<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>carnival &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/carnival/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Nov 2025 08:56:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>carnival &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PT Gudang Garam Tbk Persembahkan &#8216;Samudra Kasetya: Janji Abadi di Laut Selatan&#8217; di Dhoho Night Carnival 2025</title>
		<link>https://memontum.com/pt-gudang-garam-tbk-persembahkan-samudra-kasetya-janji-abadi-di-laut-selatan-di-dhoho-night-carnival-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[‘samudra]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang]]></category>
		<category><![CDATA[kasetya:]]></category>
		<category><![CDATA[persembahkan]]></category>
		<category><![CDATA[selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227755</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri kembali menggelar Dhoho Night Carnival (DNC) dengan mengusung tema &#8216;Glow Green 2025&#8217;, Sabtu (15/11/2025) tadi. Event tahunan ini, menghadirkan parade kostum spektakuler yang penuh warna dalam nuansa hijau ramah lingkungan. Sementara salah satu pertunjukan yang poling ditunggu masyarakat, adalah kontingen dari PT Gudang Garam Tbk, yang dalam semangat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri kembali menggelar Dhoho Night Carnival (DNC) dengan mengusung tema &#8216;Glow Green 2025&#8217;, Sabtu (15/11/2025) tadi. Event tahunan ini, menghadirkan parade kostum spektakuler yang penuh warna dalam nuansa hijau ramah lingkungan.</p>



<p>Sementara salah satu pertunjukan yang poling ditunggu masyarakat, adalah kontingen dari PT Gudang Garam Tbk, yang dalam semangat &#8216;Glow Green&#8217;, menekankan keharmonisan antara manusia dan alam. PT Gudang Garam Tbk menghadirkan karya spektakuler berjudul &#8216;Samudra Kasetya: Janji Abadi di Laut Selatan&#8217;.</p>



<p>Makna Kasetya dalam Bahasa Jawa, berarti kesetiaan, menggambarkan ikatan spiritual abadi antara Panembahan Senopati dan Nyi Roro Kidul, Sang Ratu Laut Selatan. Kisah ini, menjadi suguhan utama Dhoho Night Carnival 2025, yang memadukan keindahan visual, kekuatan musik tradisional dan filosofi Budaya Jawa dalam kemasan modern dan ramah lingkungan.</p>



<p>Gemerlap lampu hijau, pantulan cahaya laut dan aroma dupa menghiasi langit Kediri. Penonton pun diajak menyelami perjalanan spiritual Panembahan Senopati, seorang raja muda yang mencari restu alam semesta untuk mendirikan Kerajaan Mataram. Pencarian itu membawanya pada pertemuan takdir dengan Nyi Roro Kidul, dalam kisah cinta, kesetiaan dan kekuasaan yang melampaui batas dunia.</p>



<p>Kepala Bidang Humas PT Gudang Garam Tbk, Iwhan Tri Cahyono, mengatakan bahwa keikutsertaan dalam karnaval ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam melestarikan budaya dan mempromosikan pesan keberlanjutan lingkungan yang sejalan dengan tema &#8216;Glow Green 2025&#8217;. &#8220;Melalui tema Samudra Kasetya, kami ingin menghadirkan keindahan legenda Nusantara yang bukan hanya menampilkan visual memukau, tetapi juga menyampaikan pesan harmoni antara manusia, alam dan spiritualitas,&#8221; ujar Iwhan.</p>



<p>Pertunjukan dibuka dengan adegan semedi Panembahan Senopati, di bawah cahaya purnama. Kabut lembut menyelimuti panggung, diiringi suara ombak dan gamelan yang mendayu.</p>



<p>Dalam kesunyian malam, muncul sosok Nyi Roro Kidul berbalut busana hijau zamrud yang berkilau lembut, simbol dari kekuatan alam laut yang suci. Selanjutnya, mengajak Senopati menembus gerbang samudra menuju istana bawah laut, dalam adegan yang penuh efek cahaya hijau dan biru toska yang memukau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di sanalah terjadi pernikahan spiritual, sebuah penyatuan dua dunia yang melahirkan keseimbangan antara darat dan laut. Dalam momen sakral itu, Nyi Roro Kidul berpesan, “Kekuatan sejati bukan dari pedang, melainkan dari keseimbangan antara darat dan laut”.</p>



<p>Nuansa mistik diperkuat dengan pancaran cahaya keemasan dan permainan bayangan di atas panggung, menjadi suguhan nan menarik. Para penari Bedhaya Ketawang tampil anggun, sembilan sosok menari dalam harmoni, sementara bayangan samar kehadiran &#8216;penari kesepuluh&#8217; muncul di tengah mereka. Inilah simbol kehadiran gaib sang Ratu Laut.</p>



<p>Adegan berikutnya, menggambarkan kejayaan Mataram. Ki Juru Martani, sang penasihat bijak, menyebarkan kabar bahwa Panembahan Senopati telah memperoleh restu dari langit dan laut. Sorak rakyat menggema, mengiringi kehadiran pasukan kerajaan yang berbaris gagah dengan panji-panji kebesaran.</p>



<p>Pementasan diakhiri dengan adegan yang lembut dan puitis. Panembahan Senopati berdiri di tepi pantai, menatap ombak berkilau di bawah sinar bulan. Suara lembut Nyi Roro Kidul terdengar di antara debur ombak dan berbisik, “Selama engkau menepati janji, laut akan selalu bersahabat denganmu&#8221;.</p>



<p>Gelombang hijau berpendar di kejauhan, menandai kehadiran sang Ratu Laut yang tak kasat mata. Adegan ini, menutup pertunjukan dengan pesan ekologis yang kuat: menjaga keseimbangan antara manusia dan alam adalah bentuk kesetiaan tertinggi.</p>



<p>Seluruh elemen visual dalam pementasan digarap dengan detail. Laut Selatan dihadirkan lewat permainan kabut dan efek cahaya biru kehijauan yang berkilau lembut. Istana bawah laut bersinar dengan warna toska dan emas, sementara busana para pemain dirancang dari bahan ramah lingkungan dengan detail yang merepresentasikan kekuatan spiritual dan keseimbangan alam.</p>



<p>Panembahan Senopati tampil gagah dengan busana hitam keemasan, sedangkan Nyi Roro Kidul memukau dengan gaun hijau panjang bertabur mutiara. Nuansa hijau &#8216;Glow Green&#8217; terasa kuat di seluruh tata panggung, dari pencahayaan, efek visual, hingga ornamen kostum, menciptakan harmoni antara legenda dan tema pelestarian alam.</p>



<p>Dhoho Night Carnival 2025 bukan sekadar parade budaya, melainkan panggung kolaborasi antara tradisi, seni, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kisah &#8216;Samudra Kasetya&#8217;, PT Gudang Garam Tbk dan Pemerintah Kota Kediri berharap generasi muda terus terinspirasi untuk menjaga warisan budaya dan menumbuhkan kesadaran pentingnya hidup selaras dengan alam. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227755</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kejurprov Drum Band dan International Jember Marching Carnival Suguhkan Keindahan Seni dan Sportivitas</title>
		<link>https://memontum.com/kejurprov-drum-band-dan-international-jember-marching-carnival-suguhkan-keindahan-seni-dan-sportivitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[international]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejurprov]]></category>
		<category><![CDATA[marching]]></category>
		<category><![CDATA[sportivitas]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227706</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kabupaten Jember menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan marching band selama empat hari berturut-turut, mulai tanggal 13 hingga 16 November 2025. Pelaksanaan ini, menegaskan bahwa Kabupaten Jember sebagai pusat kreativitas dan sportivitas di Jawa Timur. Ajang besar ini, diawali dengan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drum Band 2025, yang digelar oleh Persatuan Drum Band Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kabupaten Jember menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan marching band selama empat hari berturut-turut, mulai tanggal 13 hingga 16 November 2025. Pelaksanaan ini, menegaskan bahwa Kabupaten Jember sebagai pusat kreativitas dan sportivitas di Jawa Timur.</p>



<p>Ajang besar ini, diawali dengan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drum Band 2025, yang digelar oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jawa Timur. Kemudian, dilanjutkan dengan International Jember Marching Carnival (Night Street Parade Culture) yang diinisiasi oleh Indonesia Drum Corps Association (IDCA) Kabupaten Jember.</p>



<p>Kegiatan yang berlangsung di GOR PKPSO dan Alun-Alun Nusantara ini, diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Selama dua hari pelaksanaan Kejurprov, para peserta dari tingkat TK hingga SMA menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam lomba unjuk gelar.</p>



<p>Para peserta berlomba menampilkan kekompakan, keindahan formasi, serta keterpaduan irama yang menjadi ciri khas olah raga drum band. Selepas Kejurprov, kemeriahan berlanjut dengan International Jember Marching Carnival pada tanggal 15 dan 16 November 2025.</p>



<p>Gelaran ini, menampilkan parade malam spektakuler yang memadukan marching show, budaya dan koreografi artistik di sepanjang ruas jalan utama kota Jember. Acara ini, tidak hanya diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara, termasuk perwakilan dari Filipina, yang menambah warna internasional dalam perayaan kali ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olah raga, tetapi juga wadah memperkuat nilai-nilai persaudaraan, sportivitas dan kebersamaan. “Lebih dari sekadar event olah raga, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat persaudaraan dan sportivitas diantara para atlet drum band se-Jawa Timur. Melalui ajang ini, kita tidak hanya menampilkan kemampuan dan keindahan irama musik drum band saja, tetapi juga menunjukkan karakter, ketangguhan, kedisiplinan, serta rasa kebersamaan yang tumbuh melalui latihan dan kerja keras,” ujar Bupati Jember, Kamis (13/11/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa drum band merupakan cabang olah raga yang unik, karena di dalamnya berpadu antara olah raga, olah rasa dan olah seni. Setiap hentakan langkah dan tabuhan, tidak hanya menguji ketepatan dan kekuatan, tetapi juga menampilkan estetika dan harmoni yang melambangkan semangat kerja sama serta koordinasi yang tinggi.</p>



<p>“Kepada seluruh atlet yang berlaga, saya berpesan bertandinglah dengan semangat juang yang tinggi, tunjukkan kemampuan terbaik dan junjunglah sportivitas serta kehormatan daerah masing-masing. Jadikan arena pertandingan ini sebagai ruang untuk belajar, berkembang dan mempererat tali persaudaraan antar sesama atlet,” lanjutnya.</p>



<p>Bupati Fawait juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para tamu dan peserta dari luar daerah maupun luar negeri. Bahkan, juga mengundang mereka untuk menikmati keindahan alam, kekayaan budaya dan ragam kuliner khas Kabupaten Jember.</p>



<p>Rangkaian kegiatan ini, menjadi bukti nyata bahwa Jember tidak hanya dikenal sebagai kota karnaval dan seni, tetapi juga sebagai daerah yang mampu menyatukan olah raga, budaya dan pariwisata dalam satu kemasan harmonis. Kolaborasi antara PDBI Jawa Timur, IDCA Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember, ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan olah raga drum band di Jawa Timur, sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai destinasi event berskala nasional dan internasional. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakil Bupati Lumajang Sebut Kraton Fashion Carnival Contoh Desa Mandiri Penggerak Perekonomian Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/wakil-bupati-lumajang-sebut-kraton-fashion-carnival-contoh-desa-mandiri-penggerak-perekonomian-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[contoh]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[kraton]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[penggerak]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225674</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengapresiasi gelaran Kraton Fashion Carnival di Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Selasa (02/09/2025) tadi. Gelaran ini, membuktikan bahwa kreativitas desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Tidak hanya menampilkan parade busana unik, acara ini juga memicu perputaran uang di tingkat lokal dan memberi manfaat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengapresiasi gelaran Kraton Fashion Carnival di Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Selasa (02/09/2025) tadi.</p>



<p>Gelaran ini, membuktikan bahwa kreativitas desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Tidak hanya menampilkan parade busana unik, acara ini juga memicu perputaran uang di tingkat lokal dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.</p>



<p>Mas Yudha-sapaan Wabup Lumajang, menegaskan bahwa Kraton Fashion Carnival adalah contoh nyata bagaimana desa bisa mandiri dengan mengolah potensi kreatif yang dimiliki. “Carnival ini bukan sekadar hiburan. Namun, wadah ekonomi rakyat yang menghidupkan pedagang kecil, mengangkat UMKM dan memberi harapan baru bagi desa. Jika model seperti ini diperkuat, desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek yang menggerakkan perekonomian daerah,” tegasnya.</p>



<p>Mas Yudha menambahkan, multiplier effect dari acara tersebut terlihat jelas. UMKM mendapat ruang promosi, pedagang menikmati lonjakan omzet dan semangat gotong royong warga melahirkan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kraton bisa menjadi ikon. Dari desa, kita membangun Lumajang yang berdaya saing dan siap bersaing di level nasional,” ujarnya.</p>



<p>Salah seorang pelaku UMKM, Rizal, mengatakan bahwa carnival ini membuka pasar baru bagi produknya. “Alhamdulillah, banyak pengunjung membeli jajanan dan camilan yang saya bawa. Bahkan ada yang minta nomor kontak untuk pesan lagi. Bagi kami, ini kesempatan besar untuk memperluas usaha,” ujarnya.</p>



<p>Fakta ini, menunjukkan bahwa event budaya yang digarap serius mampu menjadi mesin ekonomi desa. Carnival tidak hanya menghibur, tetapi juga mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas, sekaligus membangun kesadaran bahwa kreativitas memiliki nilai jual tinggi.</p>



<p>Bagi Pemkab Lumajang, kesuksesan Kraton Fashion Carnival adalah cerminan arah pembangunan daerah, menggerakkan ekonomi dari bawah, memanfaatkan kearifan lokal, dan menjadikan masyarakat desa sebagai pelaku utama. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225674</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aksi Rossa dan Firework Jepang Semarakkan Jember Fashion Carnival Artwear 2025</title>
		<link>https://memontum.com/aksi-rossa-dan-firework-jepang-semarakkan-jember-fashion-carnival-artwear-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[artwear]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[firework]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[semarakkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224822</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Panggung Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, berlangsung semarak dan spektakuler, Sabtu (09/08/2025) malam. Penampilan para peragawan dan peragawati, pun berhasil tampil memukau ribuan pasang mata yang memadati Jalan Sudarman-Jember. Keindahan karya busana, permainan cahaya dan suasana, menjadi sajian istimewa di malam penuh warna ini. Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Panggung Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, berlangsung semarak dan spektakuler, Sabtu (09/08/2025) malam. Penampilan para peragawan dan peragawati, pun berhasil tampil memukau ribuan pasang mata yang memadati Jalan Sudarman-Jember. Keindahan karya busana, permainan cahaya dan suasana, menjadi sajian istimewa di malam penuh warna ini.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, dalam momen itu turut hadir dan menyaksikan langsung kemegahan JFC Artwear. Tidak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia serta Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Yuke Sri Rahayu.</p>



<p>Dalam sambutannya, Deputi Yuke Sri Rahayu menyampaikan bahwa JFC Artwear adalah panggung kreatif di mana seni dan fashion bersatu membentuk ekspresi yang unik, penuh warna dan sarat makna.</p>



<p>&#8220;Busana yang ditampilkan para talent JFC membawa pesan budaya, alam, sejarah, hingga isu-isu kontemporer, disampaikan dengan cara yang indah dan menawan,” kata Deputi Yuke.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengajak masyarakat, untuk berperan aktif mendukung ekosistem kreatif lokal. “Mari kita dukung desainer muda untuk terus berinovasi secara berkelanjutan, agar karya mereka mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.</p>



<p>Pagelaran JFC Artwear 2025, menampilkan deretan karya busana dari para desainer lokal Indonesia, khususnya perancang asal Kabupaten Jember, yang kualitasnya tak kalah dengan desainer mancanegara. Setiap rancangan hadir sebagai karya seni berjalan (wearable art) yang memadukan nilai estetika, kekayaan budaya dan kreativitas tanpa batas.</p>



<p>Salah satu momen yang paling memikat penonton, adalah penampilan Diva Pop Indonesia, Rossa atau yang akrab disapa Teteh Ocha. Suaranya yang khas, turut memeriahkan suasana malam, membuat penonton larut dalam euforia.</p>



<p>Puncak kemegahan malam ini ditandai dengan pertunjukan kembang api (fireworks) spektakuler yang didatangkan langsung dari Jepang.</p>



<p>Menariknya, seluruh biaya pertunjukan kembang api ini tidak menggunakan APBD Pemerintah Kabupaten Jember. Sehingga, menjadi bentuk kolaborasi kreatif yang murni dari dukungan mitra dan sponsor. Gelaran JFC Artwear 2025 sekali lagi membuktikan bahwa Jember adalah rumah bagi kreativitas, inovasi dan perayaan seni budaya yang mendunia. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224822</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Deputi Bidang Kreativitas Kemenparekraf Dibuat Terpesona Parade Jember Fashion Carnival Artwear 2025</title>
		<link>https://memontum.com/deputi-bidang-kreativitas-kemenparekraf-dibuat-terpesona-parade-jember-fashion-carnival-artwear-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[artwear]]></category>
		<category><![CDATA[bidang]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[deputi]]></category>
		<category><![CDATA[dibuat]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[terpesona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224834</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, hadir secara langsung di Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, Sabtu (09/08/2025) tadi. Di momen yang berharga itu, juga turut hadir perwakilan Kantor Staf Kepresidenan RI serta Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, hadir secara langsung di Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, Sabtu (09/08/2025) tadi. Di momen yang berharga itu, juga turut hadir perwakilan Kantor Staf Kepresidenan RI serta Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Yuke Sri Rahayu.</p>



<p>“Busana yang ditampilkan para talent JFC ini membawa pesan budaya, alam, sejarah hingga isu-isu kontemporer, yang kesemuanya disampaikan dengan cara yang indah dan menawan,” kata Kemenparekraf Yuke.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengajak masyarakat, untuk terlibat dalam menguatkan ekosistem kreatif lokal. Menurutnya, dukungan terhadap desainer muda adalah investasi masa depan, agar karya-karya mereka mampu menembus pasar nasional hingga internasional.</p>



<p>Karya-karya yang dipamerkan malam itu, imbuhnya, didominasi oleh rancangan desainer lokal Jember, yang kualitasnya bersaing dengan karya internasional. Setiap busana, hadir sebagai &#8216;wearable art&#8217; yang memadukan estetika tinggi, warisan budaya dan ide-ide segar yang penuh imajinasi.</p>



<p>Gelaran JFC Artwear 2025 sendiri, kembali menegaskan posisi Jember sebagai pusat kreativitas dan inovasi seni yang berkelas dunia. Perpaduan busana, musik dan cahaya malam itu bukan sekadar hiburan, melainkan perayaan identitas dan semangat kreatif yang terus hidup di Bumi Pandhalungan. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224834</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT Gudang Garam Meriahkan Gelaran Apeksi Nite Carnival 2025 dengan Kisah Panji</title>
		<link>https://memontum.com/pt-gudang-garam-meriahkan-gelaran-apeksi-nite-carnival-2025-dengan-kisah-panji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Apeksi]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224059</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kota Kediri kembali disulap menjadi panggung budaya penuh cahaya dan semangat dalam gelaran Apeksi Nite Carnival 2025, yang digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1146 Kota Kediri dan menyambut Muskomwil IV ke-13 Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia). Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian, datang dari PT Gudang Garam Tbk yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kota Kediri kembali disulap menjadi panggung budaya penuh cahaya dan semangat dalam gelaran Apeksi Nite Carnival 2025, yang digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1146 Kota Kediri dan menyambut Muskomwil IV ke-13 Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia). Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian, datang dari PT Gudang Garam Tbk yang mengusung tema &#8216;Api Semangat Panji Membara di Tanah Kediri&#8217;.</p>



<p>Mengangkat kisah legendaris Romansa Cinta Ande-Ande Lumut yang berasal dari rangkaian Cerita Panji, PT Gudang Garam Tbk menampilkan sebuah pertunjukan megah yang memadukan nilai budaya, cinta dan semangat perjuangan. Di tengah sorotan lampu dan riuh tepuk tangan, tampil kisah Panji Asmarabangun dan Dewi Sekartaji, dua tokoh yang saling mencari, menyamar dan akhirnya bersatu karena cinta sejati.</p>



<p>Pertunjukan ini, tidak hanya menjadi sajian hiburan, tetapi juga cerminan filosofi yang dalam. Kisah tersebut, menghadirkan nilai keberanian, keteguhan hati dan semangat pantang menyerah, yang juga menjadi semangat dari perusahaan Gudang Garam selama ini.</p>



<p>Melalui slogan &#8216;Kita Adalah Surya&#8217;, perusahaan menggambarkan kobaran api semangat yang tak pernah padam, bahkan di tengah tantangan zaman. “Dukungan kami terhadap Apeksi Nite Carnival merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian budaya lokal serta memperkuat identitas dan potensi Kediri di kancah nasional maupun internasional,” kata Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk, Iwhan Tri Cahyono, dalam pernyataan resminya, Kamis (17/07/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Momentum ini, menjadi semakin strategis karena Kota Kediri menjadi tuan rumah Muskomwil IV Apeksi 2025, yang menghadirkan delegasi dari 13 kota se-Indonesia. Dalam momen itu, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, didampingi Wakil Wali Kota, Qowimuddin, secara langsung meninjau berbagai titik penting. Seperti Bandara Dhoho, Taman Brantas dan jalur utama karnaval guna memastikan kesiapan Kota Kediri menyambut para tamu dari seluruh Nusantara.</p>



<p>Karnaval budaya tahun ini, menampilkan perpaduan harmonis antara tari kolosal Romansa Sekartaji, parade budaya dari berbagai daerah, serta kolaborasi apik antara pemerintah, masyarakat dan sektor swasta. Kediri Night Carnival 2025 menjadi lebih dari sekadar perayaan, melainkan ajang untuk menyuarakan kepada Indonesia bahwa Kediri adalah kota dengan sejarah yang kuat, budaya yang hidup dan semangat yang menyala.</p>



<p>Dengan mengusung semangat Panji dan Sekartaji, PT Gudang Garam Tbk bersama masyarakat Kediri mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menggelorakan api budaya, kolaborasi, dan kemajuan dari jantung Jawa Timur, untuk Indonesia yang lebih bersinar.</p>



<p>Kita adalah Surya. Kita adalah Kediri. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224059</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Jadi, Pemkab Gelar Jombang Culture Carnival yang Diikuti 40 Peserta</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-jadi-pemkab-gelar-jombang-culture-carnival-yang-diikuti-40-peserta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[diikuti]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215603</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), menggelar Jombang Culture Carnival (JCC) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-114 Kabupaten Jombang, Sabtu (19/10/2024) tadi. Pelaksanaan itu, dihadiri Pj Bupati Jombang,Teguh Narutomo, Sekretaris Daerah (Sekda), Agus Purnomo, Forkompimda, anggota DPRD Jombang dan diikuti sebanyak 40 peserta dengan berbusana berbagai tema khas Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), menggelar Jombang Culture Carnival (JCC) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-114 Kabupaten Jombang, Sabtu (19/10/2024) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan itu, dihadiri Pj Bupati Jombang,Teguh Narutomo, Sekretaris Daerah (Sekda), Agus Purnomo, Forkompimda, anggota DPRD Jombang dan diikuti sebanyak 40 peserta dengan berbusana berbagai tema khas Kabupaten Jombang. Sedangkan mengawali pelaksanaan, Plh Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, memberangkatkan dari Simpang Empat Stadion Merdeka Jombang dan akan finish di Simpang Empat Sengon Jombang.</p>



<p>Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo,, menyampaikan bahwa JCC 2024 merupakan salah satu wujud apresiasi kesenian dan kebudayaan (budaya Jombangan dan budaya santri) sekaligus upaya mewadai inovasi dan kreativitas masyarakat dalam mengaktualisasikan beragam keunggulan yang terdapat di Kabupaten Jombang. &#8220;Event JCC menampilkan produksi, budaya serta kultur yang dikemas oleh seluruh penampilan dari 21 kecamatan dan beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Jombang,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, melalui JCC ini akan memberikan ruang masyarakat guna mengaktualisasikan ragam ekspresi seni dalam bentuk ragam struktur tampilan yang dinamis dan atraktif. Selain itu, mendorong upaya untuk mengekspor keberadaan khasanah potensi di Jombang yang sangat luar biasa dan sangat bernilai Adiluhung.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya berharap, JCC setiap tahunnya dapat digelar dengan meriah dan lebih baik lagi. Sehingga, bukan hanya sekedar festival rakyat, tetapi juga bagaimana kita mengeksplor dan meningkatkan perekonomian Kabupaten Jombang,” tambahnya.</p>



<p>Menurutnya, JCC ini selaras dengan visi Kabupaten Jombang yakni menjadikan Jombang berkarakter dan berdaya saing. &#8220;Karnaval inilah yang akan menjadi wujud karakter dan kemampuan berdaya saing yang diimplementasikan generasi muda untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan nantinya. Sekaligus menjadi daya tarik dan nilai tawar kepada berbagai pihak, termasuk investor dan asosiasi pengusaha dalam menonjolkan potensi Kabupaten Jombang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Senada, Plh Kepala Disdikbud Wor Windari, menambahkan bahwa karnaval ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemkab Jombang terhadap warisan budaya Kabupaten Jombang. &#8220;Melalui acara ini, kita dapat menyaksikan berbagai pertunjukan yang dikemas dengan kreativitas dan inovasi budaya Jombangan dan budaya santri,” ujarnya.</p>



<p>Menurut Windari, JCC sebagai salah satu wujud upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyediakan wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan potensi dan unggulannya. &#8220;Melalui kegiatan ini, kita terus didorong untuk meningkatkan dan memperkenalkan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” ungkapnya.</p>



<p>Windari menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jombang telah dan akan terus berkontribusi secara signifikan dalam berbagai bidang. Baik itu di bidang pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). &#8220;Dan karnaval inilah yang menjadi salah satu bentuk syukur atas pencapaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Jombang,&#8221; tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215603</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Meriahkan Megahnya Event Malang Flower Carnival 2024</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-meriahkan-megahnya-event-malang-flower-carnival-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[flower]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[megahnya]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213424</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan membuka dan meriahkan Malang Flower Carnival (MFC) 2024. Dalam momen itu, dirinya juga ikut tampil dalam defile kostum bersama Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Septiana Iwan Kurniawan, beserta jajaran Forkopimda dan menyapa masyarakat di sepanjang rute karnaval. Berbeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya, salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan membuka dan meriahkan Malang Flower Carnival (MFC) 2024. Dalam momen itu, dirinya juga ikut tampil dalam defile kostum bersama Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Septiana Iwan Kurniawan, beserta jajaran Forkopimda dan menyapa masyarakat di sepanjang rute karnaval.</p>



<p>Berbeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya, salah satu karnaval kostum bunga terbesar di Indonesia kali ini digelar mulai dari Halaman Balai Kota Malang hingga sepanjang Jalan Kartanegara, Minggu (25/08/2024) tadi.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, memberikan apresiasi event MFC 2024 yang berlangsung sangat megah ini. &#8220;Terima kasih untuk semua stakeholder yang telah menyelenggarakan MFC dengan tema The Magnificent of Arema ini. Luar biasa tanggapan dan antusiasme dari masyarakat yang menyaksikan event ini. Tahun ini sudah yang keempat belas kali dilakukan, dan tadi kita lihat animo dari masyarakat yang menginginkan diadakannya event ini juga besar,&#8221; kata Pj Wali Kota Malang.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, dengan besarnya antusiasme dari masyarakat terkait penyelenggaran event ini, dirinya berharap MFC akan terus berlangsung dan menjadi agenda tahunan yang rutin dilakukan setiap tahunnya. Itu karena, penyelenggaran MFC dapat memberikan multiplier effect bagi Kota Malang, khususnya pada pertumbuhan ekonomi.</p>



<p>Maka dari itu, sebagai wujud layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam rangka memberikan hiburan sekaligus meningkatkan sektor pariwisata di Kota Malang, dirinya berkomitmen memberikan dukungannya. “Ini sebagai wujud pemerintah memberikan layanan dalam rangka HUT ke-79 RI, dengan suasana yang penuh kegembiraan. Khusus bagi kami, Forkopimda, ajang ini juga merupakan wujud kekompakan kami. Harapannya kekompakan ini juga terus terpupuk dalam proses kami membangun Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Founder Malang Flower Carnival, Agus Sunandar, menyebutkan bahwa di tahun 2024 ini MFC mengangkat tema ‘The Magnificent of Arema’. Pemilihan tema tersebut adalah representasi dari semangat warga Kota Malang yang menurutnya sangat luar biasa.</p>



<p>Dirinya menambahkan, semangat tersebut telah menjadi jati diri bagi warga Kota Malang sendiri di berbagai aspek. “Arema kan juga kepanjangan dari Arek Malang. Itu adalah semangat yang sangat besar sekali sebagai orang Malang, yang berkaitan dengan masalah budaya, sosial yang sangat kental sekali, khususnya Arema sebagai klub bola Kota Malang itu juga menggambarkan semangat. Itu sangat melekat di jiwa orang Kota Malang. Inilah yang ingin kita angkat, terlebih kepada nilai-nilai semangat juang yang sangat bagus,” ujarnya.</p>



<p>Agus meyebutkan, perjalanan penyelenggaraan MFC 2024 bukanlah hal yang instan dan telah berlangsung sejak awal tahun. Dimulai dengan sosialisasi penyelenggaran, workshop untuk mencari tema yang sesuai, kemudian sosialisasi ke komunitas, launching, lomba modelling dan acara intinya grand show MFC itu sendiri.</p>



<p>Tidak hanya diikuti oleh warga Kota Malang, MFC 2024 juga turut dimeriahkan oleh peserta dari luar kota. Mulai dari Pasuruan, Blitar hingga Bali.</p>



<p>Antusiasme yang luar biasa pada penyelenggaraan event ini, jelas Agus, menjadi bukti bahwa Kota Malang memiliki potensi yang luar biasa dalam perkembangan fesyen, khususnya di Indonesia. Menurutnya, Kota Malang yang ditopang oleh berbagai sektor, menjadi salah satu titik pengembangan fesyen di Indonesia.</p>



<p>“Kita tau beberapa ekosistem begitu berkembang di Kota Malang, mulai dari pelakunya, industrinya mulai dari UMKM sampai yang besar, kemudian pendidikannya mulai dari SMK sampai perguruan tinggi ada jurusan fesyen, termasuk asosiasi profesionalnya juga ada. Maka dari itu saya percaya potensinya luar biasa. Saya percaya ke depan Malang bisa menjadi pusat fesyen di Indonesia,” tambahnya lagi. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213424</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kontingen Gudang Garam Usung Tema Exotic Flower in Paradise di Kediri Night Carnival</title>
		<link>https://memontum.com/kontingen-gudang-garam-usung-tema-exotic-flower-in-paradise-di-kediri-night-carnival</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Aug 2024 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[exotic]]></category>
		<category><![CDATA[flower]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kontingen]]></category>
		<category><![CDATA[paradise]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213310</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; PT Gudang Garam Tbk kembali bakal menghadirkan gelaran ‘Kediri Night Carnival’ yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-1145 Kota Kediri, Sabtu (24/08/2024) besok. Penampilan kontingen Gudang Garam tersebut, dipastikan akan menjadi puncak perhatian pengunjung di setiap tahun. Dalam perhelatan kali ini, kontingen perusahaan rokok kebanggaan warga Kediri, itu mengusung tema Exotic Flower [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; PT Gudang Garam Tbk kembali bakal menghadirkan gelaran ‘Kediri Night Carnival’ yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-1145 Kota Kediri, Sabtu (24/08/2024) besok. Penampilan kontingen Gudang Garam tersebut, dipastikan akan menjadi puncak perhatian pengunjung di setiap tahun.</p>



<p>Dalam perhelatan kali ini, kontingen perusahaan rokok kebanggaan warga Kediri, itu mengusung tema Exotic Flower in Paradise, yang bermakna keindahan bunga surga dengan segala pancaran warna yang membawa keabadian. Tema ini, disimbolkan dengan Bunga Matahari sebagai sumber energi terbesar di bumi.</p>



<p>Bunga Matahari juga memiliki kedekatan dengan filosofi PT Gudang Garam Tbk, yang tertulis dalam catur Dharma, yakni &#8216;Kehidupan yang bermakna dan berfaedah bagi masyarakat luas merupakan suatu kebahagiaan&#8217;.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Nilai-nilai itulah, yang rencananya ditampilkan dalam sebuah pertunjukan berjudul &#8216;Sandya Puspita Aditya I Bhumi Kadhiri&#8217; (Cahaya Bunga Matahari di Bumi Kediri). Tampilan ini, nantinya melibatkan 39 talent dan kontingen PT Gudang Garam Tbk akan menyuguhkan konsep full Bunga Matahari. Selain talent berkostum sun flower kingdom, terdapat pula sendra tari dengan seorang ratu di singgasana bunga Matahari.</p>



<p>Konsep itu, bakal makin elegan dan mewah dengan kehadiran Ratu Matahari, Raja Matahari, Pengawal Raja, Ratu Lebah, Putri Taman Sari, Pangeran Matahari dan iringan Penari yang mengenakan kostum bernuansa Matahari. &#8220;Melalui parade ini, PT Gudang Garam Tbk ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Kediri adalah kota yang tidak hanya kaya akan sejarah, tetapi juga potensi dan energi untuk terus berkembang, karena ‘Kita Adalah Surya’,&#8221; tulis rilis PT Gudang Garam Tbk, Jumat (23/08/2024) tadi. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213310</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
