tim mulai bergerak menemui pedagang sayuran, Husna, ( 40 ) warga Wonoasih. “Ini lomboknya ndak banyak ya? Apa memang ndak kulakan? Dan itu lomboknya ada campuran ijo-ijonya?,” tanya Asisten Rini, panggilannya, pada penjual paruh baya itu.</p>



<p>Husna pun menjawab ia tak membeli lombok pada tengkulak dengan jumlah besar, karena takut membusuk jika terlalu lama tidak laku terjual. Husna juga menjawab tidak mencampur lombok-lomboknya dan menjual lombok itu dengan harga Rp 85 ribu per kilogram. “Sudah turun ini jadi Rp 85 ribu, kemarin malah Rp 90 ribu. Sedangkan lombok hijau itu saya jual Rp 45 ribu per kilogram. Dan saya ngambilnya di Wilayah Bantaran,” terang Husna.</p>



<p>Selanjutnya tim beralih ke lapak milik Yulia, warga Kelurahan Kebonsari Kulon yang nampak sedang memetik tangkai lombok dan memisahnya pada tempat yang berbeda. Lombok milik Yulia pun terlihat lebih segar dan besar. “Kami memenuhi permintaan depot atau restoran. Saya menjual lombok ijo dengan harga Rp 40 ribu per kilogram. Kami mengambil dari Situbondo sebanyak 20 kilogram per hari. Dan stok lombok saya habis setiap hari,” urainya.</p>



<p>Tim juga melihat pedagang telur, Agus yang bentuk telurnya kecil-kecil. Agus mengatakan, harga telur mengalami kenaikan dari biasanya Rp 20 ribu per kilogram naik menjadi Rp 24 ribu per kilogram. “Stok berkurang diborong untuk distributor, makanya harganya naik. Adanya ya begini telurnya kecil-kecil. Saya ambil dari Tongas,” jawab pria berusia 43 tahun warga Mayangan itu.</p>



<p>Tiba di bidak H. Abdullah, nampak lombok merah besar kering dalam wadah besar itu menjadi perhatian tim satgas pangan. “Lombok besar kering ini harganya Rp 55 ribu per kilogram. 10 kilogram lombok merah basah hanya jadi 1 kilogram lombok kering,” jelasnya.</p>



<p>Tak hanya lombok dan telur yang menjadi sasaran tim gabungan. Komoditas kedelai pun jadi sorotan. Toko Dunia Krupuk milik Halim Sucahyadi, yang menjual kedelai dalam karung menjual kedelai ecer Rp 10 ribu, pembelian minimal 10 kilogram dijual seharga Rp 9.700 per kilogram. “Saya mengambil distributor dari Surabaya, dari gudang Margomulyo dan Romo Kalisari. Ambil 100 ton, habis 2 minggu. Ini kedelai impor semua dari Argentina, Brasil, Kanada, Amerika,” jawabnya.</p>



<p>Masih menurut Halim, kedelai lokal di Kota Probolinggo sudah tidak ada lagi. “Dulu ada di Dringu &nbsp;banyak petani menanam kedelai seluas 1 hektar, namun panen tidak sampai 1 ton ya rugi. Mereka memilih menanam beras atau jagung yang lebih menguntungkan,” urainya.</p>



<p>Selain itu, Halim juga menjual kulit ari kedelai seharga Rp 6.500 per kilogram. “Kulit ari kedelai untuk campuran tempe atau pakan ternak burung,” sambungnya.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134911-kemacetan-jalan-di-pasar-baru-probolinggo-jadi-perhatian-satpol-pp#ixzz6mpHRRAvv" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Kemacetan Jalan di Pasar Baru Probolinggo jadi Perhatian Satpol PP</a></strong></p>



<p>Menindaklanjuti hasil sidak pasar, Kasatreskrim, AKP Heri Sugiono, menyimpulkan tidak adanya penimbunan pada komoditi cabai di wilayah kerjanya. Ia pun menganggap kenaikan harga cabai lantaran dipicu oleh terbatasnya stok, seperti stok dari Surabaya beralih tanaman.</p>



<p>Hal senada juga diungkap Kepala DKUPP Fitriawati terkait sidak pasar pada beberapa komoditi yang menjadi keluhan masyarakat. “Stok dari luar berkurang, produksi dari petani juga banyak yang gagal panen,” ungkapnya.</p>



<p>Fitriawati juga menjelaskan perbedaan harga di masing-masing penjual, yang menjual harga cabai rawit seharga Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. “Ya yang saya lihat tadi, kualitas juga menentukan. Tadi yang bagus-bagus mahal sampai dijual Rp 100 ribu, selain itu juga harga dari distributor juga menentukan. Karena dari pantauan kami ada distributor dari Surabaya, Situbondo hingga yang terdekat wilayah kabupaten Probolinggo. Namun yang dari wilayah kabupaten cuma sedikit yang dikirim,” tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala BPS Heri Sulistio mengharapkan sidak pasar kali ini bisa mengetahui secara mendalam dari harga yang berbeda di setiap penjual komoditi pasar. “Nanti TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) tentunya akan mengkaji dan mengambil langkah-langkah sehingga nanti kita bisa mengambil kebijakan yang bagus untuk Pemerintah Kota Probolinggo,” harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Asisten Rini menjelaskan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Probolinggo, khususnya TPID yang memang salah satu tugasnya adalah memantau indikator-indikator ekonomi yang ada. “Salah satunya adalah inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga beberapa komoditi. Tentunya kami akan melibatkan kepolisian jika ada kecurangan terjadi seperti penimbunan. Tapi jika itu adalah rantai perdagangan, harga melambung tinggi, produsen terbatas, kami akan mengkomunikasikan dengan distributor daerah lain. Istilahnya kami juga berjejaring untuk mengirimkan barangnya ke Kota Probolinggo,” urainya. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134936</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Pergantian Tahun, Harga Cabai Rawit Melonjak</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-pergantian-tahun-harga-cabai-rawit-melonjak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2021 11:28:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131302</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Memasuki awal tahun 2021, sejumlah komoditi sayuran mengalami kenaikan harga. Salah satunya, yaitu harga cabai rawit yang harganya kian melambung pada sejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo. “Memang akhir-akhir ini harga cabai rawit mengalami kenaikan. Kenaikan ini, sudah hampir sepekan. Kemungkinan, faktor cuaca hujan, yang mengakibatkan naiknya harga. Karena, tanaman cabai akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Memasuki awal tahun 2021, sejumlah komoditi sayuran mengalami kenaikan harga. Salah satunya, yaitu harga cabai rawit yang harganya kian melambung pada sejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo.</p>
<p>“Memang akhir-akhir ini harga cabai rawit mengalami kenaikan. Kenaikan ini, sudah hampir sepekan. Kemungkinan, faktor cuaca hujan, yang mengakibatkan naiknya harga. Karena, tanaman cabai akan mengalami kerusakan di tingkat petani”, ujar salah satu pedagang di PPP Mayangan Kecamatan Mayangan, Illa, Senin (04/01) tadi.</p>
<p>Seorang petani, Paiman, menjelaskan bahwa salah satu penyebab kenaikan harga cabai yaitu faktor iklim dan cuaca yang terjadi di bulan November hingga Desember.</p>
<p>“Saya yang biasanya bisa panen kurang lebih 1 kuintal sekali, kini hanya bisa panen sekitar 40 persennya dari luas lahan 1000 meter persegi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Faktor cuaca dan iklim, tambahnya, menyebabkan cabai menjadi berjamur yang tidak bisa dijual kepada pemasok atau langsung kepada konsumen.</p>
<p>&#8220;Sekarang harga cabai dari petani sudah tembus sekitar Rp 50.000 hingga Rp 55.000, perkilogram atau kg. Kalau di pasar sekarang, sudah Rp 65.000 hingga Rp70.000,-/kg,” jelasnya.</p>
<p>Paiman menambahkan, permintaan pasokan cabai yang banyak dan jumlah barang yang tersedia hanya sedikit disebabkan oleh curah hujan yang tinggi juga bisa menjadi pemicu utama dalam kenaikan harga cabai rawit kali ini.</p>
<p>Menurutnya, belum ada upaya dari pemerintah untuk menanggulangi masalah tersebut. Petani pun berharap pemerintah bisa memberikan solusi untuk permasalahan jamur pada tanaman cabai,” ujarnya. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131302</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
