<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>chse &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/chse/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Apr 2022 02:26:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>chse &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Batu Instruksikan Selama Libur Lebaran Tempat Wisata Wajib Terapkan Prokes Standar CHSE</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-batu-instruksikan-selama-libur-lebaran-tempat-wisata-wajib-terapkan-prokes-standar-chse</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2022 02:26:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[chse]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Libur]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=167595</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penurunan kasus Covid-19 di Kota Batu, terus menunjukkan tren positif. Diprediksi, dengan turunnya kasus Covid-19, maka jumlah wisatawan yang akan berlibur ke Kota Batu saat libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, bakal mengalami peningkatan. Mengantisipasi segala kemungkinan, Pemkot Batu menghimbau agar masyarakat dan wisatawan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Penurunan kasus Covid-19 di Kota Batu, terus menunjukkan tren positif. Diprediksi, dengan turunnya kasus Covid-19, maka jumlah wisatawan yang akan berlibur ke Kota Batu saat libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, bakal mengalami peningkatan.</p>



<p>Mengantisipasi segala kemungkinan, Pemkot Batu menghimbau agar masyarakat dan wisatawan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Hal tersebut, disampaikan langsung Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.</p>



<p>Dirinya meminta, para pelaku wisata untuk menerapkan prokes sesuai standar Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE). Hal itu, dimaksudkan guna menghadapi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan saat libur Lebaran.</p>



<p>&#8220;Para pengelola hotel dan tempat wisata yang ada di Kota Batu, wajib menerapkan prokes CHSE. Guna meminimalisasi adanya resiko penyebaran virus Covid-19. Sebab itu, CHSE di hotel dan tempat wisata harus diterapkan dengan benar dan ketat,&#8221; terang Wali Kota Dewanti, Kamis (14/04/2022) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Dewanti juga menghimbau, agar wisatawan yang akan berlibur di Kota Batu, sebaiknya sudah divaksin booster. Himbauan itu, sejalan dengan peraturan pelaksanaan mudik. Jika belum tercover vaksinasi booster, diwajibkan untuk melampirkan hasil tes PCR yang berlaku 3&#215;24 sebelum melakukan perjalanan.</p>



<p>Sedangkan bagi yang sudah menerima dosis kedua, hanya perlu melampirkan hasil tes antigen 1&#215;24 jam atau PCR 3&#215;24 jam. Sedangkan masyarakat yang sudah mendapatkan dosis ketiga, tidak perlu melampirkan hasil tes sebagai syarat perjalanan.</p>



<p>&#8220;Ini berarti, yang hendak masuk ke Kota Batu, sudah mendapatkan vaksin booster. Sedangkan jika belum mendapatkan vaksinasi booster harus ada tes tersebut yang perlu kami lakukan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi, mengatakan bahwa hotel dan tempat wisata di Kota Batu, berkomitmen menekan potensi penularan Covid-19 sepanjang libur hari raya mendatang. Komitmen itu, bakal diwujudkan dengan cara menerapkan CHSE dengan sebaik mungkin.</p>



<p>&#8220;Sektor pariwisata membutuhkan kedatangan orang. Karena itu aspek keamanan dan kenyamanan sangat penting dilakukan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Dengan adanya tren positif penurunan Covid-19, pihaknya berharap dapat membalikkan kondisi perekonomian yang sempat terseok-seok. Bahkan, dirinya mengungkapkan, beberapa tempat wisata tidak merubah tarif masuk walaupun ada kenaikan harga bahan pokok dan kebijakan pajak.</p>



<p>&#8220;Untuk Taman Rekreasi Selecta, kami lebih memilih tidak menaikan harga tiket masuk. Karena kami khawatir jika tiket naik bisa berdampak pada menurunnya jumlah wisatawan,&#8221; tutur dia.</p>



<p>Padahal, kondisi pandemi Covid-19 yang mulai membaik seperti saat ini menjadi peluang besar untuk memulihkan kondisi keuangan usaha. Sehingga pengelola harus cerdas dalam mengambil keputusan. Sebab adanya kenaikan PPN serta harga-harga bahan pokok.</p>



<p>&#8220;Kami memilih tidak menaikan pendapatan. Namun yang terpenting angka kunjungan tetap terjaga. Dua tahun lalu, karyawan tidak kerja. Kini kondisi membaik. PPN juga berdampak pada kenaikan harga komposisi,&#8221; tambah pria yang juga menjadi direktur PT Selecta.</p>



<p>Akibat kebijakan itu, Sujud memprediksi margin keuntungan Selecta berkurang hingga 20 persen. Biasanya, Selecta mengambil 40 persen margin keuntungan. &#8220;Jadi 10 persen lebih marginnya hilang,&#8221; terangnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">167595</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gencarkan CHSE, Kemenpar Ingin Bangkitkan Ekonomi Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/gencarkan-chse-kemenpar-ingin-bangkitkan-ekonomi-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2020 11:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[chse]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata dan Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126259</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sosialisasi pembukaan tempat-tempat pariwisata di Kabupaten Malang, terus dilakukan. Kamis (22/10) tadi, bertempat di Resto Pan Warung Tani Java Mulyo Agung, Kecamatan Dau, menggelar kegiatan sosialisasi dan pemberian dukungan sarana dan prasarana kepada desa destinasi wisata. Hadir dalam kesempatan itu, Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dadang Rizki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sosialisasi pembukaan tempat-tempat pariwisata di Kabupaten Malang, terus dilakukan. Kamis (22/10) tadi, bertempat di Resto Pan Warung Tani Java Mulyo Agung, Kecamatan Dau, menggelar kegiatan sosialisasi dan pemberian dukungan sarana dan prasarana kepada desa destinasi wisata.</p>
<p>Hadir dalam kesempatan itu, Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dadang Rizki Ratman, perumus CHSE, Ayu Nur dan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jatim, Suwondo serta Kabupaten Malang, Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara Kadisparbud Kabupaten Malang.  Pelaksanaan tersebut, terkait rencana pemberian sarana dan prasarana program CHSE (Clean, Healthy, Safety and Environment sustainablity).</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini dimaksudkan guna mendukung pihak pengelola destinasi wisata, untuk segera bisa melakukan operasional. Karena, ekonomi harus tetap bangkit selama masa Covid 19,&#8221; kata Made.</p>
<p>Perumus program CHSE, Ayu Nur, dalam kesempatan itu mengatakan, sektor pariwisata adalah sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19. Karena pariwisata adalah bisnis jasa, yang mana para peminatnya dari segala penjuru dunia. Dari situ, sektor pariwisata membutuhkan panduan untuk meningkatkan kebersihan, kesehatan dan keselamatan.</p>
<p>&#8220;Dunia pariwisata harus siap bangkit kembali. Panduan praktisnya ya lewat CHSR ini untuk pemilik, pengelola, pengunjung ataupun karyawan,&#8221; ungkap Ayu.</p>
<p>Sertifikasi CHSE, adalah sesuatu yang penting, karena menjadi jaminan sektor pariwisata agar bisa tergerak kembali. &#8220;Mulai dari sosialisasi, informasi, edukasi, dan penilaian mandiri (kelengkapan prosedur kesehatan) harus siap untuk didaftarkan ke link yang sudah kamu sediakan. Setelah itu auditor nanti akan mengevek langsung ke lokasi,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dadang Rizki Ratman, juga menjelaskan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, harus menjalankan sesuai dengan fungsinya. &#8220;Kami mendapatkan mandat dari pusat, untuk melakukan satu program kegiatan. Karenanya, kami sosialisasikan agar bisa bersama-sama membangkitkan kembali ekonomi dari sektor pariwisata yang aman, sehat dan lestari,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126259</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
