<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>delapan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/delapan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Feb 2026 07:34:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>delapan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Membanggakan, Delapan Siswa SMP Kabupaten Probolinggo Raih Medali Olimpiade IPS SeJawa Timur</title>
		<link>https://memontum.com/membanggakan-delapan-siswa-smp-kabupaten-probolinggo-raih-medali-olimpiade-ips-sejawa-timur</link>
					<comments>https://memontum.com/membanggakan-delapan-siswa-smp-kabupaten-probolinggo-raih-medali-olimpiade-ips-sejawa-timur#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Medali]]></category>
		<category><![CDATA[membanggakan,]]></category>
		<category><![CDATA[Olimpiade]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sejawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229903</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebanyak delapan siswa dari SMP Negeri 1 Dringu dan SMP Negeri 1 Lumbang Probolinggo, sukses meraih delapan medali dalam ajang Olimpiade IPS se-Jawa Timur yang digelar di SMP Ar Rohmah Putri di Malang, Minggu (01/02/2026) tadi. Dalam kompetisi itu, para siswa berhasil membawa pulang tiga medali emas, dua medali perak dan tiga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sebanyak delapan siswa dari SMP Negeri 1 Dringu dan SMP Negeri 1 Lumbang Probolinggo, sukses meraih delapan medali dalam ajang Olimpiade IPS se-Jawa Timur yang digelar di SMP Ar Rohmah Putri di Malang, Minggu (01/02/2026) tadi. Dalam kompetisi itu, para siswa berhasil membawa pulang tiga medali emas, dua medali perak dan tiga medali perunggu.</p>



<p>Untuk raihan medali emas, berhasil diraih oleh Amelia Dwi Amanda dari SMP Negeri 1 Dringu serta Adinda Putri Wijaya dan Mentari Salsabila Keisya Ayu Nugroho dari SMP Negeri 1 Lumbang. Sementara untuk medali perak, diraih oleh Zifara Maulidiyah Dwi Ayining Cahya dan Kuni Mahmudah. Adapun medali perunggu diraih oleh Asyifa Rahma Salsabila, Evelin Pusoabartiz Suwanda dan Renita Dwi Agustin. Seluruh peraih medali perak dan perunggu, berasal dari SMP Negeri 1 Lumbang.</p>



<p>Atas raihan prestasi tersebut, sejumlah pelajar pun mendapatkan apresiasi tinggi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Probolinggo serta guru dan siswa/siswi dari SMP Negeri 1 Dringu dan SMP Negeri 1 Lumbang.</p>



<p>Kepala Disdikbud Kabupaten Probolinggo, Hary Tjahjono, melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Like Lidyawati, menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa yang dinilainya telah mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Timur. “Prestasi yang diraih anak-anak kita dari SMP Negeri 1 Dringu dan SMP Negeri 1 Lumbang ini sungguh membanggakan. Nama mereka yang telah tercatat sebagai peraih medali emas, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami selaku pembina bidang SMP,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Like, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran guru pembimbing yang secara konsisten membina kemampuan akademik sekaligus membangun mental juara para siswa. Secara khusus, apresiasi diberikan kepada guru pembimbing mata pelajaran (Mapel) IPS SMP Negeri 1 Lumbang, Geo Sukma Mardali Prihatmoko.</p>



<p>“Pak Geo telah melatih anak-anak dengan penuh kesabaran, membentuk keberanian serta mental juara sejak dini, sehingga mereka siap bersaing dalam berbagai event, baik di tingkat Jawa Timur maupun Nasional,” jelasnya.</p>



<p>Like berharap, prestasi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi SMP lainnya di Kabupaten Probolinggo untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan prestasi siswa. Dirinya juga mendorong agar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) semakin diaktifkan sebagai wadah pengembangan potensi peserta didik.</p>



<p>“Harapan kami ke depan, prestasi tidak hanya lahir dari SMP Negeri 1 Dringu dan SMP Negeri 1 Lumbang, tetapi juga dari SMP-SMP lainnya. Dengan demikian, semakin banyak juara yang dapat membanggakan Kabupaten Probolinggo,” harapnya.</p>



<p>Tidak lupa, Like menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam capaian tersebut. “Selamat dan terima kasih kepada seluruh lembaga, guru dan siswa yang telah membawa nama baik Kabupaten Probolinggo,” tambahnya. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/membanggakan-delapan-siswa-smp-kabupaten-probolinggo-raih-medali-olimpiade-ips-sejawa-timur/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229903</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Euforia Penonton Film Rangga dan Cinta di Malang, Tiket Habis hingga Delapan Kali Penayangan</title>
		<link>https://memontum.com/euforia-penonton-film-rangga-dan-cinta-di-malang-tiket-habis-hingga-delapan-kali-penayangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[Euforia]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penayangan]]></category>
		<category><![CDATA[penonton]]></category>
		<category><![CDATA[rangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226653</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Euforia penonton film di layar bioskop Kota Malang, sangat luar biasa. Terlebih, untuk film Rangga dan Cinta, yang terinspirasi dari kisah legendaris Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Film drama musikal modern ini, masih menjadi magnet penonton sejak tayang perdana, Kamis (02/10/2025) lalu. Antusiasme penonton juga begitu tinggi, hingga Mopic Cinemas Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Euforia penonton film di layar bioskop Kota Malang, sangat luar biasa. Terlebih, untuk film Rangga dan Cinta, yang terinspirasi dari kisah legendaris Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Film drama musikal modern ini, masih menjadi magnet penonton sejak tayang perdana, Kamis (02/10/2025) lalu.</p>



<p>Antusiasme penonton juga begitu tinggi, hingga Mopic Cinemas Malang harus menambah jadwal tayang hingga delapan kali, pada Jumat (10/10/2025) hari ini. “Hari ini luar biasa. Dua show pertama langsung habis, akhirnya kami tambah jadi delapan kali penayangan. Sekitar 800 penonton hari ini saja. Luar biasa, Arek Malang antusias banget,” ujar Owner Mopic Cinemas Malang, Rulya Febrina.</p>



<p>Produser film, Mira Lesmana, menyampaikan bahwa film tersebut bukan sekadar nostalgia saja. Namun, upaya menghadirkan kembali sensasi menonton film remaja di bioskop bagi generasi baru.</p>



<p>“Kami dulu membuat AADC agar remaja bisa menikmati kisah tentang mereka di bioskop. Generasi sekarang kebanyakan menontonnya di layar kecil. Kami ingin mereka kembali merasakan sensasi itu di layar lebar,” jelas Mira.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa pemilihan latar waktu masa lalu dilakukan agar esensi cerita tetap kuat dan tidak kehilangan nuansa emosionalnya. Apabila, dipindah ke masa kini, akan banyak adegan yang berubah dan kehilangan makna.</p>



<p>“Kalau dipindah ke masa sekarang, semuanya berubah. Tidak ada lagi kejar-kejaran ke bandara, tinggal kirim pesan WA. Kami ingin generasi baru juga merasakan hubungan tanpa gadget, yakni bertemu langsung, bicara dan bernyanyi bersama,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Sutradara film, Riri Riza, mengatakan bahwa film yang dikemas dalam format drama musikal, menampilkan lagu-lagu legendaris karya Melly Goeslaw dan Anto Hoed, serta tiga lagu baru direkam secara langsung di lokasi syuting. Tentu, dengan proses tersebut menambah nuansa yang lebih nyata.</p>



<p>“Saat El (Putra) main piano dan bernyanyi, semuanya direkam langsung di lokasi. Begitu juga adegan Cinta galau di kamar. Hasilnya terasa hidup sekali,” tutur Riri Riza.</p>



<p>Dua pemeran utama, yakni El Shadday Putra Sarira sebagai Rangga dan Harleyava Princy Maryadi sebagai Cinta, mengaku mendapat pengalaman berharga selama proses pembuatab film tersebut. Keduanya sama-sama menjalani debut di dunia layar lebar.</p>



<p>“Pertama kali main film langsung akting sambil nyanyi. Itu sebuah tantangan besar, tapi seru banget. Kami latihan kurang lebih selama enam bulan,” ujar El.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan Harleyava Princy Maryadi. Dia mengaku banyak belajar selama proses produksi film tersebut. &#8220;Aku juga banyak belajar, apalagi ini musikal dan latarnya tahun 2000-an. Harus bisa menyesuaikan gaya bicara dan gestur zaman itu,” imbuh Leya, sapaannya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226653</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mediasi Dugaan Penyerobotan Tanah bersama Kadis PUPR, Delapan Warga Minta Ganti Rp 600 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/mediasi-dugaan-penyerobotan-tanah-bersama-kadis-pupr-delapan-warga-minta-ganti-rp-600-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mediasi]]></category>
		<category><![CDATA[penyerobotan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226595</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Sejumlah warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, melakukan dialog dengan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Amin Jabir. Pelaksanaan dialog yang berlangsung di rumah Kades itu, diinisiasi Muspika Pegantenan, meliputi Camat Pegantenan, Kapolsek Pegantenan, Danramil Pegantenan dan Kepala Desa (Kades) Bulangan Barat. Sebagaimana diberitakan, sebanyak delapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Sejumlah warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, melakukan dialog dengan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Amin Jabir. Pelaksanaan dialog yang berlangsung di rumah Kades itu, diinisiasi Muspika Pegantenan, meliputi Camat Pegantenan, Kapolsek Pegantenan, Danramil Pegantenan dan Kepala Desa (Kades) Bulangan Barat.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, sebanyak delapan warga Desa Bulangan Barat, membuat laporan polisi terkait dugaan penyerobotan tanah yang disertai penebangan pohon tanpa izin oleh pekerja proyek pelebaran jalan di Desa Bulangan Barat ke Desa Tlagah. Pelaksanaan proyek yang dikerjakan, bersumber dari anggaran APBD di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).</p>



<p>Camat Pegantenan, Abdul Munif, mengatakan bahwa terkait dengan pelaksanaan proyek itu, pihaknya tidak mengetahui. Karenanya, dilakukan mediasi.</p>



<p>&#8220;Ini inisiasi saya dengan kapolsek. Jadi, kita mediasi agar proyek bisa berjalan lancar sesuai harapan bersama. Karena kalau tidak dimediasi, khawatirnya proyek ini terhambat,&#8221; katanya.</p>



<p>Di saat yang sama, Kades Bulangan Barat, Haji Faisol, juga mengatakan tidak tahu mengenai permasalahan proyek tersebut. Sebaliknya, pihaknya hanya justru dibenturkan.</p>



<p>&#8220;Kami juga tahu dari media, ketika permasalahan ini ramai. Sebelumnya, di kami tidak ada pemberitahuan,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkan Faisol, mediasi ini dilakukan agar permasalahan ini segera diselesaikan dengan tidak ada satu sama lain yang dirugikan. &#8220;Kami berharap, masalah ini segera diselesaikan. Termasuk di lokasi, juga dipasang papan nama,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kuasa Hukum delapan warga, Muhammad Iklil, mengatakan bahwa sebagaimana di petitum laporan, pihaknya menunggu iktikad baik DPUPR. Namun, sementara ini tidak ada.</p>



<p>&#8220;Tindakan tersebut merupakan bentuk penyerobotan yang merugikan secara materiil dan moril pada warga,&#8221; katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa dari dugaan penyerobotan ini, warga menuntut ganti rugi berupa uang masing-masing senilai Rp 75 juta perorang. “Atas kerugian yang ditimbulkan akibat proyek jalan yang menyerobot tanah warga itu, maka dalam tuntutan yang kami buat ini meminta ganti rugi sebesar Rp 75 juta,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kadis PUPR Pamekasan, Amin Jabir, mengaku salah karena tidak melakukan sosialisasi. Karenanya, pihaknya menyampaikan permohonan maaf.</p>



<p>&#8220;Saya menyampaikan permohonan maaf. Kami akui salah. Untuk tuntutan warga akan tindaklanjuti. Namun untuk ganti rugi, tidak bisa melalui uang. Karenanya, kami akan menemui pimpinan (bupati, red),&#8221; terangnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226595</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki Delapan Titik Parkir Khusus, Dishub Kota Malang Targetkan Retribusi Capai Rp 6,5 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-delapan-titik-parkir-khusus-dishub-kota-malang-targetkan-retribusi-capai-rp-65-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224441</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menargetkan bahwa pendapatan dan retribusi parkir khusus di delapan titik yang ada, bisa mencapai Rp 6,5 miliar di tahun 2025 ini. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Pria yang akrab disapa Jaya, itu menyampaikan bahwa target tersebut naik dari capaian tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menargetkan bahwa pendapatan dan retribusi parkir khusus di delapan titik yang ada, bisa mencapai Rp 6,5 miliar di tahun 2025 ini. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Jaya, itu menyampaikan bahwa target tersebut naik dari capaian tahun 2024 yang berada di angka Rp 5 miliar. Menurutnya, potensi dari parkir khusus tersebut cukup besar apabila dikelola secara optimal.</p>



<p>&#8220;Parkir khusus yang ada di kawasan Mal Olympic Garden (MOG), dalam sehari mampu menghasilkan rata-rata Rp 7,5 juta. Sedangkan di Malang Creative Center (MCC), perharinya mampu menyumbang Rp 750 ribu. Ini adalah gambaran bahwa parkir yang dikelola dengan baik, yang bersifat khusus, bisa optimal pendapatannya,&#8221; kata Jaya, Rabu (30/07/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Delapan titik parkir khusus yang dikelola langsung oleh Dishub Kota Malang, diantaranya ada di kawasan MOG atau Stadion Gajayana, Gedung MCC, RSUD Kota Malang, kawasan Madyopuro dan Block Office. Dikatakan Jaya, bahwa manajemen dari parkir khusus tersebut tentu jauh lebih baik dibandingkan parkir tepi jalan.</p>



<p>&#8220;Kontrolnya lebih mudah karena titiknya terbatas dan fasilitasnya mendukung. Sementara untuk parkir tepi jalan, ada sekitar 740 titik yang tersebar di Kota Malang dan membutuhkan pengawasan yang lebih intens,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Meski demikian, Jaya menekankan bahwa orientasi utama dari pengelolaan parkir bukan sekadar mengejar target retribusi saja. Melainkan, juga untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Masyarakat itu sebenarnya bukan soal bayar atau tidak. Tapi kalau pelayanannya baik, pasti mereka mendukung. Itu tujuan utama tata kelola parkir. Seperti di MCC, dengan sistem yang baik, jumlah kendaraan yang masuk bisa terpantau dan pembayaran pun lebih tertib,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224441</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi Asik Nongkrong Minum Kopi, Mahasiswa di Kota Malang Dikeroyok Delapan Pria Mabuk</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-asik-nongkrong-minum-kopi-mahasiswa-di-kota-malang-dikeroyok-delapan-pria-mabuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[dikeroyok]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nongkrong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221763</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang mahasiswa diketahui bernama Wisnu (23), warga asal Kampung Tanah Abang, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi korban pengeroyokan di sebuah cafe di Jalan Cianjur, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (04/05/2025) sekitar pukul 03.30. Wisnu mengaku dikeroyok sebanyak delapan pemabuk dan salah satunya ada yang bersenjatakan palu dan sebilah celurit. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang mahasiswa diketahui bernama Wisnu (23), warga asal Kampung Tanah Abang, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi korban pengeroyokan di sebuah cafe di Jalan Cianjur, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (04/05/2025) sekitar pukul 03.30. Wisnu mengaku dikeroyok sebanyak delapan pemabuk dan salah satunya ada yang bersenjatakan palu dan sebilah celurit.</p>



<p>Akibat pengeroyokan ini, Wisnu harus dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka lumayan parah di kepala. Luka tersebut, diduga akibat pukulan tangan kosong dan hantaman palu.</p>



<p>Atas kejadian ini, sedikitnya lima dari delapan pelaku berhasil diringkus petugas Polresta Malang Kota. Mereka adalah MIW (14) dan MRM (17), pelajar, keduanya warga Jalan S Supriadi, Kecamatan Sukun, Sergio Komsesal (23), warga Jalan Klayatan Gang I, Chaidir Rahmad Mahardika Jaya (22), warga M Zuki dan Roland Devan (22), warga Gempol Marga Bhakti, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Untuk tiga pelaku lainnya, masih dalam pengejaran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oscar Syamsuddin, mengatakan bahwa para tersangka ditangkap satu persatu di rumahnya pasca kejadian. Adapun barang bukti yang diamankan berupa celurit dan palu yang ditinggal oleh para pelaku di lokasi kejadian.</p>



<p>&#8220;Pelaku melakukan aksinya dalam kondisi mabuk. Mirisnya, dua diantaranya masih di bawah umur,&#8221; ujar AKBP Oscar saat rilis di Mapolresta Malang Kota, Senin (05/05/2025) tadi.</p>



<p>Saat dilakukan pemeriksaan, para pelaku menjelaskan bahwa permasalahan ini bermula saat para pelaku dan korban saling bertatap muka di Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Mereka saling bertatap mata hingga nyaris bentrok. Beruntung, saat itu dilerai oleh warga sekitar.</p>



<p>Tidak lama kemudian, para pelaku yang mencari korban berhasil menemukannya di sebuah cafe di Jalan Cianjur, Kelurahan Penangungan. &#8220;Para pelaku dalam kondisi mabuk mendatangi korban yang saat itu sedang di kafe bersama dua temannya. Namun saat itu, para pelaku hanya mengeroyok korban hingga mengalami luka di kepala. Saat ini lima tersangka sudah berhasil kami tangkap dan tiga lainnya masih dalam pengejaran. Atas perbuatannya, para tersangka kami kenakan Pasal 170 KUHP,&#8221; tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221763</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Delapan Terdakwa Kasus Home Industri Narkoba di Kota Malang Lolos Vonis Hukuman Mati dan Seumur Hidup</title>
		<link>https://memontum.com/delapan-terdakwa-kasus-home-industri-narkoba-di-kota-malang-lolos-vonis-hukuman-mati-dan-seumur-hidup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2025 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[seumur]]></category>
		<category><![CDATA[Terdakwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221506</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sejumlah terdakwa pembuat Narkoba di home industri Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang, Senin (28/04/2025) tadi. Kesemua terdakwa itu, yakni Irwansyah (25), Raynaldo Ramadhan (23), Hakiki Afif (21), ketiganya warga Bekasi. Ketiga terdakwa itu, sebelumnya ditangkap oleh Mabes Polri di Apartemen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sejumlah terdakwa pembuat Narkoba di home industri Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang, Senin (28/04/2025) tadi. Kesemua terdakwa itu, yakni Irwansyah (25), Raynaldo Ramadhan (23), Hakiki Afif (21), ketiganya warga Bekasi. Ketiga terdakwa itu, sebelumnya ditangkap oleh Mabes Polri di Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan, pada Sabtu (29/06/2024) setahun lalu.</p>



<p>Kemudian sejumlah terdakwa lainnya, yakni Yudhi Cahaya Nugraha (23), Febriansah Pasundan (21), Muhamad Dandi Aditya (24), Ariel Rizky Alatas (21) dan Slamet Saputra (28), kesemuanya warga Bekasi. Mereka dibekuk atas kasus produksi dan peredaran tembakau dengan kandungan sintetik kannabinoid jenis MDMB-4en-PINACA terbesar di Indonesia di Jalan Bukit Barisan, Selasa (02/07/2024) lalu, sekitar pukul 12.30.</p>



<p>Majelis Hakim, Yoedi Anugerah Pratama, dalam sidangnya menjatuhkan vonis kepada terdakwa Irwansyah, Raynaldo dan Hakiki Afif, Febriansyah, M Dendi, Ariel dan Slamet, dengan vonis 18 tahun penjara. Putusan ini, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Malang, yakni seumur hidup.</p>



<p>Sedangkan, untuk terdakwa Yudhi Cahya divonis 20 tahun penjara. Vonis ini, pun lebih ringan dari tuntutan JPU, yakni Pasal 113 Ayat 2 Juncto Pasal 132 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan tuntutan hukuman mati. Hal ini karena, Yudhi diduga sebagai koordinator yang berhubungan langsung dengan sosok DPO pengendali bisnis Pabrik Narkoba tersebut. Usai persidangan vonis ini, JPU masih pikir-pikir apakah akan banding atau tidak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kuasa hukum para terdakwa, Guntur Putra Abdi Wijaya, mengatakan bahwa terkait dengan putusan tersebut, pihaknya akan membicarakannya dengan para terdakwa dan keluarga terdakwa. &#8220;Kita akan rundingkan dulu dengan para terdakwa dan keluarganya. Apakah menerima atau tidak. Apapun bentuknya kami akan terus melakukan pengawalan. Karena pada dasarnya mereka ini adalah korban jaringan,&#8221; katanya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Polda Jawa Timur bersama Dit Interdiksi Narkotika DJBC, berhasil mengungkap produksi dan peredaran tembakau dengan kandungan sintetik kannabinoid jenis MDMB-4en-PINACA terbesar di Indonesia di Jalan Bukit Barisan, Selasa (02/07/2024) lalu, sekitar pukul 12.30. Dalam pengrebekan itu, petugas berhasil menangkap 5 orang tersangka. Kelimanya, yaitu FP (21), DA (24), AR (21), YC (23) dan SS (28), semuanya warga asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Adapun dugaannya, lima pelaku itu adalah yang telah memproduksi Ganja Sintetis, Extacy dan Xanax. Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, mengatakan bahwa pengungkapan yang dilakukan di Kota Malang adalah hasil pengembangan dari pengungkapan sebelumnya, atau di sebuah gudang penyimpanan yang berada di Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan. Saat itu, petugas berhasil menangkap tiga kurir berinisial RR (23), IR (25) dan HA (24). Ketiganya, adalah warga Bekasi, yang dibekuk pada Sabtu (29/06/2024) sekitar pukul 14.30. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221506</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPBD Pasuruan Minta Delapan Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Waspadai Intensitas Hujan</title>
		<link>https://memontum.com/bpbd-pasuruan-minta-delapan-kecamatan-di-kabupaten-pasuruan-waspadai-intensitas-hujan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[intensitas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[waspadai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218781</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Ancaman bencana hidrometrologi seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor sepertinya masih harus terus diwaspadai masyarakat. Di Kabupaten Pasuruan, sebanyak delapan wilayah kecamatan terendam banjir. Diantaranya, seperti di Kecamatan Pohjentrek, Kraton, Grati, Pasrepan, Gondangwetan, Winongan, Rejoso dan Beji. Dari beberapa kecamatan tersebut, Kecamatan Pasrepan untuk pertama kalinya menjadi daerah terdampak banjir, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Ancaman bencana hidrometrologi seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor sepertinya masih harus terus diwaspadai masyarakat. Di Kabupaten Pasuruan, sebanyak delapan wilayah kecamatan terendam banjir. Diantaranya, seperti di Kecamatan Pohjentrek, Kraton, Grati, Pasrepan, Gondangwetan, Winongan, Rejoso dan Beji.</p>



<p>Dari beberapa kecamatan tersebut, Kecamatan Pasrepan untuk pertama kalinya menjadi daerah terdampak banjir, yakni Desa Jogoripuh dan Pohgading.</p>



<p>Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan bahwa banjir yang menerjang dua desa di wilayah Pasrepan tersebut murni disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi. Bahwa, hujan berlangsung cukup lama hingga menyebabkan sungai-sungai kecil tak mampu menampung debit air dengan jumlah besar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Bertahun-tahun Pasrepan ini gak pernah kebanjiran dan sekarang tiba-tiba ada laporan banjir, ya kaget. Tapi harus kita hadapi bersama,&#8221; kata Sugeng, di sela-sela mempersiapkan bantuan kedaruratan bagi warga terdampak di Posko BPBD Kabupaten Pasuruan, Rabu (29/01/2025) tadi.</p>



<p>Dari delapan wilayah terdampak, Sugeng menegaskan bahwa banjir terparah terjadi di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Ketinggian air banjir sejak kemarin sempat mencapai hampir dua meter, namun saat ini sudah menurun meski masih menggenangi permukiman warga.</p>



<p>&#8220;Paling parah di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon. Hari pertama banjir kemarin sudah mencapai 2 meter.Tapi di hari ini sudah mulai surut meski masih menggenangi rumah warga,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dijelaskan Sugeng, banjir kali ini cukup besar dengan volume ketinggian yang lumayan. Saking besarnya, sebanyak 75 warga Dusun Tokwiro, Desa Winongan Lor sampai dievakuasi ke tempat yang lebih aman. &#8220;Kita evakuasi karena kondisi air banjir yang cukup tinggi sehingga berbahaya kalau masih memilih bertahan di rumahnya,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218781</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forum Konsultasi Publik, Pemkab Lumajang Tetapkan Delapan Isu Strategis Prioritas RPJPD 2025</title>
		<link>https://memontum.com/forum-konsultasi-publik-pemkab-lumajang-tetapkan-delapan-isu-strategis-prioritas-rpjpd-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[strategis]]></category>
		<category><![CDATA[tetapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218620</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menetapkan delapan isu strategis yang akan menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Lumajang 2025-2029. Dokumen perencanaan ini, dirancang sebagai landasan pembangunan untuk 20 tahun mendatang, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan perubahan nyata. PjBupati Lumajang, Indah Wahyuni, yang akrab disapa Bunda Yuyun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menetapkan delapan isu strategis yang akan menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Lumajang 2025-2029. Dokumen perencanaan ini, dirancang sebagai landasan pembangunan untuk 20 tahun mendatang, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan perubahan nyata.</p>



<p>PjBupati Lumajang, Indah Wahyuni, yang akrab disapa Bunda Yuyun, menjelaskan bahwa RPJPD ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman arah pembangunan jangka panjang, tetapi juga menjadi dasar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. &#8220;RPJPD ini menjadi pijakan penting bagi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, yang akan mengoperasionalisasikan pembangunan tahunan,&#8221; kata Bunda Yuyun, dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Kamis (23/01/2025) tadi.</p>



<p>Delapan isu strategi prioritas RPJPD itu, diantaranya yakni pertama, Penguatan daya saing sumber daya manusia (SDM). Kabupaten Lumajang akan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan dan kapasitas masyarakat untuk menghadapi tantangan era global. Kemudian dua, Pemerataan infrastruktur dan konektivitas wilayah. Upaya pembangunan dan perbaikan infrastruktur terus dioptimalkan untuk menjamin aksesibilitas yang merata antarwilayah. Tiga, Pengembangan berbasis ekonomi industri dan pariwisata. Potensi lokal akan dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Isi strategi empat, Peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Pemkab Lumajang berkomitmen mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Lima, Penanggulangan kemiskinan. Strategi program berbasis pemberdayaan masyarakat akan diperkuat untuk menekan angka kemiskinan secara signifikan. Enam, Perwujudan ketahanan pangan. Langkah konkret dilakukan untuk memastikan tersedianya pangan yang cukup, aman, dan Bergizi bagi seluruh masyarakat. Tujuh, Kesepakatan Perundingan dan Ketentraman Umum. Upaya menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan yang kondusif akan menjadi fokus utama pemerintah daerah. Terakhir atau delapan, Pengelolaan lingkungan hidup dan mitigasi bencana. Pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dan penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi prioritas utama.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bunda Yuyun juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat dan sektor swasta akan menjadi kunci keberhasilan implementasi RPJPD ini. “Dengan kerja sama yang kuat, kita dapat mewujudkan Kabupaten Lumajang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” terangnya.</p>



<p>Langkah strategis ini, diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi Lumajang dan menjadi dasar pembangunan yang berkelanjutan di masa depan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218620</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolda Jatim Resmikan RS Bhayangkara Pamekasan dan Delapan RS Jajaran di Polda</title>
		<link>https://memontum.com/kapolda-jatim-resmikan-rs-bhayangkara-pamekasan-dan-delapan-rs-jajaran-di-polda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[jajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217694</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, meresmikan RS Bhayangkara Pamekasan, di Jalan Raya Nyalaran Pamekasan, Kamis (19/12/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, turut hadir PJU Polda Jatim, Forkopimda hingga Kapolres Pamekasan. Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan bahwa terdapat sembilan pembangunan yang sudah tuntas dan dilaksanakan peresmian hari ini, yang dipusatkan di RS Bhayangkara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, meresmikan RS Bhayangkara Pamekasan, di Jalan Raya Nyalaran Pamekasan, Kamis (19/12/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, turut hadir PJU Polda Jatim, Forkopimda hingga Kapolres Pamekasan.</p>



<p>Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan bahwa terdapat sembilan pembangunan yang sudah tuntas dan dilaksanakan peresmian hari ini, yang dipusatkan di RS Bhayangkara Pamekasan. Diantaranya, IGD dan Pelayanan Kesehatan RS Bhayangkara Surabaya, Rumah Genset, Gedung IPPRS dan Penunjang RS Bhayangkara Kediri.</p>



<p>&#8220;Kemudian, Gedung MRI RS Bhayangkara Kediri, Poliklinik RS Bhayangkara Nganjuk, Gedung Rawat Inap dan Rawat Jalan RS Bhayangkara Tulungagung, Gedung Rawat Inap dan Rawat Jalan Lumajang, Gedung Bersalin dan Gedung Primatologi RS Bhayangkara Bondowoso dan Gedung Rawat Jalan RS Bhayangkara Batu,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pembangunan Gedung dan RS Bhayangkara itu, tambahnya, kurang lebih menelan anggaran Rp 130 miliar dan bersumber dari Dipa Polri dan DLO RS Bhayangkara. &#8220;Mudah-mudahan dengan kita resmikannya rumah sakit, khususnya di Kabupaten Pamekasan ini, bisa menambah dan mendukung program pemerintah untuk masyarakat sehat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Irjen Pol Imam menjelaskan, RS tersebut sesegera mungkin di kerjasamakan dengan Pemkab Pamekasan untuk pelayanan BPJS. Kemudian, tenaga medis secara berkelanjutan dilakukan rekrutmen.</p>



<p>&#8220;Insyallah diutamakan masyarakat Pamekasan yang kira-kira memiliki kualifikasi atau bidang keilmuan khususnya di tenaga medis dan perawat nanti kita prioritaskan kebutuhan SDM di RS ini,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217694</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
