<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dampak Corona &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dampak-corona/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2020 03:28:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dampak Corona &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dampak Corona, Stok Darah PMI Trenggalek Menipis, Ayo Donor Lur</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-corona-stok-darah-pmi-trenggalek-menipis-ayo-donor-lur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2020 03:28:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Corona]]></category>
		<category><![CDATA[donor darah]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/111701-dampak-corona-stok-darah-pmi-trenggalek-menipis-ayo-donor-lur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang merebak saat ini memang berdampak pada beberapa sektor yang ada, tak terkecuali pendoror darah. Minimnya para pendoror darah yang ada membuat Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Trenggalek kekurangan stok. Kepala Bagian Pelayanan Darah Unit Transfusi Darah PMI Trenggalek mengatakan jika hal ini dikarenakan adanya pandemi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang merebak saat ini memang berdampak pada beberapa sektor yang ada, tak terkecuali pendoror darah. Minimnya para pendoror darah yang ada membuat Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Trenggalek kekurangan stok.</p>
<p>Kepala Bagian Pelayanan Darah Unit Transfusi Darah PMI Trenggalek mengatakan jika hal ini dikarenakan adanya pandemi Covid-19 sehingga tingkat partisipasi penyumbang darah mengalami penurunan.</p>
<p>&#8220;Pasca adanya virus Corona memang sangat berdampak pada penurunan partisipasi penyumbang darah di PMI Trenggalek. Sehingga stok darah di UTD PMI menurun,&#8221; ucap Yesi Apriliana Sari, Minggu (12/04/2020) pagi.</p>
<p>Ia mengungkapkan penurunan jumlah pendonor terjadi sejak ditetapkannya status tanggap darurat bencana Covid-19 di Trenggalek.</p>
<p>“Pasca ditetapkan status tanggap Darurat Bencana Covid-19, kami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan darah di Trenggalek. Adapun lima pendonor itu sudah baik untuk kondisi sekarang padahal kebutuhan tetap,” imbuhnya.</p>
<p>Di tengah kondisi seperti saat ini, bukan kali pertama PMI Trenggalek kekurangan stok darah. Akan tetapi, beberpaa waktu untuk darah AB juga mengalami zero stok. Meskipun tidak berlangsung lama, namun kondisi itu perlu mendapat perhatian.</p>
<p>Tak berdiam diri menjalani situasi ini, PMI Trenggalek terus melakukan sosialisasi. Bahkan PMI juga sering menghubungi para pendonor agar kebutuhan darah tercukupi.</p>
<p>Untuk saat ini pihaknya tidak bisa lagi mengambil darah secara berpindah-pindah di tempat-tempat kerumunan.</p>
<p>“Karena pemerintah telah mengambil kebijakan menerapkan social dan physical distancing untuk menanggulangi penyebaran virus Corona maka kami tidak bisa semena-mena mengambil darah seperti biasanya,&#8221; kata Yesi.</p>
<p>Masih terang Yesi, pengambilan darah bisa dilakukan dengan mendatangi para pendoror indoor minimal 10 orang. Itupun harus dengan prosedur protokoler kesehatan yang sesuai.</p>
<p>“Rata-rata kebutuhan kami 25 per hari. Sedangkan untuk rumah sakit dan klinik mungkin hanya mampu menyuplai selama 3 hari saja,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, sampai saat ini PMI Trenggalek masih memiliki stok sebanyak 154 ampul. Dengan rincian golongan darah A sebanyak 69, golongan darah B sebanyak 21, golongan darah Ab sebanyak 23 dan golongan darah O sebanyak 41. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111701</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Virus Corona, Manaqib Kubro Desa Pagedangan Turen Ditunda</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-virus-corona-manaqib-kubro-desa-pagedangan-turen-ditunda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2020 11:50:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pagedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111116</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Akibat merebaknya virus Corona atau Convid-19 di bumi Republik kita tercinta saat ini, beberapa kegiatan masyarakat, mulai dari tingkat pemerintah pusat hingga pedesaan untuk sementara waktu harus ditunda.Hal itu dilakukan untuk terus mengantisipasi penularan Confid-19, penyakit yang sangat membahayakan ini. Seperti halnya rencana gebyar manaqib kubro di Desa Pagedangan Kecamatan Turen Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Akibat merebaknya virus Corona atau Convid-19 di bumi Republik kita tercinta saat ini, beberapa kegiatan masyarakat, mulai dari tingkat pemerintah pusat hingga pedesaan untuk sementara waktu harus ditunda.Hal itu dilakukan untuk terus mengantisipasi penularan Confid-19, penyakit yang sangat membahayakan ini.</p>
<p>Seperti halnya rencana gebyar manaqib kubro di Desa Pagedangan Kecamatan Turen Kabupaten Malang yang diagendakan berlangsung dalam minggu ini. Namun dalam kondisi seperti saat ini, budaya shalawatan untuk mengenang sejarah autobiografi para waliyulloh ini, untuk sementara waktu harus ditiadakan.</p>
<p>Kepala Desa Pagedangan Surono memaparkan, untuk jumlah jama&#8217;ah manaqib kubro se-wilayah Kecamatan Turen hingga mencapai 2000 orang.</p>
<p>&#8220;Acara manaqib kubro se-wilayah Kecamatan Turen ini digelar secara bergiliran tiap 3 bulan sekali.Tetapi begitu tiba Desa Pagedangan,kondisinya seperti yang kita rasakan saat ini.Atas kesepakatan beberapa pihak acara ini untuk sementara waktu kami tunda, &#8221; ujar ranting NU dan takmir masjid Al-Falah Desa Pagedangan ini Senin (6/4/2020) siang.</p>
<p>Tambah Kades di desa berpenduduk 11,19 jiwa yang terdiri dari 74 Rt dan 12 Rw ini,selain penundaan gebyar manaqib kubro,beberapa kegiatan warga yang lain seperti tahlil,untuk sementara waktu juga ditiadakan.</p>
<p>&#8220;Yang kami perbolehkaan saat ini kecuali pelaksanaan shalat Jumat. Sesuai aturan yang diterbitkan pemerintah saat ini, itupun harus jaga jarak, cuci tangan sebelum masuk masjid serta mengenakan masker. Seluruh kegiatan warga di Desa Pagedangan akan dimulai kembali setelah suasana kondusif, &#8220;ulasnya.</p>
<p>Guna memutuskan rantai virus Corona, Pemerintah Desa Pagedangan juga sudah mendirikan pos pantau dengan menetapkan piket sebanyak 5 orang mulai dari unsur perangkat desa, BPD, tokoh agama dan tokoh pemuda.Tidak kalah pentingnya, pihaknya juga melibatkan tiga pilar yang terdiri dari unsur Kecamatan Turen, Koramil 0818/14 Turen dan Polsek Turen.</p>
<p>Selain melakukan penyemprotan dengan disinfektan cairan anti bakteri secara serentak, Kades bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat desa terus bersosialisasi dengan memberi pemahaman kepada warga desa.</p>
<p>&#8220;Setiap malam kami juga keliling kampung. Selain memberi batas waktu kepada para penjual kopi hingga pukul 21.00, termasuk penggunaan Wifi. Itu betul-betul kami tekankan, supaya virus ini tidak menyebar. Karena virus ini tidak diketahui oleh kita sebagai manusia. Untuk itu kita harus selalu waspada, &#8221; pungkas Surono. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111116</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Corona, PLN Bebaskan Tarif Listrik, Begini Mekanismenya</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-corona-pln-bebaskan-tarif-listrik-begini-mekanismenya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2020 02:51:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Tarif Listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111077</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; PLN membebaskan biaya tarif listrik bagi 24 juta pelanggan rumah tangga 450 Volt Ampere (VA) dan pemberian keringanan tagihan 50 persen kepada 7 Juta pelanggan rumah tangga bersubidi 900 VA di seluruh Indonesia yang terdaftar pada Basis Data Terpadu (BDT) untuk Program Perlindungan Sosial. “Saat ini, PT. PLN telah menyiapkan mekanisme atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; PLN membebaskan biaya tarif listrik bagi 24 juta pelanggan rumah tangga 450 Volt Ampere (VA) dan pemberian keringanan tagihan 50 persen kepada 7 Juta pelanggan rumah tangga bersubidi 900 VA di seluruh Indonesia yang terdaftar pada Basis Data Terpadu (BDT) untuk Program Perlindungan Sosial.</p>
<p>“Saat ini, PT. PLN telah menyiapkan mekanisme atau tata cara untuk pelanggan penerima bisa menikmati program pembebasan dan diskon 50 persen untuk pembayaran listrik mulai April hingga Juni 2020 mendatang,” kata Manajer PLN ULP Lumajang Hendik Purwahyudi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (5/4/2020).</p>
<p>Dijelaskan, untuk pelanggan rumah tangga 450 VA Pasca-bayar akan langsung dibebaskan tagihannya pada bulan April, Mei dan Juni 2020. Sementara, untuk pelanggan Pra-bayar dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke platform media sosial Whastapp dengan Nomor 08122-123-123 atau melalui website resmi PLN www.pln.co.id. Dengan ID tersebut, nantinya pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam tiga bulan terakhir.</p>
<p>Sedangkan, diskon tarif untuk pelanggan subsidi 900 VA bagi pelanggan Pasca-bayar, rekening yang harus dibayarkan pada tiap bulannya akan dikurangi 50%. Sementara, bagi pelanggan Pra-bayar, token listrik gratis sebesar 50% akan diberikan kepada pelanggan, dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam tiga bulan terakhir.</p>
<p>Kata Hendik, untuk dapat menikmati program tersebut, masyarakat dapat mengikuti mekanisme sebagai berikut :</p>
<p><strong>Pertama, Mekanisme melalui website, dengan cara:</strong></p>
<p>1. Buka Alamat www.pln.co.id, kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus covid-19.<br />
2. Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter, kemudian Token Gratis akan ditampilkan pada Layar.<br />
3. Selanjutnya, pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.</p>
<p><strong>Kedua, pelanggan juga dapat mengakses platform media sosial Whastapp yang telah disediakan, dengan cara :</strong></p>
<p>1. Buka Aplikasi WhatsApp<br />
2. Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan.<br />
3. Token gratis akan muncul<br />
4. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.</p>
<p>ID pelanggan tersebut, nantinya pelanggan PLN akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Dan, proses tersebut akan tuntas dalam sepekan ke depan, sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya.</p>
<p>&#8220;Proses pembagian Token Bebas Tagihan dan Diskon Tarif Listrik ini memang bertahap, yang sudah dimulai pada tanggal 1 April, paling lambat tanggal 11 April seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pihaknya juga menyediakan layanan pengaduan melalui kontak center dengan nomor telepon 0334-123, jika dalam realisasi program tersebut masyarakat mengalami kendala.</p>
<p>“Tentunya dalam pelaksanaannya nanti pasti ada kendala-kendalam di lapangan, terutama bagi pelanggan Pra-bayar/listrik pulsa/token yang tidak mempunyai akun platform Whatsapp atau yang sulit terhubung ke Internet. Jadi, kami menyediakan kontak center agar masyarakat dapat menyampaikan kendala yang dihadapi,” ungkapnya.</p>
<p>Sebanyak 181.328 pelanggan PLN di Kabupaten Lumajang, akan menikmati kebijakan pembebasan dan diskon 50 persen untuk pembayaran listrik mulai April 2020. Kebijakan tersebut dilakukan untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19 atau virus corona.</p>
<p>“Di Lumajang ada sekitar 181.328 pelanggan bakal dibebaskan dan mendapatkan diskon bayar tagihan listrik, dengan rincian pembebasan biaya tagihan tarif Rumah Tangga daya 450 VA sebanyak 155.246 pelanggan, dan keringanan biaya tagihan listrik 50% tarif Rumah Tangga Daya 900 VA sebanyak 26.082 pelanggan,” kata Manajer PLN ULP Lumajang itu.</p>
<p>Sedangkan, untuk pelanggan Pra-bayar dan Pasca-bayar Tarif Rumah Tangga daya 900 VA nantinya juga akan mendapatkan subsidi atau diberikan keringanan biaya 50 persen.</p>
<p>&#8220;Pelanggan yang menerima pembebasan dan diskon 50 persen pembayaran listrik nanti, data BDT (Program Perlindungan Sosial, red) yang dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) telah terkoneksi dengan sistem PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN). Jadi, dapat dipastikan bahwa penyaluranya akan tepat sasaran,” imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Kabupaten Lumajang Agus Setiawan menerangkan, bahwa dengan direalisasikannya kebijakan pembebasan dan diskon tarif listrik tersebut, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat tidak mampu dalam waktu tiga bulan kedepan.</p>
<p>“Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan pembebasan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 VA (Volt Ampere, red) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi,” terangnya.</p>
<p>Agus Setiawan berharap, dengan dibebaskan dan diberikan diskon untuk tagihan pembayaran listrik saat ini, masyarakat dapat tetap berkegiatan di rumah untuk mencegah penularan virus corona semakin meluas. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111077</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Virus Corona, DPRD Trenggalek Sisir Anggaran</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-virus-corona-dprd-trenggalek-sisir-anggaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2020 08:40:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Corona]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110570</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dalam rangka memerangi penyebaran Virus Corona atau Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Trenggalek siap melakukan penyisiran anggaran. Pasca ditetapkannya status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Kabupaten Trenggalek, DPRD Trenggalek berupaya akan menyisir anggaran yang tidak digunakan untuk penambahan anggaran penanggulangan bencana Virus Corona. Wakil Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mengatakan, langkah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Dalam rangka memerangi penyebaran Virus Corona atau Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Trenggalek siap melakukan penyisiran anggaran. Pasca ditetapkannya status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Kabupaten Trenggalek, DPRD Trenggalek berupaya akan menyisir anggaran yang tidak digunakan untuk penambahan anggaran penanggulangan bencana Virus Corona.</p>
<p>Wakil Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mengatakan, langkah penanganan Virus Corona saat ini memang menjadi perhatian dunia, sehingga dalam hal ini DPRD Trenggalek perlu memberikan dukungan.</p>
<p>“Untuk memaksimalkan penanganan Virus Corona di Kabupaten Trenggalek, wacana dari teman – teman anggota DPRD akan melakukan upaya penambahan anggaran yang akan diambilkan dari anggaran yang tidak digunakan,” ucap Doding, saat dikonfirmasi Rabu (01/04/2020) siang.</p>
<p>Untuk mendukung status tanggap darurat bencana ini, DPRD akan menyisir anggaran dari rapat – rapat paripurna yang selama ini dilaksanakan secara teleconfernce.</p>
<p>“Jadi rapat- rapat paripurna yang dilaksanakan dari rumah lewat teleconference setidaknya menekan biaya yang dikeluarkan, jadi nanti pasti ada anggaran, namun jumlahnya berapa ini masih kita hitung melalui Badan Anggaran (BANGGAR),” imbuhnya.</p>
<p>Tidak hanya itu politisi PDI Perjuangan ini menambahkan selain anggaran dari rapat – rapat, juga akan diambilkan dari anggaran kunjungan kerja.</p>
<p>“Selain anggaran untuk rapat, anggaran lain juga akan diambil dari kegiatan kunjungan kerja (Kunker) selama 3 bulan terakhir. Nantinya akan dihitung dan selanjunya dapat digunakan untuk penambahan anggaran penangganan Virus Corona,&#8221; kata Doding.</p>
<p>Pihak DPRD Trenggalek juga tak mau berdiam diri melihat Pandemi Virus Corona yang terjadi saat ini. Selain mendukung langkah &#8211; langkah yang diambil Pemerintah Daerah, pihaknya juga menyatakan siap jika Pemerintah Daerah akan mengajukan anggaran keuangan.</p>
<p>“DPRD sangat mendukung dan apabila dari pemerintah daerah seperti pihak eksekutif kekurangan anggaran, maka bisa Mengajukan Perubahan Anggaran Keuangan atau (MPAK),&#8221; pungkas Doding.</p>
<p>Jika sebelumnya, lanjut Doding, untuk penanggulangan Virus Corona menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). Maka hal tersebut harus dihentikan, mengingat adanya surat edaran dari Menteri Keuangan yang menyatakan jika tidak diperbolehkan menggunakan DAK.</p>
<p>“Yang lebih diperhatikan edaran dari Menteri Keuangan adalah tidak boleh menggunakan DAK. Jadi yang sebelumnya menggunakan DAK itu akan kita hentikan,” tutupnya.</p>
<p>Ia juga menyebutkan jika saat ini Badan Anggaran DPRD Trenggalek masih akan menyisir Anggaran &#8211; Anggaran yang tidak digunakan atau yang masih ditangguhkan. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110570</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Corona, Pemkab Lumajang Ajak ASN Sisihkan Penghasilan Untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-corona-pemkab-lumajang-ajak-asn-sisihkan-penghasilan-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2020 09:44:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110429</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menyikapi dampak dari penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemkab Lumajang mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyisihkan sebagian penghasilannya guna membantu masyarakat terdampak. “Kami harapkan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Lumajang dapat menyisihkan sebagian penghasilannya dari gaji bulan April 2020, untuk dapat membantu masyarakat kita yang telah terdampak wabah virus corona,” [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8211; Menyikapi dampak dari penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemkab Lumajang mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyisihkan sebagian penghasilannya guna membantu masyarakat terdampak.</p>
<p>“Kami harapkan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Lumajang dapat menyisihkan sebagian penghasilannya dari gaji bulan April 2020, untuk dapat membantu masyarakat kita yang telah terdampak wabah virus corona,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Senin (30/3/2020).</p>
<p>Bahkan terkait imbauan tersebut di keluarkan Surat Edaran Nomor : 460/689/427.1/2020 perihal PNS Peduli Sosial Dampak Penanganan Covid-19, yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Surat edaran tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat terdampak Covid-19 saat ini.</p>
<p>&#8220;Dalam surat edaran itu, kami mengharapkan agar menyisihkan sebagian gaji ASN bulan April 2020, dan insyaallah nantinya akan terkumpul sekitar Rp1 Miliar lebih,&#8221; kata Bupati.</p>
<p>Adapun besaran gaji ASN yang nanti disisihkan sesuai surat edaran tersebut, diantaranya bagi ASN untuk golongan IV sebesar Rp250.000, golongan III sebesar Rp200.000, golongan II sebesar Rp100.000, dan untuk golongan I adalah sebesar Rp50.000. <strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110429</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
