<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>capai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/capai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Jul 2023 10:08:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>capai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rumah Warga di Palengaan Pamekasan Ludes Terbakar, Kerugian Ditafsir Capai Rp 1 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-warga-di-palengaan-pamekasan-ludes-terbakar-kerugian-ditafsir-capai-rp-1-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[capai]]></category>
		<category><![CDATA[ditafsir]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ludes]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[palengaan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193553</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Diduga akibat hubungan arus pendek, rumah milik Mukrab (60), warga Dusun Wak-Duwek, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, ludes terbakar, Selasa (18/07/2023) pagi. Anak korban, Suniyah, mengatakan bahwa kejadian itu baru diketahuinya saat berada di depan rumah. Saat itu, dirinya melihak percikan api dari lampu rumah sebelah Barat. Kemudian, api menyebar ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Diduga akibat hubungan arus pendek, rumah milik Mukrab (60), warga Dusun Wak-Duwek, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, ludes terbakar, Selasa (18/07/2023) pagi.</p>



<p>Anak korban, Suniyah, mengatakan bahwa kejadian itu baru diketahuinya saat berada di depan rumah. Saat itu, dirinya melihak percikan api dari lampu rumah sebelah Barat. Kemudian, api menyebar ke sebelah Timur.</p>



<p>&#8220;Saya melihat percikan api dari lampu atas di rumah sebelah Barat. Kemudian, langsung menyebar ke rumah sebelah Timur. Apipun langsung membakar semua barang yang ada di dalam rumah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Palengaan, AKP Junaidi, menyampaikan kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00. Pemicunya, diduga akibat arus pendek lantaran hubungan arus pendek.</p>



<p>&#8220;Iya tadi pagi, jam 10.00. Rumah Pak Mukrab terjadi kebakaran, diduga akibat percikan api yang berasal dari korsleting listrik,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan AKP Junaidi, saat kejadian berlangsung, warga berdatangan membantu memadamkan api dengan air seadanya. Selang waktu 30 menit kemudian, mobil Damkar Kabupaten Pamekasan datang melakukan pemadaman. Apipun akhirnya berhasil dipadamkan pukul 11.00.</p>



<p>&#8220;Adapun yang terbakar yaitu tiga buah rumah kayu lokal beserta isinya. Kemudian, dilaporkan juga berupa uang ditaksir sebesar Rp 1,035 miliar, yang terdiri dari emas dan barang berharga lain,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Saat ini, pihaknya melakukan langkah-langkah lanjutan dan mengevakuasi korban dan beberapa barang yang tersisa. &#8220;Kami lakukan tindakan lanjutan dan saat ini korban serta barang berharga yang tersisa sudah kami evakuasi,&#8221; jelasnya.<strong> (azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193553</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendapatan Daerah Kota Malang Tahun 2022 Capai Target, Angka Silpa Masih Jadi Sorotan DPRD</title>
		<link>https://memontum.com/pendapatan-daerah-kota-malang-tahun-2022-capai-target-angka-silpa-masih-jadi-sorotan-dprd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[angka]]></category>
		<category><![CDATA[capai]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[masih]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[Silpa]]></category>
		<category><![CDATA[sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191949</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Malang Tahun 2022 di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Selasa (27/06/2023) siang. Paripurna itu, dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Asmualik, dan dihadiri Wakil Wali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Malang Tahun 2022 di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Selasa (27/06/2023) siang. Paripurna itu, dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Asmualik, dan dihadiri Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, perwakilan Forkopimda Kota Malang, seluruh anggota DPRD Kota Malang dan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang.</p>



<p>Dalam laporan yang dibacakan Wawali Sofyan Edi Jarwoko, disampaikan bahwa pendapatan daerah Kota Malang ditargetkan sebesar Rp 2,68 triliun dan mampu terealisasi Rp 2,171 triliun, atau sebesar 104,98 persen. Sehingga, angka tersebut melampaui target, yaitu sebesar Rp 103 miliar. Dari angka tersebut, hampir 90 persen atau 85,96 persen mampu terserap untuk belanja daerah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Tadi disampaikan bahwa pendapatan mencapai 104 persen dari rencana yang sudah disepakati bersama dan hampir 90 persen belanja bisa terserap. Namun, ada bagian penting yang tidak terserap, itu karena ada efisiensi, kedua karena ada program yang tidak terealisasi,” jelas Bung Edi-sapaannya.</p>



<p>Pihaknya memberikan contoh, apabila program yang tidak terealisasi yaitu seperti pembebasan lahan parkir yang berada di kawasan Kayutangan Heritage. Hal tersebut, menurutnya bagus, sehingga Pemkot Malang dianggap tidak mengalami kesalahan.</p>



<p>“Itu sudah dianggarkan tetapi ketika pelaksanannya ada kesalahan, contohnya pembebasan lahan tadi, sebaiknya tidak dilaksanakan dan itu adalah bagus. Sehingga kami tidak mengalami kesalahan,” katanya.</p>



<p>Sehingga, menurutnya mulai dari proses perencanaan, hingga proses pelaksanaan itu harus betul-betul benar. Mulai dari sisi pendapatan, dan belanja harus dilakukan kontrol pengawalan. Baik di setiap bulannya, atau pun ditiap triwulannya.</p>



<p>“Saya kira ini butuh dukungan bersama terutama dari bapak ibu DPRD Kota Malang. Kita harapkan nantinya dari tahun ke tahun pelaksanaan APBD ini semakin baik, semakin bagus, sehingga menjadi dasar dalam rangka untuk penyusunan, pelaksanaan APBD ke depan,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Asmualik, masih menyoroti tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang masih diangka Rp 460 miliar, dimana itu dianggap masih cukup tinggi. Sehingga, perlu didalami apa penyebabnya dan bagaimana dengan perencanaan yang dilakukan Pemkot Malang.</p>



<p>“Sehingga harapan kami Silpa itu semakin menurun sehingga dana itu betul-betul terserap dan dimanfaatkan oleh masyarakat atas ketepatan dalam perencanaan kita dalam anggaran setiap tahunnya. Ini masih kita dalami, dan kita juga mau membandingkan per tahunnya,” ujar Asmualik.</p>



<p>Kemudian, dikatakan jika Silpa tersebut dari awal sudah mulai di soroti. Di tahun ketiga ini, menurutnya sudah mengalami penurunan. Namun, angka tersebut masih tinggi, sehingga perlu dilakukan pendalaman kepada komisi-komisi DPRD Kota Malang.</p>



<p>“Sebenarnya sudah mulai turun, karena kan dulu sempat hampir Rp 700 miliar. Nah, ini sudah di bawah Rp 500 miliar. Memang masih besar, tapi ada kecenderungan turun. Makanya ini kita dalami dan petakan terus. Karena harapannya dapat semakin turun,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191949</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
