<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>community &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/community/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Dec 2025 13:19:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>community &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kabupaten Lumajang Borong Penghargaan Ajang Jatim Environment Community Award 2025</title>
		<link>https://memontum.com/kabupaten-lumajang-borong-penghargaan-ajang-jatim-environment-community-award-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 12:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[borong]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[environment]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229056</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Di momen peringatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770, Pemkab Lumajang berhasil meraih sejumlah penghargaan pada ajang Jatim Environment Community Award 2025, yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, di Gedung Graha Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Rabu (24/12/2025) tadi. Hal itu menegaskan, komitmen Kabupaten Lumajang dalam pembangunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Di momen peringatan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770, Pemkab Lumajang berhasil meraih sejumlah penghargaan pada ajang Jatim Environment Community Award 2025, yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, di Gedung Graha Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Rabu (24/12/2025) tadi.</p>



<p>Hal itu menegaskan, komitmen Kabupaten Lumajang dalam pembangunan berwawasan lingkungan. Termasuk, raihan prestasi tersebut menjadi capaian strategis yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga sarat makna. Penghargaan ini, juga menjadi refleksi nyata Harjalu dengan tema besar &#8216;Lumajang Tumbuh Semakin Tangguh&#8217;, yang diwujudkan melalui kerja konkret dan konsisten dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.</p>



<p>Sejumlah penghargaan itu, berhasil diraih dalam sejumlah kategori penting. Antara lain, Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur, Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup, Eco Pesantren, serta Program Kampung Iklim (Proklim) 2025.</p>



<p>Capaian ini, memperkuat posisi Lumajang sebagai daerah yang tidak sekadar merancang kebijakan lingkungan, tetapi mampu menggerakkannya hingga tingkat akar rumput.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif lintas sektor, mulai dari satuan pendidikan, pesantren, pemerintah desa, komunitas lingkungan, hingga tokoh masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa komitmen Lumajang terhadap lingkungan tidak berhenti pada perencanaan atau regulasi semata, tetapi benar-benar diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Inilah kekuatan Lumajang yang tumbuh semakin tangguh karena ditopang kepedulian bersama terhadap lingkungan,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Dirinya menegaskan, bahwa keberhasilan ini juga mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam. Sekolah yang mendidik generasi peduli lingkungan, pesantren yang ramah ekologi, hingga kampung yang adaptif terhadap perubahan iklim menjadi fondasi penting bagi masa depan daerah.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Indah menekankan, bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus memperkuat kebijakan lingkungan hidup melalui kolaborasi lintas sektor yang lebih terarah dan berkelanjutan. Fokusnya bukan hanya pada pencapaian penghargaan, melainkan pada dampak nyata terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>“Ke depan, tantangan kita adalah menjaga keberlanjutan. Prestasi ini harus menjadi pemantik untuk bekerja lebih konsisten, terukur dan berdampak. Lingkungan yang lestari adalah fondasi utama bagi Lumajang yang tangguh, hari ini dan di masa depan,” imbuhnya.</p>



<p>Dengan capaian tersebut, Kabupaten Lumajang kian meneguhkan diri sebagai daerah yang menjadikan pelestarian lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan bagian integral dari arah pembangunan dan karakter masyarakatnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229056</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rumah Banyuwangi Inlineskate Community, Bupati Ipuk Dukung Pengembangan Olah Raga Sepatu Roda</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-banyuwangi-inlineskate-community-bupati-ipuk-dukung-pengembangan-olah-raga-sepatu-roda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[inlineskate]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214209</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membuka Rumah Banyuwangi Inlineskate Community (BIC Home), Minggu (15/09/2024) tadi. Pembukaan yang dilakukan ini, sebagai bentuk dukungan penuh pengembangan sepatu roda dan skateboard di Kabupaten Banyuwangi. Sekedar diketahui, keberadaan BIC ini diinisiasi oleh orang tua penggemar sepatu roda di Banyuwangi. Komunitas ini, mendirikan basecamp yang dilengkapi dengan berbagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membuka Rumah Banyuwangi Inlineskate Community (BIC Home), Minggu (15/09/2024) tadi. Pembukaan yang dilakukan ini, sebagai bentuk dukungan penuh pengembangan sepatu roda dan skateboard di Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Sekedar diketahui, keberadaan BIC ini diinisiasi oleh orang tua penggemar sepatu roda di Banyuwangi. Komunitas ini, mendirikan basecamp yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan layanan penunjang. Mulai lapangan latih mini, toko olah raga hingga Massage Cedera Olahraga (MCO) yang memiliki sport therapist bersertifikat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk mengapresiasi dan mendukung pengembangan sepatu roda dan skateboard di Banyuwangi. “Kegiatan ini sangat positif. Selain anak-anak bisa menyalurkan hobinya, mereka beraktivitas fisik yang sehat. Dan yang penting, mereka juga teralihkan dari gadget. Dengan aktif bergerak, latihan yang rutin, anak-anak menjadi sehat, serta tumbuh dan berkembang optimal,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Ketua BIC, Ghoirul Anwar, menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 30 talenta atlet muda sepatu roda yang tergabung dalam Komunitas BIC. Mereka usia antara 5-16 tahun.</p>



<p>&#8220;Selain menjadi wadah penggemar sepatu roda, tempat ini juga menjadi pembibitan atlet sepatu roda di Banyuwangi,&#8221; katanya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214209</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pencarian Delapan Nelayan Hilang Dihentikan, Bupati Arifin Minta Pencarian secara Society Community</title>
		<link>https://memontum.com/pencarian-delapan-nelayan-hilang-dihentikan-bupati-arifin-minta-pencarian-secara-society-community</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[dihentikan]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<category><![CDATA[society]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198385</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya resmi menghentikan pencarian delapan anak buah kapal (ABK) Perahu Slerek Mandala asal Trenggalek, yang mengalami Laka laut di Pantai Gayasan, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Seperti diketahui, sebelum pencairan resmi ini dihentikan, sebelumnya selama 7 hari pencarian ditambah 2 hari masa perpanjangan, telah dilakukan namun masih belum membuahkan hasil. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya resmi menghentikan pencarian delapan anak buah kapal (ABK) Perahu Slerek Mandala asal Trenggalek, yang mengalami Laka laut di Pantai Gayasan, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Seperti diketahui, sebelum pencairan resmi ini dihentikan, sebelumnya selama 7 hari pencarian ditambah 2 hari masa perpanjangan, telah dilakukan namun masih belum membuahkan hasil.</p>



<p>Pasca pencarian resmi dihentikan, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, berharap pencarian dilakukan dengan pergerakan society community. Hal itu disampaikan bupati, saat mendatangi posko pencarian di Tasikmadu.</p>



<p>&#8220;Diharapkan komunitas nelayan yang berada di pesisir selatan bila menemukan korban, baik dalam keadaan hidup atau sudah menjadi jenazah diharapkan bisa melakukan evakuasi terlebih dahulu. Menginformasikan sehingga selanjutnya dilakukan identifikasi,&#8221; ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (18/09/2023) pagi.</p>



<p>Sebelumnya, sebuah kapal jenis Purse Seine atau di kenal nelayan dengan Perahu Slerek berpenumpang 23 ABK mengalami Laka laut di perairan Blitar. Sebanyak 15 orang dinyatakan selamat dan 8 nelayan lainya hingga kini masih belum di temukan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Sejauh ini posisinya (hasil pencarian) masih nihil. Secara SOP 7 hari pencarian, kemudian kemarin sempat ditambah 2 hari. Sejak hari pertama menurut keterangan teman-teman yang ada di lapangan situasi ombak tinggi dan berkabut di sekitar lokasi,&#8221; terang Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p>Dikatakan suami Novita Hardiny ini, kemarin sempat ada harapan karena ditemukannya mister x di perairan daerah Malang. Namun, itu diketahui bukan salah satu ABK KM Mandala asal Trenggalek yang hilang.</p>



<p>&#8220;Kemarin kita sempat punya harapan, karena ditemukan mister x di daerah Malang. Tetapi secara identifikasi ciri-ciri ternyata tidak ada yang identik dengan korban. Kita berharap, semoga nanti ada informasi dan info ini sudah mulai tersebar dari pesisir Trenggalek. Tentu hingga Blitar, Tulungagung hingga Malang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dirinya juga berharap, jika nantinya ada nelayan menemukan, boleh dilakukan evakuasi dulu kemudian akan dilakukan identifikasi oleh tim SAR gabungan. Mengingat butuh waktu untuk menempuh jarak, karena posisi kejadian di Gayasan. Kalau dari bibir laut kurang lebih sekitar 3 mil.</p>



<p>Meski operasinya secara resmi memang sudah ditutup, akan tetapi saat ini pihaknya bergerak secara society community. Harapannya, jika ada nelayan atau siapapun yang menemukan sesuatu bisa segera memberi info kepada yang bersangkutan.</p>



<p>Masih kata Bupati Arifin, langkah ke depannya dalam rangka mengantisipasi dan meminimalisir jatuh korban ketika terjadi Laka laut, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mencoba melakukan berbagai upaya. Diantaranya, mengimbau nelayan untuk wajib pakai pelampung saat melaut.</p>



<p>&#8220;Karena kita baru mengusulkan anggaran baru, seperti yang saya sampaikan kemarin mereka harus terlindungi oleh pelampung. Tapi pelampungnya bukan yang berbentuk rompi, karena itu mengganggu mobilitas mereka bekerja,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Nantinya pelampung itu akan seperti pelampung pinggang (sabuk). Jadi lebih simpel, kemudian bila situasi dingin bisa dilapisi jaket. Selain proteksi diri, juga perlu mengikuti BPJS Tenaga Kerja. &#8220;Saya berharap juga nelayan jangan nekat kalau dari Syahbandar mengumumkan BMKG kondisi cuaca seperti apa. Tolong sebelum melaut juga dipastikan. Karena ceritanya kemarin itu posisi mereka sudah mau pulang, kemudian tiba tiba kabut dan jarak pandang terbatas. Selanjutnya terbawa ke tepian dan dihantam ombak,&#8221; jelas Bupati Arifin.<strong>&nbsp;(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198385</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bijak Berinteraksi di Medsos Jadi Tema Diskusi Literasi Kemenkominfo bersama Vespa Lumajang Community</title>
		<link>https://memontum.com/bijak-berinteraksi-di-medsos-jadi-tema-diskusi-literasi-kemenkominfo-bersama-vespa-lumajang-community</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berinteraksi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bijak]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tema]]></category>
		<category><![CDATA[Vespa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192643</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Diskusi literasi digital &#8216;Makin Cakap Digital&#8217; bakal hadir di acara Jambore Nasional Vespa bertajuk &#8216;Gathered Scooter Culture&#8217;, di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kabupaten Lumajang, Sabtu (08/07/2023) besok sekitar pukul 18.30 WIB. Melalui event tersebut, diharapkan mampu memberi dampak positif bagi pengembangan wisata dan perekonomian wilayah Lumajang. Menggandeng Vespa Lumajang Community (VLC), Kementerian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Diskusi literasi digital &#8216;Makin Cakap Digital&#8217; bakal hadir di acara Jambore Nasional Vespa bertajuk &#8216;Gathered Scooter Culture&#8217;, di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Kabupaten Lumajang, Sabtu (08/07/2023) besok sekitar pukul 18.30 WIB. Melalui event tersebut, diharapkan mampu memberi dampak positif bagi pengembangan wisata dan perekonomian wilayah Lumajang.</p>



<p>Menggandeng Vespa Lumajang Community (VLC), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) ingin berbagi informasi dan pengetahuan terkait media sosial dan teknologi digital pada umumnya, kepada peserta Jambore Nasional Vespa.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Bijak Berinteraksi di Media Sosial (Medsos)&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Diantaranya, dosen dan digital enthusiast, Adhi Prasnowo, Chief Operating Regional ACSB East Java, Muhajir Sulthonul Aziz, Ketua Relawan TIK Jember, Erlina Dwi Nahzdifah dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarLumajang0807. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Jumat (07/07/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, media sosial kini telah menjadi salah satu sarana untuk berinteraksi dan komunikasi dengan sesama paling populer. Sayangnya, penggunaan media sosial yang tidak disertai dengan pengetahuan dan keterampilan akan menyebabkan munculnya banyak kasus pelanggaran hukum maupun etika.</p>



<p>”Padahal, media sosial seharusnya bisa menjadi pengingat masyarakat tentang pentingnya memahami etika bermedia sosial dan membentuk kebiasaan bijak dalam bermedia sosial,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Bijak berinteraksi di media sosial, menurut Kemenkominfo, juga berarti mengetahui tata cara bertindak dan mengambil keputusan yang tepat dan baik saat bersosialisasi di dunia maya. ”Misalnya, hanya mengunggah konten yang baik, bermanfaat, dan tidak menyinggung pihak mana pun di media sosial,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemenkominfo mengingatkan, apa pun yang telah masuk ke media sosial bisa menjadi jejak digital. ”Untuk itu, tidak ada salahnya kita memilih jalan untuk lebih bijak dalam bermedia sosial,” pesan Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo berharap, ruang digital hendaknya diisi dengan aktivitas dan kreativitas positif yang mampu menginspirasi, mendorong partisipasi, dan kolaborasi sesama pengguna digital. ”Tidak terkecuali partisipasi dan kolaborasi sesama klub pencinta vespa maupun individunya,” tegasnya.</p>



<p>Selain diskusi, acara Jambore Nasional Vespa juga diisi dengan bazar murah UMKM, pameran vespa, kontes vespa, Dyno Test Vespa, serta berbagai macam pertunjukan seni musik. Jambore Nasional Vespa tersebut akan diikuti oleh lebih dari 20 klub vespa yang tersebar di seluruh Indonesia.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192643</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
