<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Coaching Clinic &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/coaching-clinic/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Dec 2018 11:33:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Coaching Clinic &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Coaching Clinic Satlantas Polres Malang Dimanfaatkan Pemohon  Yang Gagal Ujian Praktek SIM</title>
		<link>https://memontum.com/coaching-clinic-satlantas-polres-malang-dimanfaatkan-pemohon-yang-gagal-ujian-praktek-sim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Dec 2018 11:33:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Coaching Clinic]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=69539</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Antusias masyarakat yang ingin mendapatkan SIM (Surat Ijin Mengemudi) terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang memanfaatkan pelayanan Coaching Clinic Satlantas Polres Malang. Mereka sebagian besar yang gagal dalam ujian praktek SIM. Dibukanya Coaching clinic oleh pihak Satlantas Polres Malang tidak terlepas dari arahan serta petunjuk Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, S.H, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Antusias masyarakat  yang ingin mendapatkan SIM  (Surat Ijin Mengemudi) terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang memanfaatkan pelayanan Coaching Clinic Satlantas Polres Malang. Mereka sebagian besar yang gagal dalam ujian praktek SIM.</p>
<p>Dibukanya Coaching clinic oleh pihak Satlantas Polres Malang tidak terlepas dari arahan serta petunjuk Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, S.H, SIK, M.Si untuk sedapat mungkin memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat tanpa harus memangkas birokrasi yang telah ada, dalam artian bagi masyarakat yang ingin mendapatkan SIM wajib melaksanakan pemeriksaan kesehatan serta mengikuti  ujian teori dan praktek.</p>
<p>“Pelayanan pemberian Coaching Clinic saat ini masih memprioritaskan  ujian praktek SIM C untuk kendaraan R2 (roda dua),  tidak menutup kemungkinan untuk kendaraan R4 (roda empat),&#8221; terang Kasat Lantas Polres Malang AKP WilliamThamrin Simatupang, SIK.</p>
<p>Bagi masyarakat yang masih penasaran karena tidak lulus ujian praktek, Kasatlantas  mempersilakan bisa latihan praktek SIM setelah jam pelayanan usai. “Coaching clinic itu murni bertujuan untuk membekali para pemohon SIM  tentang pengetahuan seputar praktek uji SIM,&#8221; terangnya, Kamis  (20/12/18).</p>
<p>Dibukanya Coaching clinic ini mendapat apresiasi dari Catur, warga Perum Bukit  Lawang yang saat itu sedang menemani sang putri lagi melatih diri jelang ikut praktek SIM kali kedua.  </p>
<p>&#8220;Saya sangat senang adanya program Coaching Clinic ini sifatnya sangat membantu sekali mudah-mudahan putri saya Elprida  lulus jumat besok. Sebenarnya kemarin itu waktu menjalani ujian praktek hampir lulus. Mungkin karena gugup waktu melintasi lingkaran angka delapan kakinya menyentuh tanah ,&#8221; tuturnya. <strong>(fik/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69539</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RD Coaching Clinic Peserta Turnamen Rektor Cup ITN</title>
		<link>https://memontum.com/rd-coaching-clinic-peserta-turnamen-rektor-cup-itn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Nov 2017 08:25:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Coaching Clinic]]></category>
		<category><![CDATA[ITN]]></category>
		<category><![CDATA[rektor cup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/7177-rd-coaching-clinic-peserta-turnamen-rektor-cup-itn</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Menandai pembukaan Turnamen Rektor Cup ITN yang resmi digelar di lapangan sepakbola kampus ITN 2 Karangploso, mulai 18 November hingga 31 Desember 2017, Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi MT menyalakan obor Turnamen Rektor Cup ITN dan diserahkan kepada 4 atlet kota Malang untuk membawa lari obor dari kampus ITN [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Menandai pembukaan Turnamen Rektor Cup ITN yang resmi digelar di lapangan sepakbola kampus ITN 2 Karangploso, mulai 18 November hingga 31 Desember 2017, Rektor ITN Malang Dr. Ir. Lalu Mulyadi MT menyalakan obor Turnamen Rektor Cup ITN dan diserahkan kepada 4 atlet kota Malang untuk membawa lari obor dari kampus ITN 1 menuju kampus ITN 2, Sabtu (18/11/2017) pukul 7.30 WIB.</p>
<p>Dengan pengawalan motor trail dan patwal, mereka melintasi rute jalan Bendungan Sigura-gura, Sumbersari, Gajayana, MT Haryono, Suhat, Borobudur, A. Yani, Perusahaan, dan berakhir di kampus ITN 2, dengan waktu tempuh 1,5 jam. Sesampai di garis finish, Rektor ITN Dr. Ir. Lalu Mulyadi MT langsung membuka secara resmi Turnamen Rektor Cup ITN, dengan didampingi mantan pelatih Timnas Indonesia Rahmad Dharmawan (RD) dan anggota DPR RI komisi II Moreno Soeprapto.</p>
<div id="attachment_563" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-563" decoding="async" class="size-full wp-image-7179" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2755-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Dr. Ir. Lalu Mulyadi MT dan Rahmad Dharmawan, didampingi CEO MSA Ir. Fauzan Azis dan WR 1 Dr Ir Kustamar MT (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2755-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2755-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2755-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2755-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-563" class="wp-caption-text"><em>Dr. Ir. Lalu Mulyadi MT dan Rahmad Dharmawan, didampingi CEO MSA Ir. Fauzan Azis dan WR 1 Dr Ir Kustamar MT <strong>(rhd)</strong></em></p></div>
<p>Turnamen terbuka bagi tim sepakbola sekolah dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA se-Malang Raya ini, diikuti oleh 128 tim terdiri dari 32 tim SD/MI, 48 tim SMP/MTs, dan 48 tim SMA/SMK/MA. &#8220;Turnamen ini untuk mencari bibit atlit sepakbola, yang nantinya akan diikutkan sekolah sepakbola, atau dikirim ke klub Arema dan klub lainnya. Selain mengajak pemain menjadikan kegiatan positif agar generasi muda terhindar dari narkoba, juga mengajak kreatif para suporter dalam lomba yel-yel,&#8221; jelas Rektor ITN Malang, Dr. Ir. Lalu Mulyadi MT, kepada Memo X.</p>
<p>Dalam turnamen Rektor Cup ITN ini, ITN Malang bekerjasama dengan salah satu sekolah sepakbola di Malang yaitu Malaya Soccer Academy (MSA), sehingga nantinya juara turnamen akan diseleksi untuk masuk ke sekolah sepakbola MSA atau klub Arema dan klub lainnya.</p>
<div id="attachment_564" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-564" decoding="async" class="size-full wp-image-7178" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2747-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Rektor ITN memberikan obor turnamen kepada atlet untuk dibawa lari. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2747-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2747-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2747-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/11/IMG_2747-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-564" class="wp-caption-text"><em>Rektor ITN memberikan obor turnamen kepada atlet untuk dibawa lari. <strong>(rhd)</strong></em></p></div>
<p>Dalam kesempatan tersebut, mantan pelatih Arema Rahmad Dharmawan (RD) mengisi Coaching Clinic di tengah berlangsungnya turnamen Rektor Cup ITN. &#8220;Saya hadir sebagai praktisi sepakbola, sekaligus mengajarkan bahwa sepakbola bukan hanya mencapai prestasi tertinggi. Selain itu, membangun karakter hingga usai dewasa dengan baik dan benar. Dengan memberikan motivasi dan coaching clinic, mereka akan termotivasi dengan figur, cerita, dan contoh dari saya, akan menjadikan motivasi tersendiri,&#8221; terang pelatih Trengganu FC Malaysia ini.</p>
<p>Menurutnya, adanya turnamen dan aktifitas sepakbola sejak usia dini melalui sekolah seperti ini akan sangat baik bagi kehidupan mereka nanti. &#8220;Bagaimana teknik bermain bola yang baik akan terbangun sejak usia dini, mereka akan mengerti bermain sepakbola tidak boleh curang, mencelakai lawan, dan lainnya. Sedini mungkin mereka belajar gerakan dasar sesuai program sejak usia 6-12 tahun. Usia 14 tahun dikenalkan kompetisi dan semangat tanding,&#8221; terang RD, sapaan akrabnya.</p>
<p>Belajar dari pengalaman di Trengganu, sudah dipersiapkan berdasarkan kelompok usia sejak dini. &#8220;Ada 7 lapangan khusus kelompok usia. Mereka belajar reading the game dan sering mengikuti turnamen dan kompetisi secara rutin. Indonesia memiliki banyak talenta dan bisa meniru sistem itu. Sehingga meminimalisir saat usia anak mainnya bagus, namun saat dewasa menurun. Hal ini karena pondasinya kurang,&#8221; tukas RD. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7177</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
