<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>challenge &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/challenge/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Mar 2024 15:37:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>challenge &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Buka Kejuaraan Berkuda Equastrian Friends &#038; Challenge, Pj Wali Kota Malang Beri Apresiasi Positif</title>
		<link>https://memontum.com/buka-kejuaraan-berkuda-equastrian-friends-challenge-pj-wali-kota-malang-beri-apresiasi-positif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2024 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berkuda]]></category>
		<category><![CDATA[challenge]]></category>
		<category><![CDATA[equastrian]]></category>
		<category><![CDATA[friends]]></category>
		<category><![CDATA[Kejuaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205256</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan kejuaraan berkuda Equastrian Friends &#38; Challenge, di Puncak Joyo Royal Stable, Jalan Puncak Joyo Agung Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/01/2024) tadi. Ajang tersebut, untuk memperebutkan Piala Pj Wali Kota Malang Equastrian Friends &#38; Challenge dan digelar selama dua hari hingga besok, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan kejuaraan berkuda Equastrian Friends &amp; Challenge, di Puncak Joyo Royal Stable, Jalan Puncak Joyo Agung Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (27/01/2024) tadi. Ajang tersebut, untuk memperebutkan Piala Pj Wali Kota Malang Equastrian Friends &amp; Challenge dan digelar selama dua hari hingga besok, Minggu (28/01/2024).</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi positifnya. &#8220;Saya bersyukur, dengan adanya event ini. Karena inisiatif dari Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kota Malang, di bawah Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Malang. Kami Pemkot Malang juga berterima kasih karena sudah ada kejuaraan pertama berkuda di Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Melalui event tersebut, Pj Wali Kota berharap bisa memberikan ruang bagi siapa saja yang aktif dan senang melakukan olah raga berkuda. Termasuk, juga menjadi tempat bagi para atlet untuk berlatih.</p>



<p>“Tentu ini memberikan dampak positif selain bagi para atlet, mungkin ada masyarakt lain yang akhirnya juga tertarik. Karena disini juga ada tempat yang menyediakan bagi mereka yang senang berkuda, untuk menyalurkan hobinya,” tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga akan memberikan support (dukungan, red) kepada para atlet olah raga berkuda yang ada di Kota Malang. Apalagi, ketika ada event kejuaraan lain, menurutnya Kota Malang selalu menjadi juara umum.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Betul nanti Pemkot akan mensupport, karena pada saat di Sidoarjo aja kita runner up dan kita adakan ini juga untuk bisa menutupi kekalahan kita pada saat di Porprov kemarin,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Pordasi Kota Malang, Hari Wibowo, menyampaikan bahwa dalam event tersebut diikuti oleh 175 peserta dari 11 kota yang ada di Jawa Timur. Kemudian, terdapat dua kategori yang dipertandingkan yakni Dressage dan Jumping Show.</p>



<p>“Di event ini ada 59 ekor kuda, tapi satu ekor kuda bisa join dengan rider lain. Jadi ada 175 an peserta. Dari 11 kota yang ada di Jawa Timur, ada dari Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu,” ujar Hari.</p>



<p>Lebih lanjut Hari menyampaikan, bahwa event tersebut juga untuk mencari bibit-bibit atlet yang akan dicanangkan pada Porprov 2025 mendatang. Apalagi, di Kota Malang akan menjadi tuan rumah.</p>



<p>“Kita optimis menghadapi Porprov 2025. Kita punya semangat sukses menjadi tuan rumah dan peserta. Dimana kita kemarin jadi runner up di Porprov VIII dan di Porprov 2025 kita harap bisa jadi juara umum,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205256</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembalap Enam Provinsi dan Enam Negara Bersaing di Rengganis Race and Challenge 2023</title>
		<link>https://memontum.com/pembalap-enam-provinsi-dan-enam-negara-bersaing-di-rengganis-race-and-challenge-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Oct 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bersaing]]></category>
		<category><![CDATA[challenge]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Pembalap]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[rengganis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200585</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Rengganis Race and Challenge 2023 sebagai event sport tourism Situbondo, bakal digelar Minggu (29/10/2023) besok. Rencananya, pelaksanaan ini bakal diikuti ratusan pembalap nasional dan internasional, sebagai bagian dalam mengenalkan dan sekaligus menarik wisatawan untuk datang berkunjung ke Situbondo. Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengatakan bahwa gelaran itu bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Rengganis Race and Challenge 2023 sebagai event sport tourism Situbondo, bakal digelar Minggu (29/10/2023) besok. Rencananya, pelaksanaan ini bakal diikuti ratusan pembalap nasional dan internasional, sebagai bagian dalam mengenalkan dan sekaligus menarik wisatawan untuk datang berkunjung ke Situbondo.</p>



<p>Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengatakan bahwa gelaran itu bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menggelar event olah raga wisata atau sport tourism, untuk menjadi bagian dari cara menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara berkunjung ke &#8216;Kota Santri Pancasila&#8217;. Melalui kegiatan ini, diharapkan tingkat kunjungan wisata akan mengalami kenaikan.</p>



<p>&#8220;Melalui sport tourism ini, diharapkan akan berdampak makin dikenalnya Situbondo. Tidak hanya nasional, tetapi juga internasional. Peluang inilah yang kami tangkap agar bisa menarik wisatawan untuk datang,&#8221; kata Bupati Karna, Sabtu (28/10/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Manager Rengganis Race and Challenge, Udianto, menjelaskan bahwa event balap sepeda ini selain diikuti oleh pembalap dari enam provinsi juga diikuti oleh sejumlah pembalap dari enam negara. Beberapa pembalap dari enam provinsi itu, diantaranya dari Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, DKI Jakarta, Bali dan Kalimantan Barat. Sedangkan pembalap dari enam negara, beberapa diantaranya dari Spanyol, Rusia hingga Belanda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Event bergengsi ini untuk mengenalkan Situbondo ke kancah dunia, karena kegiatan ini sudah level internasional dan diikuti oleh pembalap profesional internasional,&#8221; terang Udianto.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa konsep event balap sepeda ini disebutnya fun and race. Itu karena, sebelum bertanding para peserta akan bersepeda mulai dari Pendopo Aryo Situbondo hingga Desa Jetis, Kecamatan Besuki.</p>



<p>&#8220;Di Desa Jetis inilah menjadi titik nol pertandingan balap sepeda menuju Kecamatan Sumbermalang. Start hingga finish di Sumbermalang, akan memakan waktu sekitar 14 kilometer, dengan tantangan jalan yang menanjak,&#8221; papar Udianto.</p>



<p>Masih menurut Udianto, bahwa ajang balap sepeda yang diikuti pembalap nasional dan internasional, ini cukup efektif untuk mengenalkan Situbondo ke kancah dunia. Event seperti ini sudah dilakukan oleh beberapa daerah, untuk mengenalkan daerahnya.</p>



<p>&#8220;Kami sendiri terkejut saat mengetahui Situbondo, itu punya spot balap sepeda yang bagus dan representatif. Karena tantangan bagi pembalap ada di Sumbermalang, yaitu spot tanjakan cukup tajam,&#8221; paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200585</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menparekraf Sandiaga Jadi Keynote Workshop Kata Kreatif Probolinggo dan Menang Challenge Rujak Erok-erok</title>
		<link>https://memontum.com/menparekraf-sandiaga-jadi-keynote-workshop-kata-kreatif-probolinggo-dan-menang-challenge-rujak-erok-erok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Aug 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[challenge]]></category>
		<category><![CDATA[erok-erok]]></category>
		<category><![CDATA[keynote]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[menang]]></category>
		<category><![CDATA[Menparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sandiaga]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195674</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Posisinya yang strategis, menjadi alasan dipilihnya Kota Probolinggo sebagai lokasi Workshop Ekonomi Kreatif (Ekraf) dengan nara sumber Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno. Mas Menteri-sapaan akrabnya, itu mengungkapkan jika Kota Probolinggo merupakan gerbang menuju destinasi wisata prioritas. Hal tersebut, diungkapnya dalam workshop &#8216;Kata&#8217; kreatif. Yaitu, pengembangan kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Posisinya yang strategis, menjadi alasan dipilihnya Kota Probolinggo sebagai lokasi Workshop Ekonomi Kreatif (Ekraf) dengan nara sumber Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno. Mas Menteri-sapaan akrabnya, itu mengungkapkan jika Kota Probolinggo merupakan gerbang menuju destinasi wisata prioritas.</p>



<p>Hal tersebut, diungkapnya dalam workshop &#8216;Kata&#8217; kreatif. Yaitu, pengembangan kabupaten atau kota (Kata) kreatif oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Gedung Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Sabtu (12/08/2023) tadi. &#8220;Bromo, Tengger, Semeru. Oleh karena itu, kita bidik workshop ini untuk menyiapkan dari segi ekosistem agar Kota Probolinggo menjadi gerbang untuk menuju destinasi prioritas dunia tersebut,” jelas pria berdarah Gorontalo dan Jawa ini.</p>



<p>Melalui acara ini, Kemenparekraf berharap dapat menggali, memanfaatkan dan menumbuhkembangkan ekonomi kreatif unggulan daerah. Serta, membangun kesadaran dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Sehingga, tercipta ekosistem pengembangan kabupaten atau kota kreatif yang kondusif.</p>



<p>Di depan 146 peserta, Mas Menteri yang memiliki latar belakang sebagi pelaku UMKM dari Kota dan Kabupaten Probolinggo, menjelaskan beberapa tips. Ada 3si yakni inovasi, adaptasi dan kolaborasi yang harus dimiliki peserta.</p>



<p>&#8220;Kita harus mempunyai 3si, kalau ingin produk kita semakin maju dan dikenal oleh masyarakat. Jangan lupa untuk membingkainya dengan 3G,” jelasnya.</p>



<p>Di sini, paparnya, 3G yang dimaksud ialah Gercep (gerak cepat), Gema (gerak bersama) dan Gaspol (garap semua untuk ciptakan lapangan kerja). Selain itu, dirinya juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk membuat satu acara khusus setiap bulannya agar dapat menggerakkan perputaran ekonomi daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, mewakili Wali Kota Probolinggo, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Probolinggo, Retno Fadjar Winarti, hadir dalam kegiatan ini. Dirinya membacakan laporan Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zaenal Abidin.</p>



<p>“Kami memiliki harapan besar dengan kehadiran Bapak Menteri dan tim, mudah-mudahan dapat memberikan pengetahuan baru bagi warga Kota Probolinggo. Khususnya para pengusaha atau entrepeneur yang hadir pada hari ini. Sehingga, agar dapat mengembangkan usahanya dengan cara-cara yang baru, adaptif terhadap teknologi dan tentunya lebih kreatif. Harapannya, pengetahuan baru tersebut dapat diterapkan dalam mengembangkan usahanya sehingga berdampak pula pada perkembangan ekonomi di Kota Probolinggo menjadi lebih maju,” kata Retno.</p>



<p>Diketahui, Sandiaga Uno telah tiba malam sebelumnya dan menginap di Kota Probolinggo. Sabtu paginya, Mas Menteri berkeliling ke Alun-Alun Kota Probolinggo dan menyapa pelaku UMKM di Pasar Sabtu-Minggu.</p>



<p>“Keren banget ya, saya bertemu para pelaku UMKM. Dan ini ya, ada destinasi Gereja Merah. Itu cagar budaya luar biasa. Saya ke Museum Probolinggo. Jadi ada beberapa destinasi yang kami kunjungi dan saya optimis masyarakat di sini adalah masyarakat yang kreatif, dan UMKM akan menjadi lokomotif untuk menggerakkan ekonomi kita,” ungkap Mas Menteri.</p>



<p>Tidak hanya memberikan workshop, di acara yang sama, mantan Wagub DKI Jakarta itu turut ditantang untuk membuat Rujak Erok-erok, salah satu makanan khas di Kota Probolinggo. Tidak disangka, Rujak Erok-erok dibuat oleh Mas Menteri dan salah satu peserta workshop dan berhasil menang. Rujak buatannya itu, mengalahkan rujak racikan Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Susiati.</p>



<p>“Ini creative challenge,” selorohnya, yang disambut gelak undangan yang hadir.</p>



<p>Meski baru pertama kali, namun Mas Menteri piawai mengulek rujak berbahan dasar petis ikan tersebut. Ditanya tentang makanan khas Kota Mangga tersebut, Mas Menteri langsung menjawab sangat enak. “Rasanya pedes, tapi ada manisnya dan tadi buatan saya menanglah. Tadi menang karena komentarnya ada pedasnya, ada manisnya dan ada crunchynya juga,” tambahnya. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195674</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
