<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>corner &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/corner/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Sep 2025 12:31:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>corner &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perluas Program Family Corner Berbasis Masjid, Pemkot Malang Target 20 Masjid di Tahun 2025</title>
		<link>https://memontum.com/perluas-program-family-corner-berbasis-masjid-pemkot-malang-target-20-masjid-di-tahun-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[corner]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perluas]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225837</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mendorong penguatan kapasitas keluarga melalui program family corner berbasis masjid. Setelah diaktifkan di 15 masjid, tahun 2025 ini program tersebut ditargetkan menyebar ke 20 masjid atau pun musala di wilayah Kota Malang. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa family corner merupakan inovasi yang digagas sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mendorong penguatan kapasitas keluarga melalui program family corner berbasis masjid. Setelah diaktifkan di 15 masjid, tahun 2025 ini program tersebut ditargetkan menyebar ke 20 masjid atau pun musala di wilayah Kota Malang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa family corner merupakan inovasi yang digagas sejak tahun 2023 dan menjadi program pertama di Indonesia. Inisiatif tersebut hadir, untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keluarga menuju sakinah, mawaddah dan warahmah.</p>



<p>“Kami berharap semua masjid dan musala bersama takmir bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat. Bahwa masjid bukan hanya untuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan keluarga,” kata Wali Kota Wahyu, Selasa (09/08/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa respon masyarakat sejauh ini sangat positif. Pemahaman baru bahwa masjid bisa menjadi ruang pembelajaran keluarga, bukan hanya ibadah, mulai diterima dengan baik. Karena itu, Pemkot berkomitmen memperluas jangkauan program seiring banyaknya jumlah masjid dan musala di Kota Malang.</p>



<p>“Masyarakat menyambut baik. Mudah-mudahan masjid dan musala lain juga bisa bergerak dan memberikan pemahaman yang sesuai,” tambahnya.</p>



<p>Di akhir, Wali Kota Wahyu berpesan kepada seluruh pengurus takmir, terutama yang menjadi peserta workshop untuk dapat memanfaatkan momen tersebut dengan sebaik-baiknya. Terlebih, agar dapat memperkuat jejaring diantara pengurus.</p>



<p>&#8220;Agar bisa saling berbagi dan menguatkan satu sama lain. Program ini sudah diaktifkan di 15 masjd. Tahun ini targetnya menjadi 20 masjid yang mengaktifkan family corner,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225837</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Dukung Ketahanan Ekonomi Keluarga Berbasis Masjid melalui Family Corner</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-dukung-ketahanan-ekonomi-keluarga-berbasis-masjid-melalui-family-corner</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[corner]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199998</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di dapuk menjadi keynote speaker dalam gelaran Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Ketahanan Ekonomi Keluarga berbasis Masjid, di salah satu hotel, Rabu (18/10/2023) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota menyampaikan jika penguatan tersebut penting untuk diberikan dan dilakukan. Terlebih, saat ini beberapa fenomena terkait [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, di dapuk menjadi keynote speaker dalam gelaran Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Ketahanan Ekonomi Keluarga berbasis Masjid, di salah satu hotel, Rabu (18/10/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota menyampaikan jika penguatan tersebut penting untuk diberikan dan dilakukan. Terlebih, saat ini beberapa fenomena terkait dengan perekonomian yang terjadi di masyarakat cukup kompleks.</p>



<p>“Sekarang kita banyak dihadapkan pada kompleksitas masalah, bila bandingkan 20 atau 30 tahun yang lalu. Sudah barang tentu ini sangat berbeda karena belum semaju seperti sekarang,&#8221; kata Pj Wali Kota Wahyu Hidayat.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa jika perubahan pola hidup menjadi faktor utama yang memiliki andil dalam menurunkan ketahanan ekonomi suatu keluarga. Apalagi saat ini, marak soal rentenir dan pinjaman online. Karena itu, pihaknya ingin memanfaatkan peran masjid agar bisa membuat satu keuntungan yang positif.</p>



<p>“Sehingga, masjid ini memiliki peran yang luar biasa untuk bisa diberdayakan dan memberikan penguatan kepada umat. Selain fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan dakwah, masjid juga sebagai tempat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi umat,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karena itu, Wahyu berharap sinergitas Pemerintah Kota Malang dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) nantinya mampu menjadi senjata ampuh mengembalikan ketahanan ekonomi keluarga pada jalur yang semestinya. &#8220;Saya harapkan sinergitas ini nanti mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Langkah yang dilakukan perlu sistematis dengan pendekatan yang tepat kepada masyarakat. Saya yakin langkah ini efektif karena dengan diperkuat DMI harapan saya penguatan yang diberikan mampu menciptakan ketahanan ekonomi keluarga di Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DMI Kota Malang, Kasuwi Syaiban, menyampaikan jika di dalam mengentaskan persoalan tersebut pihaknya telah menyediakan family corner yang berada di 10 masjid Kota Malang. Di mana di dalamnya menampung persoalan masyarakat, mulai dari masalah keluarga, kekerasan dalam keluarga, masalah perkawinan, hingga masalah ekonomi.</p>



<p>“Karena di keluarga yang paling banyak adalah masalah ekonomi. Kita lihat data perceraian, mereka salah satunya masalah ekonomi yang besar. Karena ekonomi sulit, tidak menyadari hakikat kehidupan yang akhirnya mereka pisah. Kami ingin nanti berbasis masjid, mereka bisa paham itu,” jelas Kasuwi.</p>



<p>Selain dari peran DMI Kota Malang, menurutnya Baznas juga memiliki peran yang penting. Karena bisa membantu masyarakat yang terjerat pinjaman online, kemiskinan bahkan stunting.</p>



<p>“Dari Baznas tentu nanti akan support dan hadir di tengah masyarakat, karena sekarang masih banyak jamaah yang terjerat pinjol, kan kasihan. Melalui family corner yang masih pilot project di 10 masjid, insyaallah di tahun 2025 sudah 1000 masjid. Dari sini kita bisa membenahi umat terutama di sektor ekonomi,” imbuhnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199998</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Keluarga Harmonis, Wali Kota Malang Resmikan Program Family Corner Berbasis Masjid</title>
		<link>https://memontum.com/wujudkan-keluarga-harmonis-wali-kota-malang-resmikan-program-family-corner-berbasis-masjid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[corner]]></category>
		<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[harmonis,]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196912</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang, Kemenag Kota Malang dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, melaunching pilot program family corner berbasis masjid, di Masjid Agung Jami’ Kota Malang, Senin (28/08/2023) tadi. Family corner tersebut, merupakan unit pelayanan keluarga yang berfungsi memberikan bantuan kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang, Kemenag Kota Malang dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, melaunching pilot program family corner berbasis masjid, di Masjid Agung Jami’ Kota Malang, Senin (28/08/2023) tadi. Family corner tersebut, merupakan unit pelayanan keluarga yang berfungsi memberikan bantuan kepada masyarakat dalam mewujudkan atau mempertahakan keluarga menuju keluarga sakinah, mawadah, rahmah dan maslahah.</p>



<p>“Jadi di family corner ini ada banyak hal yang sifatnya membantu. Apalagi di Kota Malang, ini banyak warganya, maka kami berkewajiban untuk terus menggelorakan itu. Negara itu terdiri dari beberapa komponen. Termasuk yang paling kecil adalah lingkup keluarga. Kalau keluarga kecil bagus maka insyaallah itu kumpulan orang-orang yang bagus, mengerti ngerti akan tugas dan tanggung jawab,” jelas Wali Kota Malang, Sutiaji, yang turut hadir melaunching kegiatan itu.</p>



<p>Pihaknya juga menyampaikan, bahwa Pemkot Malang memiliki tugas untuk menghimpun kekuatan dan mengkolaborasikan dengan berbagai pihak, termasuk dengan akademisi. Apalagi itu menjadi kewenangan dari Pemkot Malang.</p>



<p>“Karena kami punya otoritas. Sehingga mengajak perguruan tinggi dan komunitas lain, ke depan bisa jadi ada pembiayaan dari perbankan dan seterusnya, yang sekiranya bisa menguatkan yang ada di family corner,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DMI Kota Malang, Kasuwi Syaiban, menjelaskan jika tujuan dari family corner berbasis masjid diantaranya yakni, terwujudnya tingkat pemahaman yang baik di masyarakat tentang keluarga Sakinah, kemudian terwujudnya ruang konsultasi dan konseling keluarga mencakup ketahanan fisik, psikis, ekonomi, sosial dan spiritual, serta meningkatnya sumber daya yang berkualitas melalui kerjasama dengan pihak-pihak terkait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tentu family corner tersebut juga sesuai dengan visi dan misi kami yaitu menjadi unit terdepan dalam layanan keluarga sakinah menuju ketahanan keluarga dan bangsa,” kata Kasuwi.</p>



<p>Lebih lanjut menurut Kasuwi, untuk saat ini ada 10 masjid yang percontohan dari family corner berbasis masjid pada tahap pertama. Selain itu, juga dijadikan model dan selanjutnya akan didesiminasikan pada masjid-masjid lain yang berada di wilayah Kota Malang pada tahun berikutnya.</p>



<p>“Diantaranya yakni Masjid Darul Istiqomah Polowijen, Jalan Polowijen I/ 69A RW 04, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing. Kedua, Masjid Roisiyah Jalan Ir. Juanda No 18 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, ketiga yakni Masjid Nasruddin Jalan Ki Ageng Gribig Kelurahan Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang, kemudian Masjid Al Halal Bumiayu JI. Kyai Parseh Jaya Kelurahan Bumiayu Kecamatan Kedungkandang, kelima yaitu Masjid Al Ikhsan Jalan Klayatan Gg 2 RT 4 RW I, Kelurahan Bandungrejosari,” tambahnya.</p>



<p>Selanjutnya yakni, Masjid Darusslam Jalan Derkuku Selatan No. 01, Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun, ketujuh Masjid Al Ikhlas Jalan Raya Langsep Kecamatan Klojen, Masjid Nurul Jihad Perum Vila Bukit Tidar Blok A4, Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru, selanjutnya yakni Masjid Al Ghozali Jalan Kecubung No. 10B Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru, dan Masjid Ainul Yagin Unisma Jalan Tata Surya, Kecamatan Lowokwaru.</p>



<p>Senada dengan itu, perwakilan akademisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Mufida, menyampaikan jika di tahun ini akan menyelesaikan family corner tersebut secara bertahap. “Tahun ini 10 dan insyaallah akan kami rencanakan di tahun yang akan datang kita nambah 15 sampai 20 masjid. Sehingga, pada 5 tahun ke depan diharapkan separuh dari masjid yang ada di Kota Malang memiliki family corner,” imbuh Mufida. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196912</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
