<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>combine &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/combine/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jun 2025 09:30:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>combine &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dorong Ketahanan Pangan, Wali Kota Malang Salurkan Bantuan Alsintan Combine Harvester hingga Hand Tractor</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-ketahanan-pangan-wali-kota-malang-salurkan-bantuan-alsintan-combine-harvester-hingga-hand-tractor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[alsintan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[combine]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[harvester]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[tractor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223010</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kelurahan Wonokoyo, Selasa (17/06/2025) tadi. Dalam momen yang sama itu, Wali Kota Wahyu juga melakukan penanaman cabai bersama dengan jajaran Forkopimda Kota Malang. Pria yang kerap disapa Wahyu, itu menyampaikan bahwa bantuan Alsintan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kelurahan Wonokoyo, Selasa (17/06/2025) tadi. Dalam momen yang sama itu, Wali Kota Wahyu juga melakukan penanaman cabai bersama dengan jajaran Forkopimda Kota Malang.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Wahyu, itu menyampaikan bahwa bantuan Alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian dari Presiden Prabowo Subianto, terhadap program ketahanan pangan di daerah. Walaupun Kota Malang sendiri, termasuk wilayah urban (perkotaan).</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, ini bentuk perhatian dari Bapak Presiden. Walaupun kita di perkotaan, tapi untuk menjaga ketahanan pangan yang ada, beliau memberikan satu unit alat pengolah padi,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Selain bantuan dari pemerintah pusat, Pemkot Malang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga menyalurkan berbagai alat dan benih pertanian kepada para Gapoktan di empat kecamatan, yakni Kedungkandang, Lowokwaru, Sukun dan Blimbing. &#8220;Ini juga sebagai bentuk perhatian dari Pemkot Malang untuk bisa menjaga ketahanan pangan dan swasembada pangan yang ada di Kota Malang,&#8221; tambah Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dengan diberikan bantuan tersebut, Wali Kota Wahyu memastikan bahwa Pemkot Malang akan terus menjaga produktivitas pertanian. Ditargetkan, hasil panen tetap stabil di angka 15.000 ton per tahunnya sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya.</p>



<p>“Dengan intensifikasi, penambahan masa tanam dan penggunaan bibit unggul seperti padi dan jagung hibrida, insyaallah target ini bisa tercapai meski lahan terbatas,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan bahwa bantuan dari Presiden Prabowo, melalui Kementerian Pertanian, berupa combine harvester (alat panen padi modern, red) senilai Rp 500 juta. Itu, diyakini mampu memangkas waktu panen dengan drastis.</p>



<p>&#8220;Lahan seluas empat hektare bisa selesai dipanen dalam waktu dua sampai tiga jam dengan alat tersebut. Jika menggunakan tenaga manusia, bisa memakan waktu lebih dari 10 hari,&#8221; ucap Slamet.</p>



<p>Dari APBD Kota Malang, bantuan yang disalurkan antara lain, Hand tractor roda dua senilai Rp 43 juta perunit untuk mengolah tanah, Handsprayer elektrik untuk memudahkan penyemprotan tanpa pemompaan manual. Kemudian, Mulsa perak plastik guna menghambat pertumbuhan gulma di sekitar tanaman.</p>



<p>&#8220;Ada juga Paddy mower, alat potong padi yang mempercepat proses panen, Hammer mill sebanyak dua unit, digunakan untuk mencacah limbah pertanian dan kotoran ternak guna produksi pupuk organik dan Benih padi sebanyak 5.500 kg, serta benih jagung sebanyak 330 kg untuk petani di empat kecamatan, terutama Kedungkandang dan sebagian wilayah Sukun,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Diakhir, Slamet menuturkan bahwa total bantuan tersebut berasal dari usulan petani yang disampaikan melalui Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat Gapoktan, kelurahan dan kecamatan. &#8220;Nanti alatnya juga bisa digunakan oleh Gapoktan antar wilayah juga. Di Kota Malang ini ada sekitar 20 Gapoktan yang tersebar di empat kecamatan Kota Malang,&#8221; imbuh Slamet. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223010</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sektor Pertanian Lumajang Digelontor 2 Unit Combine Harvester dan 7 Unit Power Thresher</title>
		<link>https://memontum.com/sektor-pertanian-lumajang-digelontor-2-unit-combine-harvester-dan-7-unit-power-thresher</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[combine]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[harvester]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[thresher]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222673</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sektor pertanian di Kabupaten Lumajang mendapat suntikan semangat baru. Yaitu, sebanyak dua unit Combine Harvester dan tujuh unit Power Thresher, resmi disalurkan kepada kelompok tani aktif sebagai bagian dari Program Kementerian Pertanian RI Tahun 2025, Selasa (03/06/2025) tadi. Bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), ini disalurkan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sektor pertanian di Kabupaten Lumajang mendapat suntikan semangat baru. Yaitu, sebanyak dua unit Combine Harvester dan tujuh unit Power Thresher, resmi disalurkan kepada kelompok tani aktif sebagai bagian dari Program Kementerian Pertanian RI Tahun 2025, Selasa (03/06/2025) tadi.</p>



<p>Bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), ini disalurkan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang sebagai upaya konkret mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan petani di daerah sentra produksi.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam momen itu menyerahkan secara simbolis bantuan. Termasuk, mengingatkan pentingnya dukungan teknologi pertanian bagi produktivitas dan keberlanjutan pangan lokal.</p>



<p>“Alsintan ini diharapkan bisa mendukung optimalisasi lahan pertanaman padi, agar LTT (luas tambah tanam, red) meningkat dan pada akhirnya cadangan pangan pemerintah juga ikut bertambah,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Semangat pemberdayaan petani, ini juga sejalan dengan pernyataan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Retno Wulan Andari, yang menyebut bahwa penyaluran Alsintan difokuskan kepada kelompok tani yang terbukti aktif dan konsisten dalam praktik pertanian berkelanjutan. “Kami memprioritaskan kelompok tani dengan aktivitas pertanian yang berjalan baik dan rutin. Peran PPL juga sangat penting, untuk mengawal pemanfaatan alat ini agar tepat guna dan berdampak nyata,” tambahnya.</p>



<p>Adapun kelompok penerima Combine Harvester yakni, Kelompok Tani Sumber Rejeki, Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun dan Keluarga Tani Sumber Makmur III, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono. Sementara itu, Power Thresher diberikan kepada tujuh kelompok tani di berbagai kecamatan.</p>



<p>Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para petani dapat mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil serta mempercepat masa tanam berikutnya. Langkah ini, menjadi bagian dari upaya strategis untuk menciptakan kemandirian petani sekaligus memperkuat semangat nasionalisme melalui swasembada pangan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222673</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
