<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dehidrasi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dehidrasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Oct 2023 11:04:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dehidrasi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sikapi Peningkatan Suhu Panas dari BMKG, Dinkes Kabupaten Malang Peringatkan Dehidrasi</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-peningkatan-suhu-panas-dari-bmkg-dinkes-kabupaten-malang-peringatkan-dehidrasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Oct 2023 11:04:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatkan]]></category>
		<category><![CDATA[sikapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199247</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selama sepekan ke depan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Sidoarjo, mencatat bahwa akan terjadi peningkatan suhu panas yang luar biasa. Yaitu, tidak hanya berkisar antara 33 hingga 36 derajat celcius. Namun, diperkirakan hingga di angka 37 derajat celcius, yang diperkirakan akan berlangsung pada Kamis (12/10/2023) hingga Sabtu (14/10/2023) mendatang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Selama sepekan ke depan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Sidoarjo, mencatat bahwa akan terjadi peningkatan suhu panas yang luar biasa. Yaitu, tidak hanya berkisar antara 33 hingga 36 derajat celcius. Namun, diperkirakan hingga di angka 37 derajat celcius, yang diperkirakan akan berlangsung pada Kamis (12/10/2023) hingga Sabtu (14/10/2023) mendatang.</p>



<p>Mensikapi informasi awal itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang pun meminta kepada warga masyarakat, untuk lebih selektif di hari-hari tersebut. Termasuk, lebih banyak mengkonsumsi air mineral untuk menetralisir tubuh.</p>



<p>&#8220;Dengan kondisi cuaca yang panas, dehidrasi pastinya bisa menimpa siapa saja. Karenanya, kebutuhan air mineral untuk tubuh, bisa dioptimalkan untuk mengimbangi kondisi itu. Sehingga, warga tidak sampai mengalami dehidrasi,&#8221; kata Kepala Dinkes Kabupaten Malang, Drg Wiyanto Wijoyo, Rabu (04/10/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, selain ancaman dehidrasi, sebenarnya langkah yang paling efektif adalah tidak beraktivitas di luar rumah. Hanya saja, karena kemungkinan ini juga sangat kecil, sehingga bisa memanfaatkan alat bantu saat di luar rumah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Yang paling efektif, sebenarnya menghindari sinar matahari di siang hari. Namun, kalau hal ini sangat tidak mungkin, maka bisa menggunakan payung saat aktivitas di luar. Karena saat cuaca panas, tidak hanya dehidrasi yang dikhawatirkan. Namun, kulit terbakar pun juga tidak menutup kemungkinan bisa terjadi. Karenanya, memang perlu waspada atau antisipasi,&#8221; ujar mantan Kepala Puskesmas Pakis ini.</p>



<p>Selain beberapa langkah antisipasi itu, lanjutnya, hal yang paling perlu diingat adalah bagaimana menjaga kondisi tubuh. Artinya, warga harus sadar betul bagaimana kondisi kesehatan masing-masing. Jangan sampai, karena kondisi kesehatannya yang tidak bagus, namun malah memaksakan diri keluar rumah dengan kondisi cuaca yang panas.</p>



<p>&#8220;Jadi, begitu sadar kondisinya lemah saat terkena panas menyengat, tentunya harus segera menghindar. Bukan, justru tetap bertahan karena aktivitas di luar rumah,&#8221; paparnya.</p>



<p>Terkait peningkatan suhu panas, Wiyanto menambahkan bahwa kondisi ini sudah berlaku di beberapa wilayah. Seperti di Jawa Tengah atau Semarang, cuaca panas juga sudah terjadi. Karenanya, langkah-langkah antisipasi harus terus dilakukan. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199247</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Kondisi Kesehatan CJH Kota Malang Bagus, Kadinkes Ingatkan Antisipasi Dehidrasi</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-kondisi-kesehatan-cjh-kota-malang-bagus-kadinkes-ingatkan-antisipasi-dehidrasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jun 2023 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[CJH]]></category>
		<category><![CDATA[dehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kadinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Manasik Haji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189961</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan kesiapan kesehatan dari para calon jamaah haji Kota Malang. Mulai dari suntik vaksin meningitis dan vaksin Covid-19. Hal tersebut, dikatakan oleh Kadinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif. Menurut Husnul, dalam melaksanakan ibadah haji, para calon jamaah itu harus dalam kondisi yang mampu (istitoah). Sehingga, kesiapan-kesiapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan kesiapan kesehatan dari para calon jamaah haji Kota Malang. Mulai dari suntik vaksin meningitis dan vaksin Covid-19. Hal tersebut, dikatakan oleh Kadinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif.</p>



<p>Menurut Husnul, dalam melaksanakan ibadah haji, para calon jamaah itu harus dalam kondisi yang mampu (istitoah). Sehingga, kesiapan-kesiapan itu perlu dilakukan, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.</p>



<p>“Suntik vaksin meningitis dan vaksin Covid-19, itu kriterianya masuk di dua kriteria. Pertama dalam kondisi yang mampu (istitoah) dan yang kedua adalah kondisi yang mampu (istitoah) dengan pendampingan. Jadi, tidak ada calon jamaah haji yang tidak memenuhi syarat untuk berangkat,” ujar Husnul, Kamis (01/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, pihaknya juga memberikan imbauan kepada para calon jamaah haji, agar selalu membawa obat-obatan yang dibutuhkan dan sesuai dengan rekomendasi dari para dokter. Selain itu, menurutnya juga harus selalu menjaga cairan dalam tubuh.</p>



<p>“Karena dehidrasi di Arab Saudi itu belum tentu karena panas. Karena kelembaban pun, juga bisa menimbulkan dehidrasi sekalipun di Madinah kemarin ini suhunya sudah mencapai 41-42 derajat. Sehingga, usahakan jangan kurang untuk minum dan jangan sampai menunggu haus untuk minum,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, keberangkatan para calon jamaah haji Kota Malang, ditetapkan pada Minggu (18/06/2023) mendatang. Dimana, ada sebanyak 1.104 jamaah, yang akan ditempatkan dalam tiga kloter.</p>



<p>“Alhamdulillah, nanti kita berangkat dengan tiga kloter, di 76, 77, 78, dan masuk di gelombang ke dua. Kemarin kita sudah manasik terakhir dari Kankemenag untuk para calon jamaah tambahan itu ada sekitar 93 orang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepanasan, 7 Siswa Peserta KSICB Pingsan</title>
		<link>https://memontum.com/kepanasan-7-siswa-peserta-ksicb-pingsan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2019 14:12:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbud Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[KSICB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/97007-kepanasan-7-siswa-peserta-ksicb-pingsan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Diduga karena dehidrasi karena kepanasan, 7 siswa Sekolah Dasar (SD) pingsan saat mengikuti Kuis Siswa Indonesia Cerdas Berkarakter 2019 (KSICB) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bertempat di Gelanggang Seni dan Budaya (Gesibu), Sabtu (5/10/2019) siang. Apalagi, tempat kuis tersebut bukan di gedung tertutup, mereka harus menahan sengatan matahari, yang menyebabkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Diduga karena dehidrasi karena kepanasan, 7 siswa Sekolah Dasar (SD) pingsan saat mengikuti Kuis Siswa Indonesia Cerdas Berkarakter 2019 (KSICB) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bertempat di Gelanggang Seni dan Budaya (Gesibu), Sabtu (5/10/2019) siang.</p>
<p>Apalagi, tempat kuis tersebut bukan di gedung tertutup, mereka harus menahan sengatan matahari, yang menyebabkan peserta pingsan, dan dilarikan naik ambulan yang disediakan panitia.</p>
<p>Bahkan, penggiat Pendidikan Banyuwangi yang juga praktisi hukum, R. Bomba Sugiarto mengaku sangat kecewa dengan panitia pelaksana acara tersebut. Bahkan dia akan mengadukan Pantia KSICB ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Banyuwangi dan Banyuwangi Children Center (BCC).</p>
<p>&#8220;Kasus ini akan saya laporkan ke KPAI, BCC dan Bupati Banyuwangi,&#8221; tegas R Bomba Sugiarto di Gesibu Banyuwangi.</p>
<p>Sementara Koordinator Kegiatan KSICB, Iwang membantah jika ada peserta kuis yang pingsan. Menurutnya peserta yang dilarikan ke mobil ambulans tersebut lemas, karena tidak kepanasan.</p>
<p>&#8220;Tujuh siswa itu cuma lemas saja, karena kepanasan,&#8221; bantah Iwang.</p>
<p>Iwang menjelaskan, lomba kuis ini diikuti 15 SD, kegiatan ini ada 3 episode. Per episode diikuti 300 peserta, dan dari 15 SD tersebut, terbagi menjadi 5 grup.</p>
<p>&#8220;Saya sangat menyayangkan adanya isu perserta kuis ini banyak yang pingsan, mereka hanya lemas saja,&#8221; dalihnya.</p>
<p>Menurut Iwang, saat kuis berlangsung, cuaca di Banyuwangi sangat panas sekali, yang menyebabkan peserta kuis ada yang pusing. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas Satpol PP yang berjaga di tempat tersebut menghimbau kepada peserta yang tidak kuat, atau pusing agar angkat tangan.</p>
<p>&#8220;Tadi yang membopong siswa tersebut petugas Satpol PP, mereka langsung dilarikan ke mobil ambulans, dan diberi air minum, kembali sehat. Kemudian mengikuti kuis lagi,&#8221; paparnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, salah satu karyawan Dinas Pendidikan Banyuwangi, Hendro Harsono mengatakan, acara ini bukan kegiatan dari Dinas Pendidikan Banyuwangi, namun kegiatan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.</p>
<p>&#8220;Ini kegiatan dari Kemendikbud, bukan dari dinas pendidikan Banyuwangi. kami hanya ketempatan saja,&#8221; kata Hendro Harsono. <strong>(ras)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97007</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
