<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>darurat bencana &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/darurat-bencana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Nov 2022 10:36:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>darurat bencana &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Trenggalek Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga Akhir Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-lokasi-banjir-bupati-trenggalek-tetapkan-status-tanggap-darurat-bencana-hingga-akhir-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2022 03:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[darurat bencana]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177887</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Banjir dan tanah longsor susulan yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, pada Kamis (03/11/2022) malam, berdampak pada sejumlah infrastruktur rusak parah. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, pun kontan meninjau sejumlah lokasi yang terdampak, Jumat (04/11/2022) tadi. Salah satunya, seperti yang terpantau di Kecamatan Watulimo. &#8220;Dampak terparah di Watulimo dan Munjungan (dua kecamatan, red). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Banjir dan tanah longsor susulan yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, pada Kamis (03/11/2022) malam, berdampak pada sejumlah infrastruktur rusak parah. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, pun kontan meninjau sejumlah lokasi yang terdampak, Jumat (04/11/2022) tadi. Salah satunya, seperti yang terpantau di Kecamatan Watulimo.</p>



<p>&#8220;Dampak terparah di Watulimo dan Munjungan (dua kecamatan, red). Tetapi di Munjungan, sedikit lebih terisolir karena ada jalan antara Kampak dan Munjungan, tertutup oleh matrial longsor,&#8221; kata Mas Ipin-panggilan akrab Bupati Trenggalek.</p>



<p>Akibat kejadian itu, tambahnya, akses menuju Munjungan hanya bisa dicapai atau dilalui dari Kecamatan Panggul. Karenanya, pihaknya kini masih berupaya untuk membuka kembali akses ke Munjungan, dari dua titik yang tertutup matrial longsor.</p>



<p>Di titik longsor yang menutup jalur Kampak-Munjungan, ujarnya, proses pembersihan masih terus dikerjakan. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN), untuk solusi akses Watulimo-Munjungan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Mas Ipin juga menyebut, terbukanya konektivitas menuju daerah-daerah yang terdampak bencana menjadi prioritas utama. Hal itu dilakukan, untuk menjamin ketersediaan logistik, bantuan dan pergerakan alat berat serta relawan bisa berjalan dengan mudah.</p>



<p>Untuk prioritas lain, imbuhnya, yakni terpenuhinya pasokan kebutuhan warga terdampak banjir. Melalui Dinas Sosial, akan menyiapkan berbagai kebutuhan berupa makanan pokok, baju kering, kebutuhan wanita dan bayi dan beberapa lainnya.</p>



<p>Dengan terjadinya bencana di Kabupaten Trenggalek, Mas Ipin pun menetapkan status tanggap darurat bencana di Kabupaten Trenggalek, akan berlangsung hingga akhir tahun 2022. Status tersebut ditetapkan sejak banjir parah melanda wilayah Trenggalek kota dan sekitarnya, pada Oktober lalu. Karena kejadian malam tadi, penetapan status tersebut pun diperpanjang, mengingat prediksi bahwa cuaca ekstrem masih akan terjadi di Kabupaten Trenggalek, hingga akhir tahun. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177887</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Trenggalek Kembali Terendam Banjir, Bupati Arifin Sampaikan Status Tanggap Darurat Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/trenggalek-kembali-terendam-banjir-bupati-arifin-sampaikan-status-tanggap-darurat-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[darurat bencana]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177012</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Intensitas curah hujan tinggi sejak malam hingga Selasa (18/10/2022) pagi, di kawasan Kabupaten Trenggalek, mengakibatkan sejumlah titik banjir. Bahkan, tidak sedikit pula rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 1 sampai 1,5 meter. Menanggapi hal ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan status tanggap bencana di daerahnya. &#8220;Saya Bupati dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Intensitas curah hujan tinggi sejak malam hingga Selasa (18/10/2022) pagi, di kawasan Kabupaten Trenggalek, mengakibatkan sejumlah titik banjir. Bahkan, tidak sedikit pula rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 1 sampai 1,5 meter.</p>



<p>Menanggapi hal ini, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan status tanggap bencana di daerahnya. &#8220;Saya Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, menyampaikan status tanggap darurat bencana. Melihat kondisi banjir yang terjadi di beberapa titik strategis, seperti di jalur nasional dan pusat pelayanan kesehatan dalam hal ini RSUD dr Soedomo Trenggalek, yang kondisinya saat ini lumpuh total,&#8221; ungkapnya, Selasa (18/10/2022) siang.</p>



<p>Bagi warga masyarakat yang terdampak bencana dan masih bisa datang ke posko bencana, tambahnya, diharapkan langsung menuju halaman Kantor Kecamatan Trenggalek untuk mendapatkan bantuan medis (obat-obatan/layanan kesehatan), maupun logistik.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Saat ini, pihaknya masih melakukan evakuasi dan meminta bantuan kabupaten tetangga, untuk meminjamkan perahu karet serta relawan agar bisa bergabung dengan tim di daerah. &#8220;Selanjutnya, kami mengimbau bagi masyarakat yang tidak terdampak banjir, untuk seyogyanya memberikan bantuan baik makanan maupun pakaian yang masih bisa dipakai,&#8221; tegas Bupati Arifin.</p>



<p>Bantuan tersebut, sambungnya, bisa disalurkan di posko utama yang terpusat di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, agar nantinya bisa segera disalurkan kepada warga terdampak banjir.</p>



<p>Sebagai informasi, saat ini Bendungan Tugu sudah menampung sedikit 2/3 kubik. Jika hujan tidak reda dalam 3-5 jam mendatang, maka dikhawatirkan air akan meluber. Oleh karenanya, Mas Ipin- sapaan akrab, berharap agar semua masyarakat Trenggalek berdoa demi keselamatan ditengah bencana yang melanda saat ini.</p>



<p>&#8220;Fokus evakuasi saat ini yaitu warga yang berada di Kelurahan Kelutan dan Tamanan. Jadi kita akan fokus melakukan evakuasi bagi masyarakat utamanya lansia, anak-anak, ibu hamil dan orang sakit,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ciptakan Kelurahan Tangguh Bencana, Wali Kota Probolinggo Suport Sosialisasi Tanggap Darurat Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/ciptakan-kelurahan-tangguh-bencana-wali-kota-probolinggo-suport-sosialisasi-tanggap-darurat-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2022 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[darurat bencana]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175594</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Dalam rangka meminimalisir terjadinya bencana non alam dan bencana alam di wilayah Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, LKK Kelompok Masyarakat (Pokmas) Bayusari mendapatkan sosialisasi Tanggap Darurat Bencana di aula kelurahan setempat, Selasa (20/09/2022) tadi. Giat yang melibatkan sekitar 50 orang dari ketua dan pengurus RT/RW, Ketua LPM dan anggota Karang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Dalam rangka meminimalisir terjadinya bencana non alam dan bencana alam di wilayah Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, LKK Kelompok Masyarakat (Pokmas) Bayusari mendapatkan sosialisasi Tanggap Darurat Bencana di aula kelurahan setempat, Selasa (20/09/2022) tadi.</p>



<p>Giat yang melibatkan sekitar 50 orang dari ketua dan pengurus RT/RW, Ketua LPM dan anggota Karang Taruna, itu dibuka Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Kanigaran, Agus Rianto, Wakil Ketua I DPRD, Nasution dan Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), Sugito Prasetyo.</p>



<p>Ketua Pokmas Bayusari, Senimin, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk fasilitas dari Pemkot Probolinggo, untuk menyiapkan kelurahan tangguh bencana. Karena, selain bencana non alam, bencana alam seperti banjir di saat musim hujan tiba, selalu melanda wilayah itu.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Habib Hadi, berharap melalui kegiatan ini dapat menambah pengetahuan masyarakat, khususnya untuk LKK kelurahan, akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan menangani dampak yang ditimbulkan. &#8220;Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan Pokmas ini, bapak ibu sekalian yang diundang, (bisa menjadi kepanjangan tangan pemerintah) untuk menyampaikan informasi dan menyelesaikan permasalahan yang timbul di wilayahnya,” kata Wali Kota Habib Hadi.</p>



<p>Dalam arahannya, orang nomor satu di lingkungan Pemerintahan Kota Probolinggo, ini juga mengingatkan untuk selalu antisipasi datangnya musim penghujan di November mendatang. &#8220;Genangan air, pohon rawan tumbang, kabel listrik dan lain-lain, saya pesan untuk edukasikan pada masyarakat. Termasuk, saya meminta pada Babinsa, supaya sebelum terjadinya bencana, kita sudah ada solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Wali Kota Habib Hadi juga mengimbau, bila masyarakat mendapati bencana alam di wilayah, untuk tidak panik dan segera melapor ke kelurahan atau dapat langsung menghubungi layanan call center Kegawatdaruratan 112.</p>



<p>Pada kesempatan itu, dirinya juga menyinggung kaitannya dengan kompetisi persahabatan We Love City (WLC). Kampanye WLC, sudah dimulai sejak 19 September kemarin sampai 31 Oktober 2022 mendatang. “Mari kita dukung Kota Probolinggo di ajang WLC tahun 2022 yang diikuti oleh 72 kota di 31 negara di dunia, untuk menjadi kota yang paling dicintai,” ujarnya.</p>



<p>Caranya, ujar Wali Kota, untuk memberikan dukungan tersebut masyarakat bisa membuka website www.welovecities.org. Lalu, memilih Bendera Indonesia dan selanjutnya pilih Probolinggo. Pilih vote, beri saran dan masukan pendapat. Vote bisa diberikan sekali perharinya dan perakun.<strong> (kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175594</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Sutiaji Hadiri Rakor Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi di Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-sutiaji-hadiri-rakor-kesiapsiagaan-dan-kewaspadaan-bencana-hidrometeorologi-di-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2019 02:31:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[darurat bencana]]></category>
		<category><![CDATA[hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[rakor]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102739-walikota-sutiaji-hadiri-rakor-kesiapsiagaan-dan-kewaspadaan-bencana-hidrometeorologi-di-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pasca menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi di Jawa Timur beberapa waktu lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Jatim dalam Rangka Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Bencana Hidrometeorologi di Jatim. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin tanggal 23 Desember 2019 di Gedung Negara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pasca menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi di Jawa Timur beberapa waktu lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Jatim dalam Rangka Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Bencana Hidrometeorologi di Jatim.</p>
<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin tanggal 23 Desember 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Walikota Malang, H Sutiaji turut serta hadir pada acara tersebut didampingi oleh Kepala BPBD Kota Malang, Ali Mulyanto dan Kabag Humas, Nurwidianto.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102741" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0213-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0213-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0213-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0213-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0213-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Berdasarkan SK No. 188/650/KPTS/013/2019 tertanggal 16 Desember 2019; waktu siaga darurat ditetapkan selama 150 hari sejak ditandatangani dan berlaku untuk 37 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Beberapa di antaranya adalah Kabupaten Ngawi, Pacitan, Madiun, Ponorogo, Magetan, Trenggalek, Blitar, Nganjuk, Bojonegoro, Tuban, dan Mojokerto.</p>
<p>Gubernur Khofifah dalam sambutannya menyatakan bahwa Forkopimda Kabupaten / Kota se Jatim sengaja dikumpulkan untuk menyamakan persepsi dan strategi. Ini untuk mencegah dan menanggulangi bencana hidrometeorologi yang diprediksikan mencapai puncaknya di bulan Januari sampai Februari mendatang.</p>
<p>&#8220;Untuk mengoptimalkan penanggulangan bencana; perlu adanya upaya dukungan serta kerjasama dari seluruh pihak, karena penanggulangan bencana adalah urusan kita bersama,&#8221; ujar Khofifah.</p>
<p>Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti banjir, longsor, dan puting beliung.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-102740" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0209-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0209-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0209-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0209-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191223-WA0209-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, untuk Kota Malang, Walikota Sutiaji sedang menggalakkan Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya banjir dan bencana lainnya yang disebabkan oleh turunnya hujan.</p>
<p>&#8220;Aksi nyata dari program GASS adalah dengan melakukan kerja bakti rutin setiap hari jumat (red. Jumat Bersih) untuk menanggulangi banjir,&#8221; jelas Sutiaji.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa selain mengangkat sampah dan sedimen di sungai serta aliran air, Pemkot Malang juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Walikota Malang Nomor 660/4854/35.73.307/2019 tentang Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen.</p>
<p>Tercatat pada tahun 2019 terjadi bencana angin kencang yang melanda 14 kabupaten dan 1 kota yang terdiri dari 49 kecamatan dan 110 desa di wilayah Provinsi Jawa Timur (Bojonegoro, Madiun, Ngawi, Mojokerto, Jember, Magetan, Lamongan, Tulungagung, Lumajang, Jombang, Situbondo, Tuban, Sampang, Malang dan Kota Batu), dimana bencana tersebut menimbulkan banyak kerugian. <strong>(*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102739</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
