<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>citrodiwangsan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/citrodiwangsan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Oct 2025 09:15:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>citrodiwangsan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>HUT SDN Citrodiwangsan, Bupati Lumajang Dorong Perpaduan Pendidikan Akademik dan Budaya Lokal</title>
		<link>https://memontum.com/hut-sdn-citrodiwangsan-bupati-lumajang-dorong-perpaduan-pendidikan-akademik-dan-budaya-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[citrodiwangsan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[perpaduan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226893</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa pelestarian budaya harus dimulai sejak usia dini, diantaranya melalui pendidikan formal. Pernyataan itu disampaikan, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-113 SDN Citrodiwangsan 02, yang dirangkai dengan Launching Program &#8216;Nguri-Nguri Budaya Jawa&#8217;, Sabtu (18/10/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, mengapresiasi langkah sekolah yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa pelestarian budaya harus dimulai sejak usia dini, diantaranya melalui pendidikan formal. Pernyataan itu disampaikan, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-113 SDN Citrodiwangsan 02, yang dirangkai dengan Launching Program &#8216;Nguri-Nguri Budaya Jawa&#8217;, Sabtu (18/10/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, mengapresiasi langkah sekolah yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik. Namun, juga mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam kegiatan pembelajaran.</p>



<p>Disampaikan, bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berbudaya, kreatif dan berdaya saing tinggi. “Pendidikan formal adalah fondasi utama untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini. Sekolah tidak hanya mendidik anak-anak untuk pintar, tetapi juga membentuk karakter yang menghargai akar budaya dan kearifan lokal,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Program &#8216;Nguri-Nguri Budaya Jawa&#8217; yang diluncurkan di sekolah, lanjutnya, ini bertujuan menanamkan nilai-nilai budaya Jawa melalui berbagai kegiatan kreatif. Termasuk, tembang dolanan, karawitan, busana adat dan praktik penggunaan bahasa Jawa krama dalam situasi tertentu. Kegiatan ini, dirancang agar anak-anak terbiasa dengan warisan budaya, sekaligus mengembangkan kemampuan kreativitas dan rasa percaya diri.</p>



<p>Bupati Indah juga menekankan, pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai lokal, diyakini dapat mencetak generasi yang cerdas, kreatif dan berkarakter. Sekaligus, mampu menghargai sejarah dan identitas bangsa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Generasi yang memahami dan mencintai budayanya akan tumbuh menjadi warga yang tangguh, beretika, dan mampu bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri,” tambahnya.</p>



<p>Di sela-sela perayaan, Bunda Indah turut menyaksikan berbagai penampilan seni dari siswa dan guru. Mulai dari tari tradisional hingga musik gamelan, yang menunjukkan betapa pelestarian budaya dapat dilakukan secara menyenangkan dan partisipatif.</p>



<p>Dirinya juga mendorong seluruh sekolah di Kabupaten Lumajang, untuk meniru langkah SDN Citrodiwangsan 02, agar pendidikan tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan rasa cinta tanah air. “Sekolah adalah laboratorium karakter. Dengan menanamkan budaya sejak dini, kita tidak hanya mendidik generasi pintar, tetapi juga generasi yang menghargai nilai luhur bangsa,” ujar Bunda Indah.</p>



<p>Peluncuran program ini, ungkapnya, sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat pendidikan di Lumajang untuk melihat bahwa pelestarian budaya bukan sekadar aktivitas tambahan, tetapi bagian dari misi pendidikan nasional. Anak-anak yang terpapar nilai-nilai budaya sejak dini, akan menjadi penjaga warisan leluhur sekaligus inovator masa depan.</p>



<p>Dengan semangat tersebut, Bupati Indah berharap SDN Citrodiwangsan 02, mampu menjadi pelopor dalam pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dan kearifan lokal. Sehingga, mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berbudaya dan berkarakter. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226893</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Murid SDN Citrodiwangsan 03, Bupati Lumajang Kembali Tegaskan Komitmen untuk Pendidikan Inklusif</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-murid-sdn-citrodiwangsan-03-bupati-lumajang-kembali-tegaskan-komitmen-untuk-pendidikan-inklusif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[citrodiwangsan]]></category>
		<category><![CDATA[Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224283</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melakukan kunjungan ke SDN Citrodiwangsan 03, Kamis (24/07/2025) tadi. Dalam momen itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang, untuk mewujudkan pendidikan inklusif di seluruh sekolah. Sekedar diketahui, SDN Citrodiwangsan 03 dikenal sebagai salah satu sekolah dasar yang membuka akses luas bagi siswa berkebutuhan khusus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melakukan kunjungan ke SDN Citrodiwangsan 03, Kamis (24/07/2025) tadi. Dalam momen itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang, untuk mewujudkan pendidikan inklusif di seluruh sekolah.</p>



<p>Sekedar diketahui, SDN Citrodiwangsan 03 dikenal sebagai salah satu sekolah dasar yang membuka akses luas bagi siswa berkebutuhan khusus (ABK), berdampingan dengan siswa reguler. Sementara dalam kunjungannya itu, Bunda Indah disambut dengan hangat oleh guru dan siswa, termasuk beberapa siswa ABK yang menampilkan puisi dan lagu.</p>



<p>“Sekolah ini luar biasa. Bukan hanya bersih dan nyaman, tapi juga mencerminkan nilai-nilai inklusi. Semua anak disambut dengan tangan terbuka,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa pendidikan inklusif tidak boleh berhenti di satu atau dua sekolah. Untuk itu, dirinya akan mengeluarkan instruksi resmi agar seluruh sekolah di Kabupaten Lumajang menerima siswa ABK.</p>



<p>“Tidak boleh ada anak yang ditolak hanya karena kondisi mereka. Setiap anak punya hak yang sama untuk belajar dalam lingkungan yang aman dan mendukung,” tegasnya.</p>



<p>Dirinya juga menekankan, bahwa sekolah yang terbukti menolak anak berkebutuhan khusus akan dikenai sanksi administratif. Kebijakan ini, merupakan langkah serius untuk memperluas akses pendidikan inklusif di tingkat daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Pemkab Lumajang berkomitmen mendukung penyediaan sarana dan prasarana sekolah inklusif. Termasuk, tenaga guru pendamping, pelatihan guru, dan alat bantu belajar yang ramah untuk disabilitas.</p>



<p>Sementara itu, Kepala SDN Citrodiwangsan 03, Siti Farida, mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan sistem belajar bersama antara siswa reguler dan ABK, dengan dukungan guru yang dilatih khusus. “Yang kami jaga bukan hanya proses belajar, tapi juga lingkungan sosial yang saling menerima,” jelasnya.</p>



<p>Kunjungan ini, juga mendapatkan apresiasi dari orang tua siswa. Salah satunya, Rina, orang tua anak dengan autisme ringan, yang menyatakan bahwa kehadiran Bupati adalah bentuk perhatian nyata terhadap keluarga dengan anak disabilitas.</p>



<p>Menurut data Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, terdapat lebih dari 500 anak berkebutuhan khusus usia sekolah dasar dan menengah yang tersebar di berbagai wilayah. Banyak diantara mereka, masih kesulitan mengakses pendidikan formal karena keterbatasan sekolah inklusif.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan, bahwa seluruh sekolah negeri mulai dari tingkat SD hingga SMP, dapat menerima siswa ABK secara bertahap dalam lima tahun ke depan. Langkah ini, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, serta target Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang pendidikan inklusif dan berkualitas.</p>



<p>Dengan komitmen tersebut, Kabupaten Lumajang mendorong sistem pendidikan yang merata, setara, dan berpihak pada seluruh anak tanpa terkecuali. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224283</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
