<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>championship &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/championship/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Oct 2023 16:35:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>championship &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ribuan Pesilat Jawa Timur Berlaga di Kejuaraan Pencak Silat Championship II</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-pesilat-jawa-timur-berlaga-di-kejuaraan-pencak-silat-championship-ii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Oct 2023 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berlaga]]></category>
		<category><![CDATA[championship]]></category>
		<category><![CDATA[Kejuaraan]]></category>
		<category><![CDATA[pencak]]></category>
		<category><![CDATA[pesilat]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199767</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak 1.500 pesilat dari perguruan yang ada di Jawa Timur, mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Championship II, yang digelar oleh Akademi Pencak Silat (APS) Kota Batu, mulai 13 hingga 15 Oktober 2023 di GOR Gajahmada, Kota Batu. Kejuaraan yang digelar untuk jenjang SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan umum ini, sekaligus untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Sebanyak 1.500 pesilat dari perguruan yang ada di Jawa Timur, mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Championship II, yang digelar oleh Akademi Pencak Silat (APS) Kota Batu, mulai 13 hingga 15 Oktober 2023 di GOR Gajahmada, Kota Batu. Kejuaraan yang digelar untuk jenjang SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan umum ini, sekaligus untuk memeriahkan Hari Jadi Ke 22 Kota Batu, yang jatuh pada 17 Oktober 2023.</p>



<p>Selain itu, kegiatan ini dimaksudkan pula untuk mencari bibit-bibit unggul atlet silat. Termasuk, menggerakkan perekonomian dan mendukung sport tourism di Kota Batu.</p>



<p>Ketua Pelaksana, Suwito, mengatakan sebenarnya kejuaraan ini digelar bagi para atlet Kota Batu atau Malang Raya. Namun, karena antusias pesilat dari luar daerah khususnya Jawa Timur sangat tinggi, sehingga panitia tidak bisa menolak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, sebenarnya kejuaraan ini spontanitas dari APS. Ternyata, banyak peserta dari luar daerah yang daftar. Panitiapun tak bisa menolak, dari rencana awal kami perkirakan hanya 200-300 peserta, tapi sekarang sudah tembus kurang lebih 1.500 peserta,&#8221; terangnya di GOR Gajahmada, Kota Batu, Jumat (13/10/2023) tadi.</p>



<p>Suwito berharap, kejuaraan ini bisa menjadi agenda tahunan untuk memperingati Hari Jadi Kota Batu. Pasalnya, banyak dampak positif yang bisa didapat dari kejuaraan.</p>



<p>&#8220;Misalnya menggeliatkan roda perekonomian. Sebab para atlet dan orang tua yang mengantar mereka tentu juga menginap di Kota Batu. Selain itu makanan dan jajanan yang dijajakan oleh PKL di sekitar GOR Gajah Mada semakin menggeliat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq, mengaku sangat mengapresiasi kejuaraan yang digelar oleh APS karena mampu meningkatkan kunjungan wisata serta menggeliatkan perekonomian Kota Batu. &#8220;Kejuaraan ini merupakan gagasan yang sangat luar biasa. Bukan hanya mencari bibit unggul tapi juga bisa mendatangkan kunjungan dan menyedot perhatian banyak orang. Tentu bisa menjadi ajang promosi wisata yang ada di Kota Batu,&#8221; tegasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199767</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rawat Tradisi Kerapan Sapi, Bupati Sumenep Gelar Kompetisi Madura Bull Race Championship</title>
		<link>https://memontum.com/rawat-tradisi-kerapan-sapi-bupati-sumenep-gelar-kompetisi-madura-bull-race-championship</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Sep 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[championship]]></category>
		<category><![CDATA[kerapan]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198688</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Kecintaan dalam menjaga dan merawat tradisi para leluhur madura, terus digalakkan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Kali ini, hal itu dibuktikan dengan menggelar kompetisi Kerapan Sapi madura (Madura Bull Race Championship) di Lapangan Bluto, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Sabtu (23/09/2023) tadi. Disampaikan Bupati Achmad Fauzi, bahwa menghidupkan nilai-nilai luhur sejarah dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Kecintaan dalam menjaga dan merawat tradisi para leluhur madura, terus digalakkan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Kali ini, hal itu dibuktikan dengan menggelar kompetisi Kerapan Sapi madura (Madura Bull Race Championship) di Lapangan Bluto, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Sabtu (23/09/2023) tadi.</p>



<p>Disampaikan Bupati Achmad Fauzi, bahwa menghidupkan nilai-nilai luhur sejarah dan melestarikan budaya, perlu ada penyemangat. Kompetisi itu, bagian dari cara memotivasi para generasi peternak sapi dan pecinta sapi kerap untuk terus melestarikan tradisi Kerapan Sapi itu.</p>



<p>&#8220;Tanpa kompetisi atau kejuaraan lomba, tentunya nilai-nilai dan spirit kecintaan pada warisan budaya Kerapan Sapi bisa punah. Apalagi saat ini, gelombang gempuran arus digitalisasi merambah dalam tiap ruang kehidupan kita. Contoh, anak kecil saja mainannya gadjet seperti game hp (Handphone) dan lain-lain,&#8221; kata Bupati Fauzi.</p>



<p>Pentolan Politisi PDI-Perjuangan Sumenep ini, menjelaskan bahwa menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi leluhur itu penting. Bahkan, wisatawan mancanegara selain mengincar wisata panorama alam yang mempesona, juga tradisi lokal yang unik dan langka yang dicari. Sebagai contoh, tentunya seperti kerapan sapi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Kerapan Sapi merupakan identitas kultural masyarakat Madura. Dan ini merupakan warisan tradisi yang sangat berharga. Karenanya, maka menjaga dan melestarikannya adalah sebuah hal yang harus dilakukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ini baru kompetisi Kerapan Sapi tingkat kabupaten. Diharapkan, even ini bisa memberikan pembinaan, pengembangan serta pelestarian warisan budaya. Karena nantinya, juga akan digelar kompetisi tingkat Madura, untuk memperebutkan Piala Presiden RI pada Minggu, 8 Oktober 2023 mendatang,&#8221; terang Bupati Fauzi.</p>



<p>Dikatakannya, kejuaraan ini terselenggara merupakan wujud perhatian dan komitmen pemerintah daerah bersama pecinta sapi dalam melestarikan budaya. Selain sebagai ajang silaturahmi dan mempererat kekompakan, serta memperkuat identitas kultural masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sumenep,</p>



<p>“Kami menyampaikan terima kasih kepada para peternak dan pecinta sapi kerap yang melestarikan budaya warisan leluhur hingga saat ini. Termasuk, paguyuban Kerapan Sapi yang menyelenggarakan berbagai perlombaan di Kabupaten Sumenep,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kejuaraan Kerapan Sapi Tingkat Kabupaten Sumenep 2023, dilaksanakan Dinas Kebudayaan Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disbudporapar) dan diikuti sebanyak 48 peserta. Dengan rincian, ada sebanyak 24 pasang sapi dari kecamatan wilayah daratan dan 24 pasang sapi dari kecamatan wilayah kepulauan.</p>



<p>Pemenang Golongan Menang I, II dan III dan Golongan Kalah I, II dan III, menjadi pasangan sapi mewakili Kabupaten Sumenep ke ajang Kejuaraan Tingkat Madura, pada 8 Oktober 2023 mendatang di Kabupaten Bangkalan. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198688</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
