<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dayung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dayung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Sep 2025 07:32:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dayung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lestarikan Olah Raga Tradisional, Bupati Lamongan Apresiasi Gelaran Festival Dayung Tejoasri 2025</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-olah-raga-tradisional-bupati-lamongan-apresiasi-gelaran-festival-dayung-tejoasri-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dayung]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[lestarikan]]></category>
		<category><![CDATA[tejoasri]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225977</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melakukan opening ceremony pada Festival Dayung Tejoasri tahun 2025, di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Minggu (14/09/2025) tadi. Opening ceremony ini, juga dilakukan bersama Kepala Dinas Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Jawa Timur, Hadi Wawan Guntoro dan Kepala Desa Tejoasri, Yusuf Bachtiar. Gelaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melakukan opening ceremony pada Festival Dayung Tejoasri tahun 2025, di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Minggu (14/09/2025) tadi. Opening ceremony ini, juga dilakukan bersama Kepala Dinas Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Jawa Timur, Hadi Wawan Guntoro dan Kepala Desa Tejoasri, Yusuf Bachtiar.</p>



<p>Gelaran festival antar desa se Provinsi Jawa Timur, ini tidak hanya ditujukan untuk melestarikan olah raga tradisional. Namun diharapkan juga mampu menjadi pemantik potensi sosial budaya pariwisata hingga ekonomi di Kota Soto Lamongan.</p>



<p>&#8220;Apresiasi sebesar-besarnya kepada Desa Tejoasri yang konsisten dan terus berkembang dalam menginisiasi Festival Dayung Tejoasri. Tahun ini adalah tahun ketiga dan tingkat Provinsi Jawa Timur. Pada tahun pertama digelar dimulai tingkat Desa Tejoasri dan tahun kedua berkembang tingkat Kabupaten Lamongan. Tentunya melalui kegiatan ini, nantinya mampu menjadi pemantik potensi sosial budaya pariwisata hingga ekonomi masyarakat Lamongan,&#8221; kata Bupati Yuhronur.</p>



<p>Dari segi sosial budaya pariwisata, tambahnya, melalui festival ini masyarakat bisa memberikan apresiasi, mengenang, hingga melestarikan kejayaan kabupaten dari era Kerajaan Majapahit, kolonial, hingga peradaban Islam. Salah satu pendukung kejayaan tersebut, adalah Bengawan Solo yang menjadi denyut nadi perekonomian masyarakat Tejoasri dan sekitarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lalu pada peningkatan ekonomi masyarakat Desa Tejoasri, ujarnya, melibatkan seratus lebih UMKM lokal yang unjuk aneka ragam produksi khas Lamongan. Sehingga, meningkatkan daya beli dan mengenalkan Kabupaten Lamongan ke masyarakat luar.</p>



<p>Hal tersebut, juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Jawa Timur, Hadi Wawan Guntoro, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bahwa Festival Dayung Tejoasri adalah event yang lengkap. Terdiri dari sosial budaya yang tidak melupakan kearifan lokal masyarakat setempat, gotong royong masyarakat, semangat sehat dengan olah raga tradisional dan keterlibatan UMKM untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Tejoasri, Yusuf Bachtiar, melaporkan bahwa sebanyak 64 tim antar desa se-Jawa Timur akan berlaga pada Festival Dayung Tejoasri. Dalam setiap tim beranggotakan 8 pendayung, 1 maskot, 1 ofisial dan 1 cadangan.</p>



<p>Peserta yang ikut tidak hanya dari Kabupaten Lamongan, melainkan juga dari berbagai kabupaten, mulai dari Bojonegoro, Tuban, Pasuruan, Gresik, Sidoarjo dan masih banyak lagi. Seluruhnya merebutkan total hadiah sebesar Rp 20 juta.</p>



<p>Juara I dimenangkan oleh Desa Tebaloan, Kabupaten Gresik, Juara II diraih oleh Desa Kabalan Kabupaten Bojonegoro, Juara III diraih oleh Desa Tambaklekok, Kabupaten Pasuruan dan Juara Harapan I diraih oleh Desa Parengan, Kabupaten Lamongan. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225977</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
