<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>campaign &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/campaign/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2026 03:23:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>campaign &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Putus Rantai Penularan, Dinkes Kota Malang Siap Laksanakan Catch Up Campaign Campak Mulai 1 April</title>
		<link>https://memontum.com/putus-rantai-penularan-dinkes-kota-malang-siap-laksanakan-catch-up-campaign-campak-mulai-1-april</link>
					<comments>https://memontum.com/putus-rantai-penularan-dinkes-kota-malang-siap-laksanakan-catch-up-campaign-campak-mulai-1-april#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[campaign]]></category>
		<category><![CDATA[Campak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[laksanakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penularan]]></category>
		<category><![CDATA[rantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231383</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siap melaksanakan program Catch Up Campaign (CUC) atau kampanye pengejaran imunisasi campak, mulai Rabu (01/04/2026) besok. Langkah tersebut diambil, sebagai respon cepat terhadap Surat Edaran (SE) Kemenkes RI mengenai peningkatan kewaspadaan penyakit campak. Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa ada sebanyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siap melaksanakan program Catch Up Campaign (CUC) atau kampanye pengejaran imunisasi campak, mulai Rabu (01/04/2026) besok. Langkah tersebut diambil, sebagai respon cepat terhadap Surat Edaran (SE) Kemenkes RI mengenai peningkatan kewaspadaan penyakit campak.</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa ada sebanyak 16 Puskesmas di wilayah Kota Malang yang telah disiagakan untuk melaksanakan pendataan dan penyuntikan vaksin bagi kelompok rentan. &#8220;Insyaallah, mulai 1 April besok kita laksanakan di 16 puskesmas, sampai dengan satu bulan. Sasarannya sekitar 13 ribu anak yang akan kami screening terlebih dahulu,&#8221; ujar Husnul saat ditemui, Selasa (31/03/2026) tadi.</p>



<p>Berbeda dengan program Outbreak Responses Immunization (ORI) yang menyasar semua orang tanpa memandang status vaksinasi, metode CUC bersifat lebih spesifik. Program ini, menyasar anak usia 9 bulan hingga 13 tahun yang status imunisasinya belum lengkap atau terlewat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;CUC ini istilahnya untuk menyulam bagi sasaran yang belum mendapatkan vaksinasi campak. Jadi kita screening dulu, yang sudah lengkap tidak (divaksin) lagi. Targetnya mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok minimal 95 persen,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Husnul menegaskan, langkah masif ini sangat krusial mengingat Kota Malang merupakan daerah dengan tingkat mobilisasi masyarakat yang sangat tinggi. Hal ini menyebabkan potensi transmisi virus melalui saluran pernapasan menjadi lebih cepat.</p>



<p>Meskipun sasaran utama vaksinasi adalah anak-anak, Husnul juga mengimbau kelompok dewasa untuk kembali memperketat protokol kesehatan layaknya masa pandemi Covid-19. &#8220;Jika kondisi badan tidak sehat, usahakan tidak beraktivitas di luar atau di ruang tertutup yang banyak orang. Kami juga sudah meminta teman-teman nakes untuk menjaga diri karena campak ini bukan lagi penyakit biasa,&#8221; imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/putus-rantai-penularan-dinkes-kota-malang-siap-laksanakan-catch-up-campaign-campak-mulai-1-april/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabupaten Jember Sabet Juara III Best Marketing Campaign di East Java Tourism Marketing Award 2025</title>
		<link>https://memontum.com/kabupaten-jember-sabet-juara-iii-best-marketing-campaign-di-east-java-tourism-marketing-award-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[campaign]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226815</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sukses kembangkan pariwisata, Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berhasil menyabet penghargaan Juara III dalam kategori Best Marketing Campaign pada ajang bergengsi East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2025. Penganugerahan ini, berlangsung meriah di Balai Pemuda Surabaya, kawasan Alun-Alun Surabaya, Rabu (15/10/2025) tadi. Penghargaan itu, diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sukses kembangkan pariwisata, Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berhasil menyabet penghargaan Juara III dalam kategori Best Marketing Campaign pada ajang bergengsi East Java Tourism Marketing Award (EJTMA) 2025. Penganugerahan ini, berlangsung meriah di Balai Pemuda Surabaya, kawasan Alun-Alun Surabaya, Rabu (15/10/2025) tadi.</p>



<p>Penghargaan itu, diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sebagai bentuk apresiasi kepada kabupaten atau kota di Jawa Timur, yang memenuhi beberapa kriteria. Diantaranya adalah, daerah yang dinilai memiliki strategi pemasaran pariwisata unggul, inovatif dan berdampak nyata terhadap pengembangan destinasi daerah.</p>



<p>Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evi Afiana Sari, dalam momen itu hadir di malam puncak penganugerahan. Penghargaan tersebut, diterima langsung Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bobby menjelaskan, bahwa Jember telah melalui rangkaian proses penilaian yang ketat. “EJTMA 2025 yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, puncaknya kemarin tanggal 15 Oktober 2025 di Alun-alun Kota Surabaya,” kata Bobby, Kamis (16/10/2025) tadi.</p>



<p>Proses penilaian, menurut Bobby, dimulai dari tahap seleksi berkas dan Kabupaten Jember lolos dalam 20 terbaik. Proses penilaian, dilanjutkan dengan paparan dan wawancara, hingga tahapan besar yaitu kunjungan lapangan (cek lapang) oleh tim juri di Kabupaten Jember.</p>



<p>&#8220;Penilaian untuk Jember di kategori Best Marketing Campaign ini mendapatkan Juara III. Penghargaan ini, merupakan satu prestasi bagi teman-teman di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, untuk terus memberikan semangat berinovasi sekaligus dalam mempromosikan pariwisata Kabupaten Jember,” ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bawaslu Kota Malang Tertibkan APK yang Diduga Black Campaign</title>
		<link>https://memontum.com/bawaslu-kota-malang-tertibkan-apk-yang-diduga-black-campaign</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu]]></category>
		<category><![CDATA[campaign]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tertibkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216485</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang menertibkan sekitar puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga mengandung unsur black campaign (kampanye hitam, red) di beberapa wilayah Kota Malang. Beberapa wilayah yang dilakukan penertiban, diantaranya seperti di Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang menertibkan sekitar puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) yang diduga mengandung unsur black campaign (kampanye hitam, red) di beberapa wilayah Kota Malang. Beberapa wilayah yang dilakukan penertiban, diantaranya seperti di Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Blimbing, Kota Malang.</p>



<p>Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Malang, M Hasbi Ash Shiddiqy, menyampaikan bahwa laporan terkait APK yang diduga bermuatan negatif mulai diterima sejak Senin (11/11/2024) lalu. Sehingga, dilakukan penindakan dengan cepat untuk ditertibkan oleh Bawaslu Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Salah satu laporan pertama berasal dari Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang dan langsung ditindaklanjuti oleh Panwaslu Kecamatan dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dengan melakukan penertiban. Kami pastikan, bahwa APK tersebut telah dilepas,&#8221; jelas Hasbi, Kamis (14/11/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, sampai dengan saat ini juga masih ditemukan APK serupa di Kecamatan Blimbing. Namun, itu juga segera ditertibkan oleh Panwaslu dan PKD Kecamatan Blimbing.</p>



<p>&#8220;PKD di seluruh Kecamatan Blimbing juga melakukan penertiban APK yang diduga mengandung unsur black campaign,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, untuk data awal total APK yang telah ditertibkan ada sebanyak 27 di wilayah Sawojajar. Sementara, data jumlah keseluruhan APK di wilayah lainnya masih dalam proses rekapitulasi.</p>



<p>&#8220;Kalau untuk keseluruhan masih belum kita rekap. Tetapi kami dari Bawaslu Kota Malang akan selalu mengawasi seluruh tahapan kampanye agar tetap bersih dari kampanye hitam, demi menjaga kondusivitas Pilkada Serentak 2024 di Kota Malang,&#8221; imbuh Hasbi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216485</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
