<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>catering &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/catering/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Apr 2024 05:05:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>catering &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Meriahkan HUT Ke-110, Pemkot Malang Gandeng 35 Resto, Hotel dan Catering Lomba Cipta Rasa</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-ke-110-pemkot-malang-gandeng-35-resto-hotel-dan-catering-lomba-cipta-rasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2024 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[catering]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Resto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208654</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Masih dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pemerintah Kota Malang menggelar kegiatan lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang Untuk Nusantara dan Dunia, di depan Balai Kota Malang, Rabu (24/04/2024) tadi. Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dalam lomba tersebut mengangkat tiga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Masih dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pemerintah Kota Malang menggelar kegiatan lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang Untuk Nusantara dan Dunia, di depan Balai Kota Malang, Rabu (24/04/2024) tadi.</p>



<p>Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa dalam lomba tersebut mengangkat tiga bahan dasar, yakni Tempe, Ikan Nila dan Bunga Telang. Itu diharapkan nantinya dapat menjadi menu khas unggulan yang dapat disajikan di restoran atau hotel Kota Malang.&nbsp;</p>



<p>“Ini diawali dari keinginan saya untuk meningkatkan produk menjadi yang bernilai lebih. Kita ingin membuat signature menu untuk Kota Malang, sehingga kita membuat challenge untuk chef hotel agar olahan-olahan dari tiga bahan dasar itu tidak dikenal mainstream itu-itu saja,” kata Pj TP PKK Hanik.</p>



<p>Disebutkannya, untuk peserta lomba kegiatan itu sendiri terdiri dari 35 peserta. Mulai dari hotel, restoran dan catering yang ada di Kota Malang. Melalui kegiatan tersebut, juga diharapkan dapat mengenalkan produk-produk secara nasional bahkan mendunia.</p>



<p>“Karena tempe ini mengandung protein nabati yang baik. Begitu juga dengan ikan nila di Kota Malang penghasil terbanyak dan masuk top 45 Indonesia. Bunga telang ini juga hasil urban farming di masing-masing kelurahan yang ada Kota Malang. Tentu ketiga bahan dasar ini sabgat baik untuk dikonsumsi terutama untuk mencegah stunting,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba Cipta Rasa, yang juga sekaligus Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah ide dari Pj Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik Wahyu Hidayat. Diharapkan pula pada tahun berikutnya dapat rutin untuk dilaksanakan.</p>



<p>“Harapannya memang nanti di tahun berikutnya dapat terus dilaksanakan melalui pengampu perangkat daerah terkait, karena kan kalau sekarang sifatnya event insidentil. Untuk itu di 2024 ini Bu Pj membuat lomba cipta rasa ini,” ujar Arif.</p>



<p>Kemudian, dikatakan Arif jika untuk dewan juri dari lomba tersebut tentu diambil dari orang-orang yang ahli dalam profesinya. Salah satu diantaranya merupakan jebolan dari ajang Masterchef.</p>



<p>“Kebetulan ada Chef Belinda Christina yang merupakan finalis Masterchef season 11 yang bersedia menjadi juri tamu. Kemudian juri kedua yakni Ketua Indonesian Chef Association (ICA), Chef Pamungkas, kemudian juri ketiga adalah Prof Rina, selaku guru besar Tata Boga di UM. Ditambah lagi ada juri lainnya yakni ahli gizi dari RSUD Kota Malang serta dari Dispangtan,” lanjutnya.</p>



<p>Diharapkannya, melalui lomba tersebut nantinya para sang juara dapat memberikan sosialisasi kepada PKK Kota Malang. Sehingga menu olahan tidak hanya itu-itu saja, melainkan jadi nilai tambah yabg lebih baik. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>60 Pengusaha Jasa Kuliner Catering Lamongan Ikuti Lomba Cipta Menu Pangan Lokal B2SA</title>
		<link>https://memontum.com/60-pengusaha-jasa-kuliner-catering-lamongan-ikuti-lomba-cipta-menu-pangan-lokal-b2sa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[b2sa]]></category>
		<category><![CDATA[catering]]></category>
		<category><![CDATA[cipta]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[jasa]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[menu]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka Lomba Cipta Menu Olahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) non beras di Halaman Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/06/2023) tadi. Kegiatan ini, diselengarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan. Bupati Yuhronur mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka Lomba Cipta Menu Olahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) non beras di Halaman Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/06/2023) tadi. Kegiatan ini, diselengarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan.</p>



<p>Bupati Yuhronur mengatakan bahwa hal ini merupakan cara untuk memanfaatkan potensi makanan dari bahan makanan non beras yang tidak membosankan dan bergizi untuk keluarga. &#8220;Ini adalah memanfaatkan potensi lokal. Banyak sekali potensi makanan dari bahan makanan non beras yang bisa diolah menjadi makanan yang sehat dan berkualitas tentunya. Kita juga akan terus membiasakan membuat makanan bergizi khususnya untuk anak-anak kita. Sehingga mereka mendapatkan makanan yang tidak membosankan, menyenangkan dan lebih bergizi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tentunya, ujar Bupati, ini juga untuk mengatasi jumlah stunting. &#8220;Karena tantangan kita untuk stunting ini tidaklah ringan, target di tahun 2024 angka stunting ini sebagaimana arahan Bapak Presiden harus di bawah 14 persen. Sedangkan kita sekarang masih di angka 27 persen, untuk itu berbagai effort harus dilakukan,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Moch Wahyudi, menambahkan selain untuk memperingati Hari Jadi Lamongan ke 454 Tahun, lomba ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat di Kabupaten Lamongan akan pentingnya konsumsi pangan B2SA. Tentunya, ini untuk mendorong peningkatan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA berbasis sumberdaya lokal. Lalu, membangun budaya keluarga dan untuk mengkonsumsi menu makanan B2SA dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada di sekitar.</p>



<p>“Ini sebagai upaya untuk mendorong konsumsi pangan masyarakat, agar sesuai dengan pola konsumsi pangan harapan. Sehingga, terbentuk SDM yang aktif, produktif dan unggul. Pesertanya sebanyak 60 orang dari Kabupaten Lamongan yang merupakan pengusaha jasa kuliner catering,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menu yang dilombakan adalah menu keluarga untuk makan pagi 20 peserta, makan siang 20 peserta dan makan malam 20 peserta. &#8220;Peserta juga wajib menyajikan 2 macam kudapan untuk Balita dan anak berusia 6-12 tahun. Bahan yang digunakan adalah bahan pangan lokal,” lapor Wahyudi.</p>



<p>Beberapa olahan pangan B2SA yang dikreasikan ini di antaranya makanan berbahan dasar non beras seperti jagung, kentang, singkong, ubi, talas, sorgum, berbagai sayuran dan ikan. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191569</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
