<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dekatkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dekatkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Jul 2025 09:39:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dekatkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dekatkan Layanan Masyarakat, Bupati Lumajang Luncurkan Program Setor Madu Perdana di Klakah</title>
		<link>https://memontum.com/dekatkan-layanan-masyarakat-bupati-lumajang-luncurkan-program-setor-madu-perdana-di-klakah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dekatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224014</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi meluncurkan program inovatif Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu). Pelaksanaan perdana itu, digelar di Kecamatan Klakah dan disambut antusias warga, Rabu (16/07/2025) tadi. Sementara dalam momen itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan seluruh jajaran perangkat daerah, datang dan memberikan layanan langsung kepada masyarakat di tingkat kecamatan. Adapun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi meluncurkan program inovatif Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setor Madu). Pelaksanaan perdana itu, digelar di Kecamatan Klakah dan disambut antusias warga, Rabu (16/07/2025) tadi.</p>



<p>Sementara dalam momen itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan seluruh jajaran perangkat daerah, datang dan memberikan layanan langsung kepada masyarakat di tingkat kecamatan. Adapun sejumlah layanan penting yang dibawa, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pengurusan dokumen kependudukan, perizinan usaha, hingga bantuan sosial secara langsung. Sedangkan dalam sehari itu, ratusan warga Klakah menerima pelayanan yang selama ini hanya tersedia di ibu kota kabupaten.</p>



<p>Bupati Indah Amperawati dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Setor Madu merupakan bentuk nyata dari kehadiran pemerintah yang ingin lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Bunda Indah dan Wakil Bupati, juga turut turun langsung mengawasi proses layanan serta menyerahkan bantuan, seperti paket Sembako, bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan sepatu untuk pelajar dari keluarga kurang mampu.</p>



<p>“Ini kali pertama kami menggelar Setor Madu di Kecamatan Klakah. Pemerintah tidak hanya menyapa, tetapi juga membawa layanan langsung agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor kabupaten,” kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam serangkaian pelaksanaan itu, sejumlah pelajar nampak tersenyum menerima bantuan sepatu baru. Bahkan, para petani juga nampak mengurus legalitas usaha tani dan para ibu memanfaatkan layanan perizinan serta konsultasi bantuan sosial. Dalam waktu singkat, ratusan dokumen selesai diproses langsung di lokasi.</p>



<p>Dalam program ini, juga sekaligus menjadi sarana evaluasi pelayanan lintas sektor. Dengan menyatukan seluruh perangkat daerah dalam satu lokasi dan waktu, pemerintah dapat menyerap aspirasi masyarakat lebih cepat dan langsung dari sumbernya.</p>



<p>Program Setor Madu sendiri, dijadwalkan bergilir ke seluruh kecamatan di Kabupaten Lumajang. Dengan model jemput bola ini, pemerintah daerah berharap tidak hanya meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga memperkuat rasa kehadiran negara di tingkat akar rumput.</p>



<p>Bunda Indah juga menyebut, Program Setor Madu sebagai cara baru membangun kepercayaan. Menurutnya, pelayanan publik haruslah mudah diakses, cepat dan menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan seremonial, melainkan gerakan kerja yang membawa perubahan nyata. Dengan komitmen berkelanjutan dan penguatan sistem layanan berbasis teknologi, Program Setor Madu berpotensi menjadi model nasional dalam pendekatan layanan publik berbasis kedekatan, kolaborasi dan empati sosial. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224014</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Subuh Keliling di Kasembon, Bupati Malang Ajak Makmurkan Masjid dan Dekatkan Layanan</title>
		<link>https://memontum.com/subuh-keliling-di-kasembon-bupati-malang-ajak-makmurkan-masjid-dan-dekatkan-layanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dekatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasembon]]></category>
		<category><![CDATA[keliling,]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[makmurkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221735</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama istri yang menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah, memimpin pelaksanaan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al Abror, Desa Kasembon, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Minggu (04/05/2025) tadi. Kegiatan ini, merupakan Suling ke 104 yang digelar di 33 kecamatan dan memasuki putaran keempat di tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama istri yang menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah, memimpin pelaksanaan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al Abror, Desa Kasembon, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Minggu (04/05/2025) tadi. Kegiatan ini, merupakan Suling ke 104 yang digelar di 33 kecamatan dan memasuki putaran keempat di tahun ini setelah Kecamatan Turen, Gondanglegi dan Kasembon.&nbsp;</p>



<p>&#8221;Mudah-mudahan dari kegiatan Subuh Keliling ini membawa berkah dan barokah bagi Kabupaten Malang dan masyarakat Kabupaten Malang. Pemerintah Kabupaten sendiri memandang perlu untuk terus menggelar Suling. Hal ini, sesuai visi misi yakni agamis dan mengantarkan Kabupaten Malang menjadi kabupaten yang sejahtera dan makmur,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam Suling kali ini, Pemerintah Kabupaten Malang, juga menghadirkan sejumlah pelayanan langsung ke warga masyarakat Desa Kasembon. Diantaranya, mulai dari pelayanan dukcapil, perizinan, tes kesehatan gratis, bagi-bagi minyak goreng gratis hingga Sembako murah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam momen itu, Bupati Malang bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, juga turut mengunjungi stan atau lokasi pelayanan masyarakat dan memastikan pelaksanaan berjalan lancar. Dalam kesempatan ini, Bupati Sanusi juga memenuhi undangan sarasehan dengan tema Peran Strategis LPPNU dalam Meningkatkan Kemandirian Organisasi dan Umat untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Sanusi mengapresiasi peran LPPNU MWC Kasembon yang telah melahirkan kreatifitas dan inovasinya. Bupati Sanusi bersama istri juga meninjau langsung ruang produksi pupuk jenis cair dengan dua hasil jenis produk. &#8216;</p>



<p>&#8220;Saya mengapresiasi kinerja LPPNU MWC Kasembon yang telah menginisiasi dan memproduksi pupuk organik cair dari bahan kotoran kelinci, Boaster Guano 99. Mudah-mudahan, pupuk ini nantinya bermanfaat untuk sektor pertanian di Kabupaten Malang,&#8221; ujarnya. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221735</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dekatkan Sejarah dan Budaya ke Generasi Muda, Museum Daerah Lumajang Ajak Jelajah Candi</title>
		<link>https://memontum.com/dekatkan-sejarah-dan-budaya-ke-generasi-muda-museum-daerah-lumajang-ajak-jelajah-candi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dekatkan]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215563</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sebanyak 72 siswa Kelas 9 SMP Negeri 1 Gucialit, Kabupaten Lumajang, menjelajahi Candi Agung yang terletak di Desa Randuagung, Kabupaten Lumajang, Kamis (17/10/2024) tadi. Kegiatan edukatif yang diselenggarakan oleh Museum Daerah Kabupaten Lumajang, untuk meningkatkan pengetahuan pelajar dengan cara yang menarik. Kunjungan ini, merupakan bagian dari Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sebanyak 72 siswa Kelas 9 SMP Negeri 1 Gucialit, Kabupaten Lumajang, menjelajahi Candi Agung yang terletak di Desa Randuagung, Kabupaten Lumajang, Kamis (17/10/2024) tadi. Kegiatan edukatif yang diselenggarakan oleh Museum Daerah Kabupaten Lumajang, untuk meningkatkan pengetahuan pelajar dengan cara yang menarik.</p>



<p>Kunjungan ini, merupakan bagian dari Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema &#8216;Kearifan Lokal Kabupaten Lumajang&#8217;. Melalui kegiatan ini, Museum Daerah Kabupaten Lumajang berupaya mendekatkan sejarah dan budaya kepada generasi muda dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.</p>



<p>Para pelajar tidak hanya diajak mengamati struktur bangunan candi, tetapi juga mendapatkan penjelasan detail mengenai sejarah, fungsi dan makna yang terdapat pada candi. &#8220;Melalui observasi langsung seperti ini, diharapkan siswa-siswi dapat mempelajari nilai-nilai sejarah, seni, dan budaya yang terkandung di dalamnya secara lebih mendalam,&#8221; kata salah satu Tim Museum Daerah, Siyono Hadi Kurniawan, saat dikonfirmasi di lokasi.</p>



<p>Selama kunjungan, para pelajar tampak antusias mengamati setiap detail candi dan mencatat informasi yang diberikan oleh Tim Museum Daerah. Mereka juga aktif bertanya dan berdiskusi untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Siyono, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran berbasis projek dan pengalaman nyata. Pihaknya juga akan terus berkomitmen untuk menyajikan program-program edukatif yang bermanfaat bagi pelajar di Lumajang.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Museum Daerah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyajikan program-program edukatif yang menarik dan bermanfaat bagi pelajar,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama, salah satu Guru SMP Negeri 1 Gucialit, Yepta Putra Ferdiansyah, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pelajar dalam memahami kearifan lokal dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.</p>



<p>Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian cagar budaya.</p>



<p>&#8220;Dengan mengenal sejarah lokal secara langsung, diharapkan siswa-siswi dapat lebih menghargai dan melestarikan warisan budaya bangsa,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215563</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
