<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>cinta &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cinta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Mar 2026 16:08:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>cinta &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tekan Angka Kecelakaan Mudik, Pemkab Jember Luncurkan Program Mudik Aman Berbagi Cinta </title>
		<link>https://memontum.com/tekan-angka-kecelakaan-mudik-pemkab-jember-luncurkan-program-mudik-aman-berbagi-cinta</link>
					<comments>https://memontum.com/tekan-angka-kecelakaan-mudik-pemkab-jember-luncurkan-program-mudik-aman-berbagi-cinta#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231151</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengambil langkah proaktif dalam menghadapi momentum pergerakan massa besar-besaran pada musim Lebaran 2026, utamanya mensiasati dalam mudik lebaran. Untuk menjamin keselamatan warga, Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkab Jember, resmi meluncurkan Program Mudik Aman Berbagi Cinta. Program ini, sebuah inisiatif transportasi massal gratis yang dirancang untuk mengintervensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengambil langkah proaktif dalam menghadapi momentum pergerakan massa besar-besaran pada musim Lebaran 2026, utamanya mensiasati dalam mudik lebaran. Untuk menjamin keselamatan warga, Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkab Jember, resmi meluncurkan Program Mudik Aman Berbagi Cinta.</p>



<p>Program ini, sebuah inisiatif transportasi massal gratis yang dirancang untuk mengintervensi tingginya penggunaan kendaraan pribadi. Terutama roda dua, yang selama ini menjadi penyumbang angka kecelakaan tertinggi saat mudik.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menjelaskan bahwa kebijakan ini bagian dari strategi manajemen lalu lintas makro. Dengan memfasilitasi 516 pemudik menggunakan armada bus yang laik jalan, beban kepadatan kendaraan di jalur arteri dapat dikurangi secara signifikan.</p>



<p>Gatot menekankan, bahwa risiko perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor sangatlah besar, baik dari sisi kelelahan fisik maupun kerentanan mekanis. &#8220;Misi utama kami adalah mengalihkan penggunaan kendaraan roda dua ke moda transportasi massal yang jauh lebih aman dan nyaman,&#8221; ujarnya, saat ditemui di titik kumpul keberangkatan, Jalan Sudarman, Kamis (19/03/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tahun ini, Pemkab Jember mengerahkan sembilan armada bus eksekutif yang telah melewati uji ramcek ketat. &#8220;Kami ingin memastikan warga Jember bisa sampai ke kampung halaman, tanpa harus bertaruh nyawa di jalan raya dengan kendaraan yang tidak didesain untuk perjalanan antar provinsi,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Adapun rute yang disediakan, ujarnya, mencakup jalur-jalur krusial yang selama ini memiliki permintaan tinggi. Yakni, Jakarta–Jember, Bali–Jember, serta layanan pulang-pergi (PP) untuk rute Jember–Madura dan Jember–Mataram. Pemilihan rute ini didasarkan pada data sebaran warga Jember yang merantau di pusat-pusat ekonomi dan pendidikan tersebut.</p>



<p>Program ini, ujarnya, juga menjadi potret koordinasi antar instansi yang solid. Dishub tidak bekerja sendiri, karena berkolaborasi dengan jajaran kepolisian untuk pengawalan serta instansi terkait lainnya guna memastikan jalur yang dilalui bus tetap kondusif.</p>



<p>Gatot optimistis, bahwa jika pola ini terus dipertahankan dan kuotanya ditambah di masa depan, budaya mudik yang aman akan terbentuk di masyarakat Jember. Dengan dimulainya pemberangkatan ini, Pemkab Jember berharap angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan warga lokal dapat ditekan hingga level terendah.</p>



<p>&#8220;Antusiasme warga mencapai ratusan orang. Ini membuktikan bahwa kebutuhan akan transportasi publik yang aman sangat tinggi. Kami sedang mengkaji peluang untuk perluasan rute dan penambahan armada di tahun depan, tentu sesuai dengan arahan dan kebijakan Bapak Bupati Jember,&#8221; tambahnya. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tekan-angka-kecelakaan-mudik-pemkab-jember-luncurkan-program-mudik-aman-berbagi-cinta/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231151</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Trenggalek bersama Istri Launching Dapur Cinta untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-trenggalek-bersama-istri-launching-dapur-cinta-untuk-tekan-stunting-dan-kemiskinan-ekstrem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[dapur]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[tekan]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192507</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, luncurkan program Dapur Cinta. Program ini, diharapkan mampu mendukung cita-cita Pemerintah Kabupaten Trenggalek, dalam upaya menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem. Program Dapur Cinta sendiri, merupakan pengembangan dari program Masak Sareng Sama (SMS) Bu Novita. Hanya saja, Dapur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, luncurkan program Dapur Cinta. Program ini, diharapkan mampu mendukung cita-cita Pemerintah Kabupaten Trenggalek, dalam upaya menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem.</p>



<p>Program Dapur Cinta sendiri, merupakan pengembangan dari program Masak Sareng Sama (SMS) Bu Novita. Hanya saja, Dapur Cinta hadir lebih kepada upayanya membantu pemerintah mewujudkan amanah undang undang. Dimana, sesuai dengan Pasal 34 ayat 1 Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Fakir Miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.</p>



<p>Hadir di setiap desa, nantinya Dapur Cinta akan menjadi sarana pemerintah menyediakan makanan bergizi kepada masyarakat miskin. &#8220;Kita sama-sama ingin membantu menyukseskan program-program dan visi misi Bapak Bupati Kabupaten Trenggalek, untuk menurunkan angka stunting dan angka kemiskinan ekstrem yang mana separuh dari populasinya itu adalah perempuan dan anak,&#8221; kata Novita saat dikonfirmasi Rabu (05/07/2023) siang.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa hal itu bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai macam program. Diantaranya, menekan angka perkawinan anak, anak stunting, kemiskinan ekstrem melalui pendekatan SMS (Sareng Masak Sama) Bu Novita. Kemudian, program tersebut disempurnakan lagi dalam satu program yang namanya Dapur Cinta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dapur Cinta ini dihadirkan karena memang kita harus benar-benar hadir untuk masyarakat. Benar-benar menyampaikan hajat hidup orang itu menjadi tanggungan pemerintah. Saya berharap dari apa yang disampaikan hari ini, bisa menjadi satu solusi untuk penekanan angka stunting di Kabupaten Trenggalek,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Masih terang istri Bupati Trenggalek ini, pos dapur umumnya ada di setiap desa. Pertama, pihaknya akan menyediakan resep-resep. Kemudian resep yang disediakan akan di sebar di masing-masing dapur umum yang menjadi panduan menu-menu apa saja yang akan dibagikan kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kemudian ada pendanaan yang bersumber dari APBD utamanya dari Dinas Kesehatan kurang lebih sebesar Rp 4,5 hingga 5,5 miliar yang digunakan untuk memproduksi dapur cinta di setiap desa,&#8221; kata Novita.</p>



<p>Meskipun angkanya yang cukup besar, sambungnya, namun dalam hal ini Bupati Trenggalek yang sama-sama ikut dalam peluncuran program ini tetap mengajak peran serta masyarakat. &#8220;Makanya, butuh dukungan berbagai pihak dan kerjasama dan dukungan berbagai pihak untuk bisa memberikan bantuan makanan bergizi bagi masyarakat yang berada di kemiskinan ekstrem dan lebih-lebih balita stunting. Termasuk ibu yang hamil dan juga menyusui,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192507</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenkominfo Gelar Diskusi Literasi Digital bersama Komunitas Kemulan Cinta Masjid di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-gelar-diskusi-literasi-digital-bersama-komunitas-kemulan-cinta-masjid-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jul 2023 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kemulan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192243</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Untuk menjadi netizen berakhlak mulia, pengguna digital harus mampu mengeliminasi pelanggaran etika digital di media sosial. Selain itu, netizen juga membutuhkan literasi digital terkait tata krama penggunaan internet (netiket). Untuk mengeliminasi pelanggaran etika, sekaligus memperkenalkan tata krama penggunaan internet, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Komunitas Kemulan Cinta Masjid, akan menggelar diskusi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Untuk menjadi netizen berakhlak mulia, pengguna digital harus mampu mengeliminasi pelanggaran etika digital di media sosial. Selain itu, netizen juga membutuhkan literasi digital terkait tata krama penggunaan internet (netiket).</p>



<p>Untuk mengeliminasi pelanggaran etika, sekaligus memperkenalkan tata krama penggunaan internet, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Komunitas Kemulan Cinta Masjid, akan menggelar diskusi literasi digital di Desa Kemulan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (02/07/2023) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Menjadi Netizen Berakhlak Mulia&#8217; itu, akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, Pelatih Pusdikatcab Tulungagung, Mohamad Subaweh, Direktur LKP Mitra Ilmu, Khotibul Umam dan Ari Utami selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarTrenggalek0207. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,&#8221; tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Sabtu (01/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, bahwa menjadi netizen berakhlak mulia berarti melakukan kebaikan kepada orang lain, menghindari sesuatu yang menyakiti orang lain dan menahan diri tatkala disakiti. &#8220;Selain itu, juga dapat dilakukan dengan cara menghormati orang lain, tidak membawa-bawa isu SARA, menghormati hak cipta, menghargai privasi, bijak dan santun bertutur kata, dan menjadi insan yang pemaaf,&#8221; imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Dalam diskusi yang digelar chip in pada acara Pengajian Ahad Pagi dan Bazar UMKM Kemulan Creative Festival 2023 itu, Kemenkominfo juga berpesan agar pengguna digital mampu menghindari pelanggaran etika di media sosial. &#8220;Misalnya mengeluh, mengumpat, menyebar hoaks, ghibah, adu domba, nyinyir, dan bullying,&#8221; sebutnya.</p>



<p>Kemenkominfo berharap, ruang digital hendaknya diisi dengan aktivitas dan kreativitas positif yang mampu menginspirasi, partisipasi dan kolaborasi sesama pengguna digital. ”Hindari penggunaan internet negatif seperti ujaran kebencian (hate speech), pornografi, dan perjudian,” tegasnya.</p>



<p>Selain diskusi, acara tahunan warga Desa Kemulan itu juga diisi dengan bazar murah UMKM, kajian ahad pagi, festival anak sholeh: Musabaqoh Tilawatil Quran antar-siswa se-Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung. ”Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keimanan masyarakat sekaligus kemajuan ekonomi desa,” papar Kemenkominfo.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192243</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
