<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Cari Kayu Bakar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cari-kayu-bakar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Apr 2021 14:44:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Cari Kayu Bakar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cari Kayu Bakar, Tewas Tersengat Listrik</title>
		<link>https://memontum.com/cari-kayu-bakar-tewas-tersengat-listrik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jan 2018 05:33:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Cari Kayu Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Tewas Tersengat Listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=22728</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek&#8212;Naas menimpa salah satu petani di Kota Tempe Kripik, pasalnya ia harus meregang nyawa lantaran tersengat aliran listrik. Banimun (62) seorang warga asal Dusun Sambeng Rt 20 Rw 04 Desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek ditemukan tewas setelah tersengat aliran listrik di area pekarangan rumahnya. Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian naas tersebut terjadi pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek&#8212;</strong>Naas menimpa salah satu petani di Kota Tempe Kripik, pasalnya ia harus meregang nyawa lantaran tersengat aliran listrik. Banimun (62) seorang warga asal Dusun Sambeng Rt 20 Rw 04 Desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek ditemukan tewas setelah tersengat aliran listrik di area pekarangan rumahnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian naas tersebut terjadi pada Sabtu (27/1/2018) sekira pukul 16.00 WIB. Berawal saat korban hendak pergi ke pekarangan yang letaknya kurang lebih 800 meter dari rumahnya.</p>
<p>Saat dikonfirmasi, Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo melalui Kasubag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi membenarkan adanya kejadian tersebut. &#8220;Memang benar telah ditemukan orang meninggal dunia lantaran tersengat aliran listrik di pekarangan rumahnya, &#8221; ungkapnya Minggu (28/01).</p>
<div id="attachment_22724" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/22719-perawat-cabul-di-national-hospital-ternyata-asisten-dokter-anastesi/img-20180128-wa0035-copy" rel="attachment wp-att-22724"><img aria-describedby="caption-attachment-22724" decoding="async" class="wp-image-22724 size-full" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180128-WA0035-copy.jpg?resize=500%2C281&#038;ssl=1" alt="Proses visum luar terhadap jenazah korban oleh pihak kepolisian bersama tim medis" width="500" height="281" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180128-WA0035-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180128-WA0035-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180128-WA0035-copy.jpg?resize=200%2C112&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-22724" class="wp-caption-text">Proses visum luar terhadap jenazah korban oleh pihak kepolisian bersama tim medis</p></div>
<p>Saat di pekarangan rumah, korban hendak memotong kayu jenis pucung dengan tujuan untuk kayu bakar. Namun kayu yang ditebang tersebut jatuh dan mengenai kabel Wifi milik anaknya yang bernama Sukarji. Selanjutnya korban kembali kerumah guna mengambil tangga bambu dan sebuah tang.</p>
<p>Ditambahkan Supadi, akan tetapi korban yang sebelumnya mematikan sekering listrik bukanlah aliran listrik sambungan kabel Wifi. Hingga mengakibatkan korban tersengat aliran listrik dengan luka bakar yang ada di punggung dan selangkangan.</p>
<p><a href="https://memontum.com/22719-perawat-cabul-di-national-hospital-ternyata-asisten-dokter-anastesi/img-20180128-wa0034-copy" rel="attachment wp-att-22723"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-22723" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180128-WA0034-copy.jpg?resize=500%2C375&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="375" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180128-WA0034-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180128-WA0034-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180128-WA0034-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a><br />
&#8220;Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh istri korban yang bernama Misri. Dan selanjutnya melaporkannya ke pihak kepolisian guna dilakukan proses evakuasi. Dari hasil visum luar, tidak ditemukan adanya tanda &#8211; tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban,hanya terdapat bekas luka bakar akibat sengatan listrik, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Lebih lanjut Supadi mengatakan untuk selanjutnya jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman. Dan pihak keluarga menerima kematian korban ini sebagai musibah. (mil/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22728</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cari Kayu Bakar, Pemuda Meninggal di Parit Sananrejo</title>
		<link>https://memontum.com/cari-kayu-bakar-pemuda-meninggal-di-parit-sananrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Nov 2017 09:23:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cari Kayu Bakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=6900</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212;Tiga hari Budiono (23) tak kunjung pulang usai pamit mencari kayu bakar. Jumat (17/11/2017) pagi, gempar wilayah Dusun Betek RT 41/RW08 Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Budiono tergeletak di parit setempat. Parit itu selebar 1 meteran. Airnya tidak mengalir. Korban Budino tergeletak di pinggiran aliran air. Posisinya tengkurap. Jarak parit hanya ratusan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="auto"><strong>Memontum Malang &#8212;</strong>Tiga hari Budiono (23) tak kunjung pulang usai pamit mencari kayu bakar. Jumat (17/11/2017) pagi, gempar wilayah Dusun Betek RT 41/RW08 Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Budiono tergeletak di parit setempat.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Parit itu selebar 1 meteran. Airnya tidak mengalir. Korban Budino tergeletak di pinggiran aliran air. Posisinya tengkurap. Jarak parit hanya ratusan meter dari rumah keluarga Budiono. Sejak Selasa, ia memang tidak kunjung pulang.</p>
 ANGKAT : Anggota MSR evakuasi jenazah. (dokumentasi Polsek Turen)
<p dir="auto">&#8220;Pihak keluarga menyebutkan, korban menderita penyakit epilepsi. Dugaan kami, sakitnya kambuh saat ia cari kayu bakar, &#8221; terang Kapolsek Turen, Kompol Agus Guntoro, mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung kepada <a href="https://memontum.com" target="_blank" rel="noopener" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?hl=id&amp;q=https://memontum.com&amp;source=gmail&amp;ust=1510996527938000&amp;usg=AFQjCNERcLSUSEVgWxri058GNL06wFMqoQ">memontum.com</a>.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Termasuk ibu korban dan kerabatnya.  Selasa sore, menurut keluarga, Budiono pamit mencari kayu bakar di ladang tetangga. Siangnya, sang ibu korban tengah menuju Pasar Gadang untuk berjualan sayur.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Baru malam, pukul 23.00, ibu korban pulang. Ia tahu, korban tidak kunjung pulang. Esoknya, Rabu (15/11/2017) pagi, ia menceritakan soal ketidakpulangan Budiono. Ia sempat disarankan Imam Soleh (52) agar mencari di pekarangan atau lahan.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Keluarga dan warga sempat mencari korban sejak pukul 19.00 hingga pukul 24.00. Namun keberadaan korban tidak ditemukan warga. Kekuatiran bertambah akan keselamatan korban Budiono.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Dua hari, semalaman, warga mencari keberadaan korban Budiono. Pencarian ini sampai tengah malam. Jumat pukul 07.30, tersiar kabar ada penemuan jenazah memakai celana pendek. Benar saja, korban tersebut adalah korban Budiono.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Dari musibah itu, sejumlah saksi dimintai keterangan. Diantaranya, Imam Sholeh (52), Guntur (50), Solehudin (38) dan Maskud (59). Usai dipastikan identitas korban, jenazah dievakuasi tim Malang Selatan Rescue (MSR). Jenazah langsung dibawa ke rumah duka. (sos)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6900</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
