<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>cak dan yuk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cak-dan-yuk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Apr 2021 13:42:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>cak dan yuk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cak Rizky dan Yuk Rizka  Duta Wisata Gresik tahun 2017</title>
		<link>https://memontum.com/cak-rizky-dan-yuk-rizka-duta-wisata-gresik-tahun-2017</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Nov 2017 15:52:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[cak dan yuk]]></category>
		<category><![CDATA[duta wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Gresik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=5816</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Meski Cak Rizky dan Yuk Rizka menempuh pendidikan yang sama di Universitas Airlangga Surabaya. Namun keduanya berasal dari kecamatan yang berbeda. Cak Rizky Agus Parjiono berasal dari Wilayah Kecamatan Dryorejo, sedangkan Yuk Rizka Para Nabilah berasal dari Kecamatan Manyar Gresik. Mereka berhasil terpilih sebagai Duta Wisata Gresik Tahun 2017 di Gedung Wahana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8212; Meski Cak Rizky dan Yuk Rizka menempuh pendidikan yang sama di Universitas Airlangga Surabaya. Namun keduanya berasal dari kecamatan yang berbeda. Cak Rizky Agus Parjiono berasal dari Wilayah Kecamatan Dryorejo, sedangkan Yuk Rizka Para Nabilah berasal dari Kecamatan Manyar Gresik. </p>
<p>Mereka berhasil terpilih sebagai Duta Wisata Gresik Tahun 2017 di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) II di Jalan Jaksa Agus Suprapto Sabtu (11/10) malam. Penobatan sebagai Cak Yuk Gresik 2017 ini diberikan oleh Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim.</p>
<p>	Keduanya terpilih setelah menyisihkan 206 peserta lain se Kabupaten Gresik. Pada malam final ini, keduanya juga telah menyisihkan 15 pasang finalis yang lain.</p>
<p>	Agenda perjalanan menuju juara memang panjang. Sejak awal mendaftar pada Sepetember 2017 sampai dinobatkan, tak kurang dari 70 hari waktu tersita untuk kontes ini. Hal ini sempat menjadi perhatian Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto saat menyampaikan sambutan. </p>
<p>“Kami berharap dengan waktu yang panjang ini, maka para peserta duta wisata ini bisa betul-betul mendapat ilmu yang bermanfaat untuk bekal hidupnya. Jangan sampai setelah waktu belajarnya terganggu, tapi dia tidak dapat manfaat,” tegas Sambari.</p>
<p>	Bupati juga meminta kepada panitia, pada penyelenggaraan selanjutnya agar lebih ada perbaikan peningkatan materi. Kurikulum diperbaiki dan harus ada silabus agar penampilan peserta terlihat lebih cerdas dan bagus ditonton.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5816</post-id>	</item>
		<item>
		<title>30 Finalis Cak dan Yuk Bertemu Bupati Gresik</title>
		<link>https://memontum.com/30-finalis-cak-dan-yuk-bertemu-bupati-gresik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Nov 2017 02:22:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[cak dan yuk]]></category>
		<category><![CDATA[duta wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gresik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/3798-30-finalis-cak-dan-yuk-bertemu-bupati-gresik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Para finalis Cak dan Yuk Gresik berkesempatan berkunjung ke kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Mereka ditemui secara langsung oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Drs. Mighfar Syukur di ruang Graita Eka Praja, Jumat (03/11/2017). Sebanyak 30 duta wisata Kabupaten Gresik yang tergabung dalam finalis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Para finalis Cak dan Yuk Gresik berkesempatan berkunjung ke kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Mereka ditemui secara langsung oleh Bupati Gresik Dr. H. Sambari Halim Radianto didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Drs. Mighfar Syukur di ruang Graita Eka Praja, Jumat (03/11/2017).</p>
<p>Sebanyak 30 duta wisata Kabupaten Gresik yang tergabung dalam finalis Cak dan Yuk tersebut terlihat asyik berdiskusi dengan orang nomer satu di jajaran pemerintahan Kabupaten Gresik itu.</p>
<p>Mereka nampak bertanya jawab terkait dengan pengembangan wisata dan disertai dengan langkah-langkah pemerintah untuk mengembangkan potensi wisata di wilayah kabupaten Gresik.</p>
<p>Seperti halnya dialog antara Nur Hadi Priyanto dengan Bupati Sambari. Dia berdiskusi terkait dengan penerapan halal life style atau perilaku hidup syariah yang diterapkan di kota-kota besar di Indonesia, terutama di daerah wisata. “Apakah di Gresik juga sudah menerapkanhalal life style terhadap wisatawan yang hendak berkunjung di kabupaten Gresik,” tanya Nur Hadi.</p>
<p>Sebab menurut Nur Hadi, Kabupaten Gresik merupakan kota dengan wisata yang berwawasan religi sehingga perlu diterapkan dan dikembangkan perilakuhalal life style di kabupaten ini.</p>
<p>Terkait dengan hal tersebut, Bupati Sambari menjelaskan bahwa di Gresik memang dikenal dengan sebutan kota wali dan kota santri sehingga, pemerintah Kabupaten Gresik hingga saat ini selalu berupaya mempertahankan kearifan lokal.</p>
<p> “Ya meskipun belum ada himbauan resmi dari pemerintah, namun pola hidup atau yang anda sebut halal life style tadi memang muncul dari kesadaran masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung di kabupaten Gresik ini,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3798</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
