<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Cuaca Ekstrim &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/cuaca-ekstrim/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Mar 2023 13:05:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Cuaca Ekstrim &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Puluhan Rumah di Kawasan Kayutangan Heritage Talun Terendam Banjir dan Muncul Retakan</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-rumah-di-kawasan-kayutangan-heritage-talun-terendam-banjir-dan-muncul-retakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Terendam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185579</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cuaca ekstrem yang berdampak hujan deras disertai petir di Kota Malang, membuat sekitar 15 rumah warga di dalam kawasan perkampungan Kayutangan Heritage, Jalan Talun Pasar RT11 RW01, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, terendam banjir, Jumat (24/03/2023) tadi. Bahkan, keberadaan kawasan pemukiman yang dilintasi Sungai Sukun itu, kondisi airnya juga bah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cuaca ekstrem yang berdampak hujan deras disertai petir di Kota Malang, membuat sekitar 15 rumah warga di dalam kawasan perkampungan Kayutangan Heritage, Jalan Talun Pasar RT11 RW01, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, terendam banjir, Jumat (24/03/2023) tadi. Bahkan, keberadaan kawasan pemukiman yang dilintasi Sungai Sukun itu, kondisi airnya juga bah, meski ketinggian jalan dan sungai cukup lumayan.</p>



<p>Salah satu warga, Taufiq, mengatakan bahwa banjir yang merendam rumah wsrga kurang lebih setinggi 30 centimeter. Hal tersebut, sebagai akibat dari luapan debir air sungai yang naik ada di kawasan tersebut.</p>



<p>“Kira-kira ada 15 rumah yang terendam banjir, mulai dari pukul 14.30 WIB dan sekarang 16.50 sudah surut,” ujar Taufiq, Jumat (24/03/2023) tadi.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Puluhan Rumah di Kawasan Kayutangan Heritage Talun Terendam Banjir dan Muncul Retakan" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/EIhCSia-2uc?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Hal senada juga dikatakan oleh Mega Annisa, menurutnya karena hujan yang melanda berintensitas tinggi. Sehingga, membuat air sungai meluap ke gang jalanan dan rumah warga yang ada.</p>



<p>“Karena hujan dengan intensitas yang tinggi, kemudian membuat sungai yang ada itu jadi meluap ke perkampungan,” kata Mega.</p>



<p>Melalui unggahan dari media sosial twitter, nampak beberapa warga menyelamatkan barang-barang berharga miliknya. Kemudian, nampak juga beberapa hanyut terbawa arus air hujan.</p>



<p>Sementara itu, dari informasi yang diterima, paska banjir juga didapati beberapa retakan. Salah satunya, antara jalan perkampungan dengan plengsengan Sungai Sukun. Sehingga, warga pun memberikan himbauan, akibat panjang retakan yang lumayan.</p>



<p>Sebagai informasi, beberapa ruas jalan di Kota Malang juga terendam banjir. Beberapa diantaranya itu terjadi di Jalan Galunggung, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jalan Raya Dieng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jalan Bandulan, Kecamatan Sukun Kota Malang, Jalan Letjen S Parman, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, kemudian Jalan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, dan kawasan Kecamatan Blimbing, Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185579</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Bengkulu Berpotensi Terjadi Cuaca Ekstrem, BPBD Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan</title>
		<link>https://memontum.com/kota-bengkulu-berpotensi-terjadi-cuaca-ekstrem-bpbd-minta-masyarakat-tingkatkan-kewaspadaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2023 13:44:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183065</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Cuaca ekstrem kembali menyelimuti Kota Bengkulu. Baru-baru ini, hujan disertai badai kembali menguyur. Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, terjadi di wilayah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Cuaca ekstrem kembali menyelimuti Kota Bengkulu. Baru-baru ini, hujan disertai badai kembali menguyur. Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, terjadi di wilayah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan dan Kaur.</p>



<p>Kalaksa BPBD Kota Bengkulu, Will Hopi, pun meminta agar masyarakat tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di luar rumah. Apabila melakukan aktivitas di luar rumah, agar warga untuk menghindari daerah terjal, tebing dan pohon-pohon yang rawan tumbang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Mari kita tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi-potensi bencana di lingkungan kita,” jelasnya, Minggu (12/02/2023) tadi.</p>



<p>Hal ini dilakukan sehubungan dengan perubahan cuaca yang sewaktu-waktu menjadi ekstrem. Selain memberikan imbauan, BPBD pun telah membangun koordinasi bersama pemangku kepentingan kebencanaan lainnya.</p>



<p>Para petugas telah meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana dan siap siaga menangani berbagai laporan yang akan masuk nantinya. “Kami siap siaga terhadap kondisi cuaca ekstrem saat ini. Seperti tadi malam, kita turut membantu warga di Kecamatan Selebar mengevakuasi pohon tumbang,” terangnya. <strong>(mc/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183065</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Cuaca Buruk, DLH Kota Bengkulu Imbau Masyarakat Tidak Berteduh di Bawah Pohon</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-cuaca-buruk-dlh-kota-bengkulu-imbau-masyarakat-tidak-berteduh-di-bawah-pohon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bengkulu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183059</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Berapa hari terakhir, cuaca buruk seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan angin kencang terjadi di Kota Bengkulu. Hal ini, kerap kali menyebabkan terjadinya pohon tumbang. Seperti halnya, yang terjadi di wilayah Pantai Panjang, seperti di depan Kampung Pesisir, Sabtu (11/02/2023) kemarin. Beruntungnya, beberapa kejadian pohon tumbang ini tidak sampai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Berapa hari terakhir, cuaca buruk seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai dengan angin kencang terjadi di Kota Bengkulu. Hal ini, kerap kali menyebabkan terjadinya pohon tumbang. Seperti halnya, yang terjadi di wilayah Pantai Panjang, seperti di depan Kampung Pesisir, Sabtu (11/02/2023) kemarin. Beruntungnya, beberapa kejadian pohon tumbang ini tidak sampai memakan korban.</p>



<p>Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Riduan, mengimbau agar masyarakat di Kota Bengkulu untuk selalu waspada saat cuaca buruk terutama terhadap pohon tumbang. “Kepada masyarakat sekali lagi kami mengimbau agar selalu waspada di saat cuaca buruk. Kemarin akibat hujan cukup tinggi disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang. Ini bisa membahayakan keselamatan kita,” ujarnya, Minggu (12/02/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Dikatakan Riduan, dalam mengantisipasi pohon tumbang, pihaknya kerap kali melakukan pemangkasan beberapa pohon yang diperkirakan rawan tumbang. Namun demikian, akibat angin kencang ini masih saja terjadi pohon tumbang.</p>



<p>Oleh sebab itu, dirinya selalu berpesan kepada warga bila terjadi cuaca buruk dengan hujan deras yang disertai angin kencang untuk tak berpergian keluar rumah demi keselamatan. Selain itu, kepada warga disaat cuaca buruk, juga agar tidak berteduh di bawah pohon. Hal ini, guna menghindari kecelakaan akibat pohon tumbang.</p>



<p>“Saya minta agar warga selalu waspada, jika terjadi cuaca buruk usahakan jangan keluar rumah, selain itu bagi pengendara motor agar selalu memperhatikan keselamatan berkendaranya jangan berteduh di bawah pohon, hal ini demi keselamatan kita bersama,” imbaunya. <strong>(mc/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183059</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Bencana, BPBD Kota Malang Imbau Warga Ikuti Perkembangan Cuaca melalui BMKG</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-bencana-bpbd-kota-malang-imbau-warga-ikuti-perkembangan-cuaca-melalui-bmkg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2022 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180838</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Beberapa hari terakhir ini, angin kencang dan gumpalan awan hitam menyelimuti Kota Malang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan update cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika cuaca tidak menentu sedang terjadi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Beberapa hari terakhir ini, angin kencang dan gumpalan awan hitam menyelimuti Kota Malang. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan update cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>



<p>Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, menyampaikan jika cuaca tidak menentu sedang terjadi di Kota Malang hingga Februari, mendatang. Karena itu, dirinya menekankan agar masyarakat terus memantau prediksi cuaca BMKG.</p>



<p>“Antisipasinya kewaspadaan, selalu kami sampaikan bahwa sampai bulan Februari nanti, alam tidak bisa di prediksi karena cuaca tak menentu,” ujar Prayitno, di Balai Kota Malang, Sabtu (31/12/2022) sore.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Ditanya terkait dengan alat pendeteksi angin, dirinya menyampaikan jika sampai saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih belum memiliki. Karena menurutnya, alat pendeteksi angin sudah ada di BMKG Pasuruan dan Juanda. Sementara ini, BPBD hanya memiliki alat pendeteksi banjir yakni Early Warning System (EWS).</p>



<p>“Kalau alat pendeteksi angin belum punya, kami hanya menunggu informasi dari BMKG. Karena mereka ahli klimatologi, sementara waktu kita mengandalkan mereka. Kita hanya bergerak di mitigasinya dengan menyampaikan kewaspadaan,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kelurahan tangguh. Dengan memaksimalkan alat komunikasi seperti Grup Whattsapp (WA), Handy Talkie (HT), dan Aplikasi Zello untuk melaporkan kondisi terkini.</p>



<p>“Setiap kelurahan memiliki anggota yang mereka bisa laporan melalui Grup WA. Setiap hampir lima menit sekali mereka melaporkan perkembangan wilayah di setiap wilayah masing masing,” imbuhnya. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180838</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Memasuki Cuaca Ekstrem, BPBD Kota Malang Siapkan Langkah Mitigasi Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/memasuki-cuaca-ekstrem-bpbd-kota-malang-siapkan-langkah-mitigasi-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2022 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176549</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memasuki cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, siapkan beberapa langkah untuk mitigasi bencana. Hal itu, disampaikan Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, seusai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (10/10/2022) tadi. Menurut Kepala BPBD Kota Malang, pihaknya akan terus melakukan kordinasi dengan berbagai pihak. Itu dilakukan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memasuki cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, siapkan beberapa langkah untuk mitigasi bencana. Hal itu, disampaikan Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, seusai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (10/10/2022) tadi.</p>



<p>Menurut Kepala BPBD Kota Malang, pihaknya akan terus melakukan kordinasi dengan berbagai pihak. Itu dilakukan, untuk memperkuat komposisi tim dalam mengantisipasi timbulnya bencana akibat cuaca ekstrem.</p>



<p>“Kita terus melakukan komunikasi bersama dengan lurah, camat, melalui grup, untuk update mengenai cuaca. Tentunya, juga untuk mewaspadai titik-titik yang rawan, itu sebagai tahap awal,” jelas Prayitno.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, bahwa dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengumpulkan jajaran samping. Baik itu dari pihak TNI/Polri maupun para relawan yang ada di Kota Malang. Hal itu dilakukan, dengan tujuan untuk memaksimalkan alur komunikasi terkait kondisi di berbagai wilayah.</p>



<p>“Relawan juga dikumpulkan untuk pemetaan. Sehingga harapannya, ada koordinasi di ujung-ujung perbatasan Kota Malang. Baik yang di perbatasan barat (Kota Batu) maupun di utara, timur hingga selatan (Kabupaten Malang),” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jalin-kebersamaan-baznas-kota-probolinggo-gelar-doa-bersama-ulama-dan-umaroh">Jalin Kebersamaan, Baznas Kota Probolinggo Gelar Doa Bersama Ulama dan Umaroh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sambut-lebaran-healing-asyik-di-lereng-argopuro-dari-kebun-teh-hingga-jejak-purba">Sambut Lebaran, Healing Asyik di Lereng Argopuro dari Kebun Teh hingga Jejak Purba</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-pemudik-dari-hujan-ektrem-pemprov-jatim-siapkan-operasi-modifikasi-cuaca">Lindungi Pemudik dari Hujan Ektrem, Pemprov Jatim Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, upaya mitigasi lainnya juga diinformasikan kepada warga Kota Malang, yang berdomisili di wilayah sepadan sungai. Seperti diketahui, beberapa pemukiman di Kota Malang sering menjadi lokasi langganan banjir. Salah satunya di Jalan Bareng Raya II G, RT 14 RW 8.</p>



<p>“Potensi bencana akibat cuaca ekstrem tidak hanya banjir saja melainkan tanah terkikis akibat banjir sehingga menyebabkan ambrol dan rumah-rumah terjatuh, itu juga perlu diwaspadai. Nah kita memberikan perhatian juga ke masyarakat, agar dalam waktu-waktu tertentu untuk tanggap,” katanya.</p>



<p>Dalam memberikan pemberitahuan terkait status bahaya bencana di Kota Malang, pihaknya tidak hanya melalukan komunikasi secara manual saja. Namun, juga melalui Early Warning System (EWS) yang dipersiapkan di lima titik.</p>



<p>“Secara manual pemberitahuan dengan Handy Talkie (HT) dan untuk pemberitahuan secara cepat kita persiapkan EWS di lima titik. Karena banjir dan longsor yang saat ini menjadi kekhawatiran,” imbuh Prayitno. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176549</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyak Kapal Tak Melaut, Harga Ikan Sementara Stabil</title>
		<link>https://memontum.com/banyak-kapal-tak-melaut-harga-ikan-sementara-stabil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2021 09:40:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[harga ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Mayangan]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Ombak Besar]]></category>
		<category><![CDATA[PPP Mayangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134168</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kondisi cuaca ekstrim dengan ombak besar dan tinggi, tidak mempengaruhi harga jual pedagang ikan laut di Pasar Ikan Mayangan Kota Probolinggo. Dengan kondisi cuaca, ombak tinggi saat melaut, tidak mempengaruhi harga jual ikan laut. Stok ikan lautpun tidak berkurang dan tetap melimpah. Salah satu pedagang ikan laut dipasar Ikan PPP Mayangan Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kondisi cuaca ekstrim dengan ombak besar dan tinggi, tidak mempengaruhi harga jual pedagang ikan laut di Pasar Ikan Mayangan Kota Probolinggo. Dengan kondisi cuaca, ombak tinggi saat melaut, tidak mempengaruhi harga jual ikan laut. Stok ikan lautpun tidak berkurang dan tetap melimpah.</p>
<p>Salah satu pedagang ikan laut dipasar Ikan PPP Mayangan Kota Probolinggo, Midun, yang menjual ikan laut seperti ikan Tuna, Bandeng, ikan Cakalang, dan Dorang, pun tidak menampik adanya keterbatasan stok ikan.</p>
<p>Dengan kondisi cuaca ombak tinggi, harga dipasaran tidak ada kenaikan, hanya saja beberapa saja stok ikan mengalami sedikit pengurangan .</p>
<p>&#8220;Tidak ada kenaikan harga ikan, meski cuaca buruk. Tetapi, memang ada sedikit pengurangan stok ikan di Pasar PPP Mayanganini,&#8221; terangnya, Minggu (07/02).</p>
<p>Dia mengatakan, semenjak minggu ini, beberapa stok ikan sedikit menurun akibat cuaca buruk. Kami berharap, kondisi cuaca di perairan PPP Mayangan bisa kembali stabil, sehingga stok ikan pun kembali normal.</p>
<p><a href="https://memontum.com/133960-tingkatkan-ekspor-ikan-nahkoda-dan-abk-diberi-bimbingan-skpi#ixzz6lmECdWJ3"><strong>Baca Juga : Tingkatkan Ekspor Ikan, Nahkoda dan ABK Diberi Bimbingan SKPI</strong></a></p>
<p>&#8220;Alhamdulillah meskipun ada beberapa stok ikan berkurang pembeli tetap ada, karena memang ikan Tongkol yang didapat meskipun sedikit tetapi bisa dibilang jenis Ikan yang paling banyak dicari konsumen,&#8221; terangnya.</p>
<p>Meskipun stok ikan tongkol mengalami penurunan, namun nelayan tetap melaut. Sebab, pekerjaan ini merupakan satu-satunya usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. &#8220;Mau tidak mau tetap melaut, Pak. Kita tetap cari ikan tongkol. Kalaupun harganya murah, kalau kita dapatnya banyak, kan tetap bisa untuk makan,&#8221; terang salah satu nelayan, Malik. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134168</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nelayan Nekat Melaut Meski Gelombang Tinggi</title>
		<link>https://memontum.com/nelayan-nekat-melaut-meski-gelombang-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2020 14:18:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Mayangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129651</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebanyak 22 provinsi berpotensi diguyur hujan sedang sampai lebat disertai petir dan angin kencang pada bulan Nopember hingga Desember 2020. Cuaca ekstrem pun membuat tangkapan ikan para nelayan menurun hingga 50%. &#8220;Berdasarkan pengalaman, tangkapan turun drastis. Yang namanya bekerja dengan alam tentunya kondisi cuaca sangat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebanyak 22 provinsi berpotensi diguyur hujan sedang sampai lebat disertai petir dan angin kencang pada bulan Nopember hingga Desember 2020. Cuaca ekstrem pun membuat tangkapan ikan para nelayan menurun hingga 50%.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan pengalaman, tangkapan turun drastis. Yang namanya bekerja dengan alam tentunya kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan pendapatan nelayan,&#8221; terang salah satu nelayan, Umar (45), Minggu (13/12/2020)</p>
<p>Dia menjelaskan, para nelayan pun tak akan berhenti melaut meski nantinya cuaca ekstrem melanda daerahnya. Sebab itu merupakan sumber satu-satunya mereka dalam menafkahi keluarganya di rumah.</p>
<p>&#8220;Menghadapi cuaca ekstrem, nelayan khususnya dengan kapal-kapal di atas 60 Gross Ton akan tetap melaut karena hanya ini satu-satunya keahlian mereka. Apabila terjadi ombak besar, mereka akan menepi di pulau terdekat sambil menunggu situasi membaik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Umar menambahkan, bagi nelayan yang memiliki kapal dengan kapasitas tidak besar, maka mereka akan memanfaatkan cuaca yang dinilai tak berbahaya. &#8220;Pasti ada jeda atau istilahnya nyolong waktu di mana ombak tidak terlalu besar,&#8221; kata dia.</p>
<p>Nelayan lainnya, Adi mengungkapkan, meskipun ada informasi dari BMKG Jawa Timur, terkait cuaca ekstrem, namun nelayan ditempatnya masih nekat pergi melaut mencari ikan. Mereka yang pergi melaut kata dia hanya sebagian nelayan, seperti perahu yang berukuran kecil, yang biasanya mencari, lobster maupun kepiting.</p>
<p>Sedangkan untuk perahu besar jumlahnya hanya sedikit yang pergi melaut 10 sampai 15 perahu saja. &#8220;Kalau untuk perahu kecil seperti nelayan mencari kepiting dan lobster, banyak yang pergi melaut, tapi ya di pinggir-pinggir saja,” jelasnya</p>
<p>Untuk harga ikan seperti tongkol maupun lemuru sekarang masih normal Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per kilogram tapi kalau malam tahun baru biasanya naik sampai Rp35 ribu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Syahbandar PPP Mayangan, Arif Wahyudi mengatakan, berdasarkan keterangan BMKG Jatim wilayah perairan selat mudra akan terjadi cuaca ekstrem pada periode 15 – 20 desember 2020.</p>
<p>“Untuk itu masyarakat nelayan diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstriem tersebut,” imbaunya.<strong> (geo/mzm)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrim, Bupati Lumajang Mengimbau Semua Pihak Tingkatkan Kesiapsiagaan</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrim-bupati-lumajang-mengimbau-semua-pihak-tingkatkan-kesiapsiagaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jan 2020 11:46:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[siaga bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103821-cuaca-ekstrim-bupati-lumajang-mengimbau-semua-pihak-tingkatkan-kesiapsiagaan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Untuk kesiapan pasukan dalam mengatasi cuaca ekstrim yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Lumajang, Bupati H Thoriqul Haq MML,, menegaskan bahwa pihaknya bersama Polres dan Kodim 0821/Lumajang terus memantau wilayah potensi bencana. Ia berharap semua pihak juga terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengatasi bencana yang bisa saja terjadi. &#8220;Semua pasukan tanpa harus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Untuk kesiapan pasukan dalam mengatasi cuaca ekstrim yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Lumajang, Bupati H Thoriqul Haq MML,, menegaskan bahwa pihaknya bersama Polres dan Kodim 0821/Lumajang terus memantau wilayah potensi bencana. Ia berharap semua pihak juga terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengatasi bencana yang bisa saja terjadi.</p>
<p>&#8220;Semua pasukan tanpa harus dikomando, tanpa harus diperintah harus standby dan siaga dengan segala kemungkinan dan segala kesiapsiagaan kita terhadap kondisi bencana yang akan terjadi, semua pasukan siaga bencana harus siap dalam menjalankan tugasnya&#8221;, terang Bupati Usai memimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Hidrometeorologi. Jumat (10/1/2020) pagi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-103822" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200110-WA0116-copy.jpg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="416" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200110-WA0116-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200110-WA0116-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200110-WA0116-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200110-WA0116-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Jumlah pasukan siaga bencana hidrometeorologi di Kabupaten Lumajang saat ini sebanyak 536 orang. Terdiri dari, Kodim 0821/Lumajang, Batalyon Infanteri 527, Polres Lumajang, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Sosial, Satpol PP, BPBD, Akedemi Keperawatan UNEJ Kampus Lumajang, RAPI/Orari, Banser, Bankom, Pramuka, relawan, Universitas Lumajang, dan STKIP Lumajang.</p>
<p>Dengan segala cuaca saat ini yang memungkinkan terjadinya bencana, kata Bupati, tugas kita adalah kesiapsiagaannya dalam menangani terjadinya bencana. &#8220;Saya perintahkan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang untuk lebih aktif lagi memberikan kegiatan pelatihan kesiapsiagaan bencana pada semua pasukannya, karena bencana bisa saja datang sewaktu-waktu&#8221;, tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Letkol Inf. Ahmad Fauzi, Dandim 0821 Lumajang mengapresiasi kegiatan pasukan siaga bencana ini, sebab jika nantinya terjadi bencana alam maka bisa diatasi sejak dini serta dalam melakukan koordinasi akan lebih mudah.</p>
<p>&#8220;Jadi kegiatan ini saya nilai positif, karena jika tidak ada kegiatan seperti ini mustahil koordinasi dalam penanganan bencana di suatu wilayah akan tercipta,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dandim berharap kedepan setiap pasukan harus mengetahui tugas dan tanggung jawabnya serta sigap pada saat menangani datangnya bencana, yang nantinya tugas di masing-masing lembaga atau organisasi tersebut akan di koordinir oleh BPBD Lumajang.</p>
<p>Hal senada dikatakan AKBP. Adewira Negara Siregar, Kapolres Lumajang menyampaikan menurut laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa satu minggu kedepan cuaca ekstrim masih bisa terjadi, yakni ditandai dengan adanya hujan deras disertai angin kencang. Kapolres berpesan agar setiap pasukan siaga bencana untuk meningkatkan kepekaan terhadap semua informasi bencana.</p>
<p>&#8220;Saya berharap apabila posko sudah terbentuk dan yang menjadi perwakilan di tiap-tiap organisasi itu peka untuk menyampaikan informasi,&#8221; kata Kapolres. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103821</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrim, BPBD Bangkalan Imbau Warga Kenali Ciri Puting Beliung</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrim-bpbd-bangkalan-imbau-warga-kenali-ciri-puting-beliung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2019 13:56:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Pancaroba]]></category>
		<category><![CDATA[Puting Beliung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99064-cuaca-ekstrim-bpbd-bangkalan-imbau-warga-kenali-ciri-puting-beliung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Musim pancaroba yang terjadi saat ini mulai terjadi sejak awal bulan november. Musim ini merupakan peralihan dari musim kemarau ke penghujan. Kondisi ini memicu timbulnya cuaca ekstrim yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Kepala BPBD Rizal Morris menyampaikan, kondisi ini bisa terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Musim pancaroba yang terjadi saat ini mulai terjadi sejak awal bulan november. Musim ini merupakan peralihan dari musim kemarau ke penghujan. Kondisi ini memicu timbulnya cuaca ekstrim yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati.</p>
<p>Kepala BPBD Rizal Morris menyampaikan, kondisi ini bisa terjadi secara sporadis. Intensitas hujan dalam kondisi ini bisa terjadi sangat lebat disertai angin kencang hingga terjadi puting beliung. Namun, tidak semua angin kencang akan berakibat puting beliung.</p>
<p>&#8220;Kami himbau kepada seluruh masyarakat agar saat terjadi hujan lebat tidak berteduh dibawah pohon ataupun baliho-baliho, khawatir angin kencang ataupun petir,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Rizal menambahkan, Biasanya angin puting beliung diawali dengan udara yang terasa panas akibat radiasi matahari yang cukup kuat di suatu pagi hingga siang. Selain itu, biasanya ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 wib dan 07.00 pagi (lebih dari 4.5°C) yang disertai dengan kelembaban cukup tinggi mencapai nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb (diatas 60%).</p>
<p>Bila dilihat secara langsung, biasanya saat pagi akan terbentuk awan Cumulus atau awan putih berlapis &#8211; lapis. Diantara awan tersebut akan ada satu jenis awan yang batas tepinya sangat jelas berwarna abu &#8211; abu menjulang tinggi seperti bunga kol. Awan itu kemudian akan berubah cepat menjadi abu &#8211; abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cumulonimbus (CB). Setelah itu, pepohonan, dahan atau ranting yang ada di sekitar akan mulai bergoyang cepat.</p>
<p>&#8220;Tanda selanjutnya biasanya adanya sentuhan udara dingin di sekitar tempat tersebut. Hujan akan hujan sangat deras secara tiba-tiba di titik di mana angin kencang ini berhembus. Jika hujan hanya gerimis maka angin puting beliung terjadi di titik yang lebih jauh,jika dalam 1 &#8211; 3 hari berturut-turut tidak ada hujan pada musim transisi penghujan/pancaroba maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun dari angin yang masuk dalam kategori puting beliung,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sebagai antisipasi dampak puting beliung itu, ada sejumlah tindakan yang bisa dilakukan warga. Yaitu dengan merapikan pohon besar, rimbun, dan tinggi serta rapuh untuk mengurangi beban pada pohon tersebut. Kemudian mengecek dan memperkuat bagunan non-permanen maupun semi permanen seperti atap rumah yang sudah rapuh. Juga mengecek dan memperkuat bagunan konstruksi seperti papan reklame, dan baliho.</p>
<p>&#8220;Segera menjauh dari lokasi kejadian apabila mengetahui adanya indikasi akan terjadi puting beliung,&#8221; pungkasnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99064</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
