<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dakwah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dakwah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Jul 2025 07:29:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dakwah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Resmikan Gedung Baru DDII, Bupati Lumajang Tegaskan Dakwah Islam yang Moderat, Solutif dan sesuai Kontek</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-gedung-baru-ddii-bupati-lumajang-tegaskan-dakwah-islam-yang-moderat-solutif-dan-sesuai-kontek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[kontek]]></category>
		<category><![CDATA[moderat,]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sesuai]]></category>
		<category><![CDATA[solutif]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawat, tegaskan komitmen memperkuat dakwah Islam yang moderat, solutif dan sesuai konteks zaman. Komitmen ini disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat meresmikan Gedung Baru Kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Lumajang di SD Cahaya Al-Qur’an, Patian, Kelurahan Jogoyudan, Selasa (15/07/2025) tadi. Dalam momen itu, Bunda Indah menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawat, tegaskan komitmen memperkuat dakwah Islam yang moderat, solutif dan sesuai konteks zaman. Komitmen ini disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat meresmikan Gedung Baru Kantor Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Lumajang di SD Cahaya Al-Qur’an, Patian, Kelurahan Jogoyudan, Selasa (15/07/2025) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, Bunda Indah menyampaikan bahwa keberadaan kantor baru DDII harus menjadi momentum transformasi dakwah ke arah yang lebih bijak, membumi dan memberdayakan masyarakat. “Dakwah hari ini bukan sekadar ceramah, tapi harus menjadi gerakan sosial yang mencerdaskan, menenangkan dan membangun,” kata Bunda Indah-sapaan.</p>



<p>Melalui gedung ini, ujarnya, diharapkan tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga motor penggerak program dakwah lintas usia dan profesi. Terlebih, fasilitas yang tersedia meliputi ruang pelatihan dai milenial, studio konten dakwah digital, serta pusat literasi Al-Qur’an dan kewirausahaan syariah.</p>



<p>Bupati Lumajang juga menekankan, mengenai pentingnya metode dakwah yang menggunakan pendekatan hikmah, mau’izhah hasanah dan dialog sosial yang menghormati keberagaman serta kontekstual dengan tantangan zaman. “Pesan keagamaan harus menyapa hati, bukan menghakimi. Inilah peran penting dai sebagai penerang, bukan pemecah,” tambah Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemkab Lumajang sendiri telah mengintegrasikan penguatan literasi keagamaan dan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam arah pembangunan sosial daerah. Program ini, bersinergi dengan gerakan nasional Kementerian Agama dalam mengarusutamakan dakwah yang ramah, inklusif dan solutif.</p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi, Bunda Indah menyerahkan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang berkontribusi dalam pembangunan dan berharap ke depan DDII dapat menjadi garda depan dalam mendekatkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin ke tengah kehidupan masyarakat. “Gedung ini bukan akhir, tapi awal dari lompatan dakwah yang lebih terukur dan berdampak. Kita ingin generasi muda tidak hanya paham agama, tapi juga mampu mempraktikkannya secara bijak dan progresif,” imbuhnya.</p>



<p>Ketua Panitia Pembangunan, Saifullah, menyebutkan bahwa 80 persen dana pembangunan berasal dari swadaya masyarakat. “Ini menunjukkan antusiasme umat terhadap dakwah yang membawa kesejukan, bukan perpecahan. Masyarakat hari ini haus pada pencerahan yang membumi dan mendorong perubahan positif,” ujarnya.</p>



<p>DDII Kabupaten Lumajang sendiri menargetkan tiga program unggulan pasca peresmian. Seperti, sertifikasi 1.000 dai muda, pendirian 150 kelas parenting Qur’ani untuk keluarga prasejahtera dan penguatan ekonomi umat melalui gerakan sedekah pangan serta digitalisasi UMKM halal. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aktivitas Dakwah di Ruang Digital Jadi Tema Diskusi Literasi Kemenkominfo dengan Komunitas Digital Nganjuk</title>
		<link>https://memontum.com/aktivitas-dakwah-di-ruang-digital-jadi-tema-diskusi-literasi-kemenkominfo-dengan-komunitas-digital-nganjuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jun 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[ruang]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191790</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas digital wilayah Nganjuk di Bendungan Semantok, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Minggu (25/06/2023) besok sekitar pukul 19.00 WIB. Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Aktivitas Dakwah di Ruang Digital&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, dosen dan digital enthusiast, M Adhi Prasnowo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas digital wilayah Nganjuk di Bendungan Semantok, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Minggu (25/06/2023) besok sekitar pukul 19.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Aktivitas Dakwah di Ruang Digital&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yakni, dosen dan digital enthusiast, M Adhi Prasnowo, Wakil Ketua Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Tulungagung, Mochamad Ismanu Roziqi, Chief Operating Regional ACSB East Java, Muhajir Sulthonul Aziz dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarKabNganjuk2506. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (24/06/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, bahwa era digital telah banyak dimanfaatkan oleh para pendakwah untuk menyampaikan ajaran agama dengan mengajak dan menebar kebaikan. Aktivitas para pendakwah ini, diharapkan mampu mengidentifikasi sekaligus menyikapi pelanggaran dan perilaku kurang etis di ruang digital.</p>



<p>Pelanggaran etika di ruang digital, lanjut Kemenkominfo, pada umumnya bisa berupa informasi hoaks, ujaran kebencian, pornografi, perundungan dan konten negatif lainnya. Untuk itu, interaksi, partisipasi dan kolaborasi para pendakwah diharapkan mampu memberi rasa nyaman ruang digital.</p>



<p>”Adapun prinsip dan ruang lingkup etika yang harus dijunjung, yakni: kesadaran, tanggung jawab, integritas, dan kebajikan,” jelas Kemenkominfo.</p>



<p>Disampaikan Kemenkominfo, selain menjunjung tinggi etika, para pendakwah perlu menghindari pesan dakwah yang tidak ramah di media digital. Diantaranya, membuat klaim kebenaran, mempersulit ajaran agama, bertindak keras, kasar dan emosional, berburuk sangka terhadap pihak di luar golongan, dan mudah mengkafirkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>”Dakwah sebaiknya dilakukan dengan aman dan gaul. Kreasikan dakwah digital lewat media sosial, seperti Facebook, Twitter, IG, YouTube, TikTok dengan berbagai kisah dan tulisan inspiratif penuh kebaikan,” sebut Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo berharap, penggunaan ruang digital untuk aktivitas berdakwah harus disesuaikan dengan empat pilar utama literasi digital. Yakni, kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital.</p>



<p>&#8220;Selain itu, periksa sumber informasi dari lembaga keagamaan yang terpercaya dan punya kredibilitas, membaca komentar dan review tentang konten tersebut sebagai pertimbangan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, paparnya, untuk diketahui merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191790</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aktivitas Dakwah di Ruang Digital Jadi Diskusi Literasi Kemenkominfo di Acara Gema Salawat Pasar Kertosono</title>
		<link>https://memontum.com/aktivitas-dakwah-di-ruang-digital-jadi-diskusi-literasi-kemenkominfo-di-acara-gema-salawat-pasar-kertosono</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2023 04:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190149</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Salah satu manfaat transformasi teknologi digital bagi kehidupan beragama, yakni menggunakan ruang digital untuk aktivitas berdakwah. Pemanfaatan teknologi digital oleh para pendakwah untuk menyampaikan ajaran agama dengan mengajak dan menebar kebaikan itu, diharapkan mampu mengidentifikasi sekaligus menyikapi pelanggaran dan perilaku kurang etis di ruang digital. Guna mendorong pemanfaatan media digital para pendakwah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Salah satu manfaat transformasi teknologi digital bagi kehidupan beragama, yakni menggunakan ruang digital untuk aktivitas berdakwah. Pemanfaatan teknologi digital oleh para pendakwah untuk menyampaikan ajaran agama dengan mengajak dan menebar kebaikan itu, diharapkan mampu mengidentifikasi sekaligus menyikapi pelanggaran dan perilaku kurang etis di ruang digital.</p>



<p>Guna mendorong pemanfaatan media digital para pendakwah dalam melakukan aktivitas, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Kelompok Sholawatan Kertosono-Nganjuk, akan menggelar diskusi literasi digital di Halaman Pasar Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Senin (05/06/2023) malam sekitar pukul 18.00 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Aktivitas Dakwah di Ruang Digital&#8217; yang digelar secara chip in dengan acara &#8216;Gema Salawat&#8217; tasyakuran boyongan Pasar Kertosono, itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yaitu, dosen sekaligus digital enthusiast, M Adhi Prasnowo, Chief Operating Regional ACSB East Java, Muhajir Sulthonul Aziz, dosen dan praktisi IT, E Rizky Wulandari dan Mohammad Noviyanto, sebagai moderator.</p>



<p>&#8220;Diskusi dapat diikuti secara gratis. Caranya, cukup dengan mendaftar di link registrasi https://s.id/DaftarNganjuk0506. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Minggu (04/06/2023) tadi.</p>



<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menegaskan bahwa aktivitas dakwah di ruang digital harus dilakukan dengan niat baik untuk beramar ma’ruf nahi munkar. Sementara bagi masyarakat, perlu memastikan sumber dakwah tersebut berasal dari tokoh yang memiliki kredibilitas tinggi.</p>



<p>”Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan saat belajar agama bersumber dari para tokoh yang mempunyai kredibilitas tinggi, serta dengan konten yang tidak mengandung ujaran kebencian maupun hoaks,” jelas Kemenkominfo terkait acara Gema Salawat yang rencananya juga dihadiri para ulama dan tokoh santri di Jawa Timur itu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berdakwah lewat media digital, sambung Kemenkominfo, juga harus memenuhi kaidah ruang lingkup etika digital, dengan ajaran yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. ”Ruang lingkup etika digital itu meliputi kesadaran, tanggung jawab, integritas, serta kebajikan,” imbuh Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Menurut Kemenkominfo, pemahaman agama di era digital bisa dihadirkan dalam bentuk beretika di ruang digital. Misalnya, dapat menghindari konten negatif seperti konten yang melanggar kesusilaan, perjudian, pencemaran nama baik, pemerasan, penyebaran berita bohong, dan ujaran kebencian.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, di samping digital marketing, banyak pelaku usaha UMKM yang belum mengetahui tentang tata cara atau teknis mendaftarkan merek dagang milik sendiri. ”Apalagi sebagian pemilik UMKM pemula belum paham betul akan digital marketing di era yang serba digital ini,” ujar Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #Makin Cakap Digital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190149</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Iman dan Taqwa di Bulan Ramadan, Disdikbud Jombang Adakan Dakwah Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-iman-dan-taqwa-di-bulan-ramadan-disdikbud-jombang-adakan-dakwah-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2022 11:44:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166988</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, menggelar kegiatan Dakwah Ramadan, Selasa (05/04/2022) tadi. Kegiatan yang diselengarakan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, ini menghadirkan penceramah dari Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H Ahmad Jazuli. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, kepada Memontum.com mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, menggelar kegiatan Dakwah Ramadan, Selasa (05/04/2022) tadi. Kegiatan yang diselengarakan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, ini menghadirkan penceramah dari Staf Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H Ahmad Jazuli.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, kepada Memontum.com mengatakan bahwa banyak kegiatan digelar setiap harinya dalam lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Antara lain, seperti Salat Terawih serta Khotmil Quran. Selain itu, rencananya akan dilaksanakan peringatan Nuzulul Quran dan pemberian santunan pada anak yatim piatu.</p>



<p>&#8220;Setiap harinya di sini juga diadakan kegiatan ceramah. Kebetulan, beliau ada waktu luang lalu kita undang sebagai pendakwah. Ketika yang menyampaikan adalah H Ahmad Jazuli, seorang Kyai sekaligus birokrat, membuat suasana berbeda dari biasanya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya berharap, di Bulan Suci Ramadan, ini bisa bersama-sama intropeksi diri. Bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. &#8220;Harapannya, apa yang telah disampaikan dalam dakwah tadi bisa di terapkan oleh seluruh staff di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Di tempat sama, Staff Ahli Gubernur Jawa Timur Bidang Kemayarakatan dan SDM,&nbsp; H Ahmad Jazuli, juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki tugas bagaimana keimanan, kesejahteraan, kekondusifan masyarakat bisa meningkat, serta Sumber Daya Manusia semakin berkualitas.</p>



<p>&#8220;Makanya dimanapun tempatnya, saya selalu mengajak kepada seluruh pegawai untuk banyak bersyukur untuk meningkatkan kinerjanya, berlomba-lomba menuju kebaikan termasuk motivasi acara Ramadan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, ujarnya, diharapkan iman dan taqwa masyarakat bisa semakin meningkat. &#8220;Ketika di akhirat yang kita bawa adalah amalan ketika mengaji, jamaah, hubungan baik sesama teman serta sodaqoh. Itu yang akan bermanfaat di akhirat. Target saya bagaimana masyarakat di Jawa Timur Imtaqnya semakin meningkat, sumber daya manusia meningkat melalui motivasi seperti ini. Bagi yang beragama Islam bisa meningkat ibadahnya serta salat nya. Sedangkan yang beragama lain disesuaikan dengan agamanya masing-masing,&#8221; ujarnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166988</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendakwah Astri Ivo, Ajak Perempuan Bersinergi Bersama Suami</title>
		<link>https://memontum.com/pendakwah-astri-ivo-ajak-perempuan-bersinergi-bersama-suami</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2020 12:54:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Astri Ivo]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107519-pendakwah-astri-ivo-ajak-perempuan-bersinergi-bersama-suami</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Astrie Feizaty Ivo atau lebih dikenal Astri Ivo bintang film meninggalkan dunia Acting dan menjadi pendakwah, pemeran Film “ kerikil kerikil tajam “ itu, Senin (2/3/2020) siang menemui para ibu-ibu di wilayah Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang kabupaten Jember dan mengajak perempuan (istri) bersinergi dengan suami. “Kita bersinergi dengan para suami dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Astrie Feizaty Ivo atau lebih dikenal Astri Ivo bintang film meninggalkan dunia Acting dan menjadi pendakwah, pemeran Film “ kerikil kerikil tajam “ itu, Senin (2/3/2020) siang menemui para ibu-ibu di wilayah Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang kabupaten Jember dan mengajak perempuan (istri) bersinergi dengan suami.</p>
<p>“Kita bersinergi dengan para suami dalam segala hal, di dalam keluarga maupun di masyarakat, karena suami sebagai imam,” katanya, di depan para ibu &#8211; ibu di Pendopo Kelurahan Jember Lor.</p>
<p>Menurutnya, peranan perempuan di dalam rumah tangga, memiliki peranan yang sangat penting, diantaranya sebagai penyuport suami dan sekaligus orang paling dekat dengan putra &#8211; putri dan para tetangga.</p>
<p>“Karena suami berangkat kerja dari pagi hingga sore hari, sedangkan ibu kebanyakan berada di rumah mengurus anak, meskipun bekerja, istri masih utama dalam kedekatan kepada keluarga, jadi istri turut serta mengawal keutuhan dan keharmonisan keluarga,” ucapnya.</p>
<p>Artis yang sempat melejit di era tahun 1990 an kelahiran Jakarta itu juga menyampaikan, jika ibu-ibu ini mahluk yang indah dan suka dengan yang halus &#8211; halus, termasuk tutur katanya dan juga mempunyai tugas yang luar biasa dan juga mengajak untuk mengerjakan Sholat, karena menurutnya sholat bisa menciptakan suasana tenang, damai dan segalanya.</p>
<p>“Karena kita sebagai perempuan, walaupun kita mampu menegakkan sholat, tetapi tanpa pertolongan Allah SWT semata, sulit meraih kemenangan, maka dari itu, jagalah kehormatan suami dan juga keluarga dan jangan kita mengerjakan sholat hanya menggugurkan kewajiban, tetapi tidak mengerti atau tidak memahami apa yang di ucapkan dalam sholat, ” terangnya.</p>
<p>Kedatangan seorang artis yang kini beraanjak jadi pendakwah, disambut baik oleh Lurah Jember Kidul Ahmad Fauzi, meskipun baru beberapa minggu menjabat sebagai lurah, dia tidak asin dengan kedatangan seorang artis di wilayahnya.</p>
<p>“Mungkin ini reuni kami, karena saat menjabat Plt sebagai kepala desa Mangaran di KEcamatan Ajung, sempat hadir artis Anang dan Ashanty waktu itu. Namun saat ini terulang di kantor kelurahan Jember Lor tahun 2020,” tuturnya.</p>
<p>Fauzi berharap, dengan hadirnya <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Astri_Ivo" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Astri Ivo</a> bisa membawa energi positif dan membawa keberkahan, serta ilmu buat para ibu-ibu Jember Lor. Semoga ilmu ini juga bermanfaat buat keluarga.</p>
<p>“Semoga saja, tahun depan di sini bisa mengundang Mama Dedeh,” ucapnya sembari tersenyum. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107519</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jihad Baru NU Kencong, Gencarkan Dakwah Medsos</title>
		<link>https://memontum.com/jihad-baru-nu-kencong-gencarkan-dakwah-medsos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jun 2019 12:02:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Kencong]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=86362</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Merebaknya dakwah di media sosial yang berpotensi memecah belah umat, menjadi keresahan tersendiri bagi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kencong, Kabupaten Jember, untuk itu, organisasi yang konsen dalam menyebarkan ajaran Islam Ahlussunnah wal jamaah ini bakal menempuh jihad baru yakni dakwah melalui media sosial, guna mengimbangi konten-konten syiar yang bernada provokatif. Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Merebaknya dakwah di media sosial yang berpotensi memecah belah umat, menjadi keresahan tersendiri bagi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kencong, Kabupaten Jember, untuk itu, organisasi yang konsen dalam menyebarkan ajaran Islam Ahlussunnah wal jamaah ini bakal menempuh jihad baru yakni dakwah melalui media sosial, guna mengimbangi konten-konten syiar yang bernada provokatif.</p>
<p>Ketua Tanfidziyah PCNU Kencong Kiai Zainil Ghulam menegaskan, beredarnya syiar Islam radikal di media sosial, harus diimbangi dengan model dakwah yang lebih ramah, hal ini agar umat memiliki rujukan tentang pemahaman agama yang sesuai dengan Islam di nusantara, oleh karena itu, pihaknya menyerukan kepada seluruh pengurus maupun kader NU agar ikut menggunakan media sosial sebagai sarana dakwah.</p>
<p>“Media sosial bisa menjadi sarana efektif untuk berdakwah di zaman digital ini. Karena jejaring sosial di dunia maya tersebut dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dengan latar belakang profesi dan usia yang beragam,” katanya, usai membuka agenda Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Aula PCNU Kencong, Minggu (23/6/2019) siang.</p>
<p>Selain itu, kata dia, melalui media sosial, dakwah juga bisa tersampaikan dengan mudah. Karena masyarakat bisa mengakses tanpa harus keluar rumah. Bahkan, pihaknya juga telah menyusun strategi dakwah kekinian dengan kemasan yang kreatif.</p>
<p>Semisal dengan menyajikan konten dakwah singkat melalui video, maupun tulisan dengan narasi yang lebih mengena dan mudah dicerna masyarakat.</p>
<p>Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan siraman rohani keislaman atau bertanya tentang hal keagamaan secara langsung, kapan pun dan di manapun.</p>
<p>“Di era digital, perkembangan teknologi luar biasa pesat. Jadi jangan sampai dakwah melalui media sosial didominasi oleh kelompok non aswaja maupun kaum radikal,” jelasnya.</p>
<p>Secara spesifik, PCNU Kencong juga telah merumuskan strategi dakwah itu melalui program kerja. Utamanya, di lembaga NU yang berhubungan dengan penyiaran dan dakwah. Seperti Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN), Lembaga Takmir Masjid (LTM), Lembaga Dakwah NU, Rabithah Ma&#8217;ahid Islamiyah (RMI), serta LP Ma’arif.</p>
<p>“Organisasi badan otomon NU, seperti Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU, dan IPPNU juga dilibatkan. Sehingga tidak hanya konten, sasaran dakwahnya juga lebih beragam yang mencakup semua usia,” paparnya.</p>
<p>Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Kencong Kiai Achmad Laiq Athoillah menilai, manfaat positif teknologi ini harus dimanfaatkan sebagai sarana syiar Islam yang rahmatan lil alamin. Dia juga berpendapat, sudah saatnya ulama-ulama dan kiai NU mengikuti perkembangan zaman dengan berdakwah menggunakan media sosial.</p>
<p>“Menurut saya, sudah saat NU Kencong menyasar media sosial sebagai ladang dakwah. Apalagi NU merupakan gudangnya ulama yang kompeten,” tandasnya. <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86362</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
