<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>cintai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cintai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jul 2025 15:18:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>cintai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ajak Generasi Muda Cintai Produk Lokal, Malang BI Youth Tiful Festival 2025 Kembali Digelar </title>
		<link>https://memontum.com/ajak-generasi-muda-cintai-produk-lokal-malang-bi-youth-tiful-festival-2025-kembali-digelar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cintai]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224459</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gelaran Malang BI Youth Tiful Festival 2025, kembali digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, di salah satu Mal Kota Malang, Rabu (30/07/2025) tadi. Dengan mengajak para generasi muda agar lebih mencintai dan bangga pada produk Indonesia, event tahunan tersebut menyajikan kolaborasi lintas sektor.&#160; Kepala KPwBI Malang, Febrina, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Gelaran Malang BI Youth Tiful Festival 2025, kembali digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, di salah satu Mal Kota Malang, Rabu (30/07/2025) tadi. Dengan mengajak para generasi muda agar lebih mencintai dan bangga pada produk Indonesia, event tahunan tersebut menyajikan kolaborasi lintas sektor.&nbsp;</p>



<p>Kepala KPwBI Malang, Febrina, menyampaikan bahwa gelaran tersebut merupakan bagian dari rangkaian road to Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Fest Year di Surabaya. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini MBF menggandeng lebih banyak mitra dan peserta. Diantaranya, 38 pelaku UMKM, tiga pondok pesantren, dua lembaga halal center, tujuh Dekranasda dari Malang Raya hingga Probolinggo, serta dukungan dari perbankan dan berbagai instansi lainnya.</p>



<p>“Konsepnya masih sama, branding tetap BI Youth Tiful, karena kita ingin membangkitkan semangat generasi muda untuk mencintai produk lokal. Tapi tahun ini lebih besar jangkauannya, karena kita juga menggali kekayaan budaya lokal dalam bentuk desain produk UMKM seperti kriya, fesyen dan kuliner,” ujar Febrina.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa kegiatan tersebut juga menjadi ajang penguatan akselerasi ekonomi di wilayah Jawa Timur, khususnya pada sektor UMKM. Meskipun tidak mematok target pertumbuhan angka secara spesifik, namun Febrina berharap gelaran tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi pergerakan ekonomi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Rata-rata target pertumbuhan ekonomi masih berkisar 4,7 hingga 5,5 persen dan kami ikut mendukung tercapainya target tersebut,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim, M Noor Nugroho, menyampaikan bahwa penguatan UMKM dilakukan melalui pengembangan kelembagaan, sumber daya manusia (SDM), dan pembinaan UMKM di berbagai klaster seperti pangan, fesyen, kerajinan dan produk halal.</p>



<p>“Sebanyak 245 UMKM binaan ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Kami ingin menguatkan ketahanan ekonomi regional, termasuk melalui pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi syariah, seperti modest fashion dan produk halal berbasis lingkungan rumah tangga,” tutur Nugroho.</p>



<p>Di akhir, Nugroho menegaskan pentingnya sinergi dari seluruh stakeholder dalam membangun ekonomi daerah. “Semangat kolaborasi regional berbasis potensi lokal ini harus kita rawat bersama. Ini menjadi momentum awal tumbuhnya perubahan besar bagi UMKM dan perekonomian Jawa Timur,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224459</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Pameran Zumenart, Wali Kota Malang Ajak Anak Cintai Budaya Lewat Permainan Monopoli</title>
		<link>https://memontum.com/buka-pameran-zumenart-wali-kota-malang-ajak-anak-cintai-budaya-lewat-permainan-monopoli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[cintai]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[monopoli]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[permainan]]></category>
		<category><![CDATA[zumenart,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224347</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka kegiatan pameran seni bertajuk Bangga Indonesia, yang diselenggarakan oleh Zumenart, di Shalimar Hotel, Kota Malang, Sabtu (26/07/2025) tadi. Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari rangkaian Tong Tong Night Market 2025, sebuah festival budaya dan kuliner dalam program unggulan Kharisma Event Nusantara. Pameran yang menampilkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka kegiatan pameran seni bertajuk Bangga Indonesia, yang diselenggarakan oleh Zumenart, di Shalimar Hotel, Kota Malang, Sabtu (26/07/2025) tadi. Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari rangkaian Tong Tong Night Market 2025, sebuah festival budaya dan kuliner dalam program unggulan Kharisma Event Nusantara.</p>



<p>Pameran yang menampilkan 60 karya seni dari anak-anak usia 5 hingga 17 tahun, itu mengambil tema pelestarian budaya Indonesia. Uniknya, karya seni tersebut dikemas dalam bentuk permainan Monopoli, yang menampilkan kekhasan budaya dari 38 provinsi di Indonesia.</p>



<p>“Anak-anak sekarang cenderung sudah tergerus oleh budaya luar. Lewat ajang seperti ini, kita ajarkan bagaimana mengenal budaya sendiri, dengan cara yang menyenangkan. Kalau sekarang tidak diperkenalkan, bagaimana nanti di 2045 saat Indonesia Emas, generasi muda justru tidak tahu budaya bangsanya sendiri,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga mengapresiasi, karya seni anak-anak yang turut dipamerkan. Karena sebagian hasil penjualannya, akan didonasikan ke Karimun Art, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya.</p>



<p>“Dari anak-anak yang melukis, kita bisa melihat bagaimana mereka memahami budaya lewat cerita dalam gambar,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Public Relations (PR) Zumenart, Yoga Devian, mengatakan bahwa pameran tersebut merupakan bentuk ekspresi nasionalisme anak-anak yang dikemas dalam permainan edukatif. “Permainan Monopoli dipilih karena dekat dengan dunia anak-anak. Dalam pameran ini, setiap kotak dan atribut Monopoli adalah hasil karya seni anak-anak, mulai dari lukisan akrilik, goache, digital, hingga watercolor,” jelas Yoga.</p>



<p>Selain sebagai media edukasi budaya, kegiatan tersebut juga menanamkan semangat sosial. Anak-anak diajak berdonasi kepada Yayasan Asmorobangun, yang dikenal sebagai pelestari Tari Topeng Malangan secara turun-temurun.</p>



<p>“Anak-anak bukan hanya belajar seni, tapi juga memiliki pengalaman memberi. Ini penting untuk membentuk karakter generasi muda yang peduli dan cinta budaya,” imbuh Yoga.</p>



<p>Adapun karya yang dipamerkan, meliputi 22 lukisan akrilik, 8 karya digital, 12 lukisan goache dan 18 karya watercolor. Karya-karya tersebut akan dipamerkan secara umum hingga Rabu, 30 Juli 2025. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224347</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Anak Muda Cintai Kuliner Tradisional, Wali Kota Malang Buka Festival Jajanan Pasar 2025</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-anak-muda-cintai-kuliner-tradisional-wali-kota-malang-buka-festival-jajanan-pasar-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cintai]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[jajanan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221362</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Festival Jajanan Pasar 2025, di Pasar Klojen, Kota Malang, Rabu (23/04/2025) tadi. Kegiatan tersebut, menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam melestarikan kuliner tradisional serta mendorong pemberdayaan UMKM lokal. Pria yang kerap disapa Wahyu, itu turut mengapresiasi kegiatan festival tersebut. Sebab, itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membuka kegiatan Festival Jajanan Pasar 2025, di Pasar Klojen, Kota Malang, Rabu (23/04/2025) tadi. Kegiatan tersebut, menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam melestarikan kuliner tradisional serta mendorong pemberdayaan UMKM lokal.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Wahyu, itu turut mengapresiasi kegiatan festival tersebut. Sebab, itu menurutnya memiliki nilai strategis dalam mengenalkan jajanan pasar kepada generasi muda.</p>



<p>“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena penting untuk mengenalkan jajanan pasar, khususnya kepada anak-anak muda. Selama ini, mereka masih kurang peduli, padahal jajanan pasar punya cerita, tidak mengandung pengawet, bergizi, dan merupakan bagian dari kearifan lokal Kota Malang,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa festival tersebut juga selaras dengan program prioritas yang tertuang dalam Dhasa Bakti kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Malang. Yakni program Ngalam Asyik dan Ngalam Laris, yang fokus pada pemberdayaan UMKM dan revitalisasi pasar rakyat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu juga menekankan, akan pentingnya mengubah citra pasar tradisional agar lebih menarik dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat, khususnya generasi muda. “Dahulu orang malas ke pasar, itu karena bau dan semrawut. Sekarang kita ubah persepsi itu. Kami ingin pasar menjadi destinasi wisata belanja yang menarik bagi masyarakat, termasuk wisatawan,” tambahnya.</p>



<p>Festival Jajanan Pasar 2025 tidak hanya berlangsung di Pasar Klojen, tetapi juga akan digelar di sejumlah pasar lain, seperti Pasar Sawojajar, Pasar Oro-Oro Dowo dan Pasar Tawangmangu, selama satu minggu ke depan. Dalam kegiatan tersebut juga menggandeng Bank Indonesia (BI) Malang dan sejumlah perbankan untuk mendukung festival, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang penggunaan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).</p>



<p>“Dengan berbelanja menggunakan QRIS, masyarakat bisa mendapatkan diskon 10 persen selama periode festival. Ini bentuk dukungan kami terhadap transformasi digital di sektor UMKM,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221362</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Gairah UMKM, Pj Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-gairah-umkm-pj-bupati-lumajang-ajak-masyarakat-cintai-produk-lokal-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[cintai]]></category>
		<category><![CDATA[gairah]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203024</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai produk-produk lokal dalam daerah, salah satunya kain batik Lumajang. Hal itu disampaikan, disela-sela pelaksanaan kegiatan, Kamis (07/12/2023) tadi. &#8220;Sebagaimana tema yang diusung pada Harjalu (Hari Jadi Lumajang), yaitu &#8216;Sinergi Bersama Kuatkan UMKM&#8217;, maka saya mengajak seluruh masyarakat, monggo sareng-sareng mencintai kain batik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai produk-produk lokal dalam daerah, salah satunya kain batik Lumajang. Hal itu disampaikan, disela-sela pelaksanaan kegiatan, Kamis (07/12/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Sebagaimana tema yang diusung pada Harjalu (Hari Jadi Lumajang), yaitu &#8216;Sinergi Bersama Kuatkan UMKM&#8217;, maka saya mengajak seluruh masyarakat, monggo sareng-sareng mencintai kain batik dari Lumajang,&#8221; kata Pj Bupati Yuyun.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Pj Bupati Yuyun, membeli produk lokal merupakan suatu bentuk nyata dalam membantu memajukan UMKM serta perekonomian Lumajang. Tidak hanya itu, menggunakan produk-produk Lumajangan, juga dinilai mampu meningkatkan gairah para pelaku UMKM, utamanya bagi pelaku usaha atau pengrajin batik untuk terus berkarya.</p>



<p>Apalagi, hasil kerajinan batik khas Kota Pisang tersebut, juga tak kalah menarik dan memiliki daya saing. &#8220;Mudah-mudahan menggunakan kain batik Lumajang dapat meningkatkan gairah para pelaku usaha batik untuk berkreasi dalam perbaikannya,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203024</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dongkrak Jual Beli Pasar Induk Among Tani, Pemkot Batu Gelar Apel dan Senam serta Cintai Produk Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-jual-beli-pasar-induk-among-tani-pemkot-batu-gelar-apel-dan-senam-serta-cintai-produk-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cintai]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200775</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu terus berupaya meramaikan Pasar Induk Among Tani. Salah satunya, yaitu mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) belanja di pasar itu tiap tanggal 17 di setiap bulannya. Bahkan, kini Pemkot Batu berinisiatif jika di setiap hari Jumat, juga akan menggelar apel dan senam pagi di Pasar Induk Among Tani. Pj Wali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu terus berupaya meramaikan Pasar Induk Among Tani. Salah satunya, yaitu mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) belanja di pasar itu tiap tanggal 17 di setiap bulannya. Bahkan, kini Pemkot Batu berinisiatif jika di setiap hari Jumat, juga akan menggelar apel dan senam pagi di Pasar Induk Among Tani.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan dengan adanya Pasar Induk Among Tani, bahwa tujuan utamanya supaya perekonomian semakin meningkat. &#8220;Kita sampai saat ini, terus berupaya meramaikan Pasar Induk Among Tani. Tujuannya, supaya peningkatan perekonomian terus bergerak,&#8221; terangnya, di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Rabu (01/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lantas, bagaimana cara meramaikan Pasar Induk Among Tani, yaitu satu-satunya langkah Pemkot Batu dengan menggalakkan dan mensosialisasikan gerakan untuk cinta produk lokal. &#8220;Dengan sering-seringnya kita berbelanja di Pasar Induk Among Tani, di sini kita berhadapan dengan produk lokal yang dimiliki Kota Batu,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Karenanya, pihaknya sudah mengintruksikan Sekda Kota Batu, agar setiap Jumat melaksanakan apel pagi dan dilanjutkan senam di Pasar Induk Among Tani. &#8220;Apel pagi dan senam dilaksanakan di Pasar Induk Among Tani. Harapannya, setelah semua itu selesai, seluruh ASN menyebar dan berbelanja di pasar. Sehingga, pertumbuhan ekonomi bisa bergerak dari pagi sampai sore hari. Ini, menjadi salah satu solusi supaya Pasar Induk Among Tani menjadi tambah ramai,&#8221; tegasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200775</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
