<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>copet &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/copet/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Jan 2021 13:22:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>copet &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kawanan Copet Bus Lumajang Dibekuk, Korbannya Penumpang Tujuan Terminal Wonorejo</title>
		<link>https://memontum.com/kawanan-copet-bus-lumajang-dibekuk-korbannya-penumpang-tujuan-terminal-wonorejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 13:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[copet]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kedungjajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133619</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tiga kawanan pelaku pencopetan di dalam bus angkutan kendaraan dalam provinsi (AKDP) di wilayah hukum Polres Lumajang, berhasil dibekuk Polsek Kedungjajang. Ketiga pelaku tersebut, MY (35) warga Dusun Krajan, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, AW (40) warga Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun dan SA (25) warga Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, ketiganya merupakan warga Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Tiga kawanan pelaku pencopetan di dalam bus angkutan kendaraan dalam provinsi (AKDP) di wilayah hukum Polres Lumajang, berhasil dibekuk Polsek Kedungjajang.</p>



<p>Ketiga pelaku tersebut, MY (35) warga Dusun Krajan, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, AW (40) warga Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun dan SA (25) warga Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, ketiganya merupakan warga Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Paur Subbag Humas <a href="https://lumajang.memontum.com/574-kades-pajarakan-randuagung-diciduk-tim-cobra-polres-lumajang">Polres Lumajang</a>, Ipda Andreas Shinta, saat dikonfirmasi memontum.com, membenarkan jika ketiga pelaku sudah dilakukan penahanan di Mapolsek Kedungjajang.</p>



<p>Selain menangkap ketiganya, petugas juga mengamankan barang bukti dompet kulit warna coklat, uang Rp 1,350 juta, ATM dan identitas milik korban pencopetan.</p>



<p>&#8220;Ketiga pelaku sudah ditangkap berikut barang bukti di Mapolsek Kedungjajang,&#8221; kata Ipda Shinta, Minggu (31/01) tadi.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/132739-sehari-lima-pelaku-sabu-sabu-digerebek-polres-lumajang">Baca Juga: Sehari Lima Pelaku Sabu-sabu Digerebek Polres Lumajang</a></strong></p>



<p>Disinggung mengenai aksi kawanan tersangka, Paur Subbag Humas Polres Lumajang mengurai, ketiga tersangka secara bersamaan naik bisa dari perempatan Ranuyoso atau selatan Puskesmas. Lalu, ketiganya membagi tugas, saat sudah berada di dalam bus dan menemukan calon korbannya.</p>



<p>&#8220;SA berjaga dibagian pintu depan bus. Sementara MY, berjaga dibagian pintu belakang. AW bertugas mendekati korban. Dalam pencopetan itu, AW tugasnya menarik dompet dari saku korbannya alias eksekutor pencopetan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Setelah berhasil, tambahnya, ketiga tersangka kemudian turun di Jembatan Grobogan, Kecamatan Kedungjajang. Korban pencopetan, Mt (35) warga Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto-Luamajang, baru menyadari dirinya menjadi korban kawanan Copet, saat turun di Terminal Wonorejo-Lumajang.</p>



<p>&#8220;Dari kejadian itu, korban langsung mengadukan peristiwa ke Mapolsek terdekat. Berdasarkan ciri-ciri tersangka, akhirnya berhasil dilakukan pengembangan oleh petugas Polsek Kadungjajang. Hasilnya, selain menangkap pelaku, juga diamankan barang bukti milik korban,&#8221; terangnya seraya meminta agar setiap tindak kejahatan, bisa segera dan secepat mungkin dilaporkan kepada petugas. <strong>(adi/sit)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133619</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arek Onosogrem Nyopet Ndek Jedong Wagir Pas Onok Jaranan</title>
		<link>https://memontum.com/arek-onosogrem-nyopet-ndek-jedong-wagir-pas-onok-jaranan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2020 11:22:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[copet]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[polsek wagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103455-arek-onosogrem-nyopet-ndek-jedong-wagir-pas-onok-jaranan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemuda asal Mergosono mencopet di Desa Jedong, Kecamatan Wagir ketika ramai pertunjukan kuda lumping. Apes, baru mendapat 4 ponsel curian, ia kepergok warga dan dihajar massa. Yakni tersangka Syaifudin Rois (24) mengaku warga Jalan Kol Sugiono Gg IB RT10/RW06 Kelurahan mergosono Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Ia ditangkap warga dan diserahkan ke Polsek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Pemuda asal Mergosono mencopet di Desa Jedong, Kecamatan Wagir ketika ramai pertunjukan kuda lumping. Apes, baru mendapat 4 ponsel curian, ia kepergok warga dan dihajar massa.</p>
<p>Yakni tersangka Syaifudin Rois (24) mengaku warga Jalan Kol Sugiono Gg IB RT10/RW06 Kelurahan mergosono Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>
<p>Ia ditangkap warga dan diserahkan ke Polsek Wagir (Polres Malang) Minggu (5/1/2020) dini hari. Jadi barang bukti Hp Xiaomi Red i 6, Hp Xiaomi Gold, Hp Oppo A1, jaket jeans biru dan celana jeans biru.</p>
<p>&#8220;Ada 3 korban yang lapor kehilangan Hp. Kejadian waktu ada pertunjukan kuda lumping,&#8221; sebut Kapolsek Wagir, AKP Sri Widyaningsih kepada Memontum.com, Minggu sore.</p>
<p>Para korban diantaranya, Fangki Sukmajati (20) warga Dusun krebet Senggrong RT 11/RW.03 Desa Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Andika Setiawan (19) warga Jalan Piranha atas Selatan 1/2 RT10/RW02 Kel. Tanjung Sekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang dan Suwoto (53) warga Dusun Jedong RT04/RW01 Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Kami masih dalami pemeriksaan terkait perbuatannya. Aksinya masuk dugaan jeratan pasal 363 KUHP Tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan,&#8221; urai Widya. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belanja di Giant Sawojajar, 2 Ponsel Dicopet</title>
		<link>https://memontum.com/belanja-di-giant-sawojajar-2-ponsel-dicopet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2019 13:03:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[copet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100089-belanja-di-giant-sawojajar-2-ponsel-dicopet</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Nampaknya pelaku copet selalu memanfaatkan tempat-tempat keramaian dalam melancarkan aksinya. Kali ini yang menjadi korban adalah Afandy (38) warga Perumnas Asabri, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (17/11/2019) siang. Saat berbelanja di Giant Extra Sawojajar Jl Danau Toba, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, 2 ponsel miliknya yakni HP Vivo Y95 dan Samsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Nampaknya pelaku copet selalu memanfaatkan tempat-tempat keramaian dalam melancarkan aksinya. Kali ini yang menjadi korban adalah Afandy (38) warga Perumnas Asabri, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (17/11/2019) siang.</p>
<p>Saat berbelanja di Giant Extra Sawojajar Jl Danau Toba, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, 2 ponsel miliknya yakni HP Vivo Y95 dan Samsung J3 yang berada di dalam tas, dicopet. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Malang Kota pada Senin (18/11/2019) sore dan masih dalam penyelidikan petugas untuk menangkap pelakunya.</p>
<p>Informasi didapat Memontum.com, bahwa sebelum kejadian, Afandy dan istrinya berbelanja di Giant Sawojajar. Dua ponsel miliknya dalam tas slempang yang berada dibagian punggung. Diduga saat sedang memillih-milih barang, Afandy didatangi para pencopet.</p>
<p>Dengan memanfaatkan keramaian, pelaku membuka resleting tas hingga berhasil mencopet 2 ponsel tersebut. Kejadian itu baru diketahui 30 menit saat kedatangan Afandy di Giant. Saat hendak menggunakan ponsel, Afandy langsung kaget karena tas miliknya telah hilang.</p>
<p>Akibatnya, Afandy mengalami kerugian sebesar Rp 4,4 juta hingga Pada Senin sore dilaporkan ke Polres Malang Kota.</p>
<p>Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni saat dikonfirmasi Memontum.com, membenarkan adanya laporan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami masih melakukan penyelidikan. Kami imbau kepada masyarakat supaya selalu berhati-hati dan waspada saat membawa barang bawaan tas dan lainnya. Waspadalah terhadap lingkungan di sekitarnya, apalagi di tempat keramaian,&#8221; ujar Ipda Marhaeni.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100089</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan-Jalan di CFD Ijen, Waspadai Copet</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-jalan-di-cfd-ijen-waspadai-copet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2019 14:17:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[CFD Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[copet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99087-jalan-jalan-di-cfd-ijen-waspadai-copet</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Para pelaku copet masih saja memanfaatkan pusat-pusat keramaian untuk melakukan aksinya. Kali ini mereka beraksi di Car Free Day (CFD) Jl Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (3/11/2019) pagi. Mereka beraksi mencopet HP IPhone 7 plus warna rose gold milik Cici Nur Aisyah (21) mahasiawi di Kota Malang asal Kutai Kartanegara. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Para pelaku copet masih saja memanfaatkan pusat-pusat keramaian untuk melakukan aksinya. Kali ini mereka beraksi di Car Free Day (CFD) Jl Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (3/11/2019) pagi.</p>
<p>Mereka beraksi mencopet HP IPhone 7 plus warna rose gold milik Cici Nur Aisyah (21) mahasiawi di Kota Malang asal Kutai Kartanegara.</p>
<p>Akibat dari kejadian ini, Cici mengalami kerugian sebesar Rp 9,5 juta hingga kejadian ini langsung dilaporkan ke Polres Malang Kota.</p>
<p>Informasi Memontum, menyebutkan bahwa Cici dan teman-temannya menikmati pagi dengan berjalan-jalan di Car Free Day Jl Ijen. Momen ini digunakan Cici dan teman-temannya untuk berfoto-foto.</p>
<p>Diduga pelaku melihat HP iPhone 7 Plus milik Cici hingg mengincarnya. Sementara itu usai berfoto-foto, Cici memasukan ponselnya ke saku jaket. Pelaku kemudian menguntit Cici dari belakang.</p>
<p>Diduga saat kondisi cukup ramai dan berdesak-desakan, pelaku berhasil melalukan aksinya mencopet HP tersebut.</p>
<p>Kejadian ini baru diketahui oleh Cici saat hendak membeli minuman. Dia mendapati ponsel miliknya yang berada di saku jaket telah hilang.</p>
<p>Kejadian itu membuat Cici panik hingga sempat menanyakannya ke beberapa teman namun tidak ada yang mengetahui keberadaa HP tersebut. Sadar telah menjadi korban pencopetan, Cici bergegas melapor ke Polres Malang Kota.</p>
<p>Kasabag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni saat dikonfirmasi Memontum.com, membenarkan adanya laporan tersebut.</p>
<p>&#8220;Laporannya sudah kami terima dan masih dalam penyelidikan petugas. Kami mengimbau untuk selalu berhati-hati dan waspada saat membawa barang berharga. Jangan sampai lengah. Tetap konsentrasi perhatikan barang bawaan. Apalagi ini kejadian di tempat keramaian yang memungkinkan pelaku kriminalitas beroperasi,&#8221; ujar Ipda Marhaeni. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99087</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nenek Pencopet Beraksi di Mitra Plaza</title>
		<link>https://memontum.com/nenek-pencopet-beraksi-di-mitra-plaza</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2018 13:33:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[copet]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 362]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta klojen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/63272-nenek-pencopet-beraksi-di-mitra-plaza</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Soeprapti (54) warga Gubeng Gang Masjid, Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Selasa (6/11/2018) sekitar pukul 12.30, tertangkap basah melakukan aksi pencopetan di pertokoan Mitra Lantai 1, Jl KH Agus Salim, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Dia tertangkap basah mencopet HP Samsung Galaxy J5 Pro warna Hold milik Farida [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Soeprapti (54) warga Gubeng Gang Masjid, Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Selasa (6/11/2018) sekitar pukul 12.30, tertangkap basah melakukan aksi pencopetan di pertokoan Mitra Lantai 1, Jl KH  Agus Salim, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>
<p>Dia tertangkap basah mencopet HP Samsung Galaxy J5 Pro warna Hold milik Farida (39) dosen UM, warga Jl Terusan Sigura-Gura, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Aksi Soeparti ini dipergoki satpam hingga segera saja diamankan dan diserahkan ke Polsekta Klojen. Tentunya petugas sudah tidak asing lagi dengan Soeparti dikarenakan beberapa tahun lalu pernah ditangkap terkait kasus yang sama.</p>
<p>Informasi.Memontum bahwa siang itu, korban sedang berbelanja di Mitra Plaza. Tampaknya tas cangklong miliknya menarik perhatian Soeparti.  Apalagi resleting tas sedikit terbuka hingg HP tersebut terlihat oleh Soeparti.<br />
Dengan menunggu kondisi ramai, Soeparti kemudian merogoh tas korban dan menxopet HP Samsung Galaxy J5 Pro, tersebut. Soeparti mengira aksinya berjalan mulus dikarenakan korban tidak menyadarinya.</p>
<p>Namun baru beberapa langkah, dia dihadang oleh satpam setempat. Soeprapti mengelak kalau diriny telah mencopet. Namun setelah digeledah dan kedapatan HP tersebut, dia akhinya mengakui perbuatannya. Kepada petugas Polsekta Klojen, Soeprapti mengaku baru sekali ini mencopet. Namun ada dugaan dia audah sering kali melakukan aksi serupa. Hal itu dikuatkan bahwa Soeprapti pernah ditangkap petugas Polsekta Klojen juga terkait kasus pencopetan. </p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK MH melalui Kapolsekta Klojen Kompol Budi Harianto SH, membenarkan adanya penangkapan tersangka. </p>
<p>&#8221; Tersangka S, kami kenakan Pasal 362 KUHP. Saat ini dia kami titipkan di tahanan Polres Malang Kota,&#8221; ujar Kompol Budi. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">63272</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arek Ngebruk Nyopet Hp Arek Ngebruk</title>
		<link>https://memontum.com/arek-ngebruk-nyopet-hp-arek-ngebruk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2018 06:20:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[copet]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 362]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kromengan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60007-arek-ngebruk-nyopet-hp-arek-ngebruk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Apes menimpa seorang copet saat berlangsung pertunjukan kuda lumping, Sabtu (13/10/2018) pukul 16.30 di lapangan Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Tersangka Erwanda Rimadhoni (20) musti berurusan dengan warga dan anggota Polsek Kromengan. Ia tak berkutik saat warga dan anggota kepolisian menemukan barang bukti ponsel curian hasil copetan. Pemuda yang mengaku warga Jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Apes menimpa seorang copet saat berlangsung pertunjukan kuda lumping, Sabtu (13/10/2018) pukul 16.30 di lapangan Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. </p>
<p>Tersangka Erwanda Rimadhoni (20) musti berurusan dengan warga dan anggota Polsek Kromengan. Ia tak berkutik saat warga dan anggota kepolisian menemukan barang bukti ponsel curian hasil copetan. </p>
<p>Pemuda yang mengaku warga Jalan Raya Ngebruk RT20/RW03, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, sore mencuri ponsel milik seorang perempuan. </p>
<p>Ponsel Asus curian berada di saku belakang celana Nafa Okta Rahmawati (13) warga  Dusun Kebonsari RT11/RW02, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.</p>
<p>Berdasar keterangan Kasubaghumas Polres Malang, Ipda Eka Yuliandri Aska, kasus pencurian tersebut telah ditangani Polsek Kromengan. Hingga kini, ia masih diperiksa guna penyelidikan lebih lanjut. </p>
<p>Jadi barang bukti berupa sebuah ponsel Asus warna hitam. Tersangka diduga melanggar hukum sesuai pasal 362 KUHP Tentang tindak pidana pencurian. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60007</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nyopet di Atas Motor, Dua Jambret Ditangkap</title>
		<link>https://memontum.com/nyopet-di-atas-motor-dua-jambret-ditangkap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2018 16:21:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[copet]]></category>
		<category><![CDATA[operasi sikat semeru]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/56099-nyopet-di-atas-motor-dua-jambret-ditangkap</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Nampaknya aksi para pencopet tidak hanya mengincar pejalan kaki di tempat keramaian. Namun kini sudah berkembang dengan sasaran pengendara motor. Bahkan aksi kedua cepet ini sudah bisa dibilang layaknya aksi pejambretan. Keduanya adalah Ali M (42) warga Jl Muharto Gang III, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan Yosa W [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Nampaknya aksi para pencopet tidak hanya mengincar pejalan kaki di tempat keramaian. Namun kini sudah berkembang dengan sasaran pengendara motor. Bahkan aksi kedua cepet ini sudah bisa dibilang layaknya aksi pejambretan.</p>
<p>Keduanya adalah Ali M (42) warga Jl Muharto Gang III, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan Yosa  W (36) warga Jl Klayatan Gang III, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Aksi mencopet di atas motor membawa ke 2 tersangka ini mendekam di balik jeruji besi karena tertangkap Operasi Sikat Semeru 2018 Polres Malang Kota. </p>
<p>Jali dan Yosa dirilis di Polres Malang Kota pada pada Senin (17/8/2019) siang beraama para tersangka lainnya  yang terjaring Operasi Sikat Semeru 2018. Informasi Memontum bahwa pada 12 Agustus 2018 swkitar pukul 16.00, kedua tersangka mengendarai motor Honda Beat. Saat itu mereka mengincar HP LG K5 milik Anugrah Dwi (22) mahasiswi, warga Jl Kebun Pinang, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dwi yang saat itu dibonceng temannya mengendarai motor Scoopy  di Jl Terusan Bogor, Kecamatan Klojen, Kota Malang, sama sekali tidak merasa kalau dikutit dari belakang.</p>
<p>Sementara itu kedua tersangka mengendarai motor fokus pada HP LG korban yang berada di saku jaket. Tersangka kemudian memepet motor korban dari sebelah kiri. Saat jaraknya sejajar dan dekat, tangan tersangka segera merogoh saku jaket Dwi hingga berhasil mencuri HP tersebut. </p>
<p>Saat itu Dwi sempat mengetahui namun pelaku sudah tancap gas kabur. Kejadian ini selanjutnya di laporlan ke Polres Malang Kota. </p>
<p>Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap kedua tersangka beberapa hari lalu. Untuk sementara tersangka mengaku baru sekali melakukan aksi jambret ini karena ada kesempatan setelah melihat HP di saku jaket korbannya. Kini HP tersebut sudah diamankan petugas sebagai barang bukti. </p>
<p>Wakapolres Malang Kota Kompol Bambang Cristanto SIK SH mengatakan bahwa kedua tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP. </p>
<p>&#8221; Dalam Operasi Sikat Semeru yang dimulai pada 5 September hingg 16 September 2018, kami berhasil mengungkap 150 kasus dengan jumlah 21 tersangka. Sasarannya 3 C, yakni Curas, Curas dan Curanmor. Untuk kasus terbanyak yakni Curanmor ada 105 kasus yang terungkap dengan 6 tersangka,&#8221; ujar  Kompol Bambang Cristanto Utomo SH SIK.<strong> (gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">56099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi Lapor Pos Pengamanan Lebaran, Kawanan Copet Keok</title>
		<link>https://memontum.com/mahasiswi-lapor-pos-pengamanan-lebaran-kawanan-copet-keok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2018 14:06:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[copet]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/44569-mahasiswi-lapor-pos-pengamanan-lebaran-kawanan-copet-keok</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Berkat kecepatan laporan korban copet di Pos Pengamanan Lebaran, tiga kawanan copet, berhasil diringkus anggota Polres Malang. Rabu (13/6/2018) siang, proses penangkapan itu menyita perhatian masyarakat lantaran berada di jalur ramai, jalur Lintas Barat atau Jalinbar, masuk Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Yakni, Seli Ana Dewi (21), seorang mahasiswi warga Dusun Dempok RT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Berkat kecepatan laporan korban copet di Pos Pengamanan Lebaran, tiga kawanan copet, berhasil diringkus anggota Polres Malang. Rabu (13/6/2018) siang, proses penangkapan itu menyita perhatian masyarakat lantaran berada di jalur ramai, jalur Lintas Barat atau Jalinbar, masuk Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.  </p>
<p>Yakni, Seli Ana Dewi (21), seorang mahasiswi warga Dusun Dempok RT 13 RW 1 Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. </p>
<p><div id="attachment_16220" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-16220" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Untitled-1-copy-2.jpg?resize=650%2C433&#038;ssl=1" alt="DRAMATIS : cari kesempatan dalam kesempitan malah berujung bui. (foto Humas Polres Malang) " width="650" height="433" class="size-full wp-image-12091" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-16220" class="wp-caption-text"><em><strong>DRAMATIS : cari kesempatan dalam kesempitan malah berujung bui. (foto Humas Polres Malang)</em></strong></p></div></p>
<p>Saat naik Bus Tentrem jurusan Malang-Blitar, bersama temannya, korban kehilangan dompet berisi uang Rp 1,4 juta.  Aksi copet ini disadari korban dan ia mencurigai seorang pria dalam bus yang sempat dekat dengannya.  </p>
<p>Korban tidak berteriak langsung saat menyadari dompetnya digasak pria memakai jaket jeans dan tas ditaruh di dadanya. Ia terdiam kemudian menceritakannya pada Naning, temannya. </p>
<p>Korban lalu tidak melanjutkan perjalanannya naik Bis. Ia memilih turun di pertigaan Jalinbar tepat dekat Pos Pengamanan Lebaran. Ia pun melapor ke seorang petugas. </p>
<p>&#8220;Terima laporan, kami lakukan pengejaran, &#8221; ungkap Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni kepada media. Sejumlah anggota dikerahkan mengejar laju Bus Restu. Tak hanya anggota naik trail melainkan mobil patroli dan beberapa membawa senjata laras panjang.  </p>
<p>Tentu saja, pencegatan anggota ini mengagetkan penumpang dan sopir bus. Para penumpang lalu diberitahu agar tidak beranjak dari tempat duduknya.</p>
<p>Pria yang dicurigai langsung diamankan. Benar saja, dompet korban ditemukan dan rekannya tak dapat melarikan diri. Tiga orang digelandang ke Polres Malang guna pemeriksaan lebih lanjut. </p>
<p>Informasi diketahui, para tersangka yaitu Irfan (30) mengaku warga Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen; Sugeng Hariadi (46) mengaku asal Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang dan MK (39) warga Cepokomulyo Kepanjen. <strong>(sos/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">44569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Turis Jepang Dicopet, saat Nonton Barongsai di Depan Matos</title>
		<link>https://memontum.com/turis-jepang-dicopet-saat-nonton-barongsai-di-depan-matos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2018 14:21:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[copet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/26800-turis-jepang-dicopet-saat-nonton-barongsai-di-depan-matos</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Nampaknya pelaku pencopetan terus.memanfaatkan momen di keramaian untuk melakukan aksinya. Kali ini mereka memanfaatkan moment saat pertunjukan barongsai di Jl Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada Jumat (17/2/2018) pagi. Mereka beraksi di sela-sela keramaian penonton mencari sasaran. Kali ini yang menjadi korban adalah seorang turis perempuan Kikuchi Matoyo (36) warga asal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Nampaknya pelaku pencopetan terus.memanfaatkan momen di keramaian untuk melakukan aksinya. Kali ini mereka memanfaatkan moment saat pertunjukan barongsai di Jl Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada Jumat (17/2/2018) pagi. Mereka beraksi di sela-sela keramaian penonton mencari sasaran.</p>
<p>Kali ini yang menjadi korban adalah seorang turis perempuan Kikuchi Matoyo (36) warga asal Jepang yang tinggal di Jl Kanjuruhan Gang II, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. KIkuchi kehilangan HP Oppo F5 Youth miliknya yang berada di dalam tas. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polres Malang Kota sekitar pukul 11.30.</p>
<p>Informasinya bawa pagi itu ada pertunjukan Barongsai di Jl Veteran. Tentunya atraksi baringsai tersebut mengundang perhatian warga sekitar hingga berdatangan ke lokasi untuk melihat. Begitu juga dengan Kikuchi yang datang sambil mengendong anaknya. Dia ikut berdesak-desakan melihat pertunjukan barongsai.</p>
<p>Puncaknya saat Kikuchi melihat atraksi barangsai di depan Matos. Diduga saat itu pelaku membuka tas milik warga Jepang ini dan mencopet HP nya. Kejadian ini baru diketahui sekitar pukul 10.00, saat Kikuchi hendak memakai ponselnya. Saat itulah dia mengetahui kalau kacing tasnya telah terbuka.</p>
<p>Setelah di cek, HP miliknya seharga Rp 3,9 juta tersebut telah hilang. Karena telah menjadi korban pencopetan, Kikuchi akhirnya melaporkan kejadian.ini ke Polrea Malang Kota. &#8221; Laporannya sudah kami terima. Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujar Ipda Marhaeni, Kasubag Humas Polres Malang Kota. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">26800</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
