<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>coban rais &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/coban-rais/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2021 13:23:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>coban rais &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>UKM Pagar Nusa UIN Kota Malang Dibubarkan</title>
		<link>https://memontum.com/ukm-pagar-nusa-uin-kota-malang-dibubarkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2021 19:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[coban rais]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Oro-oro Ombo]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[konferensi]]></category>
		<category><![CDATA[konferensi pers]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[polres batu]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Musibah yang menimpa mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Kota Malang, pada salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) Pagar Nusa, akhirnya membuat organisasi tersebut harus di bubarkan. Hal itu seperti disampaikan oleh Wakil rektor 3 UIN Malang, Isroqun Najah, saat hadir pada konferensi pers yang dilakukan Satreskrim Polres Batu, Sabtu (13/03). Hadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Musibah yang menimpa mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Kota Malang, pada salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) Pagar Nusa, akhirnya membuat organisasi tersebut harus di bubarkan. Hal itu seperti disampaikan oleh Wakil rektor 3 UIN Malang, Isroqun Najah, saat hadir pada konferensi pers yang dilakukan Satreskrim Polres Batu, Sabtu (13/03).</p>



<p>Hadir mewakili UIN Malang, Isroqun menyampaikan rasa terima kasih kepada Polres Batu yang telah melakukan tindakan hukum sesuai dengan tupoksinya.</p>



<p>&#8220;UKM Pagar Nusa segera akan kami bubarkan, hal itu merujuk dari rapat yang kami gelar setelah adanya peristiwa Coban Rais, selanjutnya dari hasil rapat juga akan disampaikan pada pimpinan,&#8221; jelas Isroqun.</p>



<p>Ini merupakan langkah awal yang dilakukan oleh UIN Kota Malang, setelah dua mahasiswanya meninggal ketika mengikuti pembaiatan anggota baru UKM Pagar Nusa di Coban Rais, Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, pekan lalu.</p>



<p>Pembubaran itu mengacu dalam surat edaran kemahasiswaan. Didalamnya ada butir yang mengatur tentang pendaftaran, pembekuan, pengaktifan, dan pembubaran sebuah organisasi. Pada bab pembubaran, akan dilakukan apabila dalam sebuah kegiatan disuatu organisasi kampus mengabaikan keselamatan jiwa. &#8220;Klausul itu yang akan kami gunakan. Untuk pembubaran UKM Pagar Nusa UIN Malang,&#8221; ujar Isroqun.</p>



<p>Adanya klausul tersebut, pihaknya mengira sudah sangat cukup memenuhi unsur pembubaran. Katanya, pembubaran UKM ini juga untuk memenuhi rasa keadilan. Dimana pembubaran itu akan dilakukan pihaknya dalam waktu dekat ini.</p>



<p>Jauh sebelum hal ini terjadi, sebenarnya dari adanya UKM Pagar Nusa ini memiliki banyak manfaat bagi mahasiswa. Itu karena, UIN memiliki program Satuan Kredit Kegiatan Mahasiswa (SKKM). Dimana para mahasiswa UIN sebelum melakukan pengerjaan skripsi harus menyerahkan 250 poin SKKM terlebih dahulu.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/133531-wisata-coban-putri-sensasi-air-terjun-spot-foto-dan-ayunan-mengarah-ke-air-terjun#ixzz6p5lFFzYi" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Wisata Coban Putri, Sensasi Air Terjun, Spot Foto dan Ayunan Mengarah ke Air Terjun</a></strong></p>



<p>&#8220;Poin itu didapat oleh mahasiswa dari mengikuti kegiatan-kegiatan. Contohnya seperti kepanitiaan, pengurus, dan sebagainya,&#8221; ujar Gus Is sapaan akrabnya. Contohnya ketika mengikuti UKM Pagar Nusa ini. Maka secara otomatis mahasiswa akan terbantu untuk memenuhi SKKM yang ditargetkan.</p>



<p>Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, adanya UKM Pagar Nusa ini juga merupakan inisiasi dari mahasiswa. Karena ada tidaknya sebuah organisasi itu berdasarkan musyawarah dari para mahasiswa. Diketahui UKM Pagar Nusa UIN sudah ada sejak tahun 2001 lalu.</p>



<p>&#8220;Kepastian pembubaran UKM Pagar Nusa akan dilakukan langsung oleh Rektor UIN. Dimana saat ini saya rasa pembubaran hanya tinggal menunggu waktu saja. Dengan dibubarkannya UKM ini juga dapat menjadi evaluasi kita bersama,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, terlepas tidak adanya izin dalam kegiatan pembaiatan UKM Pagar Nusa UIN. Pihak kampus tak serta merta lepas tangan. Dijelaskan Gus Is, hingga saat ini pihaknya terus mensuport secara moral. Baik bagi panitia maupun peserta.</p>



<p>Kedepannya, sesuai dengan indikasi dari Polres Batu yang menyebutkan ada kelalaian dalam peristiwa ini. Sudah pasti sanksi akademik juga akan diberikan kepada panitia. Namun untuk bentuknya seperti apa masih belum ditetapkan. Itu karena, setiap panitia memiliki tugas masing-masing. Sehingga sanksinya sudah pasti akan berbeda.</p>



<p>&#8220;Sebelum menetapkan sanksi akademik. Terlebih dahulu kami akan memanggil seluruh panitia. Yang jelas, sanksi akademik berupa DO (Drop Out) ini ada. Namun terlebih dahulu kami akan melihat seperti apa,&#8221; tegasnya.<strong>(bir/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136845</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Batu Gelar Silaturahmi dengan Pengurus IPSI Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-batu-gelar-silaturahmi-dengan-pengurus-ipsi-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2021 13:43:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[coban rais]]></category>
		<category><![CDATA[Diklat]]></category>
		<category><![CDATA[diklat ukm]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Batu]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Pencak Silat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136454</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Menyikapi kejadian yang menimpa dua mahasiswa UIN saat mengikuti diklat UKM Pencak Silat di Coban Rais beberapa hari lalu, Kepala Polisi Resor (Kapolres) Batu, AKBP Catur C Wibowo akhirnya bertemu dengan perguruan silat se-Kota Batu dan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Batu di Omah Kumpul, Kota Batu, Selasa (09/03). Ajang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Menyikapi kejadian yang menimpa dua mahasiswa UIN saat mengikuti diklat UKM Pencak Silat di Coban Rais beberapa hari lalu, Kepala Polisi Resor (Kapolres) Batu, AKBP Catur C Wibowo akhirnya bertemu dengan perguruan silat se-Kota Batu dan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Batu di Omah Kumpul, Kota Batu, Selasa (09/03).</p>



<p>Ajang pertemuan itu untuk menjalin silaturahmi dan perkenalan kepada ketua dan pengurus perguruan silat yang ada di Kota Batu.</p>



<p>“Alhamdulillah, ini bisa menjadi ajang pertemuan karena sebelumnya tidak ada acara seperti ini,” kata Catur di tengah-tengah acara.</p>



<p>Catur menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan agar para pengurus perguruan silat Kota Batu lebih saling kenal. Tujuannya untuk membangun keamanan dan ketertiban di masyarakat.</p>



<p>“Untuk menjaga keharmonisan antar perguruan silat demi terciptanya suasana kondusif di Kota Batu,” jelasnya.</p>



<p>Catur juga menegaskan, agar para pengurus dan ketua selalu melaporkan dan mengurus surat izin kegiatan. Hal itu untuk membangun koordinasi sehingga polisi bisa menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban.</p>



<p>“Agar kami selaku Kepolisian bisa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua IPSI Batu, Muladi menegaskan, kalau Pencak Silat bukanlah tempat ajang adu kekerasan fisik. Pencak Silat adalah sebagai sarana mendulang prestasi.</p>



<p>“Dalam AD-ART kami, Pencak Silat konsepnya adalah olahraga prestasi, membina dan membentuk atlet untuk berprestasi, bukan berkelahi atau kegiatan fisik yang keras,” ungkapnya.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136328-polres-batu-periksa-11-orang-akibat-meninggalnya-dua-mahasiswa-uin-malang" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Polres Batu Periksa 11 Orang Akibat</a></strong> Meninggalnya Dua Mahasiswa UIN Malang</p>



<p>Muladi juga mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan diklat UKM Pagar Nusa UIN Malik Ibrahim. Bahkan, dalam pengakuannya, ia mendapat informasi kalau kegiatan diklat itu tidak mengenakan pakaian yang semestinya, melainkan mengenakan seragam Pramuka.</p>



<p>“Untuk informasi itu saya masih belum tahu kebenarannya. Hanya saja yang saya dapat seperti itu. Kalau itu memang terjadi, seharusnya mengenakan seragam Pencak Silat,” ungkapnya.</p>



<p>Karena tidak ada pemberitahuan resmi, IPSI Batu tidak mengambil sikap apapun.</p>



<p>“Itu bukan ranah kami untuk menindak atau memberikan teguran kepada siapapun. Kami akan berhati-hati dalam rangka suatu kejadian yang mengatasnamakan Pencak Silat. Pencak Silat itu, menurut payung hukumnya sudah jelas,” paparnya.</p>



<p>IPSI Batu akan memberikan imbauan kepada anggotanya supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi di Kota Batu. Dikatakan Muladi, kejadian diklat Pencak Silat hingga mengakibatkan korban jiwa baru pertama kali terjadi di Kota Batu.</p>



<p>“Kami imbau atas peristiwa yang tidak senonoh karena mengatasnamakan Pencak Silat tapi tidak menggunakan izin dan atribut semestinya,” jelasnya. <strong>(bir/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136454</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Coban Rais Siap Tampung Wisatawan Selama Nataru</title>
		<link>https://memontum.com/coban-rais-siap-tampung-wisatawan-selama-nataru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2020 05:30:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[coban rais]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130461</guid>

					<description><![CDATA[Alam terbuka nan asri sangat pas jadi jujugan selama pandemi Memontum Kota Batu &#8211; Coban Rais menjadi salah satu wisata alam di Kota Batu, yang akan tetap menjadi primadona wisatawan selama menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru). Deburan air yang jatuh dari curah dengan ketinggian sekitar 20 meter, menjadi nuansa tersendiri dalam menghilangkan penat dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Alam terbuka nan asri sangat pas jadi jujugan selama pandemi</strong></h3>
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Coban Rais menjadi salah satu wisata alam di Kota Batu, yang akan tetap menjadi primadona wisatawan selama menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru).</p>
<p>Deburan air yang jatuh dari curah dengan ketinggian sekitar 20 meter, menjadi nuansa tersendiri dalam menghilangkan penat dari hingar bingar perkotaan.</p>
<p>“Banyak wisatawan yang mengakui itu. Suara air terjun dan sejuknya kawasan menjadi faktor utama di Coban Rais,” tutur Pengelola Coban Rais, Sumirin</p>
<p>Karenanya, tambah Sumirin, banyak wisatawan yang rela berjalan sekitar 6 km terlebih dahulu, untuk bisa mencapai ke tempat air terjun, yang masuk wilayah Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan/Kota Batu.</p>
<p>Ini karena, akses jalan menuju lokasi air terjun, masih jalan setapak dan tidak memungkinkan membawa kendaraan biasa.</p>
<p>&#8220;Meski harus berjalan kaki, namun suasana jalan yang dilintasi sangat sejuk. Sehingga, seraya olah raga sejenak sambil menikmati udara segar,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Indahnya Roban Rais, pun seolah menjadi dahaga selama harus berjalan kaki santai. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, camping ground di wisata yang berusia 15 tahun itu, pun tergolong murah.</p>
<p>Wisatawan hanya perlu membayar Rp 50 ribu untuk menyewa tenda dome dengan kapasitas 4 orang per acara.<br />
&#8220;Jadi kalau acaranya tiga hari, ya tetap bayar Rp 50 ribu, untuk satu tenda,” imbuhnya.</p>
<p>Sedangkan untuk tiket masuk, wisatawan hanya perlu membayar Rp 12 ribu per orang. Sumirin menambahkan, jika wisatawan ingin menggunakan jasa ojek menuju lokasi air terjun, maka pengunjung harus mau mengantri.</p>
<p>Hal ini dikarenakan hanya ada 10 jasa ojek di Coban Rais. “Sedangkan untuk ongkos sekali jalan antara Rp. 20 ribu sampai Rp. 25 ribu. Ojeknya menggunakan motor trail dan hanya bisa membawa satu penumpang karena kondisi jalan yang masih alami,” katanya</p>
<p>Menjelang Nataru ini, Sumirin sudah siap untuk pembatasan kuota kunjungan yang membludak. Hal itu dilakukan, guna menyesuaikan dengan aturan Prokes yang ada. Seperti, dengan cara menutup lokasi 1 sampai 2 jam, jika kuota pengunjung melonjak tajam.</p>
<p>&#8220;Kalau quotanya naik drastis, maka akan memakai sistem buka-tutup,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sumirin memprediksi, Nataru saat ini pasti akan berbeda dengan Nataru sebelumnya. Itu karena, adanya pandemi. Namun, wisata dengan menyajikan alam terbuka, akan lebih banyak diminati. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130461</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korem 083 dan Kodim 0818 bersama Perhutani Tanam 1000 Bibit Pinus di Wahana Wisata Coban Rais</title>
		<link>https://memontum.com/korem-083-dan-kodim-0818-bersama-perhutani-tanam-1000-bibit-pinus-di-wahana-wisata-coban-rais</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2017 10:10:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[coban rais]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0818]]></category>
		<category><![CDATA[Korem 083]]></category>
		<category><![CDATA[Perhutani KPH Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11286-korem-083-dan-kodim-0818-bersama-perhutani-tanam-1000-bibit-pinus-di-wahana-wisata-coban-rais</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Batu &#8212; Perhutani KPH Malang, Korem 083 dan Kodim 0818 Kab Malang-Batu, Kamis (7/12/2017) pagi, menggelar kegiatan bersama penanaman 1000 bibit pohon pinus bertempat di Wahana Wisata Coban Rais Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu. Dengan tema &#8220;Mari Hijaukan agar Terjamin Kelestarian dan Keindahan Untuk Kemanfaatan Bersama&#8221;. Penanaman bibit pohon pinus tersebut dipimpin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Batu</strong> &#8212; Perhutani KPH Malang, Korem 083 dan Kodim 0818 Kab Malang-Batu, Kamis  (7/12/2017) pagi, menggelar kegiatan bersama penanaman 1000 bibit pohon pinus bertempat di Wahana Wisata Coban Rais Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu.</p>
<p>Dengan tema &#8220;Mari Hijaukan agar Terjamin Kelestarian dan Keindahan Untuk Kemanfaatan Bersama&#8221;. Penanaman bibit pohon pinus tersebut dipimpin oleh Mayor inf Budi Santoso Pabung Kodim 0818 Kab Malang Kota Batu  yang diikuti 80 orang.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan penghijauan Mayor inf Budi Santoso  Kodim 0818 Kab Malang-Batu, Kapten Caj Bambang Danramil 02 Batu, Ir Arif Herlambang  Administratur Perhutani KPH Malang.</p>
<p>Termasuk perwakilan Babinsa jajaran Kodim 0818 Kab Malang Kota Batu dan jajaran Polsek Batu Kecamatan Batu Perwakilan LMDH (Lembaga Masyarakat Daerah Hutan) Desa Oro-oro Ombo,&#8221; ujar Mayor inf Budi Santoso Pabung 0818 Kab Malang Kota Batu.</p>
<p>Mewakili Dandim 0818 Letkol Inf Ferry Muzawwad SIP Mayor Inf Budi Santoso juga mengatakan, &#8220;Aksi penanaman dan pemeliharaan pohon penghijauan ini, semoga pohon yang kita tanam dan pelihara dapat menghasilkan manfaat dan membawa kemaslahatan bagi kehidupan kita semua hingga anak cucu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar besarnya kepada KPH Malang beserta jajarannya yang telah menginisiasi kegiatan ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lanjutnya, &#8220;Saat ini  upaya-upaya penyelamatan lingkungan, rehabilitasi hutan dan lahan, melalui konservasi tanah<br />
dan air, serta reboisasi dan penghijauan, sudah tidak dapat ditunda lagi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Bumi saat ini tengah menghadapi beberapa ancaman global yang serius, seperti banjir, erosi, tanah longsor, kekeringan, pemanasan global, rusaknya lingkungan alam, kepunahan  flora dan fauna,&#8221; terangnya</p>
<p>Sebelum pelaksanan penanaman bibit pohon pinus digelar apel peserta kegiatan yang dipimpin Perwira Penghubung Pabung Kodim 0818 Mayor Inf Budi Santoso dan Komandan Apel Danramil 0818/02 Batu Kapten Caj Bambang Heryanto</p>
<p>Acara yang gelar di kawasan Wahana Wisata Coban Rais oleh Perhutani KPH Malang dirangkai dengan penyerahan bibit pohon pinus secara simbolis oleh Pembina Apel kepada Perhutani KPH Malang</p>
<p>Dilanjutkan penanaman  1000 bibit pohon pinus secara bersama oleh peserta apel di  Wana Wisata Coban Rais Perum KPH Malang bersama anggota Korem 083/Bdj dan Kodim 0818 Kab Malang -Batu. <strong>(fik/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11286</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
