<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dapati &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dapati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Mar 2024 13:43:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dapati &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jadi Korban Penganiayaan Oknum Kades Usai Dapati Istri Berduaan di Mobil, Warga Probolinggo Lapor</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-korban-penganiayaan-oknum-kades-usai-dapati-istri-berduaan-di-mobil-warga-probolinggo-lapor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 15:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[berduaan]]></category>
		<category><![CDATA[dapati]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205862</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Seorang warga di Kelurahan Kedopok, Kota Probolinggo, melaporkan oknum kepala desa (Kades) di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, atas dugaan penganiayaan, Senin (12/02/2024) malam. Dalam laporannya ke Polres Probolinggo itu, korban yang mengaku bernama Yopie Dwi Sulak, 33 tahun, jadi sasaran penganiayaan usai memergoki istri sirihnya berada di satu mobil dengan terlapor, Minggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Seorang warga di Kelurahan Kedopok, Kota Probolinggo, melaporkan oknum kepala desa (Kades) di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, atas dugaan penganiayaan, Senin (12/02/2024) malam. Dalam laporannya ke Polres Probolinggo itu, korban yang mengaku bernama Yopie Dwi Sulak, 33 tahun, jadi sasaran penganiayaan usai memergoki istri sirihnya berada di satu mobil dengan terlapor, Minggu (11/02/2024) pagi.</p>



<p>Diceritakan Yopie, peristiwa bermula ketika Minggu sekitar pukul 08.00 WIB, istri berpamitan untuk melakukan anjang sana. Pelapor yang dari awal sudah curiga, akhirnya membuntuti istrinya tersebut. Ternyata benar, pelapor mendapati keduanya sedang berada di dalam mobil Avanza miliknya, yang digunakan oleh istri sirihnya tersebut.</p>



<p>&#8220;Setelah saya buntuti sampai di POM Semampir, ternyata di dalam mobil dia (terlapor, red) bersama istri saya. Nah, di situ terjadinya percekcokan. Kemudian dia melakukan penganiayaan,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karena perbuatan itu, Yopie kemudian melaporkan hal tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Probolinggo. Selanjutnya, dirinya diantar petugas ke RSUD Waluyojati Kraksaan untuk dilakukan visum.</p>



<p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Vita, saat dikonfirmasi membenarkan perihal laporan dugaan penganiayaan terhadap warga Kota Probolinggo. Adapun terlapor, adalah oknum Kades di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Laporan sudah kami terima dari warga Kota Probolinggo, yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum Kades di Kecamatan Kraksaan. Selanjutnya, laporan tersebut kemudian akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait yaitu Reskrim Polres Probolinggo,&#8221; paparnya. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205862</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Operasi Blok Hunian Rutan Situbondo, Petugas Tak Dapati Narkoba dan HP</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-blok-hunian-rutan-situbondo-petugas-tak-dapati-narkoba-dan-hp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[dapati]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sebanyak 33 personel Satops Patnal Dirjenpas secara mendadak melakukan operasi penggeledahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo, Minggu (10/09/2023) lalu. Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Rudi Kristiawan, mengatakan penggeledahan secara mendadak di blok Rutan itu untuk memastikan tingkat keamanan yang ada di dalam rutan. &#8220;Penggeledahan kemarin langsung di kamar-kamar warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sebanyak 33 personel Satops Patnal Dirjenpas secara mendadak melakukan operasi penggeledahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo, Minggu (10/09/2023) lalu.</p>



<p>Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Rudi Kristiawan, mengatakan penggeledahan secara mendadak di blok Rutan itu untuk memastikan tingkat keamanan yang ada di dalam rutan. &#8220;Penggeledahan kemarin langsung di kamar-kamar warga binaan,&#8221; ujar Rudi Kristiawan, Selasa (12/09/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, dalam operasi itu tim merazia semua lini ruangan Rutan dan tempat tertentu secara detil seperti tower air atas, aula, musala, gudang, ruangan pegawai, pos atas, pos karupam, branggang, dapur dan ruang genset. Dari penggeledahan itu, ditemukan lima kabel, satu buah sendok modifikasi, satu sendok besi dan dua korek api. Benda-benda tersebut, diamankan karena dinilai berbahaya jika disalahgunakan peruntukannya.</p>



<p>&#8220;Untuk Narkoba dan telepon seluler, alhamdulillah tidak ditemukan. Kami memang berkomitmen untuk konsisten dengan aturan. Oleh karenanya, handphone, narkoba dan barang dilarang lainnya tidak masuk di rutan ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dalam kesempatan sama, ujarnya, tim juga melakukan test urine kepada 26 warga binaan dan lima 5 pegawai secara acak dan hasilnya semua negatif. Tes urine ini sudah rutin dilakukan empat kali dalam sebulan, dengan waktu yang tidak ditentukan.</p>



<p>Usai melakukan penggeledahan, anggota Satops Patnal Dirjenpas juga memberikan pengarahan dan penguatan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan pegawai tentang deteksi dini menjaga keamanan dan ketertiban, integritas, peningkatan kewaspadaan dan peningkatan pelayanan. &#8220;Tujuan penggeledahan ini untuk menciptakan suasana yang kondusif serta aman dari gangguan keamanan dan ketertiban,&#8221; bebernya.</p>



<p>Lebih lanjut Rudi menambahkan, seluruh Petugas Rutan Kelas IIB Situbondo berkomitmen dalam zero halinar, perang terhadap Narkoba, pelayanan yang baik kepada warga binaan, dan zero terhadap pelanggaran dalam kinerja dan pelayanan. &#8220;Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi dan kerjasamanya dalam mendukung program aksi Satops Patnal di Lingkungan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur,&#8221; tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulang Sekolah, Siswa SD di Kota Malang Dapati Rumahnya Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/pulang-sekolah-siswa-sd-di-kota-malang-dapati-rumahnya-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Sep 2023 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dapati]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[rumahnya]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197771</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah milik Fadilah (40), warga Jalan Puntodewo Selatan, RT 04/RW 04, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, tetiba terbakar, Jumat (08/09/2023) sekitar pukul 10.30. Api diketahui dengan cepat membakar bagian atap rumah hingga membuat warga sekitar merasa kuatir karena lokasinya berada di kawasan padat penduduk. Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian rumah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rumah milik Fadilah (40), warga Jalan Puntodewo Selatan, RT 04/RW 04, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, tetiba terbakar, Jumat (08/09/2023) sekitar pukul 10.30. Api diketahui dengan cepat membakar bagian atap rumah hingga membuat warga sekitar merasa kuatir karena lokasinya berada di kawasan padat penduduk.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian rumah dalam kondisi kosong, karena ditinggal kerja dan kedua anak korban sedang berangkat sekolah. Namun sekitar pukul 10.30, saat anak kedua korban pulang sekolah, mendapati atap rumahnya terbakar.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Api dengan cepat merantak hingga siswa SD tersebut segera meminta tolong warga sekitar. Warga sudah berusaha memadamkan api dengan air seadanya, namun api tetap berkobar. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke PMK Kota Malang.</p>



<p>Atas laporan itu, petugas PMK tiba di lokasi kejadian segera melakukan penyiraman ke titik-titik api agar tidak merantak ke rumah warga lainnya. Selang 20 menit kemudian, api terlihat mulai padam hingga petugas PMK meneruskannya dengan pendinginan. &#8220;Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dugaan sementara akibat korsleting listrik,&#8221; ujar Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197771</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim Gabungan Pemkab Sumenep Dapati Sebanyak 253 Jenis Rokok Ilegal Beredar Luas</title>
		<link>https://memontum.com/tim-gabungan-pemkab-sumenep-dapati-sebanyak-253-jenis-rokok-ilegal-beredar-luas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jul 2023 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[beredar]]></category>
		<category><![CDATA[dapati]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[jenis]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[luas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<category><![CDATA[sebanyak]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192978</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan inspeksi ke beberapa kios penjual rokok yang ada di daerah setempat. Inspeksi ini dilakukan, untuk melakukan pencegahan peredaran rokok ilegal di pasaran. Hasilnya, dari inspeksi itu tim berhasil menemukan sebanyak 1.109 slop dan 1.851 bungkus atau 421.056 batang dengan 253 jenis rokok ilegal. Sedangkan jumlah toko [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan inspeksi ke beberapa kios penjual rokok yang ada di daerah setempat. Inspeksi ini dilakukan, untuk melakukan pencegahan peredaran rokok ilegal di pasaran.</p>



<p>Hasilnya, dari inspeksi itu tim berhasil menemukan sebanyak 1.109 slop dan 1.851 bungkus atau 421.056 batang dengan 253 jenis rokok ilegal. Sedangkan jumlah toko eceran yang dikunjungi, ada sebanyak 327 toko. Dengan rincian, 119 toko didapati menjual rokok ilegal dan sisanya aman.</p>



<p>&#8220;Kita temukan berbagai jenis merek rokok ilegal itu, ada di 327 toko di Sumenep. Ada sebanyak 253 jenis rokok ilegal,&#8221; terang Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Ach Laili Maulidy, Kamis (06/07/2023) tadi.</p>



<p>Penyisiran atau inspeksi ini, tambahnya, direncanakan akan dilakukan selama sebulan ke depan. Penyisiran itu, akan dilakukan di 250 desa yang tersebar di 19 kecamatan se-Kabupaten Sumenep.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ini akan kita lakukan selama sebulan lebih. Terhitung, sejak 5 Juni sampai 30 Juli 2023 nanti,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Laili juga meminta kepada masyarakat, untuk bersama-sama dan bekerja sama dengan pemerintah melakukan pencegahan peredaran rokok ilegal. Selain itu, dirinya juga menyampaikan mengenai beberapa kriteria rokok ilegal. Yakni, tidak dilekati pita cukai, pita cukai palsu, dilekati pita cukai yang bukan haknya atau salah personalisasi (tidak sesuai nama perusahaan atau beda jenis produk).</p>



<p>&#8220;Jadi, rokok ilegal itu bisa diketahui secara fisik. Baik itu dengan menggunakan sinar ultra violet ataupun dengan mata secara langsung,&#8221; jelas Laili.</p>



<p>Sekedar informasi, tim yang melakukan inspeksi meliputi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker), Diskop UKM dan Perdagangan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Bagian Hukum dan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep. <strong>(dan/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192978</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
