<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>darat, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/darat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Mar 2025 11:46:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>darat, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Masuki Masa Lebaran, Basarnas &#8216;Kepung&#8217; Jalur Angkutan Darat, Laut dan Udara dengan Pensiagaan Personel</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-masa-lebaran-basarnas-kepung-jalur-angkutan-darat-laut-dan-udara-dengan-pensiagaan-personel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[darat,]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[kepung]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[pensiagaan]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, melepas keberangkatan Tim Kantor SAR Kelas A Surabaya untuk melaksanakan kegiatan Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran 2025, Jumat (21/03/2025) tadi. Dalam pelaksanaan pelepasan secara simbolis itu, diberangkatkan Tim Patroli Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran yang terdiri dari 2 unit motor trail, 2 unit rescue [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, melepas keberangkatan Tim Kantor SAR Kelas A Surabaya untuk melaksanakan kegiatan Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran 2025, Jumat (21/03/2025) tadi. Dalam pelaksanaan pelepasan secara simbolis itu, diberangkatkan Tim Patroli Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran yang terdiri dari 2 unit motor trail, 2 unit rescue car dan 1 unit rescue truck.</p>



<p>Dalam sambutan tertulis Kepala Basarnas, Marsdya TNI Mohammad Syafii, yang dibacakan Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, mengatakan bahwa Siaga SAR Khusus ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, bencana dan kondisi darurat pada masa angkutan Lebaran. Siaga SAR khusus Lebaran ini, dilaksanakan selama 22 hari, mulai tanggal 21 Maret hingga 11 April 2025.</p>



<p>Siaga ini, tambahnya, dilaksanakan di lokasi-lokasi strategis. Seperti, di Bandara Udara, Pelabuhan, ruas jalan tol dan tempat-tempat wisata.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran atau pada Jumat (28/03/2025) mendatang. Sedangkan puncak arus balik, diprediksi akan terjadi pada H+5 Lebaran atau Minggu (06/04/2025).</p>



<p>Untuk memantau wilayah perairan laut Jawa Timur, Kantor SAR Kelas A Surabaya menyiagakan 3 unit Kapal Negara (KN) SAR, 3 unit RIB / kapal cepat, 1 unit RBB, 1 unit jetski, 2 set perahu jukung dan sejumlah set perahu karet. Selain Alut SAR air, juga disiagakan Alut SAR Darat, diantaranya rescue truck, rescue car, truk angkut personel, ATV Beach Patrol, 2 unit spider excavator, dan beberapa unit motor trail. Basarnas juga menyiagakan Alut Udara, yaitu 1 unit helikopter SAR jenis Dauphin di Skuadron 400 Wing Udara II Juanda, serta 2 unit drone thermal guna melakukan pemantauan udara.</p>



<p>Selain melaksanakan siaga di Kantor SAR dan Posko Mandiri, Tim Siaga Kantor SAR Surabaya juga akan bergabung dengan tim siaga dari instansi lain di posko-posko terpadu yang ada. Seperti di Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak dan Bandara Internasional Juanda.</p>



<p>Selama melaksanakan siaga SAR khusus, Tim Kantor SAR Kelas A Surabaya selalu berkoordinasi dengan pihak terkait lain. Diantaranya, dengan unsur TNI-Polri, Dishub, ASDP, Pihak Pengelola Jalan Tol, Rumah Sakit Rujukan dan sejumlah organisasi relawan. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perdayai Perempuan Asal Trenggalek, &#8216;Buaya Darat&#8217; Bawa Kabur Mobil Avanza</title>
		<link>https://memontum.com/perdayai-perempuan-asal-trenggalek-buaya-darat-bawa-kabur-mobil-avanza</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Dec 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[avanza]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[darat,]]></category>
		<category><![CDATA[perdayai]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203375</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Robet Lavida Oktavianto (27), warga asal Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, dibekuk petugas Polsek Lowokwaru, Jumat (08/12/2023) sekitar pukul 03.00. Terduga tersangka dibekuk, karena dilaporkan membawa kabur mobil Toyota Avanza Nopol AG 1120 B tahun 2010 milik Putri (27), kekasihnya yang mengaku berasal dari Trenggalek. Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo, mengatakan bahwa RLO (Robet, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Robet Lavida Oktavianto (27), warga asal Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, dibekuk petugas Polsek Lowokwaru, Jumat (08/12/2023) sekitar pukul 03.00. Terduga tersangka dibekuk, karena dilaporkan membawa kabur mobil Toyota Avanza Nopol AG 1120 B tahun 2010 milik Putri (27), kekasihnya yang mengaku berasal dari Trenggalek.</p>



<p>Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo, mengatakan bahwa RLO (Robet, red) telah menjalin hubungan dengan korban sejak setahun ini. &#8220;Sebelum kejadian, korban berkeluh kesah kepada tersangka, kalau keluarganya sedang kesusahan ekonomi,&#8221; ujar AKP Anton, saat rilis, Jumat (15/12/2023) siang.</p>



<p>Dari sinilah, ujarnya, RLO mulai melancarkan aksinya dengan mengaku memiliki apartemen di Begawan Kota Malang. &#8220;Kepada korban, tersangka mengatakan akan menjual apartemennya di Begawan untuk membantu perekonomian keluarga korban. Selain itu, tersangka juga berjanji akan menikahi korban,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Selanjutnya, RLO naik bus untuk datang ke Trenggalek dan menjemput korban. Selanjutnya, RLO mengajak korban ke Kota Malang untuk menjual apartemennya di Begawan. Saat itu, RLO meminta supaya korban membawa mobil Avanzanya sebagai sarana tranportasi.</p>



<p>&#8220;Sesampainya di Kota Malang, keduanya menginap di Apartemen Soekarno-Hatta. Setiap pukul 03.00, tersangka selalu izin memindahkan mobil, untuk keluar area parkiran guna menghindari pergantian jam agar parkirnya tidak mahal. Namun di hari ketiga, tersangka membawa kabur mobil tersebut meninggalkan korban seorang diri di kamar apartemen,&#8221; urainya.</p>



<p>Karena sang pujaan hati tidak kunjung kembali dan nomer ponselnya juga sudah tidak aktif, Putri akhirnya melapor ke Polsek Lowokwaru, Kamis (07/12/2023) lalu. Atas laporan ini, petugas kemudian melakukan pelacakan hingga berhasil menangkap RLO di kosan PakDoz Jalan Letnan Sulaiman, Desa Sobo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Saat ditangkap, tersangka akan menjual mobil tersebut di kawasan Jember seharga Rp 30 juta. Atas perbuatannya, tersangka kami kenakan Pasal 372 KUHP,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, RLO mengaku bahwa kenal dengan korban di Aplikasi Bigo Live. Dari perkenalan itu, keduanya menjalin hubungan. &#8220;Mobil itu rencananya akan saya jual,&#8221; ujarnya.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203375</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Populasi Ikan Perairan Darat, Bupati Trenggalek dan Istri Tebar Benih di Kedung Robot Kampak</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-populasi-ikan-perairan-darat-bupati-trenggalek-dan-istri-tebar-benih-di-kedung-robot-kampak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[darat,]]></category>
		<category><![CDATA[kampak]]></category>
		<category><![CDATA[kedung]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[populasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202538</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Demi menjaga populasi dan keberadaan ikan perairan darat, tentunya dapat dilakukan dengan cara-cara melarang penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Kemudian, juga melakukan re-stocking ikan atau seperti sama yang dilakukan oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin beserta istri, Novita Hardiny, saat berada di Kedung Robot, Desa Bogoran, Kecamatan Kampak. Pasangan suami istri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Demi menjaga populasi dan keberadaan ikan perairan darat, tentunya dapat dilakukan dengan cara-cara melarang penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Kemudian, juga melakukan re-stocking ikan atau seperti sama yang dilakukan oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin beserta istri, Novita Hardiny, saat berada di Kedung Robot, Desa Bogoran, Kecamatan Kampak.</p>



<p>Pasangan suami istri itu, melakukan tebar benih ikan jenis Tawes dengan harapan bisa berkembang biak dan memberikan dampak ekologi dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ikan jenis Tawes sendiri dipilih, karena Tawes bukan jenis ikan predator. Sehingga, harapannya dapat menambah keberagaman ikan di sungai yang tengah dikembangkan oleh masyarakat sebagai destinasi wisata tersebut.</p>



<p>&#8220;Agenda hari ini kita restocking ikan. Ibu kepala Dinas Perikanan memberi tajuknya menebar kebaikan (tebar kembali benih ikan),&#8221; kata Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (30/11/2023) tadi.</p>



<p>Bukan tanpa alasan, pihaknya memilih ikan air tawar jenis Tawes. Karena selama ini, banyak warga yang kebetulan nongkrong dan memancing di lokasi ini.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kemudian nanti paling mancing, kalau dapat program stunting juga selain menjaga kelestarian alam. Ikan yang di tebar sendiri sebanyak 275.000 ekor,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dijelaskan Mas Ipin-sapaan akrabnya, dalam kesempatan itu juga ada macam-macam bantuan kepada nelayan. Kemudian kepada kelompok warga miskin ekstrem, juga berupa budidaya ikan. Ada yang usaha lele, pengasapan, terus yang langsung berupa permakanan juga di delivery kepada warga yang memiliki putra putri yang memiliki prevalensi stunting. Baik itu Balita ataupun Batuta, tadi mendapatkan paket berupa permakanan di program Gemar ikan.</p>



<p>&#8220;Harapannya, ini dapat meningkatkan awareness masyarakat bahwa kalau lingkungannya lestari, juga menghasilkan ekonomi. Jadi tolong di sini, jangan potas-potas (racuni) ikan. Kemudian strum-strum ikan, terbukti kalau kedungnya bagus, airnya bersih dan lingkungannya terjaga, ada tempat nongkrong begini itu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Kemudian ikannya nanti kalau sudah besar-besar, bisa dipancing dan dikonsumsi. Jadi nggak perlu serakahlah,&#8221; ujar Bupati Arifin di lokasi wisata yang lebih dikenal masyarakat Gubuk Pinggir Kali (Gupili) itu.</p>



<p>Senada dengan bupati, Novita Hardiny sangat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek, dalam menjaga ekologi. Menebar benih ikan menurutnya sangat perlu, karena selain menambah populasi ikan di perairan darat, diyakininya dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Otomatis kalau ekosistem terjaga, ikan dapat berkembang biak dengan baik. Sehingga, tentunya masyarakat bisa mendapatkan dampak ekonomi dari ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diketahui, kegiatan tebar benih ikan yang dilakukan oleh perangkat daerahnya dilakukan di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek. &#8220;Jadi, kita mencari tempat yang potensial. Ada air sepanjang tahun, apalagi cuaca saat ini sudah musim hujan, di 14 kecamatan akan kita tebar dan kondisikan secara proporsional,&#8221; kata Novita.</p>



<p>Tujuan utamanya tentu pengayaan sumberdaya ikan. Ketika di perikanan umum perairan darat itu ikannya menurun karena aktivitas penangkapan dan sebagainya. Ini harus di restock lagi supaya lebih banyak lagi sumberdaya ikan.</p>



<p>Harapan lebih jauhnya lagi, ungkapnya, ikan-ikan ini harus dijaga dan ketika sudah berkembang biak nanti harapannya masyarakat sekitar dapat mendapatkan sisi ekonomi yang berkelanjutan. &#8220;Bisa dipancing atau ditangkap dengan alat-alat yang ramah lingkungan. Ikannya bisa dikonsumsi, kemudian bisa juga dijual dan menghasilkan uang. Jadi dengan menjaga lingkungan, ternyata dapat mendatangkan keuntungan ekonomi,&#8221; terangnya.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202538</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
