<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Cari Sapi Hilang Pake Drone &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cari-sapi-hilang-pake-drone/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Nov 2021 15:35:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Cari Sapi Hilang Pake Drone &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>ITS Surabaya bersama Dudi Berhasil Ciptakan Drone Logistik Antar Pulau</title>
		<link>https://memontum.com/its-surabaya-bersama-dudi-berhasil-ciptakan-drone-logistik-antar-pulau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 15:35:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cari Sapi Hilang Pake Drone]]></category>
		<category><![CDATA[ITS Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157739</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dudi) yakni Beehive Drones dan Tinc (Telkomsel Innovation Center), beberapa waktu lalu telah melakukan uji coba operasional pesawat tanpa awak (drone) untuk pengiriman kebutuhan medis antar pulau dan daerah terpencil di Kabupaten Sumenep. Uji coba tersebut, menjadi aktivitas pertama pesawat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dudi) yakni Beehive Drones dan Tinc (Telkomsel Innovation Center), beberapa waktu lalu telah melakukan uji coba operasional pesawat tanpa awak (drone) untuk pengiriman kebutuhan medis antar pulau dan daerah terpencil di Kabupaten Sumenep. Uji coba tersebut, menjadi aktivitas pertama pesawat tanpa awak yang mengirimkan suplai medis antarpulau serta daerah yang sulit terjangkau.</p>



<p>Kegiatan uji coba ini, lahir berkat dua kerja sama, yakni kerja sama Beehive Drones dengan Tinc dan kerja sama Beehive Drones dengan Departemen Teknik Transportasi Laut ITS.</p>



<p>Wakil Rektor IV ITS, Bambang Pramujati, menyampaikan bahwa dirinya bangga karena Beehive Drones melalui perusahaannya PT Aero Global Inovasi (AGI) merupakan salah satu start-up bidang teknologi transportasi di bawah binaan STP kluster Inovasi Kemaritiman ITS. “Hal ini menunjukkan keberhasilan pembinaan start-up untuk menghasilkan produk teknologi baru yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya, Senin (08/11/2021).</p>



<p>Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Beehive Drones Albertus, Gian Dessayes, mengatakan bahwa drone adalah jawaban praktis atas permasalahan last-mile delivery dalam dunia distribusi logistik. &#8220;Dengan solusi ini maka distribusi logistik dengan transportasi konvensional dapat lebih terbantu, karena drone menawarkan kecepatan waktu serta kepraktisan sistem distribusi logistik,&#8221; ujar Gian sapaan akrabnya.</p>



<p>Lebih lanjut Gian menjelaskan, bahwa Kabupaten Sumenep merupakan wilayah yang terdiri dari daratan dan sejumlah pulau kecil di Pulau Madura. Kabupaten Sumenep sendiri mengandalkan moda transportasi laut untuk berbagai aktivitas mobilitas dan distribusi.</p>



<p>“Atas alasan tersebut, kami berpikir untuk memadukan drone logistik medis ini dengan kapal laut dalam alur logistik last-mile delivery,” jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua tim peneliti dari ITS, Tri Achmadi, memaparkan, bahwa penggunaan drone dapat memperluas layanan transportasi laut beyond port. &#8220;Drone ini dapat difungsikan untuk tahap ruas pengiriman akhir langsung ke konsumen atau biasa disebut sebagai last-mile delivery untuk kebutuhan logistik dari kapal yang memiliki kemampuan mengangkut drone,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Drone ini, tambahnya, akan memudahkan sistem logistik barang antar pulau tanpa mengharuskan kapal merapat di pelabuhan, disambung dengan pengiriman darat menggunakan truk. &#8220;Di sini kita menghemat last-mile delivery, jadi konsepnya seperti aircraft carrier namun kita membawa drone,” papar dosen Departemen Teknik Transportasi Laut ini.</p>



<p>Lebih lanjut Tri menjelaskan, STP Kluster Inovasi Kemaritiman ITS dalam hal ini bertugas untuk mendesain sistem pengoperasian logistik melalui transportasi laut. &#8220;Dalam uji coba tersebut, sistem yang telah dirancang terbukti berhasil mengatasi pengoperasian multiple drone yang melakukan aktivitas bolak balik dari kapal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Untuk kemampuannya sendiri, Tri mengatakan bahwa drone logistik medis ini dapat terbang dengan kecepatan 70-100 kilometer per jam. Sementara itu, drone ini memiliki jarak terbang sampai 50 kilometer sekaligus membawa beban dengan berat maksimum 2 kilogram.</p>



<p>“Total kita menargetkan akan dapat membawa logistik seberat 10 kilogram dengan lima drone,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut Tri mengapresiasi, pencapaian layanan drone logistik medis ini yang berhasil menjadi layanan drone pertama di Indonesia yang mendapatkan izin resmi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. &#8220;Ke depan, kami menargetkan pada semester pertama tahun 2022 drone ini sudah dapat beroperasi penuh di Kabupaten Sumenep,” terangnya.</p>



<p>Ditambahkan, dirinya berharap drone ini dapat mempercepat penetrasi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sumenep. Di sisi lain, pihaknya akan terus berusaha untuk mengembangkan teknologi dan sistem yang ada untuk meningkatkan efektivitas dan manfaatnya.</p>



<p>“Pada intinya, dari uji coba kemarin sudah terbuka peluang penggunaan drone ini untuk mengirimkan bahan yang small, essential, dan urgent,” ungkapnya. <strong>(ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157739</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nih Bisa Dicontoh, Cari Sapi Hilang Pake Drone</title>
		<link>https://memontum.com/nih-bisa-dicontoh-cari-sapi-hilang-pake-drone</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2019 10:31:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Cari Sapi Hilang Pake Drone]]></category>
		<category><![CDATA[Nih Bisa Dicontoh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=75676</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211;Personel gabungan antara Koramil 0821/08 dan Polsek Pasirian bersama dengan masyarakat berhasil menggagalkan aksi pencurian sapi yang terjadi di Dusun Pucang Rangga Desa Condro Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Senin (28/1/2019) dini hari.Berawal dari laporan Tinarsih (53) warga setempat, bahwa sapi miliknya yang berjenis blasteran, Kelamin Betina, Warna bulu Merah, umur sekitar 1,3 tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang &#8211;</strong>Personel gabungan antara Koramil 0821/08 dan Polsek Pasirian bersama dengan masyarakat berhasil menggagalkan aksi pencurian sapi yang terjadi di Dusun Pucang Rangga Desa Condro Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Senin (28/1/2019) dini hari.Berawal dari laporan Tinarsih (53) warga setempat, bahwa sapi miliknya yang berjenis blasteran, Kelamin Betina, Warna bulu Merah, umur sekitar 1,3 tahun telah hilang dicuri.</p>
<p>Berdasarkan laporan tersebut, Personel Koramil 0821/08 Pasirian yang dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Hasanudin bersama dengan Kanit Reskrim Ipda Wahono Pudji S, S.H. dan personel Polsek Pasirian yang lain mendatangi lokasi, dilanjutkan melakukan pencarian bersama-sama dengan Kepala Desa Condro beserta warga.</p>
<p>&#8220;Tiga jam pencarian tidak membuahkan hasil, akhirnya petugas sepakat untuk meminta bantuan pilot drone dari Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang untuk membantu pencarian melalui udara,&#8221; kata Danramil.</p>
<p>&#8220;Tidak sia-sia upaya pencarian melalui udara, jam 11.30 WIB sapi yang hilang dapat ditemukan dan berada di rerimbunan lahan tebu milik warga yang berada di Desa Bago Kecamatan Pasirian, selanjutnya sapi diserahkan kepada pemiliknya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada Bapak TNI dan Polisi serta warga yang telah membantu, sampai sapi saya dapat ditemukan kembali,&#8221; ujar Tinarsih setelah menerima sapinya yang hilang dari petugas.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Pasirian AKP Zainul Arifin, S.H. dalam kesempatan tersebut juga menambahkan, bahwa pihak Kepolisian bersama dengan TNI serta Pemkab Lumajang akan terus mencari solusi, guna dapat meminimalisir serta memberantas aksi pencurian sapi yang marak terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang.</p>
<p>&#8220;Peran aktif masyarakat juga juga sangat diperlukan, untuk itu mari bersama kita tingkatkan sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai dan kondusif,&#8221; pungkas Kapolsek.(adi/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">75676</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
