<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Check Point &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/check-point/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2020 14:28:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Check Point &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cegah Covid-19, Pemdes Sentul Dirikan 13 Pos Check Point</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-covid-19-pemdes-sentul-dirikan-13-pos-check-point</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2020 14:28:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sentul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118910-cegah-covid-19-pemdes-sentul-dirikan-13-pos-check-point</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin mendirikan 13 pos check point. Tiga belasa pos chek point itu untuk mengecek masyarakat yang akan menuju tambak. Seperti diketahui bahwa Desa Sentul merupakan salah satu jalur perekonomian menuju area pertambakkan. Oleh sebab itu dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB ) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin mendirikan 13 pos check point. Tiga belasa pos chek point itu untuk mengecek masyarakat yang akan menuju tambak. Seperti diketahui bahwa Desa Sentul merupakan salah satu jalur perekonomian menuju area pertambakkan. Oleh sebab itu dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB ) tahap I, tahap II hingga tahap III terkonsentrasi menjaga akses menuju tambak.</p>
<p>Kepala Desa Sentul Akhmad Yani melalui Sekretaris Desa Solikhudin di ruang kerjanya mengatakan, jika pada PSBB kemarin pihaknya bersama tim relawan mendirikan 3 pos check point, Kamis (9/7/2020) siang.</p>
<p>Masing-masing antara lain berada di RT. 01, 02, RW. 01, tepat perbatasan Desa Sentul dengan Desa Penatarsewu. Kemudian di RT. 08, RW. 02, perbatasan Desa Sentul dengan Desa Glagaharum. Di RT. 10, 12, RW. 03, perbatasan Desa Sentul dengan Desa Plumbon.</p>
<p>Sebenarnya, lanjut Solikhudin, tidak hanya tiga titik pos check point saja. Namun PSBB tahap III pos check point, ditambah sepuluh titik yang disebar pada masing-masing RW. Dikarenakan banyak pintu keluar masuk area ke tambak. Dengan begitu dapat diminimalisir aktifitas warga maupun pengguna jalan yang melintas.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, keseluruhan pos check point dijaga oleh tim relawan dari Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, RT, RW, hasilnya negatif selana pengecekan suhu badan atau thermogund. Pemberlakukan sistem penjagaan secara bergantian, mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Disebabkan pada hari Sabtu, Minggu area tambak di kunjungi para pemancing, &#8221; terang Solikhudin.</p>
<p>Pelanggaran-pelanggaran itu pasti ada, kata Solikhudin adalah warga atau pengguna jalan yang tidak menggunakan masker. Dengan pelanggaran itu mereka diberi masker secara gratis.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118911" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0036-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Semenatara itu dalam pemeriksaan di pos check point oleh tim relawan. Bagi pengguna jalan dari lur Desa Sentul, maupun dari luar Kecamatan Tanggulangin tidak mengatongi surat dari RT, RW. maka akan diberikan sanksi tegas, berupa dikembalikan dan kendaraannya disuruh putar balik.</p>
<p>Dikatakan Solikhudin, Pemerintah Desa Sentul selama PSBB tahap I, tahap II, dan tahap III berlangsung, telah membagikan masker pada warga sebanyak 2 kali, penyemprotan disinfektan 2 Minggu sekali selama 3 bulan. Serta pembagian tempat cuci tangan, dengan sabun pada 16 titik mushola dan masjid.</p>
<p>Masa new normal ini diharapkan, warga tetap mematuhi himbaun dan peraturan yang ada. Sesuai protokol kesehatan agar dapat terhindar dari penyebaran wabah Covid-19, berpola hidup sehat, bersih, kerap mencuci tangan, jaga jarak, hindari keramian, dan tetap menggunakan masker jika bepergian. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118910</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Covid, Pemdes Banjarasri Dirikan 3 Pos Check Point</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-covid-pemdes-banjarasri-dirikan-3-pos-check-point</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2020 02:41:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Banjarasri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118794-cegah-covid-pemdes-banjarasri-dirikan-3-pos-check-point</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19), dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Desa Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin mendirikan tiga pos check point. Hal itu dilakukan lantaran jalur akses, langsung menuju ke area pertambakan yang berada disisi timur. Dengan kondisi seperti sehingga tidak dimungkingkan, warga maupun pengguna jalan berlalu lalang melintas. Pj [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19), dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Desa Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin mendirikan tiga pos check point. Hal itu dilakukan lantaran jalur akses, langsung menuju ke area pertambakan yang berada disisi timur. Dengan kondisi seperti sehingga tidak dimungkingkan, warga maupun pengguna jalan berlalu lalang melintas.</p>
<p>Pj Kepala Desa Banjarasri Sudarna melalui Sekretaris Desa Saifulloh pada Memontum.com menjelaskan, pihaknya mendirikan pos check point sebanyak 4 titik itu. Masing-masing ditempakan pada RT. 04 RW.01, samping KUD tepat pintu masuk Desa. Kemudian di RT. 06 RW. 02 , pada jembatan penghubung antara Desa Kedungbanteng dengan Desa Banjarasri. Selanjutnya di RT. 09 RW. 03, tepat berada di samping gedung MI.</p>
<div id="attachment_118795" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-118795" decoding="async" class="size-full wp-image-118795" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0049-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Pemdes Banjarasri bersam tim relawan saat melakukan pemeriksaan suhu badan pada pengendara yang sedang melintas. (gus)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0049-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0049-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0049-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0049-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-118795" class="wp-caption-text">Pemdes Banjarasri bersam tim relawan saat melakukan pemeriksaan suhu badan pada pengendara yang sedang melintas. (gus)</p></div>
<p>Dalam PSBB tahap I, II, dan tahap III diberlakukan 2 shift, yakni mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Setelah itu pukul 21.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. &#8221; Alhamdulillah keseluruhan pos check point yang ada tim relawan, hasilnya negatif ketika dilakukan pemeriksaan thermogund atau check suhu badan pada warga maupun pengguna jalan yang melintas, &#8221; terang Saifulloh, Rabu (8/7/2020) siang.</p>
<p>Tim relawan, kata Saifulloh. Melibatkan dari unsur Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, RT, RW, dan Karang Taruna. Tidak dipungkiri dalam penjagaan di pos check point, banyak ditemukan pelanggaran terutama tidak menggunakan masker. Mereka diberikan sanksi berupa teguran, dan dikembalikan pulang untuk mengambil masker.</p>
<p>Selain itu, bagi orang luar Kecamatan Tanggulangin atau luar daerah tidak membawa surat keterangan dari RT. RW setempat, maka dikembalikan untuk meminta surat tersebut, setelah dapat dan mengantonginya akan diperbolehkan masuk ke Desa Banjarasri.</p>
<p>Itu juga berlaku sama halnya jika tamu dari manapun, harus berhenti di pos check point. Kemudian tamu itu harus menghubungi melalui telpon, pada orang yang dituju. Sebaliknya jika orang yang dituju, sesuai alamatnya telponnya tidak aktif. Maka tim relawan ini akan mengantar sampai tujuan yang dimaksud,.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118696" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lebih lanjut Saifulloh mengatakan jika Pemerintah Desa Banjarasri dalam penetapan PSBB itu, membagikan masker, sanitezer, penyemprotan disinfektan serta pembagian tempat cuci tangan pada sarana ibadah musholla dan masjid.</p>
<p>“ Masa new normal ini, warga tetap mematuhi himbauan dan peraturan agar terhindar dari Covid-19. Sesuai protokol kesehatan, berpola hidup sehat, bersih, kerap mencuci tangan, jaga jarak, hindari keramaian dan menggunakan masker jika bepergian,” jelasnya.<strong> (gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118794</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemdes Kedungsolo Perketat Jalur Perbatasan Desa</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-kedungsolo-perketat-jalur-perbatasan-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2020 11:24:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungsolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118622-pemdes-kedungsolo-perketat-jalur-perbatasan-desa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pemerintah Desa Kedungsolo Kecamatan Porong melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap I, tahap II, dan III untuk mengatisipasi dan mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19) Selasa (7/7/2020) siang. Untuk itu Kades Kedungsolo Edy Wahyu Hargono, memprakarsai pendirian pos check point dibeberapa tempat. Hal itu dikarenakan akses jalur desa, kerap dilintasai warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pemerintah Desa Kedungsolo Kecamatan Porong melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap I, tahap II, dan III untuk mengatisipasi dan mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19) Selasa (7/7/2020) siang. Untuk itu Kades Kedungsolo Edy Wahyu Hargono, memprakarsai pendirian pos check point dibeberapa tempat. Hal itu dikarenakan akses jalur desa, kerap dilintasai warga maupun pengguna jalan untuk beraktifitas, Selasa (7/7/2020) siang.</p>
<p>Edy Wahyu Hargono ketika dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan jika saat PSBB itu, pihaknya mendirikan pos check point di 4 titik. Yakni dilingkungan RT. 04 RW. 01, diperbatasan antara Desa Kedungsolo dengan Desa Keper, Kecamatan Porong. Dilingkungan RT. 04 Rw. 02, di perbatasan (pintu masuk desa) antara Desa Kedungsolo dengan Kelurahan JuwetKenongo, Porong. Dilingkungan RT 04 RW 04 perbatasan antara Desa Kedungsolo dengan lingkungan Gempolsampurno, Kelurahan Porong, Kecamatan Porong, ujarnya</p>
<div id="attachment_118623" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-118623" decoding="async" class="size-full wp-image-118623" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono (baju merah) saat rapat koordinasi bersama perangkat dan relawan Desa Kedungsolo melakukan check suhu badan di pos check point pada pintu masuk desa. (gus)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200707-WA0018-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-118623" class="wp-caption-text">Kepala Desa Kedungsolo Edy Wahyu Hargono (baju merah) saat rapat koordinasi bersama perangkat dan relawan Desa Kedungsolo melakukan check suhu badan di pos check point pada pintu masuk desa. (gus)</p></div>
<p>Selanjutnya kata Edy Wahyu Hargono, dilingkungan RT 01 RW 04, perbatasan antara Desa Kedungsolo dengan Desa Kebonagung, Porong, Keselurahannya pos check point itu melibatkan tim relawan dari unsur Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, LPMD, RT dan RW.</p>
<p>Dalam proses penjagaannya selama 24 jam, dilakukan secara bergiliran. Pembatasan tahap I, tahap II, tahap III, memang dijaga mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. Sedangkan pada Posko Kampung Tangguh yang berada di kantor desa itu, diberlakukan tiga shift mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB, pukul 14.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB, dan pukul 21.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB.</p>
<p>“Alhamdulillah hasil check suhu badan (thermogund), dari catatan masing-masing pos check point adalah negative. Tidak ditemukan pada warga maupun pengguna jalan yang melintasi jalan raya Desa Kedungsolo. Temuan-temuan pelanggaran kebanyakan tidak menggunakn masker, tetapi mereka diberikan sanksi teguran agar tetap memakai masker. Masa new normal saat ini warga dihimbau tetap mematuhi peraturan, sehingga dapat terhindar dari penyebaran Covid-19,” pungkas Edy Wahyu Hargono.</p>
<p>Sebelumnya, Pemerintah Desa melakukan pencegahan penyebaran covid-19 , dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, sanitizer pada warga. Sekaligus pembagian tempat cuci tangan, beserta sabun pada Musholla, dan Masjid.</p>
<p>“Sesuai protokol kesehatan, berpola hidup bersih, sehat, kerap cuci tangan setelah melakukan aktifitas, jaga jarak, menggunakan masker jika bepergian, dan hindari kerumunan atau keramaian, “ tutup Edy Wahyu Hargono. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118622</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kampung Tangguh  Kedungboto Dirikan Check Point di Jalur Alternatif</title>
		<link>https://memontum.com/kampung-tangguh-kedungboto-dirikan-check-point-di-jalur-alternatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2020 12:38:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungboto]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tangguh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118524-kampung-tangguh-kedungboto-dirikan-check-point-di-jalur-alternatif</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap I, tahap II, tahap III, Desa Kedungboto, Kecamatan Porong, mendirikan empat pos check point. Hal itu dilakukan untuk antisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19). Masing- masing pos itu ditempatkan, lingkungan RT 01 RW 01, RT 02 RW 01, Dusun Kedungturi, dan lingkungan RT 05 RW [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap I, tahap II, tahap III, Desa Kedungboto, Kecamatan Porong, mendirikan empat pos check point. Hal itu dilakukan untuk antisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19). Masing- masing pos itu ditempatkan, lingkungan RT 01 RW 01, RT 02 RW 01, Dusun Kedungturi, dan lingkungan RT 05 RW 02, RT 10 RW 03, Dusun Kedongboto.</p>
<p>Pj Kepala Desa Kedungboto Munir Nanang, melalui Sekretaris Desa Luluk Puji Astutik diruang kerjanya mengatakan, PSBB tahap I, tahap II itu diberlakukan satu shift mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. Sedangkan PSBB tahap III diberlakukan tiga shift yakni awal mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB, kemudian shift kedua pukul 15.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB, dan shift tiga pukul 23.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB pagi hari.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118525" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0030-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0030-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0030-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0030-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0030-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Keseluruhan pos chek point dipusatkan pada jalan akses pintu keluar masuk Desa, karena Desa Kedungboto jalur alternative menuju Desa Randegan, Tanggulangin. Selain itu juga menuju ke jalur arteri Porong melintasi Desa Candipari, Desa Pesawahan, dan jalur menghubungkan Porong-Krembung,” paparnya Senin (6/7/2020) siang</p>
<p>Menurut Luluk Puji Astutik, pemberlakuan jam penjagaan tahap I, tahap II, dan tahap III tersebut. Melibatkan tim relawan dari Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, LPMD, BPD, RT, RW, Karang Taruna hal itu juga dilakukan secara bergiliran dan bergantian. Hasilnya dari masing-masing pos check point, saat thermogund atau pemeriksaan suhu tubuh adalah negative. Terkait pelanggaran-pelanggaran yang terjadi saat pos check point, rata tidak menggunakan masker. Maka mereka itu diberikan sanksi teguran, dan berikan masker secara gratis.</p>
<p>“Kami selaku Pemerintah Desa Kedungboto, sebelumnya melakukan sosialisasi, penyemprotan disinfektan, pembagian masker, pembagian tempat cuci tangan, dan sebagainya. Dalam masa new normal saat ini, warga dihimbau dan tetap mematuhi peraturan yang ada sesuai protokol kesehatan. Sehingga dapat terhindar, dari wabah penyebaran virus corona (Covid-19),” pinta Luluk Puji Astutik <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118524</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemdes Lajuk Perketat Akses Masuk Porong-Krembung</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-lajuk-perketat-akses-masuk-porong-krembung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2020 10:02:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Lajuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118494-pemdes-lajuk-perketat-akses-masuk-porong-krembung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Secara geografis, Desa Lajuk berada paling barat Kecamatan Porong dan berbatasan langsung dengan Desa Wangkal, Desa Jenggot, Kecamatan Krembung. Selama PSBB mendirikan 5 pos check , untuk mengantipasi dan pencegahan penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di akses jalan yang menghubungkan jalur utama Porong-Krembung. Keberadaan pos check point , antara lain dikawasan RT. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo &#8211;</strong> Secara geografis, Desa Lajuk berada paling barat Kecamatan Porong dan berbatasan langsung dengan Desa Wangkal, Desa Jenggot, Kecamatan Krembung. Selama PSBB mendirikan 5 pos check , untuk mengantipasi dan pencegahan penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di akses jalan yang menghubungkan jalur utama Porong-Krembung.</p>
<p>Keberadaan pos check point , antara lain dikawasan RT. 01, 02, RW. 01, Dusun Pandokan (depan kantor balai desa), dikawasan RT. 03, 04, 05 RW. 01 Dusun Pandokan, RT. 02, RW. 02 Dusun Lajuk, RT. 04 RW. 02, Dusun Lajuk (Serut), dan RT. 01, RW. 03 Dusun Pojok dan penjagaan melibatakan tim relawan.</p>
<p>Pj Kepala Desa Lajuk Anfas Djauhar melalui Sekretaris Desa Suyanto mengatakan , seperti desa lain pada umumnya, Pemerintah Desa Lajuk juga melibatkan tim relawan dari unsur Polri, TNI, Linmas, Pemdes, Petugas Kesehatan BPD, LPMD, RT, RW, dan Karang Taruna. Senin (6/7/2020) siang.</p>
<p>Sedangkan penjagaannya dilakukan secara bergiliran, dikarenakan diberlakukan selama 24 jam dan dibagi menjadi tiga shift, terangnya</p>
<p>Awal mulai sekitar pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, selanjutnya pukul 16.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB, dan pukul 00.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB.</p>
<p>” Alhamdulillah semua hasilnya negative. Itu diketahui saat dilakukan pengecekkan suhu badan atau thermogund. Kata lain artinya tidak menunjukkan tanda-tanda yang reaktif maupun lainnya,” terang Suyanto.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118495" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0045-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0045-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0045-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0045-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200706-WA0045-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lebih lanjut dikatakan Suyanto, bahwa Desa Lajuk ini berada di utara dan selatan jalan menghubungkan Porong-Krembung. Sedangkan wilayah Dusunnya, berbatasan langsung dengan Desa Kedungboto, Desa Kesambi, Kecamatan Porong. Kemudian berbatasan Desa Waung Krembung, Desa Jenggot, Desa Wangkal, Kecamatan Krembung. “ Maka dari itu Pemerintah Desa Lajuk, banyak didirikan pos check point, “ paparnya</p>
<p>Tidak hanya itu, sebelumnya Pemerintah Desa kerap melakukan sosialisasi, penyemprotan disinfektan, pembagian masker, tempat cuci tangan, dan lainya. Agar warganya tetap sehat, dan terhindar dari wabah virus corona.</p>
<p>“Masa new normal ini, mari kita tetap mematuhi himbauan dan peraturan yang ada. Sesuai protokol kesehatan, berpola hidup bersih, sehat, kerap mencuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker jika bepergian, demi kesehatan diri sendiri, keluarga, dan orang lain,“ pungkas Suyanto <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118494</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Covid-19, Pemdes Plumbon Perketat Pemancing Masuk Tambak</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-covid-19-pemdes-plumbon-perketat-pemancing-masuk-tambak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 11:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Plumbon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118092-cegah-covid-19-pemdes-plumbon-perketat-pemancing-masuk-tambak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Selama PSBB Desa Plumbon, Kecamatan Porong mendirikan dua pos chek point. Desa yang berada paling timur Kecamatan Porong berbatasan langsung dengan Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin dan Desa Permisan, Kecamatan Jabon Pj Kepala Desa Plumbon Wahyu Hidayat, melalui Sekretaris Desa Ninik Masruroh diruang kerjannya mengatakan bahwa diwilayah kerjanya itu sebagian area tambak. Sehingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Selama PSBB Desa Plumbon, Kecamatan Porong mendirikan dua pos chek point. Desa yang berada paling timur Kecamatan Porong berbatasan langsung dengan Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin dan Desa Permisan, Kecamatan Jabon</p>
<p>Pj Kepala Desa Plumbon Wahyu Hidayat, melalui Sekretaris Desa Ninik Masruroh diruang kerjannya mengatakan bahwa diwilayah kerjanya itu sebagian area tambak.</p>
<div id="attachment_118093" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-118093" decoding="async" class="size-full wp-image-118093" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0014-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Sekretaris Desa Plumbon Ninik Masruroh (nomor 3 dari kiri), saat berad di pos check point bersama tim relawaan antasipasi penyebaran wabah virus corona (gus)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0014-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0014-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0014-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0014-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-118093" class="wp-caption-text">Sekretaris Desa Plumbon Ninik Masruroh (nomor 3 dari kiri), saat berad di pos check point bersama tim relawaan antasipasi penyebaran wabah virus corona (gus)</p></div>
<p>Sehingga didiriakan dua pos check point antara lain di lingkungan RT. 01 RW. 01 Dusun Plumbon, tepat berada di pintu masuk desa dan di lingkungan RT. 04. RW. 02 Dusun Tuyono. “ Dusun Tuyono, banya dikunjungi para pemancing ketika hari Sabtu dan hari Minggu,” ucapnya Rabu (01/07/2020) siang</p>
<p>“ Alhamdulillah, hasil check point selam PSBB berlangsung sampai new normal saat ini. Hasil catatan dari dua pos check point yang melibatkan tim relawan dari unsur Polri, TNI, Pemdes Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, RT, RW dan lainnya adalah negative. Artinya tidak ada temuan yang positif setelah dilakukan pengecekan suhu badan ,” terang Ninik Masruroh</p>
<p>Diungkapkan Ninik Masruroh, Pemerintah Desa Plumbon sebelumnya telah melakukan sosialisasi, membagikan masker, penyemprotan disinfektan pada rumah-rumah warga. Terkait pelanggaran-pelangaran warga maupun terhadap pengguna jalan, yang tidak memakai masker memang cukup banyak. Namun mereka diberikan sanksi teguran, dan diberikan masker secara gratis, jelasnya</p>
<p>“Kami selaku Pemerintah Desa Plumbon menghimbau pada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan-peraturan yang ada, agar kita semua terhindar dari wabah virus corona ( Covid-19). Meskipun dimasa new normal sesuai protokol kesehatan, sebaiknya berpola hidup sehat,bersih, kerap mencuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker jika bepergian, “tambahnya <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118092</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perketat Protokol Kesehatan, Glagaharum Menuju New Normal</title>
		<link>https://memontum.com/perketat-protokol-kesehatan-glagaharum-menuju-new-normal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 11:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Glagaharum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118088-perketat-protokol-kesehatan-glagaharum-menuju-new-normal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Glagaharum, Kecamatan Porong mendirikan pos check point selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Masing- masing pos check point itu, berada dikawasan RT. 06 RW. 02, Dusun Risen (jalan raya pintu masuk desa), dikawasan RT. 19 RW. 04 Dusun Kwaron, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Desa Glagaharum, Kecamatan Porong mendirikan pos check point selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Masing- masing pos check point itu, berada dikawasan RT. 06 RW. 02, Dusun Risen (jalan raya pintu masuk desa), dikawasan RT. 19 RW. 04 Dusun Kwaron, dan dikawasan RT. 13 RW. 03, Dusun Glagaharum.</p>
<p>Pos itu ditempatkan disana lantaran Desa Glagaharum memiliki akses jalur alternative menghubungkan Sidoarjo- Pasuruan. Dan sebaliknya menghubungkan akses jalur jalan keberapa desa, diwilayah Jabon-Tanggulangin.</p>
<div id="attachment_118089" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-118089" decoding="async" class="size-full wp-image-118089" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0018-copy.jpg?resize=740%2C342&#038;ssl=1" alt="Pj Kepala Desa Glagaharum M. Tosim (baju coklat) saat rapat koordinasi dan tim relawan Desa Glagaharum saat berada dipos check point antisipasi penyebaran virus corona. (gus)" width="740" height="342" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0018-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0018-copy.jpg?resize=300%2C139&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0018-copy.jpg?resize=600%2C278&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200701-WA0018-copy.jpg?resize=200%2C93&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-118089" class="wp-caption-text">Pj Kepala Desa Glagaharum M. Tosim (baju coklat) saat rapat koordinasi dan tim relawan Desa Glagaharum saat berada dipos check point antisipasi penyebaran virus corona. (gus)</p></div>
<p>Pj Kepala Desa Glagaharum M. Tosim saat ditemui Memo X mengatakan pos check point berada di beberapa tempat adalah untuk mengatisipasi penyebaran virus corona (Covid-19). “Desa kami merupakan jalur yang kerap dilintasi kendaraan roda dua, maupun roda empat. Sebab jalur yang dilintasinya tersebut, sebagai jalur alternative menghubungkan Sidoarjo-Pasuruan,” katanya, Rabu (1/7/2020) siang</p>
<p>Sedangkan system penjagaan pos check point dilakukan tim relawan itu, dilakukan secara bergiliraN dengan cara shift. Shift pertama mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB, shift kedua pukul 15.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB. Hasilnya yang tercatat dari masing-masing pos check point, keseluruhannya negative. Itu diketahui setelah dilakukan pengecekan suhu badan thermogund.</p>
<p>Selama PSBB, pelanggaran yang tidak menggunakan masker masih banyak ditemukan. Selanjutnya mereka diberikan sanksi teguran agar tetap menggunakan masker, jika merka diberikan sanksi teguran tidak dihiraukan maka tim relawan akan melarang untuk melintasi Desa Glagaharum. “ Seperti desa-desa lainya, kami juga melakukan sosialisasi, pembagian masker dan penyemprotan disinfektan, “ tambahnya</p>
<p>Menurutnya, tim relawan Pemerintah Desa Glagaharum melibatkan Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, LPMD, RT, RW. Sedangkan untuk mempermudah komunikasi, koordinasi dengan tim relawan dilapangan maka di kantor desa juga didirikan posko relawan gugus tugas pengendalian dan pencegahan.” Dalam new normal ini, mari kita tetap mematuhi peraturan sesuai protocol kesehatan sehingga kedepan dapat tetap terjaga kesehatan dan terhindar dari penyebaran virus corona, “ pungkas M. Tosim <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118088</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemdes Perketat Jalur Keluar Masuk Desa Kesambi</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-perketat-jalur-keluar-masuk-desa-kesambi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2020 02:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kesambi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117786</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pos chek point Pemdes Kesambi, Kecamatan Porong mendirikan pos check point diantara timur, dan barat jalan arteri Porong. Pos check point juga didirikan di perbatasan Kelurahan Gedang, Kelurahan JuwetKenongo dan depan samping masjid perbatasan dengan Desa Kebakalan. Keempat pos check point itu, didirikan untuk mengatisipasi penyebaran wabah virus corona (Copvid-19). Pos check [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Pos chek point Pemdes Kesambi, Kecamatan Porong mendirikan pos check point diantara timur, dan barat jalan arteri Porong. Pos check point juga didirikan di perbatasan Kelurahan Gedang, Kelurahan JuwetKenongo dan depan samping masjid perbatasan dengan Desa Kebakalan. Keempat pos check point itu, didirikan untuk mengatisipasi penyebaran wabah virus corona (Copvid-19).</p>
<p>Pos check point yang didirikan itu berada di akses jalur pintu masuk desa maupun jalur alternative menghubungkan Krembung-Porong menuju arteri porong atau menuju jalur utama protokol Porong.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-117788" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0029-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0029-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0029-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0029-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200626-WA0029-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dari keempat pos check point, selama PSBB tahap I, tahap II,tahap III hingga new normal tidak ditemukan tanda-tanda yang positif. Itu diketahui setelah melalui check suhu badan, dilakukan tim relawan yang berjaga selama 24 jam.</p>
<p>Pj Kepala Desa Kesambi Imam Khanafi mengatakan, pos check point itu, memang didirikan pada setiap pintu masuk desa. Pos tersebut berada di akses utama keluar masuk warga, maupun pengguna jalan yang melakukan aktifitas.</p>
<p>“ Selain itu, jalan raya Desa Kesambi merupakan salah satu lajur yang kerap dilewati pengendara yang menuju Porong-Krembung. Maupun jalan raya arteri Porong, menuju Surabaya-Malang dan sebaliknya,” ucapnya , Jumat (26/06/2020) siang.</p>
<p>Menurutnya, selama PSBB berlangsung, saat itu tim relawan banyak menemukan pelanggaran-pelanggaran. Terutama warga maupun pengguna jalan tidak menggunakan masker ketika melintasi jalan raya desa.</p>
<p>Dengan pelanggaran yang dilakukan itu, mereka diberikan sanksi teguran, selanjutnya diberi masker. Hal itu untuk menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan orang lain sesuai protokol kesehatan.</p>
<p>Pihak Pemerintah Desa Kesambi, sebelumnya juga kerap melakukan sosialisasi, penyemprotan disinfektan, dan sebagainya pada warga. Menyinggung tim relawan, kita melibatkan dari unsur Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, RT, RW, Karang Taruna yang dijaga secara bergantian.</p>
<p>“ Kami selaku Pemerintah Desa Kesambi menghimbau pada seluruh lapisan masyarakat, dimasa new normal agar tetap mematuhi himbauan dan peraturan yang ada. Sehingga dapat terhindar dari wabah Covid-19. Berpola hidup sehat, bersih, mencuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker jika bepergian, dan lainnya, “ pungkas Imam Khanafi. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117786</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemdes Pamotan Dirikan 3 Check Point di Jalur Alternatif</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-pamotan-dirikan-3-check-point-di-jalur-alternatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 12:35:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pamotan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117552</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Mengatisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) Pemerintah Desa Pamotan, Kecamatan Porong mendirikan 3 pos chek point. Tiga pos check point itu ditempkan di lingkungan RT 01 RW01, RT 06 RW 02 dab RT 08 RW 03. Kepala Desa Pamotan Kecamatan Porong Wiwin Andriani melalui Sekretaris Desa Musammah mengatakan jika wilayah Desa Pamotan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Mengatisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) Pemerintah Desa Pamotan, Kecamatan Porong mendirikan 3 pos chek point. Tiga pos check point itu ditempkan di lingkungan RT 01 RW01, RT 06 RW 02 dab RT 08 RW 03.</p>
<p>Kepala Desa Pamotan Kecamatan Porong Wiwin Andriani melalui Sekretaris Desa Musammah mengatakan jika wilayah Desa Pamotan ini, bersebelahan dengan jalan raya arteri Porong. Sehingga warga, dan pengguna jalan kerap melintas lewat jalur alternative “ Akses alternatif itu untuk beraktifitas menuju Kabupaten Sidoarjo, dan sebaliknya,” katanya Kamis (25/6/2020) siang</p>
<div id="attachment_117554" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-117554" decoding="async" class="size-full wp-image-117554" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200625-WA0030-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Satgas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo saat melakukan kunjungan ke pos check point Desa Pamotan Kecamatan Porong. (gus)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200625-WA0030-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200625-WA0030-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200625-WA0030-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200625-WA0030-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-117554" class="wp-caption-text">Satgas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo saat melakukan kunjungan ke pos check point Desa Pamotan Kecamatan Porong. (gus)</p></div>
<p>Untuk itu. selama PSBB tahap I, tahap II, tahap III, Pemdes Wunut mendirikan pos di jalur alternatif. Penjagaan dipos check point diberlakukan 2 shift yaitu pukul 07.00 sampai 19.00 WIB, dan pukul 19.00 WIB sampai 07.00 WIB. Seperti desa-desa lain pada umumnya, Pemerintah Desa Pamotan menerjunkan tim relawan dari unsur Polri, TNI, Pemdes, Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, RT, RW dan Karang Taruna.</p>
<p>Masih kata Musammah, menurut catatan hasil check point dilakukan tim relawan yang berada di dua titik hasilnya negative. Artinya tidak ada yang reaktif, maupun yang positif setelah dilakukan check suhu badan (thermogund). Selain itu, sebelumnya Pemerintah Desa Pamotan melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker.</p>
<p>Menjelang New Normal setelah PSBB tahap I, tahap II, dan tahap III, diharapkan warga tetap mematuhi himbauan-himbuan atau peraturan yang ada. Sesuai protokol kesehatan, berpola hidup sehat, bersih, kerap mencuci tangan, jaga jarak, dan menggunakan masker jika berpergian.</p>
<p>Juga menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga dan orang lain. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117552</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
