<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>culture &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/culture/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Nov 2025 08:56:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>culture &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Suguhan Kolaborasi Pementasan Budaya dan UMKM di Jember Culture &#038; UMKM Viral 2025 Tuai Apresiasi</title>
		<link>https://memontum.com/suguhan-kolaborasi-pementasan-budaya-dan-umkm-di-jember-culture-umkm-viral-2025-tuai-apresiasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pementasan]]></category>
		<category><![CDATA[suguhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Event Jember Culture &#38; UMKM Viral 2025 berlangsung meriah di Alun-Alun Jember, Minggu (09/11/2025) tadi. Ribuan masyarakat nampak terhibur dengan adanya pementasan budaya dan bazaar UMKM. Selain menyuguhkan puluhan stan UMKM, acara ini juga menghadirkan Dalang Arek, Combo Dangdut, Reog Bocah, hingga Karawitan Uyon-Uyon. Di akhir acara, penampilan K2 Reggae menutup serangkaian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Event Jember Culture &amp; UMKM Viral 2025 berlangsung meriah di Alun-Alun Jember, Minggu (09/11/2025) tadi. Ribuan masyarakat nampak terhibur dengan adanya pementasan budaya dan bazaar UMKM.</p>



<p>Selain menyuguhkan puluhan stan UMKM, acara ini juga menghadirkan Dalang Arek, Combo Dangdut, Reog Bocah, hingga Karawitan Uyon-Uyon. Di akhir acara, penampilan K2 Reggae menutup serangkaian Jember Culture &amp; UMKM Viral 2025.</p>



<p>Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, melalui Tim Ahli Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Gogot Cahyo Baskoro, menuturkan bahwa kegiatan ini digelar sebagai wujud untuk mendukung geliat UMKM dan melestarikan budaya di Kabupaten Jember. Yang menarik pula, bahwa kegiatan tersebut tidak digelar dengan menggunakan APBD Kabupaten Jember.</p>



<p>&#8220;Anggaran kegiatan ini sama sekali tidak menggunakan APBD. Jadi, tidak pakai duitnya rakyat Jember,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya bersyukur, karena Jember Culture &amp; UMKM Viral 2025, 100 persen dibiayai oleh Pertamina Gas Negara (PGN) yang sebelumnya diinisiasi oleh Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi. Harapannya, kegiatan serupa dapat digelar setahun dua kali dan bahkan lebih sering hingga 3 bulan sekali. Selain itu, pihaknya berharap agar pelaku UMKM di Jember dapat lebih kompetitif dan bisa bersaing dengan UMKM di kabupaten dan kota lain.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jember, Sartini, mengapresiasi Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi dan jajaran PGN yang telah menyukseskan Jember Culture &amp; Umkm Viral 2025.</p>



<p>&#8220;Menyongsong perayaan Hari Pahlawan besok, kami mengucapkan terima kasih karena para pelaku UMKM diberikan wadah untuk memamerkan berbagai produk di Kabupaten Jember,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sartini optimistis, produk UMKM Jember tidak kalah dengan daerah lain. Namun, pihaknya mengajak masyarakat Jember untuk memberikan dukungan agar produk UMKM Jember semakin maju. &#8220;Ayo bela dan beli produk asli Jember,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227586</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Even Nongkojajar Culture Festival Berlangsung Meriah</title>
		<link>https://memontum.com/even-nongkojajar-culture-festival-berlangsung-meriah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 13:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berlangsung]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Meriah]]></category>
		<category><![CDATA[nongkojajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226311</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Even Nongkojajar Culture Festival yang menjadi primadona fashion show on the street di Kabupaten Pasuruan, sukses digelar. Even yang ditunggu-tunggu seluruh warga Kecamatan Tutur, ini berlangsung meriah, Kamis (25/09/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, total ada 42 peserta karnaval yang mengikuti event tahunan ini. Mereka berasal dari desa, dusun bahkan Rukun Tetangga (RT), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Even Nongkojajar Culture Festival yang menjadi primadona fashion show on the street di Kabupaten Pasuruan, sukses digelar. Even yang ditunggu-tunggu seluruh warga Kecamatan Tutur, ini berlangsung meriah, Kamis (25/09/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, total ada 42 peserta karnaval yang mengikuti event tahunan ini. Mereka berasal dari desa, dusun bahkan Rukun Tetangga (RT), di wilayah Kecamatan Tutur.</p>



<p>Pantauan di lokasi, para peserta diberangkatkan dari pertigaan Desa Tutur dan berjalan sejauh 3 kilometer hingga finish di Pertigaan Nongkojajar atau di seberang Pasar Desa Wonosari.</p>



<p>Camat Tutur, Hendi Candrawijaya, mengatakan bahwa para peserta memakai kostum layaknya peragaan busana di Jember Fashion Carnival (JFC). Rata-rata, seluruh kostumnya tidak menyewa, melainkan hasil kreativitas warga sendiri yang dibuat dalam jangka waktu sampai 6 bulan, bahkan hingga setahun lamanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Hendi, selama karnaval berlangsung, seluruh peserta dinilai oleh para juri, baik dari Dinas Pariwisata hingga salah seorang profesor musik asal Italia, Mr Steve. &#8220;Hampir secara keseluruhan, semua kostum bikinan warga sendiri. Buatnya juga lama sampai 6 bulan, bahkan setahun. Ada Mr Steve, seorang profesor musik yang mengajar di Malang dan menjadi juri Nongkojajar Culture Festival ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Nurul Puspitaningrum, mengapresiasi langkah masyarakat Nongkojajar yang menggelar karnaval secara besar-besaran dan sukses. Bahkan, masyarakat rela merogoh kocek yang cukup besar untuk membiayai kostum, sound system hingga make up.</p>



<p>&#8220;NCF ini diinisiasi warga Nongkojajar, yang terus dikembangkan sampai sebesar ini. Dan kami salut dengan kekompakan warga yang mau berswadaya setiap rumah,&#8221; terangnya.</p>



<p>Diketahui, bahwa sebelumnya, Kabupaten Pasuruan juga telah sukses menggelar Bangil Art Carnival. Karnaval ini juga sangat meriah hingga menyedot ribuan penonton di Kabupaten Pasuruan. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226311</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Jadi, Pemkab Gelar Jombang Culture Carnival yang Diikuti 40 Peserta</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-jadi-pemkab-gelar-jombang-culture-carnival-yang-diikuti-40-peserta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[diikuti]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215603</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), menggelar Jombang Culture Carnival (JCC) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-114 Kabupaten Jombang, Sabtu (19/10/2024) tadi. Pelaksanaan itu, dihadiri Pj Bupati Jombang,Teguh Narutomo, Sekretaris Daerah (Sekda), Agus Purnomo, Forkompimda, anggota DPRD Jombang dan diikuti sebanyak 40 peserta dengan berbusana berbagai tema khas Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), menggelar Jombang Culture Carnival (JCC) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-114 Kabupaten Jombang, Sabtu (19/10/2024) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan itu, dihadiri Pj Bupati Jombang,Teguh Narutomo, Sekretaris Daerah (Sekda), Agus Purnomo, Forkompimda, anggota DPRD Jombang dan diikuti sebanyak 40 peserta dengan berbusana berbagai tema khas Kabupaten Jombang. Sedangkan mengawali pelaksanaan, Plh Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari, memberangkatkan dari Simpang Empat Stadion Merdeka Jombang dan akan finish di Simpang Empat Sengon Jombang.</p>



<p>Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo,, menyampaikan bahwa JCC 2024 merupakan salah satu wujud apresiasi kesenian dan kebudayaan (budaya Jombangan dan budaya santri) sekaligus upaya mewadai inovasi dan kreativitas masyarakat dalam mengaktualisasikan beragam keunggulan yang terdapat di Kabupaten Jombang. &#8220;Event JCC menampilkan produksi, budaya serta kultur yang dikemas oleh seluruh penampilan dari 21 kecamatan dan beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Jombang,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, melalui JCC ini akan memberikan ruang masyarakat guna mengaktualisasikan ragam ekspresi seni dalam bentuk ragam struktur tampilan yang dinamis dan atraktif. Selain itu, mendorong upaya untuk mengekspor keberadaan khasanah potensi di Jombang yang sangat luar biasa dan sangat bernilai Adiluhung.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya berharap, JCC setiap tahunnya dapat digelar dengan meriah dan lebih baik lagi. Sehingga, bukan hanya sekedar festival rakyat, tetapi juga bagaimana kita mengeksplor dan meningkatkan perekonomian Kabupaten Jombang,” tambahnya.</p>



<p>Menurutnya, JCC ini selaras dengan visi Kabupaten Jombang yakni menjadikan Jombang berkarakter dan berdaya saing. &#8220;Karnaval inilah yang akan menjadi wujud karakter dan kemampuan berdaya saing yang diimplementasikan generasi muda untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan nantinya. Sekaligus menjadi daya tarik dan nilai tawar kepada berbagai pihak, termasuk investor dan asosiasi pengusaha dalam menonjolkan potensi Kabupaten Jombang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Senada, Plh Kepala Disdikbud Wor Windari, menambahkan bahwa karnaval ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemkab Jombang terhadap warisan budaya Kabupaten Jombang. &#8220;Melalui acara ini, kita dapat menyaksikan berbagai pertunjukan yang dikemas dengan kreativitas dan inovasi budaya Jombangan dan budaya santri,” ujarnya.</p>



<p>Menurut Windari, JCC sebagai salah satu wujud upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyediakan wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan potensi dan unggulannya. &#8220;Melalui kegiatan ini, kita terus didorong untuk meningkatkan dan memperkenalkan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” ungkapnya.</p>



<p>Windari menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jombang telah dan akan terus berkontribusi secara signifikan dalam berbagai bidang. Baik itu di bidang pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). &#8220;Dan karnaval inilah yang menjadi salah satu bentuk syukur atas pencapaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Jombang,&#8221; tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215603</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Harap Poncokusumo Traditional Culture Feast Dijadikan Event Tahunan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-harap-poncokusumo-traditional-culture-feast-dijadikan-event-tahunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[dijadikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Poncokusumo]]></category>
		<category><![CDATA[tahunan]]></category>
		<category><![CDATA[traditional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212072</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menekankan bahwa Poncokusumo Traditional Culture Feast, bakal dijadikan sebagai event tahunan untuk menarik wisatawan mancanegara. Hal ini disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, saat menghadiri Poncokusumo Traditional Culture Feast dalam rangka Bersih Desa Poncokusumo, Minggu (21/07/2024) tadi. Kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Desa Poncokusumo ini, juga dihadiri oleh Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menekankan bahwa Poncokusumo Traditional Culture Feast, bakal dijadikan sebagai event tahunan untuk menarik wisatawan mancanegara. Hal ini disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, saat menghadiri Poncokusumo Traditional Culture Feast dalam rangka Bersih Desa Poncokusumo, Minggu (21/07/2024) tadi.</p>



<p>Kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Desa Poncokusumo ini, juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Anis Zaidah Sanusi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kabudayaan Kabupaten Malang. Termasuk, Ketua Kelompok Sadar Wisata Jawa Timur, Forkopimcam Poncokusumo, serta seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Poncokusumo.</p>



<p>“Mudah-mudahan bersih desa dalam rangka wujud rasa syukur ini, masyarakat Desa Poncokusumo semuanya diberikan kesehatan. Desa Poncokusumo ke depannya semakin maju sebagai desa wisata, serta sebagai Desa Traditional Culture Feast,” kata Bupati Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Malang menjelaskan, bahwa budaya dan tradisi masyarakat Desa Poncokusumo ini dapat terus dijaga. Festival makanan tradisional khas Desa Poncokusumo ini diharapkan ke depannya dapat menjadi khasanah kekayaan budaya.</p>



<p>Bupati Malang juga berpesan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, agar ke depannya Traditional Culture Feast ini dapat menjadi agenda tahunan. Sehingga, nanti bisa mendatangkan turis dari mancanegara.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, Bupati Malang juga menyapa turis wisatawan dari luar negeri yang turut hadir untuk menyaksikan kemeriahan Poncokusumo Traditional Culture Feast. Bahkan, wisatawan luar negeri itupun juga menyampaikan kekagumannya pada kegiatan Poncokusumo Traditional Culture Feast, ingin mencoba semua makanan tradisional yang ada di event ini. Termasuk, memberikan apresiasinya terhadap keramahan masyarakat Desa Poncokusumo. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212072</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelestarian Budaya Jadi Tema Pelaksanaan Jombang Culture Carnival</title>
		<link>https://memontum.com/pelestarian-budaya-jadi-tema-pelaksanaan-jombang-culture-carnival</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Sep 2023 16:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197375</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Pawai Budaya Jombang Culture Carnival (JCC), Sabtu (02/09/2023) malam. Kegiatan yang dihadiri Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, Forkopimda, mengambil start di Alun-alun Jombang dan finish di Kantor DPRD Jombang. Bupati Mundjidah Wahab dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan JCC [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Pawai Budaya Jombang Culture Carnival (JCC), Sabtu (02/09/2023) malam. Kegiatan yang dihadiri Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, Forkopimda, mengambil start di Alun-alun Jombang dan finish di Kantor DPRD Jombang.</p>



<p>Bupati Mundjidah Wahab dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan JCC digelar sesuai motto Kabupaten Jombang, yakni Jombang berkarakter dan berdaya saing. &#8220;Jombang Culture Carnival dalam pelaksanaan ini mengambil tema &#8216;Melestarikan budaya Kabupaten Jombang&#8217;. Tujuan dari kegiatan ini yaitu supaya generasi muda tidak lupa akan budaya tradisional,&#8221; kata Bupati Mundjidah.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Di tempat sama, Kepala Disdikbud Jombang, Senen, mengatakan jika pelaksanaan Jombang Culture Carnival menjadi program pengembangan kebudayaan pada kegiatan perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan obyek kemajuan kebudayaan yang berada di Disdikbud. Kegiatan tersebut, bertujuan untuk mengimplementasikan program Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang dalam upaya pemajuan obyek dan kemajuan budaya, meliputi upacara adat, adat istiadat dan seni tradisional.</p>



<p>&#8220;Pemerintah Kabupaten Jombang akan terus berupaya dalam rangka melindungi, mengembangkan serta memanfaatkan obyek kebudayaan. Pelaksanaan kegiatan pawai budaya Jombang Culture Carnival ini diikuti 16 peserta meliputi sekolah, tokoh budaya, dan masyarakat umum,&#8221; paparnya.<strong> (azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197375</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan Instruktur Nasional di Gelaran Senam Massal, Madura Culture Festival Sumenep Dibanjiri Peserta</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-instruktur-nasional-di-gelaran-senam-massal-madura-culture-festival-sumenep-dibanjiri-peserta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Aug 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[dibanjiri]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[instruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[madura kulture]]></category>
		<category><![CDATA[massal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[senam massal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Siang dan malam selama sepekan ke depan, berbagai atraksi, orkestrasi, festival seni dan kebudayaan serta even-even lain akan selalu mewarnai Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep melalui Sekdakab Sumenep, Edy Rasiyadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan even akan dimulai dengan senam massal. Dalam pelaksanaan ini, agar gelaran kian meriah dan semarak, maka instruktur nasional akan dihadirkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Siang dan malam selama sepekan ke depan, berbagai atraksi, orkestrasi, festival seni dan kebudayaan serta even-even lain akan selalu mewarnai Kabupaten Sumenep.</p>



<p>Bupati Sumenep melalui Sekdakab Sumenep, Edy Rasiyadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan even akan dimulai dengan senam massal. Dalam pelaksanaan ini, agar gelaran kian meriah dan semarak, maka instruktur nasional akan dihadirkan ke Stadion A Yani Panglegur Sumenep.</p>



<p>Ditambahkannya, pemerintah daerah mengemas acara tersebut dengan target menghadirkan ribuan peserta senam massal. Dengan target, agar masyarakat sadar betul akan pentingnya olah raga. Apalagi, Bupati Fauzi juga sadar betul akan pentingnya kesehatan untuk masyarakat. Buktinya, senam rutin yang digelar tiap minggu di area Taman Potre Koning Sumenep, akhirnya masuk dalam rangkaian even Madura Culture Festival.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, paparnya, dengan berbagai polesan kebijakannya menunjukkan Sumenep semakin hidup dan ada aura perubahan dalam pemerintahan. &#8220;Masyarakat bisa menilai sendiri, bagaimana Pemkab Sumenep mengemas berbagai even-even akbar selama sepekan ke depan ini. Ini bukti ada komitmen kuat Bapak Bupati memajukan Sumenep dalam jangka panjang untuk dipersembahkan kepada masyarakat,&#8221; terang Edy, Minggu (27/08/2023) tadi.</p>



<p>Pejabat senior di Pemkab Sumenep ini mengatakan, demi suksesnya gelaran, juga sudah disiapkan segala prasarana pendukung. Sehingga, pelaksanaan ditargetkan benar-benar sukses.</p>



<p>&#8220;Hadirnya ribuan peserta senam di acara itu, menandakan bahwa antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan panggung raksasa, agar peserta senam bisa mengikuti irama aerobic instruktur senam,&#8221; terang Edy.</p>



<p>Bahkan, tambahnya, digelaran itu juga disediakan 1000 UMKM. Sehingga, masyarakat ekonomi kecil dan menengah bisa merasakan dampak geliat ekonomi dari gelaran festival tersebut. Ketika ribuan pengunjung hadir, tentunya perenomian UMKM bergerak dan pendapatan pun ikut meningkat. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Masyarakat Sumenep Padati Gelaran Atraksi Seni Budaya Tapal Kuda Madura Culture Festival</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-masyarakat-sumenep-padati-gelaran-atraksi-seni-budaya-tapal-kuda-madura-culture-festival</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Aug 2023 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[atraksi]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196851</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Even-even spektakuler tidak henti-hentinya dipersembahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Kali ini, ribuan pengunjung membludak saat menikmati suguhan atraksi seni budaya dari Wilayah Tapal Kuda Jawa Timur dan Madura di Gedung Olah Raya (GOR) A Yani Pangligur Sumenep, Sabtu (26/08/2023) malam. &#8220;Even-even akbar ini adalah cara kita (Pemkab Sumenep, red) mempersembahkan festival [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Even-even spektakuler tidak henti-hentinya dipersembahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Kali ini, ribuan pengunjung membludak saat menikmati suguhan atraksi seni budaya dari Wilayah Tapal Kuda Jawa Timur dan Madura di Gedung Olah Raya (GOR) A Yani Pangligur Sumenep, Sabtu (26/08/2023) malam.</p>



<p>&#8220;Even-even akbar ini adalah cara kita (Pemkab Sumenep, red) mempersembahkan festival seni budaya yang dikemas dengan &#8216;Madura Culture Festival&#8217; (Festival Kebudayaan Madura). Berbagai atraksi seni budaya dari berbagai kabupaten atau kota se-Jawa Timur, disajikan dan dipersembahkan untuk masyarakat,&#8221; kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.</p>



<p>Bupati yang menonton acara festival hingga larut malam, ini mengaku ikut terpukau dengan berbagai atraksi dan penampilan kesenian dan kebudayaan sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Bahkan, pengunjung juga ikut menikmati acara pameran kebudayaan yang dipersembahkan oleh kota-kota wilayah Madura dan tapal kuda Jawa Timur.</p>



<p>Bupati Fauzi juga mengatakan, bahwa untuk memeriahkan acara Madura Culture Festival, ini melibatkan sejumlah kota-kota di Jawa Timur. Dari wilayah Tapal Kuda, diantaranya Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan, Situbondo dan Probolinggo. Selebihnya, adalah dari Madura yakni Kabupaten Bangkalan dan Sampang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, paparnya, di tengah acara itu diselingi dengan Sumenep Music Legend Consert. Setidaknya, gelaran ini melibatkan penyanyi lokal dari sembilan legend bands dan empat musik Tong Tong. Diantaranya, Bos Reborn dan Salt Island, yakni konser 3 generasi.</p>



<p>Penyelenggara Even Organizer mengungkapkan, bahwa Kabupaten Sumenep menampilkan Tari Gebyar Sumekar, Pamekasan dengan Tari Sang Cebbing, Sampang dengan Tari Nyello&#8217; Aeng dan Bangkalan dengan Tari Praban Prekas.</p>



<p>&#8220;Sedangkan dari Tapal Kuda meliputi Kabupaten Banyuwangi (Tari Gandrong Jaran Goyang), Bondowoso (Tari Kaldera Ijen Purba), Lumajang (Tari Godril Kreasi), Pasuruan (Tari Sekar Gadung), Situbondo (Tari Mantan Tebu) dan Kabupaten Probolinggo (Tari Glipang),&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, panitia penyelenggara juga menampilkan musik tong-tong sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Sumenep, yakni Musik Tong-tong Baladewa dari Kalianget beserta Penari Sanggar Tari Baladewa, Musik Tong-tong Angin Ribut Kecamatan Pasongsongan beserta Penari Sanggar Tari Potre Koning.</p>



<p>Selanjutnya, Musik Tong-tong Pangeran Wiraraja Kecamatan Saronggi beserta Penari Sanggar Tari Gayatri dan Musik Tong-tong Putra Saghere Kecamatan Pragaan beserta Penari Sanggar Tari Uniba. “Diharapkan, kegiatan ini bisa membangun jejaring dan meningkatkan kebersamaan melalui pengembangan kerja sama daerah dalam rangka mengembangkan pembangunan di segala sektor, demi kesejahteraan masyarakat,” papar Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196851</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fauzi Buka Gelaran Akbar Bertema Madura Culture Festival dari Sumenep untuk Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fauzi-buka-gelaran-akbar-bertema-madura-culture-festival-dari-sumenep-untuk-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Aug 2023 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[bertema]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196805</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Kabupaten Sumenep selama sepekan ke depan bakal jadi pusat perhatian masyarakat lokal hingga internasional. Itu karena, selama sepekan ke depan berbagai even akbar akan dilangsungkan berbagai gelaran yang dikemas dalam &#8216;Madura Culture Festival&#8217;. Masih dalam rangkaian Peringatan Hari Kemerdekaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke-78, gema even wisata menggaung kemana-mana. Perencanaan ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Kabupaten Sumenep selama sepekan ke depan bakal jadi pusat perhatian masyarakat lokal hingga internasional. Itu karena, selama sepekan ke depan berbagai even akbar akan dilangsungkan berbagai gelaran yang dikemas dalam &#8216;Madura Culture Festival&#8217;.</p>



<p>Masih dalam rangkaian Peringatan Hari Kemerdekaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke-78, gema even wisata menggaung kemana-mana. Perencanaan ini, telah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dengan mensiapkan even-even untuk menghidupkan Kota Keris.</p>



<p>Di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi, gelaran even-even spektakuler bakal disajikan selama sepekan ke depan. Bupati Fauzi ingin memastikan Sumenep lebih hidup, bangkit dan lebih semarak.</p>



<p>&#8220;Saya ingin memastikan dan mengenalkan kekayaan seni, budaya dan pariwisata Sumenep kepada dunia. Potensi seni, budaya dan pariwisata Sumenep akan terus digencarkan lewat promosi dan menghelat even-even akbar. Sengaja saya kemas dengan Madura Culture Festival,&#8221; kata Bupati Fauzi, Sabtu (26/08/2023) tadi.</p>



<p>Politisi PDI-Perjuangan Sumenep ini diharapkan, sektor-sektor ekonomi kerakyatan bergerak dan peningkatan ekonomi masyarakat terus menggeliat. Baik melalui pameran, kontes, festival dan perhelatan even-even akbar lainnya dengan menggencarkan promosi seni, budaya dan pariwisata.</p>



<p>&#8220;Kalau even-even spektaluler digelar, kekayaan seni, budaya dan pariwisata Sumenep bakal dikenal berbagai daerah di Indonesia. Bahkan targetnya wisatawan mancanegara akan berdatangan ke Sumenep,&#8221; beber bupati yang gadang-gadang sebagai Bakal Calon Gubernur atau Wakil Gubernur 2024 ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, kata Bupati Fauzi, jika kota Sumenep makin hidup dan kekayaan lokal kita diakui dunia, akan diiringi dengan masuknya investasi besar seperti pembangunan hotel, pabrik, bisnis tambak, kampus pendidikan dan sentra-sentra bisnis UMKM lain. Ujung-ujungnya lagi-lagi rakyat yang akan menikmati kemakmuran itu pada akhirnya.</p>



<p>&#8220;Ayo kita dukung program dan segala kebijakan pemerintah yang produktif untuk membangun dan mamajukan Sumenep. Kita hanya ingin memberikan pengabdian yang tulus kepada masyarakat. Bahkan kita ingin mempersembahkan kemajuan serta kejayaan pada masyarakat,&#8221; terangnya.</p>



<p>Untuk merealisasikan visi-misi, Bupati Fauzi lantas menunjuk Disbudporapar Sumenep selaku leading sektornya. Berbagai program dan inovasi kebijakan bupati akhirnya direalisasikan oleh OPD Disbudlorapar dengan menggandeng salah satu Even Organizer (EO).</p>



<p>Kadisbudporapar Sumenep, Moh Iksan, lantas menguraikan berbagai even selama sepekan kedepan yang dikemas dengan Madura Culture Festival (Festival Kebudayaan Madura) mulai dari 26 Agustus sampai 2 September 2023. Adapun rangkaian even tersebut meliputi senam massal, penampilan seni budaya dari Kabupaten di Tapal Kuda Jawa Timur, penampilan 9 band lokal dan 4 group musik tong tong plus dekorasinya pada 26 Agustis 2023.</p>



<p>Sedangkan pada 27 Agustus 2023 juga digelar &#8216;Sumenep Batik Festival&#8217;, yang meliputi JJS Kemerdekaan, penyisihan Sumenep Batik Festival dan Grand Show Sumenep Batik Festival. Di puncak acara digelar even Pasar Malam dan Festival 1000 UMKM. Itu meliputi Festival Tong Tong Serek (28 Agustus), Festival Drum Bad Pelajar (29 Agustus), Dangdut Karaoke Challenge (30 Agustus), Dangdut Challenge (31 Agustus), Pop Karaoke Challenge (1 September), dan Konser Dangdut Lokal (2 September) 2023. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196805</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
