<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>DBD Meningkat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dbd-meningkat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Sep 2022 08:29:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>DBD Meningkat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kasus DBD di Kota Malang Capai 400 Kasus dengan Angka Kematian Enam sampai Tujuh</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-dbd-di-kota-malang-capai-400-kasus-dengan-angka-kematian-enam-sampai-tujuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2022 08:29:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[DBD Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175911</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat bahwa ada sekitar 400 kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Malang, pada periode Januari hingga Agustus 2022. Hal itu, dikatakan Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif. Dengan ratusan kasus yang ada, untuk tingkat kematiannya dikatakan masih rendah. Karena, selama kurun tersebut, ditemukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat bahwa ada sekitar 400 kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Malang, pada periode Januari hingga Agustus 2022. Hal itu, dikatakan Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif.</p>



<p>Dengan ratusan kasus yang ada, untuk tingkat kematiannya dikatakan masih rendah. Karena, selama kurun tersebut, ditemukan enam sampai tujuh kasus kematian.</p>



<p>“Case fatality ratenya rendah. Karena, hanya ada enam sampai tujuh kasus. Sehingga, itu kalau dibagi seluruh kasus masih 0,0175 sekian,” jelas Husnul saat dikonfirmasi, Kamis (29/09/2022) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakannya, bahwa di Kota Malang bukanlah penyumbang kasus DBD tertinggi di Jawa Timur. Melainkan, ada beberapa kabupaten dan kota lainnya yang lebih tinggi dari Kota Malang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>“Dari empat provinsi memang penyakit DBD di Jawa Timur mengalami lonjakan. Namun, Kota Malang tidak termasuk penyumbang tertinggi di Jawa Timur, masih ada daerah Kabupaten/Kota lain yang lebih tinggi dari Kota Malang,” lanjutnya.</p>



<p>Karena itu, pihaknya tetap memberikan himbauan kepada masyarakat Kota Malang agar tetap waspada terhadap penyakit tersebut. Yaitu dengan gerakan Menguras, Menutup, Menyikat dan Mendaur Ulang Barang Bekas (3M Plus).</p>



<p>“Sumber yang mengakibatkan adanya nyamuk harus dihilangkan dan dibersihkan. Jadi dengan 3M itu lah, bagaimana kita harus bisa menutup daripada tempat penampungan air, kemudian juga membersihkan tempat itu,” katanya.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga tetap mewaspadai terhadap adanya lonjakan kasus DBD ini. Hal tersebut juga menjadi kewaspadaan tersendiri seiringnya memasuki musim peralihan.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berantas DBD di Kota Surabaya, Pemkot Libatkan 26.541 Kader Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/berantas-dbd-di-kota-surabaya-pemkot-libatkan-26-541-kader-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2021 12:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Perluasan DBD]]></category>
		<category><![CDATA[DBD Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Lawan Nyamuk DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Perindo Gencarkan Fogging Cegah DBD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157525</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Memasuki musim hujan tahun ini, Pemkot Surabaya berkomitmen memberantas Demam Berdarah Dangue (DBD). Untuk menjalankan komitmen itu, Pemkot langsung menggerakkan dari jajaran Puskesmas dan 26.541 kader kesehatan se-Surabaya untuk berantas DBD. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengakui bahwa beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya yang meminta semua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Memontum Surabaya &#8211; Memasuki musim hujan tahun ini, Pemkot Surabaya berkomitmen memberantas Demam Berdarah Dangue (DBD). Untuk menjalankan komitmen itu, Pemkot langsung menggerakkan dari jajaran Puskesmas dan 26.541 kader kesehatan se-Surabaya untuk berantas DBD.</p>



<p>Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengakui bahwa beberapa waktu lalu sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya yang meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaaan terhadap penyakit DBD ini. SE bernomor 443/12475/436.7.2/2021 itu sudah disebarkan kepada Kepala Perangkat Daerah, camat, lurah, RT/RW, sekolah, tempat ibadah, pengelola mall dan semua perusahaan di Kota Surabaya.</p>



<p>“Melalui SE itu saya sudah meminta untuk menggerakkan masyarakat atau anggota di masing-masing institusi dalam upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit DBD di Kota Surabaya, karena Surabaya akan memasuki musim penghujan,” kata Eri, Kamis (04/11/2021).</p>



<p>Selain itu, Eri juga juga menegaskan, bahwa pihaknya untuk melaksanakan Gerakan 1 Rumah atau Gedung 1 Jumantik (G1R1J) dengan melibatkan kader kesehatan atau karyawan institusi untuk memantau dan memastikan tidak ada jentik di lingkungan masing-masing, termasuk lapangan atau tanah kosong dan fasilitas umum lainnya. &#8220;Saya juga meminta untuk mengaktifkan kegiatan sosialisasi dan penguatan tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik di rumah maupun di lingkungan sekitar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menyampaikan, pentingnya pelaksanaan cara pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus (PSN 3M Plus). Yaitu, menguras dan menyikat bersih bak mandi atau kolam air minimal satu minggu sekali. Menutup rapat tempat penampungan air. Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas. Plus menghindari gigitan nyamuk dengan cara memakai anti nyamuk atau memakai kelambu, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman anti nyamuk, mengganti air vas bunga, dan tempat minum burung.</p>



<p>Karena itu, Eri menyampaikan, PSN 3M Plus harus secara rutin dilakukan untuk memutus rantai penularan DBD, dan fogging bukan strategi utama dalam mencegah DBD, karena hanya dapat membunuh nyamuk dewasa, tidak dapat membunuh jentik dan telur nyamuk.</p>



<p>“Tolong segera membawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya apabila ada keluarga atau masyarakat yang menunjukkan gejala DBD, dan melaporkan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan Penyelidikan epidemiologi,&#8221; terangnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga meminta warga untuk membantu kelancaran kegiatan penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan fokus apabila ada kasus DBD di suatu wilayah.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan dalam rangka pencegahan DBD ini, pihaknya melibatkan semua stakeholder atau lintas sektor di tiap wilayah, mulai dari unsur kecamatan, kelurahan, RT, RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa, puskesmas dan juga para kader se-Surabaya.</p>



<p>“Jumlah petugas puskesmas yang diturunkan sesuai dengan jumlah penanggung jawab PSN di wilayah binaan yang ada di setiap kelurahan, rata rata 2-3 orang per RW di bantu RT atau RW setempat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, tambahnya, pihaknya melibatkan sebanyak 26.541 kader kesehatan untuk bergerak hingga ke rumah-rumah warga. Melalui cara ini, dirinya berharap semoga DBD di Surabaya bisa ditekan. (ade/sit)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157525</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Anak Meninggal, DBD di Situbondo Tembus 399 Kasus</title>
		<link>https://memontum.com/empat-anak-meninggal-dbd-di-situbondo-tembus-399-kasus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2021 10:01:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DBD Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Fogging]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146238</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Situbondo, terus mengalami peningkatan. Hingga pertengahan Mei 2021, jumlah penderita DBD mencapai 399 kasus. Bahkan, teridentifikasi sebanyak empat anak asal Kecamatan Kapongan, Kecamatan Asembagus, Kecamatan Situbondo dan Kecamatan Suboh, dilaporkan meninggal dunia. Tingginya angka DBD di Situbondo, salah satunya karena faktor cuaca yang cenderung berbeda dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Situbondo, terus mengalami peningkatan. Hingga pertengahan Mei 2021, jumlah penderita DBD mencapai 399 kasus. Bahkan, teridentifikasi sebanyak empat anak asal Kecamatan Kapongan, Kecamatan Asembagus, Kecamatan Situbondo dan Kecamatan Suboh, dilaporkan meninggal dunia.</p>



<p>Tingginya angka DBD di Situbondo, salah satunya karena faktor cuaca yang cenderung berbeda dengan daerah lain. Lalu, kebiasaan masyarakat yang kurang memperhatikan untuk melakukan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur).</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
</ul>


<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan, melalui Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular, Heryawan, menerangkan bahwa sebanyak 399 kasus DBD itu, tersebar di 18 Puskesman di wilayah Situbondo. Laporan terbanyak, yaitu Puskesmas Panji dengan 45 kasus.</p>



<p>&#8220;Disusul kemudian, Puskesmas Situbondo sebanyak 43 kasus. Puskesmas Arjasa 37 kasus, Puskesmas Jangkar 33 kasus. Berikutnya, Puskesmas Mangaran 33 kasus. Puskesmas Panarukan 31 kasus dan Puskesmas Besuki sebanyak 27 kasus.</p>



<p>Sementara Puskesmas-puskesmas lainnya, masih relatifi aman,&#8221; kata Heryawan, Jumat (25/06) tadi.</p>



<p>Heryawan menambahkan, rata rata kematian akibat DBD, terjadi pada anak usia sekolah. “Karena kita tahu, spesifikasi DBD ini. Hari pertama dan ke empat, kondisinya panas tinggi. Kemudian, pada hari ke lima cenderung panasnya turun. Ini yang berbahaya, sehingga bisa membuat kondisi anak memburuk,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Masih menurut Heryawan, upaya pengendalian yang paling efektif adalah gerakan bersama masyarakat. &#8220;Paling tidak, seminggu sekali betul betul efektif untuk mengendalikan atau membasmi demam berdarah,&#8221; paparnya.</p>



<p>Lebih lanjut Heryawan mengatakan, penanganan yang sudah dilakukan Dinas Kesehatan Situbondo, adalah dengan memberikan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat untuk selalu melakukan gerakan 3M. Sehingga, tidak menimbulkan jentik yang kemudian berkembangan menjadi nyamuk. <strong>(her/sit)</strong></p>



<p><span style="text-decoration: underline">Angka Penderita DBD Situbondo:</span></p>



<ul><li>Puskesmas Panji 45 kasus</li><li>Puskesmas Situbondo 43 kasus</li><li>Puskesmas Arjasa 37 kasus</li><li>Puskesmas Jangkar 33 kasus</li><li>Puskesmas Mangaran 33 kasus</li><li>Puskesmas Panarukan 31 kasu</li><li>Puskesmas Besuki sebanyak 27 kasus</li></ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146238</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DBD Meningkat, Kepala Puskesmas Panarukan Situbondo Himbau Masyarakat Aktif Bersihkan Rumah</title>
		<link>https://memontum.com/dbd-meningkat-kepala-puskesmas-panarukan-situbondo-himbau-masyarakat-aktif-bersihkan-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2021 13:24:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[DBD Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Paowan Panarukan Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Jaksa Periksa Kepala Puskesmas se-Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Singosari Ikut Bersihkan Rumah Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Aktif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146023</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kecamatan Panarukan, Situbondo menjadi perhatian Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Panarukan. Dalam catatan PKM Panarukan setengah semester ini, kasus DBD sudah melebihi batas yakni sebanyak 48 kasus DBD, Rabu (23/06). Untuk itu, masyarakat diminta mewaspadai penyakit yang disebabkan, gigitan nyamuk&#160;Aedes Aegypti, dengan cara mengubur barang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kecamatan Panarukan, Situbondo menjadi perhatian Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Panarukan. Dalam catatan PKM Panarukan setengah semester ini, kasus DBD sudah melebihi batas yakni sebanyak 48 kasus DBD, Rabu (23/06).</p>



<p>Untuk itu, masyarakat diminta mewaspadai penyakit yang disebabkan, gigitan nyamuk&nbsp;Aedes Aegypti, dengan cara mengubur barang bekas, menguras bak mandi dan membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk tersebut.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-ke-49-sman-2-situbondo-hadirkan-parade-prima-nusantara">HUT Ke-49 SMAN 2 Situbondo Hadirkan Parade Prima Nusantara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/merawat-persatuan-dan-meneguhkan-perjuangan-umat-jadi-tema-harlah-dpc-ppp-situbondo">Merawat Persatuan dan Meneguhkan Perjuangan Umat Jadi Tema Harlah DPC PPP Situbondo</a></li>
</ul>


<p>Keterangan yang disampaikan Kepala PKM Panarukan, dr Imam Haryono, menjelaskan di setengah semester ini, peningkatan kasus DBD cukup tinggi. Hal ini dipicu adanya peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.</p>



<p>“Saya imbau kepada masyarakat untuk waspada dengan kasus DBD. Bersihkan rumahnya masing-masing, jangan menunggu kader untuk mencari jentik nyamuk tersebut. Kuras bak mandi secara rutin, kubur barang-barang yang tidak terpakai dan kuras genangan-genangan yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk demam berdarah,” imbau dr Imam Haryono usai mengikuti Lokakarya mini Lintas Sektor di ruang pertemuan PKM Panarukan.</p>



<p>Lebih lanjut, dr Imam Haryono menjelaskan, apabila kasus DBD itu diakumulasi sejak Januari hingga April 2021, jumlah ada 48 kasus. Jumlah ini, lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 lalu, yang mencapai dibawah batas rendah kasus.</p>



<p>“Ketika lihat data itu angkanya lebih tinggi dari tahun lalu. Artinya sudah melebihi batas. Oleh karena itu, saya himbau masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus DBD di wilayah Kecamatan Panarukan, mudah-mudahan di setengah semester kedepan kasus DBD dapat turun,” jelas dr Imam.</p>



<p>Pemerintah, sambung dr Imam, menyediakan layanan pengasapan atau fogging salah satu usaha dari tim kesehatan untuk menurunkan penularan virus DBD tersebut, tapi disarankan tidak sering memanfaatkan layanan fogging tersebut dan itu ada jatah mengingat setengah semester saja sudah melampaui batas&nbsp; oleh karenanya pihak PKM Panarukan meminta bantuan dari desa masing-masing membantu memikirkan cara untuk melakukan foging, karena dirasa foging kurang efektif. “Gerakan membasmi jentik nyamuk yang efektif yakni melakukan satu rumah satu jumantik. Satu orang di rumah ditunjuk untuk mengurusi kebersihan rumah, sehingga bisa dipastikan dan yakin tidak ada jentik nyamuk yang bersarang di rumah tersebut,” sarannya. Menurut dr Imam Hariyono, kasus DBD yang tertinggi ada di Desa Sumberkolak dengan jumlah 14 kasus. “Mari kita bersama-sama kembali ke gerakan membersihkan rumah masing-masing agar terhindar dari kasus demam berdarah,” ajak dr Imam. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146023</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
