<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>comboran &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/comboran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Nov 2024 11:25:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>comboran &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diskopindag Kota Malang Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar untuk Perbaikan Pasar Comboran Baru Barat</title>
		<link>https://memontum.com/diskopindag-kota-malang-siapkan-anggaran-rp-2-miliar-untuk-perbaikan-pasar-comboran-baru-barat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Nov 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang secara bertahap akan mulai melakukan perbaikan Pasar Comboran Baru Barat Kota Malang, yang beberapa waktu lalu ludes terbakar. Rencana pelaksanaan itu, dijadwalkan akan berlangsung pada 2025 mendatang. Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan bahwa pihaknya mengalokasikan Rp 2 miliar, untuk beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang secara bertahap akan mulai melakukan perbaikan Pasar Comboran Baru Barat Kota Malang, yang beberapa waktu lalu ludes terbakar. Rencana pelaksanaan itu, dijadwalkan akan berlangsung pada 2025 mendatang.</p>



<p>Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan bahwa pihaknya mengalokasikan Rp 2 miliar, untuk beberapa rencana perbaikan. Diantaranya, seperti akan digunakan untuk memperbaiki atap-atap pasar yang telah ludes terbakar, yang dampaknya adalah mengakibatkan banjir saat terjadi hujan deras.</p>



<p>“Karenakan di Lantai III itu 100 persen rusak parah. Seperti, atapnya sudah hilang dan untuk perbaikan keseluruhan membutuhkan anggarannya sebesar Rp 2 miliar,&#8221; kata Eko, Senin (04/11/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk perbaikan tersebut, ujarnya, nantinya akan dimulai pada tahun 2025 mendatang. Dalam perbaikannya, di bagian dalam Pasar Comboran juga akan dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).</p>



<p>“Selain perbaikan atap, nantinya di dalam juga dilengkapi APAE,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, kebakaran yang terjadi di Pasar Comboran Baru Barat, berlangsung pada September 2024 lalu. Sementara saat ini, para pedagang juga sudah mulai berjualan di tempat relokasi yang ada di Lantai II dalam pasar tersebut. Hanya saja, karena dampak kebakaran juga merusak atap, maka saat hujan juga mengakibatkan banjir. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Pedagang Pasar Comboran Baru Barat Terus Berjualan, Pemkot Malang Bahas Skema Baru Permodalan</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-pedagang-pasar-comboran-baru-barat-terus-berjualan-pemkot-malang-bahas-skema-baru-permodalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berjualan]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Permodalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214874</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang tengah membahas usulan bantuan untuk permodalan bagi pedagang di Pasar Comboran Baru Barat, yang beberapa waktu mengalami musibah kebakaran. Usulan permodalan ini dilakukan, sebagai bentuk pendampingan Pemkot Malang, sekaligus bentuk perhatian kepada pedagang, dengan tujuan agar tetap melakukan usaha. “Saya sangat prihatin dengan musibah yang terjadi di Pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang tengah membahas usulan bantuan untuk permodalan bagi pedagang di Pasar Comboran Baru Barat, yang beberapa waktu mengalami musibah kebakaran. Usulan permodalan ini dilakukan, sebagai bentuk pendampingan Pemkot Malang, sekaligus bentuk perhatian kepada pedagang, dengan tujuan agar tetap melakukan usaha.</p>



<p>“Saya sangat prihatin dengan musibah yang terjadi di Pasar Comboran. Saat kebakaran, teman-teman dari Satpol PP, Damkar dan BPBD sudah sangat sigap mengantisipasi situasi di lokasi. Saya mengapresiasi langkah cepat mereka. Meskipun korban material juga tetap ada,&#8221; kata Pj Wali Kota Iwan, Selasa (01/10/2024) tadi.</p>



<p>Dalam hal ini, ujarnya, Pemkot Malang telah menyiapkan berbagai bantuan darurat, termasuk sembako dan transportasi bagi para pedagang yang terdampak. Untuk saat ini, juga sedang dilakukan upaya mengajukan Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang akan dipergunakan merehabilitasi dan membersihkan area terdampak kebakaran.</p>



<p>“Kami sedang mengajukan BTT dan saat ini dalam proses konsultasi dengan Keuangan Daerah dari Kemendagri agar dana tersebut bisa digunakan untuk merehabilitasi atau membersihkan area yang terdampak kebakaran di Pasar Comboran,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa bantuan permodalan bagi para pedagang ini masih dalam tahap pembahasan. Berdasarkan hasil konsultasi dengan pihak terkait, Bansos dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat tidak dimungkinkan. Fokus bantuan saat ini adalah pada rehabilitasi fisik dan pembersihan area pasar.</p>



<p>“Kami sedang berdiskusi mengenai skema permodalan. Masih ada beberapa hal yang perlu dikaji lebih lanjut. Bantuan yang tersedia saat ini lebih ditujukan untuk rehabilitasi dan penanganan fisik pascakebakaran,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk mengantisipasi musim hujan, Pemkot Malang bersama Diskopindag Kota Malang akan menata ulang area pasar. Termasuk mengosongkan bagian atas pasar yang dianggap berisiko.</p>



<p>“Kami sedang menata ulang pasar, termasuk melarang pedagang menempati area atas demi keamanan mereka selama musim hujan. Supaya tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan selama musim hujan berlangsung,” imbuh Pj Wali Kota Iwan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214874</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bersiap Jualan, Puluhan Pedagang Pasar Comboran Mulai Lakukan Pembersihan Tempat Relokasi</title>
		<link>https://memontum.com/bersiap-jualan-puluhan-pedagang-pasar-comboran-mulai-lakukan-pembersihan-tempat-relokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[jualan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214710</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Puluhan pedagang Pasar Comboran Baru Barat sekarang tengah bersiap jualan dengan menempati areal relokasi yang sudah disiapkan. Adapun aktifitas yang dilakukan, yakni dengan membersihkan sejumlah areal di Lantai II atau lokasi yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi sementara. Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, menyampaikan bahwa pembersihan itu dilakukan karena saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Puluhan pedagang Pasar Comboran Baru Barat sekarang tengah bersiap jualan dengan menempati areal relokasi yang sudah disiapkan. Adapun aktifitas yang dilakukan, yakni dengan membersihkan sejumlah areal di Lantai II atau lokasi yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi sementara.</p>



<p>Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, menyampaikan bahwa pembersihan itu dilakukan karena saat ini fasilitas penerangan di tempat relokasi Lantai II sudah tersedia. &#8220;Mulai kemarin sore penerangan sudah dibetulkan oleh PLN. Terima kasih pada Pemerintah Kota Malang, terutama dari Diskopindag karena betul-betul memperhatikan pedagang untuk relokasi ini,&#8221; kata Samidi, Sabtu (28/09/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika sekitar 73 pedagang perhari ini, wajib melakukan bersih-bersih dan memindah barang-barang yang akan dipergunakan untuk berjualan. Sehingga, diharapkan ke depan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di halaman depan pasar.</p>



<p>“Karena fasilitas ini sudah terpenuhi, maka pedagang bisa berjualan di dalam. Tetapi memang kondisi atap yang masih bolong ini perlu ada penanganan segera agar tidak terjadi banjir di dalam pasar,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Comboran, Hamzah, merasa bersyukur dengan tempat relokasi yang telah didapatkan saat ini. Walaupun dirinya masih belum mengetahui barang apa yang nantinya akan dijual.</p>



<p>“Alhamdulillah sudah dapat nomor undian 23, atau dekat dengan tangga keluar masuk. Meskipun kiosnya kecil, tapi tetap bersyukur masih bisa berjualan di sini karena saya sudah lama di sini, sejak 2005,” kata Hamzah.</p>



<p>Dirinya menambahkannya, bahwa sebelum musibah kebakaran terjadi, dirinya memiliki lima kios untuk berjualan pakaian bekas. Namun, semua menjadi abu dan tidak tersisa apapun. Sehingga, kini dirinya hanya bisa berdoa, agar Pemkot Malang juga bisa memberikan bantuan permodalan.</p>



<p>“Harapannya pemerintah terus memperhatikan korban kebakaran. Setelah diberikan tempat relokasi, harapannya ada bantuan permodalan. Untuk hari ini saya bersih-bersih kios, rencananya mau beli gembok dan triplek. Kalau ada rezeki mau kulak baju-baju yang bisa dijual,” imbuh Hamzah. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>P3KM Desak Pemkot Malang Beri Bantuan Permodalan Pedagang Pasar Comboran</title>
		<link>https://memontum.com/p3km-desak-pemkot-malang-beri-bantuan-permodalan-pedagang-pasar-comboran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Permodalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214694</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Malang (P3KM), Mus Mulyadi, mendesak Pemerintah Kota Malang agar segera memberikan bantuan permodalan kepada pedagang terdampak kebakaran di Pasar Comboran Baru Barat, Kota Malang. Desakan itu disampaikan, karena peristiwa kebakaran yang telah terjadi dan menimpa pedagang, menyebabkan kerugian yang cukup besar dan menjadi ancaman bagi kelangsungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Malang (P3KM), Mus Mulyadi, mendesak Pemerintah Kota Malang agar segera memberikan bantuan permodalan kepada pedagang terdampak kebakaran di Pasar Comboran Baru Barat, Kota Malang. Desakan itu disampaikan, karena peristiwa kebakaran yang telah terjadi dan menimpa pedagang, menyebabkan kerugian yang cukup besar dan menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup pedagang.</p>



<p>“Barang dagangan mereka habis terbakar. Ada yang baru kulakan hingga Rp 20 juta, Rp 10 juta bahkan Rp 5 juta itu yang paling kecil. Tapi semuanya lenyap. Ini menyangkut kehidupan para pedagang. Bahkan, beberapa dari mereka juga harus membiayai sekolah anak-anak,&#8221; jelas Mulyadi, Jumat (27/09/2024) tadi.</p>



<p>Dalam hal ini, pihaknya juga melakukan koordinasi bersama dengan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika. Direncanakan, pada Sabtu (28/09/2024) besok, akan bertemu secara langsung untuk membahas langkah-langkah penanganan Pasar Comboran Baru Barat. “Insyaallah besok jam 10.00 WIB, kami bertemu dan memang meminta bahwa ini harus segera ditolong karena menyangkut perut pedagang. Yang utama disampaikan, memang masalah Pasar Comboran ini,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut, Mulyadi juga menyinggung soal kondisi pasar lain yang ada di Kota Malang, dia menilai bahwa kondisi saat ini memprihatinkan. Terlebih, mengenai manajemen pasar yang tidak optimal, serta kurangnya kesungguhan dari pengelola dalam memperbaiki sarana dan prasarana.</p>



<p>“Saya sudah hampir 40 tahun berkecimpung di dunia pasar, jadi saya tahu persis. Banyak kepala pasar yang kadang tidak ada di pasar dan belum ada kesungguhan untuk mengelola pasar,” lanjutnya.</p>



<p>Diakhir, Mulyadi berharap agar pemerintah segera mempunyai upaya konkret dalam memberikan bantuan darurat bagi para pedagang Pasar Comboran. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214694</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terdampak Cuaca Ekstrem, Pedagang Pasar Comboran Baru Barat Alami Banjir dan Minta Pergantian Kapas</title>
		<link>https://memontum.com/terdampak-cuaca-ekstrem-pedagang-pasar-comboran-baru-barat-alami-banjir-dan-minta-pergantian-kapas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214691</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sudah jatuh tertimpa tangga. Pepatah itulah yang tengah menimpa pedagang di Pasar Comboran Baru Barat Kota Malang. Usai tertimpa musibah kebakaran, kini sejumlah pedagang terkena musibah akibat cuaca ekstrem. Dimana, lokasi berjualan mereka menjadi sasaran banjir akibat air hujan yang masuk ke areal berjualan. Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sudah jatuh tertimpa tangga. Pepatah itulah yang tengah menimpa pedagang di Pasar Comboran Baru Barat Kota Malang.</p>



<p>Usai tertimpa musibah kebakaran, kini sejumlah pedagang terkena musibah akibat cuaca ekstrem. Dimana, lokasi berjualan mereka menjadi sasaran banjir akibat air hujan yang masuk ke areal berjualan.</p>



<p>Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, merespon kondisi itu berharap agar Pemerintah Kota Malang segera mengambil tindakan cepat. Salah satunya, dengan memperbaiki atap yang bocor akibat kebakaran. Sehingga, pedagang tidak wanti-wanti tatkala cuaca ekstrem terjadi.</p>



<p>“Kondisi di lantai bawah parah sekali, becek seperti sawah. Harapannya, Pemkot Malang segera menangani dan mungkin dengan menutup atap yang bolong atau mengalihkan aliran air ke saluran di luar pasar,” kata Samidi, Jumat (27/09/2024) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa musibah banjir yang terjadi bukan masalah yang biasa terjadi di Pasar Comboran. Kecuali, jika ada saluran air yang tersumbat. Namun, kali ini situasi semakin parah, sejak terjadi kebakaran. Dengan kondisi atap pasar yang berlubang, menambah kekhawatiran para pedagang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau hujan terus begini, dagangan kami akan terus rusak. Banyak kios sudah kebanjiran, terutama di Lantai I. Jadi karena atapnya bolong, kemudian juga di Lantai II itu airnya merembes melalui celah-celah tembok,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Samidi juga mengkritik Kepala Pasar (Kapas) yang dinilai lamban dalam merespons kondisi darurat ini. Dirinya menyebut, bahwa laporan banjir sudah disampaikan beberapa hari lalu. Namun, belum ada tindakan nyata di lapangan.</p>



<p>&#8220;Kapas harus tanggap dengan situasi darurat seperti sekarang. Saya harap, jangan menunggu instruksi dari atas. Kalau terus begini, saya minta Kapasnya diganti saja. Kita butuh pemimpin yang siap menghadapi keadaan darurat,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Masih menurutnya, bahwa kondisi kios di bagian belakang pasar, dilaporkan paling parah terdampak banjir. Dampaknya, banyak dagangan dari milik pedagang yang rusak. Termasuk, kosmetik dan barang-barang lain yang berada di bagian dalam. Sementara para pedagang, kini berharap pemerintah segera turun tangan sebelum kerugian mereka semakin bertambah besar.</p>



<p>Sementara itu, salah satu pedagang pasar di Lantai I, Ani, mengaku sangat merasakan dampak dari banjir yang terjadi. Bahkan, beberapa barang dagangannya juga terkena banjir. Sehingga, harus menutup kios selama tiga hari.</p>



<p>“Waktu hujan tiba itu, kami masih di sini. Karenanya, kami langsung mengamankan barang-barang. Tetapi, airnya juga sempat merembes ke dalam. Dagangan yang kena banjir ada banyak. Mulai rengginang hingga keripik. Sampai sekarang, kondisinya masih terus merembes kalau hujan. Padahal, sebelumnya ini tidak pernah terjadi,” imbuh Ani. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214691</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pasar Comboran Gelar Doa Bersama Persiapan Relokasi, Penerangan Masih Jadi Hambatan</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-pasar-comboran-gelar-doa-bersama-persiapan-relokasi-penerangan-masih-jadi-hambatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[hambatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[penerangan]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214688</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah dua pekan terkena imbas musibah kebakaran dari Pasar Comboran Baru Barat, sejumlah pedagang menggelar doa bersama dan pengundian nomor kios, guna menempati tempat relokasi yang baru di Lantai II, Jumat (27/09/2024) tadi. Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, menyampaikan bahwa semua persiapan untuk tempat relokasi pedagang sudah siap semua. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah dua pekan terkena imbas musibah kebakaran dari Pasar Comboran Baru Barat, sejumlah pedagang menggelar doa bersama dan pengundian nomor kios, guna menempati tempat relokasi yang baru di Lantai II, Jumat (27/09/2024) tadi.</p>



<p>Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, menyampaikan bahwa semua persiapan untuk tempat relokasi pedagang sudah siap semua. Namun, ada beberapa yang masih terkendala, yaitu seperti penerangan.</p>



<p>“Penerangan ini sangat vital sekali. Tidak mungkin kita jualan dalam keadaan gelap. Sambil menunggu itu, pedagang sepakat selama penerangan belum ada, kita jualan di depan pasar,” kata Samidi.</p>



<p>Ditambahkan Samidi, untuk relokasi tersebut Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, telah berjanji akan memberikan kenyamanan, kebersihan dan penerangan dengan sebaik-baiknya. “Hari ini disampaikan oleh Bu Kabid Diskopindag-Bu Eka, bahwa hari ini PLN akan menyiapkan untuk penerangan itu. Pak Kadin juga menjanjikan Pemkot Malang akan melakukan sebaik-baiknya untuk tempat relokasi ini,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut, setelah pengundian nomor dilakukan nantinya para pedagang akan membersihkan masing-masing kiosnya, terlebih dahulu. Kemudian, menempati kios dengan ukuran 1,5 meter x 2 meter.</p>



<p>“Kalau barangnya banyak, kita mungkin siapkan gudang khusus yang masing kosong. Kalau dikasih dua sampai tiga kios, tidak akan nutut. Jadi kita kasih satu-satu semua,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, yang digunakan untuk tempat relokasi tersebut ada di bagian selatan saja. Dari sembilan blok yang ada, hanya digunakan empat blok. Itu diperuntukkan untuk 73 pedagang dan satu radio arema.</p>



<p>“Dengan kita lakukan doa bersama di hari yang baik ini, harapannya Pasar Comboran bisa berfungsi kembali dengan baik dan para pedagang bisa berjualan kembali, tapi kami minta Pemkot Malang ini jangan abai bahwa penerangan ini kewajiban dari pemerintah untuk memfasilitasi,” imbuh Samidi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Siapkan Langkah Penanganan Infrastuktur Pasar Comboran dengan Anggaran BTT</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-langkah-penanganan-infrastuktur-pasar-comboran-dengan-anggaran-btt</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[infrastuktur]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214309</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang tengah menyiapkan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) untuk penanganan infrastruktur Pasar Comboran Baru Barat. Langkah ini dilakukan, karena anggaran BTT hanya bisa digunakan untuk penanganan struktur. Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa proses administratif untuk penanganan saat ini masih berjalan. Termasuk, mengenai beberapa kebutuhan yang sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang tengah menyiapkan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) untuk penanganan infrastruktur Pasar Comboran Baru Barat. Langkah ini dilakukan, karena anggaran BTT hanya bisa digunakan untuk penanganan struktur.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa proses administratif untuk penanganan saat ini masih berjalan. Termasuk, mengenai beberapa kebutuhan yang sedang disusun oleh dinas terkait, yaitu Diskopindag Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Ternyata bantuan BTT ini hanya bisa digunakan untuk infrastruktur. Karenanya, untuk bantuan (pedagang, red) sebelumnya dari Bansos,&#8221; kata Pj Wali Kota Iwan, Rabu (18/09/2024) tadi.</p>



<p>Untuk saat ini, Pj Wali Kota Iwan menyampaikan bahwa dirinya tengah berupaya mendapatkan bantuan keuangan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat kebakaran itu. Termasuk, mengenai 11 kendaraan yang turut terdampak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami akan mengupayakan mobil-mobil yang terbakar bisa dirapikan menggunakan bantuan keuangan yang ada. Dengan begitu, area bisa digunakan sementara waktu sambil menunggu perbaikan lebih lanjut,” ujarnya.</p>



<p>Terkait bantuan untuk 74 pedagang yang terdampak kebakaran, dirinya mengatakan bahwa Pemkot Malang telah memberikan bantuan Sembako dan uang transportasi. Saat ini, juga sedang disiapkan mengenai pemetaan solusi agar para pedagang dapat beraktivitas.</p>



<p>“Kami tengah mencari kios kosong di Lantai II, yang nantinya bisa dipakai sementara oleh pedagang sambil menunggu keputusan lebih lanjut. Artinya, apakah pasar ini akan dibangun kembali atau hanya ditertibkan,” paparnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Iwan juga mengungkapkan, bahwa respon awal terhadap peristiwa kebakaran telah berjalan dengan sigap. Untuk saat ini, juga sedang difokuskan pada tahap paska kebakaran.</p>



<p>“Kami sudah melakukan berbagai langkah untuk menangani dampak kebakaran. Saat ini, yang terpenting adalah mencari dukungan agar kondisi di lapangan bisa segera dinormalisasi,” imbuh Pj Wali Kota Iwan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214309</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Olah TKP Kebakaran, Tim Labfor Polda Jatim Ubek-ubek Lantai III Pasar Comboran Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/olah-tkp-kebakaran-tim-labfor-polda-jatim-ubek-ubek-lantai-iii-pasar-comboran-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Labfor]]></category>
		<category><![CDATA[lantai]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ubek-ubek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur (Jatim) akhirnya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pasar Comboran Baru Barat, Kota Malang, Selasa (17/09/2024) tadi. Sejak sekitar pukul 13.00 WIB hingga 16.30 WIB, tim Labfor terus mengurai dugaan penyebab musibah kebakaran. Wakil Kepala Satreskrim Polresta Malang Kota, AKP M Roichan, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur (Jatim) akhirnya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pasar Comboran Baru Barat, Kota Malang, Selasa (17/09/2024) tadi. Sejak sekitar pukul 13.00 WIB hingga 16.30 WIB, tim Labfor terus mengurai dugaan penyebab musibah kebakaran.</p>



<p>Wakil Kepala Satreskrim Polresta Malang Kota, AKP M Roichan, menyampaikan bahwa dalam penyelidikan tersebut Tim Labfor sementara fokus pada Lantai III. &#8220;Hari ini Tim Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP untuk mencari titik awal kebakaran dan penyebabnya. Namun, untuk hasilnya masih belum selesai dan nanti akan diinformasikan secara resmi melalui surat dari pihak Labfor,” kata Roichan.</p>



<p>Sampai dengan saat ini, ujarnya, pihak Polresta Malang Kota juga masih menunggu terkait dengan hasil investigasi Labfor. Sehingga, masih belum dapat dipastikan apa penyebab dari kebakaran itu.</p>



<p>“Jadi, kita Satreskim menunggu hasil Tim Labfor itu. Apakah nanti sumber kebakaran itu disengaja atau dibakar atau memang tidak disengaja,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama melakukan olah TKP itu, tambahnya, ada dua lokasi yang menjadi fokus penyelidikan. Yakni, di area Timur Lantai III dan sebelah kanan Lantai III. Sementara sampai dengan saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung.</p>



<p>&#8220;Kita masih belum tahu pasti, titik awal api. Ada dua lokasi yang menjadi fokus Labfor, tapi hasilnya masih belum keluar,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Terkait dengan saksi, menurutnya ada dua penjaga pasar dan satu ketua paguyuban. Saksi-saksi tersebut, juga sedang diminta keterangan untuk mendapatkan keterangan awal mengenai insiden kebakaran.</p>



<p>“Saat ini, kita masih dalam tahap interogasi awal terhadap saksi-saksi tersebut,” imbuh Roichan.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, musibah kebakaran terjadi di Pasar Comboran, Jumat (13/09/2024) malam. Akibat kejadian, Lantai II dan Lantai III hanya menyisakan kondisi sekitar 15 persen. Sedangkan dalam musibah itu, membakar sekitar 11 unit mobil, selain barang dagang pedagang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Instruksi Dinas Gunakan BTT untuk Bantu Korban Kebakaran Pasar Comboran</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-instruksi-dinas-gunakan-btt-untuk-bantu-korban-kebakaran-pasar-comboran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[instruksi]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214270</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mengintruksikan perangkat daerah terkait untuk menggunakan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) dalam membantu para pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Comboran Baru Barat. Hal itu disampaikannya, saat Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (17/09/2024) tadi. Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu, menyampaikan bahwa peristiwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mengintruksikan perangkat daerah terkait untuk menggunakan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) dalam membantu para pedagang yang terdampak kebakaran di Pasar Comboran Baru Barat. Hal itu disampaikannya, saat Rapat Koordinasi (Rakor), Selasa (17/09/2024) tadi.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut meninggalkan kerugian materiil yang tidak sedikit. Sebab, ada 74 pedagang yang terdampak dan juga 11 mobil yang hangus terbakar.</p>



<p>“Kondisi psikologis pedagang patut menjadi perhatian. Apalagi, kerugian materiil yang timbul ditambah lagi dengan ketidakpastian nasib pedagang dapat memperburuk keadaan. Sehingga, perlu segera kita tangani dan harus kita siapkan langkah,” kata Pj Wali Kota Iwan.</p>



<p>Peristiwa tersebut, menurutnya juga telah dilaporkan pada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dirinya mendapat instruksi khusus, untuk segera memulihkan kondisi khususnya pedagang terdampak sesegera mungkin.</p>



<p>“Sesuai instruksi pak Mendagri kepada saya, dalam tanggap darurat ini kita harus hadir dan memberikan solusi konkret,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai langkah jangka pendek, Pj Wali Kota Iwan langsung menginstruksikan jajarannya untuk menggunakan anggaran BTT dalam membantu memulihkan kondisi para pedagang. Nantinya, anggaran BTT ini akan dipergunakan untuk bantuan sosial kepada 74 pedagang terdampak.</p>



<p>&#8220;Sebagai intervensi jangka pendek, kita alokasikan anggaran BTT dan teknisnya nanti diwujudkan dalam bentuk bantuan sosial. Sehingga, bisa signifikan dirasakan oleh pedagang. Tetapi acuannya nanti tolong diperhatikan bagaimana prosedur dan mekanismenya, agar secara administratif dan pelaksanaan di lapangan tidak menimbulkan masalah,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Pj Wali Kota Iwan juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan jajarannya mulai dari pemadaman sampai dengan rencana relokasi pedagang. Dirinya juga berharap agar proses penyelidikan bisa segera selesai sehingga pasar bisa dioperasikan kembali.</p>



<p>&#8220;Selain BTT tadi, saya mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan, mulai waktu pemadaman kemarin sampai bagaimana pendekatan yang digunakan dalam proses relokasi, harapannya pasar bisa segera dibuka,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Selain intervensi jangka pendek, Pj Wali Kota Iwan menambahkan, langkah jangka panjang juga akan dilakukan. Salah satunya mengkaji fungsi, sarana dan prasarana serta rencana perbaikan pasar comboran ke depan.</p>



<p>“Ini yang akan kita rumuskan bersama, untuk jangka panjang nanti kita akan kaji, bagaimana fungsi ini berjalan sebagaimana mestinya, bagaimana kelayakan sarana prasarananya dan saya akan coba berkonsultasi terkait perbaikan dan rehabilitasi pasar,” imbuhnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214270</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
