<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>cipta &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cipta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jun 2023 15:04:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>cipta &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>60 Pengusaha Jasa Kuliner Catering Lamongan Ikuti Lomba Cipta Menu Pangan Lokal B2SA</title>
		<link>https://memontum.com/60-pengusaha-jasa-kuliner-catering-lamongan-ikuti-lomba-cipta-menu-pangan-lokal-b2sa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[b2sa]]></category>
		<category><![CDATA[catering]]></category>
		<category><![CDATA[cipta]]></category>
		<category><![CDATA[ikuti]]></category>
		<category><![CDATA[jasa]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[menu]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka Lomba Cipta Menu Olahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) non beras di Halaman Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/06/2023) tadi. Kegiatan ini, diselengarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan. Bupati Yuhronur mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, membuka Lomba Cipta Menu Olahan Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) non beras di Halaman Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/06/2023) tadi. Kegiatan ini, diselengarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lamongan dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan.</p>



<p>Bupati Yuhronur mengatakan bahwa hal ini merupakan cara untuk memanfaatkan potensi makanan dari bahan makanan non beras yang tidak membosankan dan bergizi untuk keluarga. &#8220;Ini adalah memanfaatkan potensi lokal. Banyak sekali potensi makanan dari bahan makanan non beras yang bisa diolah menjadi makanan yang sehat dan berkualitas tentunya. Kita juga akan terus membiasakan membuat makanan bergizi khususnya untuk anak-anak kita. Sehingga mereka mendapatkan makanan yang tidak membosankan, menyenangkan dan lebih bergizi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tentunya, ujar Bupati, ini juga untuk mengatasi jumlah stunting. &#8220;Karena tantangan kita untuk stunting ini tidaklah ringan, target di tahun 2024 angka stunting ini sebagaimana arahan Bapak Presiden harus di bawah 14 persen. Sedangkan kita sekarang masih di angka 27 persen, untuk itu berbagai effort harus dilakukan,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Moch Wahyudi, menambahkan selain untuk memperingati Hari Jadi Lamongan ke 454 Tahun, lomba ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat di Kabupaten Lamongan akan pentingnya konsumsi pangan B2SA. Tentunya, ini untuk mendorong peningkatan kreatifitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA berbasis sumberdaya lokal. Lalu, membangun budaya keluarga dan untuk mengkonsumsi menu makanan B2SA dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada di sekitar.</p>



<p>“Ini sebagai upaya untuk mendorong konsumsi pangan masyarakat, agar sesuai dengan pola konsumsi pangan harapan. Sehingga, terbentuk SDM yang aktif, produktif dan unggul. Pesertanya sebanyak 60 orang dari Kabupaten Lamongan yang merupakan pengusaha jasa kuliner catering,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menu yang dilombakan adalah menu keluarga untuk makan pagi 20 peserta, makan siang 20 peserta dan makan malam 20 peserta. &#8220;Peserta juga wajib menyajikan 2 macam kudapan untuk Balita dan anak berusia 6-12 tahun. Bahan yang digunakan adalah bahan pangan lokal,” lapor Wahyudi.</p>



<p>Beberapa olahan pangan B2SA yang dikreasikan ini di antaranya makanan berbahan dasar non beras seperti jagung, kentang, singkong, ubi, talas, sorgum, berbagai sayuran dan ikan. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anang Family Karaoke Hadir Kembali bersama Hi5five dengan Konsep Hak Cipta Lagu Pertama di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/anang-family-karaoke-hadir-kembali-bersama-hi5five-dengan-konsep-hak-cipta-lagu-pertama-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 May 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[anang]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[cipta]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[hadir]]></category>
		<category><![CDATA[hak]]></category>
		<category><![CDATA[hi5five]]></category>
		<category><![CDATA[Karaoke]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[konsep]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pertama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188074</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sempat vakum di tahun 2020, Anang Family Karaoke hadir kembali di Kota Malang. Tentunya, dengan lounge terbaru, yakni Anang Family Karaoke and Hi5five. Dengan konsep yang patut diacungi jempol dan bakal jadi pilot projects, yaitu terkait hak cipta penggunaan lagu dan pengembangan karya lagu di karaoke miliknya. Hal tersebut, disampaikan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Sempat vakum di tahun 2020, Anang Family Karaoke hadir kembali di <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a>. Tentunya, dengan lounge terbaru, yakni Anang Family Karaoke and Hi5five.</p>



<p>Dengan konsep yang patut diacungi jempol dan bakal jadi pilot projects, yaitu terkait hak cipta penggunaan lagu dan pengembangan karya lagu di karaoke miliknya.</p>



<p>Hal tersebut, disampaikan oleh Anang Hermansyah, saat melangsungkan launching bersama dengan media, di Anang Family Karaoke and Hi5five, di Jalan Gatot Subroto 94-96, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (06/05/2023) siang.</p>



<p>&#8220;Konsep ini sudah pernah diterapkan di Anang Family Karaoke sebelumnya. Kemudian, karena ada Pandemi Covid-19, jadi terhenti. Dengan penerapan konsep ini, maka musisi atau pencipta lagu dapat royalti, pemerintah dapat pemasukan pajak dan pebisnis jalan aman&#8221; terang Anang saat bersama dengan media.</p>



<p>Anang juga menyampaikan, jika kehadirannya di Kota Malang, tentu untuk mengajak para punggawa musik Indonesia. Sehingga, pihaknya memperbolehkan para musisi Malang untuk mengembangkan karya lagu di karaoke miliknya. Namun, dengan sejumlah regulasi yang telah disepakati bersama.</p>



<p>“Makanya saya ingin bersinergi dengan teman-teman di Malang. Waktunya, untuk menyiapkan etalase baru, silahkan bikin lagu dan musik sesuai yang kalian suka. Kirim kesini nanti akan kita siapkan. Cuma saya mensyaratkan harus tersertifikasi. Karena ini pekerjaan profesional,” katanya.</p>



<p>Kemudian, untuk Hi5five Lounge sendiri memiliki 13 ruangan. Tentunya, dengan ruangan yang lebih besar dan nyaman untuk digunakan bersama dengan keluarga. Selain itu, dilengkapi dengan sistem yang lebih canggih, kualitas Full HD quick search dan tampilan yang berbeda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tentunya servis dan pelayanan yang kami berikan kepada para pelanggan lebih unggul dan lebih kuat dari lainnya. Seperti kami mempunyai tim Customer Relationship Management (CRM) yang bagus. Sehingga, sebelum pelanggan datang, kami sudah bisa mempersiapkan apa saja keinginannya,” ujarnya.</p>



<p>Secara presisi, Hi5five Lounge akan menerapkan penarikan royalti terhadap setiap lagu yang dinyanyikan di tempat karaoke tersebut dan secara otomatis akan terhubung dengan sistem penarikan royalti bagi pencipta lagu. &#8220;Itu sebagaimana amanat di UU Nomor 28 tahun 2014, mengenai Hak Cipta. Tentu saya berkomitmen agar usaha karaoke ini turut berkontribusi, baik royalti setiap lagu maupun pajak hiburan bagi pemerintah daerah,” jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asirindo), Yusak Irwan Sutiono, mengatakan jika di dalam Undang-undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 telah mengatur lebih rinci hak-hak para seniman untuk lebih dihargai sebagai pekerja kreatif. Sehingga, rumah bernyanyi wajib membayar hak atas lagu-lagu yang digunakannya.</p>



<p>&#8220;UU Hak Cipta terdahulu hanya mengatur royalti bagi pencipta lagu. Namun kini undang-undang juga mengatur hak bagi pihak terkait yakni produser rekaman serta pelaku pertunjukan alias penyanyi dan pemusik,&#8221; jelas Yusak.</p>



<p>Untuk perhitungannya sendiri, menurutnya bisa memakai dua sistem. Yakni, blanket system atau pay per play. Untuk blanket system, dihitung berdasarkan jumlah kunjungan, jumlah room dan lain-lain. Sementara sistem pay per play, penghitungan sesuai lagu yang dinyanyikan pengunjung sebesar Rp1.000 per lagu.</p>



<p>&#8220;Ada plus minusnya dari kedua sistem tersebut. Tergantung mana yang mau dipakai. Kalau mas Anang ini memakai sistem blanket, dengan membayar puluhan juta per bulan, atau fluktuatif,&#8221; imbuh Yusak. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188074</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
