<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Demam Berdarah Dengue &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/demam-berdarah-dengue/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Feb 2023 11:54:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Demam Berdarah Dengue &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sikapi Perbedaan Data Penderita DBD, Komisi IV DPRD Situbondo Panggil Dinkes</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-perbedaan-data-penderita-dbd-komisi-iv-dprd-situbondo-panggil-dinkes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2023 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IV]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IV DPRD Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183794</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, terkait data kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Rabu (22/02/2023) tadi. Hal itu dikarenakan, data terkait penanganan atau kevalidan kasus DBD di Kabupaten Situbondo, berbeda-beda. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Desy Tariustanti, mengatakan bahwa jumlah pasien di semua rumah sakit milik Pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, terkait data kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Rabu (22/02/2023) tadi. Hal itu dikarenakan, data terkait penanganan atau kevalidan kasus DBD di Kabupaten Situbondo, berbeda-beda.</p>



<p>Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Desy Tariustanti, mengatakan bahwa jumlah pasien di semua rumah sakit milik Pemerintah Daerah Situbondo, tercatat sebanyak 86 pasien. Dari jumlah itu, sudah ada yang dinyatakan sembuh dan masih dalam perawatan.</p>



<p>&#8220;Untuk data tahun 2023, atau sejak Januari sampai sekarang hanya ada 86 orang yang terkena penyakit DBD. Sedangkan data satu orang yang meninggal kemarin, itu bukan data di tahun 2023. Tetapi, data pada tahun 2022,&#8221; kata Desy Tariustanti, seusai memenuhi panggilan Komisi IV DPRD Situbondo.</p>



<p>Lebih rinci Desy Tariustanti menjelaskan, bahwa data pasien DBD sejak awal tahun 2023, adalah seperti di Kecamatan Besuki, ada sebanyak sembilan orang pasien. Lalu, Kecamatan Banyuglugur sebanyak dua orang, Kecamatan Jatibanteng tiga orang pasien, Kecamatan Suboh ada empat orang pasien dan Kecamatan Mlandingan ada sebanyak 19 orang pasien. Sisanya, ada Kecamatan Bungatan sebanyak lima orang pasien, Kecamatan Kendit ada empat orang Kecamatan Panarukan ada tujuh orang pasien.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, ada lagi di Kecamatan Situbondo, ada dua orang pasien, Kecamatan Mengaran lima orang pasien, Kecamatan Panji ada sebanyak delapan orang pasien. Kemudian, untuk Kecamatan Kapongan ada empat orang, Kecamatan Arjasa sembilan orang pasien, Kecamatan Jangkar satu orang, Kecamatan Banyuputih satu orang pasien dan Kecamatan Sumbermalang ada tiga orang pasien.</p>



<p>&#8220;Sejauh ini, pasien DBD yang paling tinggi ada di wilayah Kecamatan Mlandingan,” jelas Desy Tariustanti.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Tidak hanya itu, Desy Tariustanti juga menjelaskan, bahwa pihaknya sudah menyampaikan upaya pencegahan di semua daerah di Kabupaten Situbondo. Seperti dari melakukan fogging hingga memberi bubuk pembunuh jentik nyamuk. Kemudian, kegiatan tersebut juga dibantu oleh pihak desa dan relawan.</p>



<p>“Penyakit DBD dan tipes hampir sama gejalanya. Sehingga, butuh waktu bagi dokter untuk melakukan observasi untuk memastikan penyakit tersebut demam berdarah dengue atau bukan. Untuk memastikan DBD, harus menunggu hasil laboratorium,” jelas Desy Tariustanti.</p>



<p>Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Situbondo, H Tolakatin, mengatakan bahwa tujuan Komisi IV DPRD Situbondo memanggil Dinas Kesehatan, adalah untuk menyamakan data dan memastikan apakah langkah pencegahan sudah dilakukan. &#8220;Mereka kami panggil untuk memastikan ada upaya pencegahan dan menyamakan persepsi tentang data yang dikeluarkan, supaya tidak berbeda pendapat. Sebab, data jumlah kasus DBD yang diterima bervariasi. Ada yang bilang 88 dan 86 pasien. Sehingga, pihak legislatif meminta pihak Dinkes untuk penyampaikan data,” ujar Politisi Partai Kebangkitan Bangsa Situbondo.</p>



<p>Dirinya menegaskan, agar Dinkes Situbondo tidak simpang siur dalam menyampaikan data BDB kepada masyarakat. Data yang disampaikan ke masyarakat, itu harus jelas dan satu suara. Kondisi tersebut, supaya publik tidak salah dalam menangkap informasi.</p>



<p>&#8220;Terkait pencegahan dan termasuk fogging, itu sebenarnya sudah ada anggarannya yakni Rp 480 ribu. Anggaran tersebut, untuk membeli solar dan bensin serta bahan-bahan lain. Jika ada masyarakat terjangkit DBD, maka daerahnya harus dilakukan fogging secara gratis,” tegasnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183794</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peduli Keselamatan WBP dari DBD, Lapas Kelas 1 Malang Tabur Abate dan Kaporit di Sumur dan Kamar Mandi Blok Hunian</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-keselamatan-wbp-dari-dbd-lapas-kelas-1-malang-tabur-abate-dan-kaporit-di-sumur-dan-kamar-mandi-blok-hunian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 17:24:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Kelas 1 Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[WBP]]></category>
		<category><![CDATA[WBP Lapas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180326</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, sangat peduli dengan Warga Binaan Kemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim. Dari hal-hal kecil hingga besar, selalu menjadi perhatian jika menyangkut masalah warga binaan. Selain terus berinovasi dan fokus dalam pelatihan kemandirian WBP, Lapas Kelas 1 Malang juga memperhatikan dengan baik keselamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, sangat peduli dengan Warga Binaan Kemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim. Dari hal-hal kecil hingga besar, selalu menjadi perhatian jika menyangkut masalah warga binaan.</p>



<p>Selain terus berinovasi dan fokus dalam pelatihan kemandirian WBP, Lapas Kelas 1 Malang juga memperhatikan dengan baik keselamatan dan kesehatan warga binaannya. Seperti halnya, pada musim pancaroba ini.</p>



<p>Cuaca yang tidak menentu, membuat rawan akan munculnya penyakit. Dalam hal itu, Lapas Kelas I Malang, mengantisipasinya dengan menaburkan bubuk abate dan kaporit pada sumur-sumur dan bak mandi blok hunian WBP, pada Selasa (20/12/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Kegiatan penaburan bubuk abate dan kaporit, ini sebagai upaya membunuh larva nyamuk, serta mencegah perkembangbiakan menjadi nyamuk dewasa yang nantinya menjadi pelaku utama tersebarnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang dilakukan langsung oleh Kanti, selaku petugas RS Lapas Kelas I Malang. &#8220;Serbuk bate ini sangat berguna untuk memperpendek siklus perkembangan larva nyamuk. Sehingga, larva nyamuk akan mati sebelum berkembang biak. Dan tidak lupa, kita juga melakukan penebaran kaporit di sumur-sumur tiap blok hunian yang fungsi utamanya untuk sterilisasi air. Kaporit juga berfungsi untuk menjernihkan air dan menaikkan PH air,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kalapas Heri Azhari menambahkan, bahwa penaburan serbuk abate sangat efektif dalam melakukan pencegahan penyebaran virus penyebab demam berdarah. Pihaknya, pun juga terus mengimbau agar warga binaan terus menjaga kebersihan dan kesehatan.</p>



<p>&#8220;Demam berdarah sendiri disebabkan virus dengeu oleh nyamuk jenis Aedes Aegypti. Ini, berkembang pesat saat musim pancaroba. Maka dari itu, sangat diperlukan menaburkan bubuk abate di setiap sumur-sumur dan bak mandi blok kamar hunian warga binaan,&#8221; terang Heri Azhari. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180326</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah DBD, Kadinkes Provinsi Jatim Ingatkan Pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-dbd-kadinkes-provinsi-jatim-ingatkan-pentingnya-pemberantasan-sarang-nyamuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2022 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Perluasan DBD]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Kadinkes]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176915</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemberantasan atau pencegahan untuk mengatasi penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD), ditengah musim penghujan kini sangat perlu untuk dimasifkan. Karena itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Dr Erwin Astha Triyono, mengimbau agar masyarakat tetap menjaga pola hidup bersih. “Agar terhindar dari DBD, kuncinya hanya satu, ayo bersama-sama kerja bakti. Karena perilaku 3M [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemberantasan atau pencegahan untuk mengatasi penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD), ditengah musim penghujan kini sangat perlu untuk dimasifkan. Karena itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Dr Erwin Astha Triyono, mengimbau agar masyarakat tetap menjaga pola hidup bersih.</p>



<p>“Agar terhindar dari DBD, kuncinya hanya satu, ayo bersama-sama kerja bakti. Karena perilaku 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) dalam pemberantasan sarang nyamuk itu menjadi isu penting,” jelas Erwin, Minggu (16/10/2022) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, apabila terdapat anggota keluarga yang mengalami gejala DBD, agar segera melakukan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Hal itu, sesuai dengan Surat Edaran kepada Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus DBD.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>“Target kita yang penting satu, memberikan edukasi kepada masyarakat melakui tenaga medis, jangan sampai ketipu. Karena biasanya, fase DBD itu hari ketiga dan keempat panasnya turun, padahal ancamannya itu baru akan muncul,” katanya.</p>



<p>Terkait dengan total kasus DBD di Jawa Timur, hingga September lalu yaitu sebanyak 8.894 orang dengan total kematian 1 persen dari angka tersebut. Untuk kasus tertinggi, ada di bulan Januari, hal itu dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi. “Kalau di Jawa Timur, totalnya kurang lebih sekitar 8 ribu. Kalau trennya sudah mulai menurun terus, paling tinggi di Januari. Yang paling penting, digerakkan di masyarakat supaya melakukan pemberantasan sarang nyamuk,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176915</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima Bantuan Pencegahan DBD, TP PKK Provinsi Jatim Ingatkan Jumantik 3M Plus</title>
		<link>https://memontum.com/terima-bantuan-pencegahan-dbd-tp-pkk-provinsi-jatim-ingatkan-jumantik-3m-plus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2022 13:10:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Perluasan DBD]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173314</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Juru pemantau jentik nyamuk (Jumantik), tidak hanya bertanggung jawab kepada keluarga. Namun, juga bertanggung jawab terhadap lingkungan, utamanya mengenai pencegahan penularan penyakit demam berdarah (DBD) yang diakibatkan nyamuk aedes agepty. Keterangan itu, disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi E Dardak, dalam serangkaian kunjungannya di Malang Raya, Sabtu (06/08/2022) tadi. Dirinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Juru pemantau jentik nyamuk (Jumantik), tidak hanya bertanggung jawab kepada keluarga. Namun, juga bertanggung jawab terhadap lingkungan, utamanya mengenai pencegahan penularan penyakit demam berdarah (DBD) yang diakibatkan nyamuk aedes agepty.</p>



<p>Keterangan itu, disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi E Dardak, dalam serangkaian kunjungannya di Malang Raya, Sabtu (06/08/2022) tadi. Dirinya juga menghimbau, agar kader jumantik untuk terus melakukan 3M Plus dalam mencegah penyakit demam berdarah.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, 3M Plus adalah menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain. Lalu, menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air dan beberapa lainnya.</p>



<p>“Harapan saya, kader jumantik bukan hanya bertanggung jawab terhadap keluarganya sendiri. Tetapi juga, mau mensosialisakian Program Tisagaluh. Satu kader harus bisa mengedukasi suami dan anak di rumah, serta ke 10 rumah sekitarnya, lima tetangga kanan dan lima kiri. Tujuannya, agar edukasi 3M Plus ini dapat mencegah terjadinya demam berdarah di lingkungan kita,” terang Arumi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Sekedar diketahui, kegiatan edukasi pencegahan DBD oleh Enesis Group melalui brand Soffel di wilayah Malang Raya, ini digelar di Pendopo Kepanjen, MTI Avan Sawojajar, SDK Mardi Wiyata 2 dan SDIT Ahmad Yani. Dalam pelaksanaan di Pendopo Kantor Bupati Malang, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kegiatan mengambil tema &#8216;Wujudkan Jawa Timur Bebas Dengue&#8217;. Kegiatan itu diikuti lebih dari 300 desa dan kelurahan se-Kabupaten Malang.</p>



<p>Senior Brand Manager Soffell dan Force Magic, Louis Sumantadiredja, menjelaskan bahwa pencegahan dengue bisa dilakukan melalui PSN 3M Plus. Di sini, plusnya bisa menggunakan obat anti nyamuk.</p>



<p>“Seperti mengoles atau menyemprot Soffell, agar terhindar dari gigitan nyamuk sebagai perlindungan diri. Soffell lotion dan spray anti nyamuk tahan hingga 8 jam. Untuk proteksi dari nyamuk di ruangan, bisa menggunakan Aerosol Force Magic dengan formula 0,30 AE dan teknologi synergist yang membunuh nyamuk hingga ke saraf nyamuk. Sehingga, nyamuk mati tidak bangun lagi,” ujar Louis.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama, Enesis Group memberikan bantuan untuk dukungan protokol kesehatan selama pandemi, serta bantuan pencegahan demam berdarah berupa Antis dan Soffell. Bantuan itu diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, tim Enesis pun mempraktekan uji ampuh bersama Soffel dengan menunjukan bahwa tangan yang sudah menggunakan Soffell tidak akan digigit oleh nyamuk. Ini merupakan edukasi terkait pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui 3M Plus. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi DBD, Lapas Kelas 1 Malang Taburkan Bubuk Abate di Sumur Blok Hunian WBP</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-dbd-lapas-kelas-malang-taburkan-bubuk-abate-di-sumur-blok-hunian-wbp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jun 2022 13:37:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Kelas 1 Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Malang]]></category>
		<category><![CDATA[WBP]]></category>
		<category><![CDATA[WBP Lapas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171465</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, terus mengantisipasi keamanan dan juga peduli keselamatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Termasuk ketika musim pancaroba seperti sekarang, segala macam penyakit terutama demam berdarah, pun turut diantisipasi. Untuk mengantisipasinya, Lapas Kelas I Malang menaburkan bubuk Abate pada sumur-sumur dan bak mandi Blok Hunian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, terus mengantisipasi keamanan dan juga peduli keselamatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Termasuk ketika musim pancaroba seperti sekarang, segala macam penyakit terutama demam berdarah, pun turut diantisipasi.</p>



<p>Untuk mengantisipasinya, Lapas Kelas I Malang menaburkan bubuk Abate pada sumur-sumur dan bak mandi Blok Hunian WBP. Penaburan Abate ini, dipimpin oleh Petugas Kesehatan, Sony dan dibantu oleh WBP Tamping Kesehatan.</p>



<p>&#8220;Kegiatan penaburan ini dilaksanakan pada seluruh blok hunian Brawijaya hingga Cendrawasih tanpa terkecuali. Semua dilakukan untuk menjaga seluruh WBP agar terhindar dari segala macam penyakit demam berdarah,&#8221; ujar Sony, Selasa (28/06/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Kegiatan penaburan bubuk abate ini, sebagai upaya membunuh larva nyamuk serta mencegah perkembangiakan menjadi nyamuk dewasa, yang nantinya menjadi pelaku utama tersebarnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Serbuk Abate ini sangat berguna untuk memperpendek siklus perkembangan larva nyamuk, sehingga larva nyamuk akan mati sebelum berkembang biak.</p>



<p>Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, menjelaskan bahwa penaburan serbuk Abate sangat efektif dalam melakukan pencegahan penyebaran virus penyebab demam berdarah. &#8220;Demam berdarah sendiri disebabkan dengan virus dengeu oleh nyamuk jenis Aedes Aegypti dan ini berkembang pesat saat musim pancaroba. Maka dari itu sangat diperlukan menaburkan bubuk abate disetiap sumur-sumur dan bak mandi blok kamar hunian Warga Binaan,&#8221; ujar Heri Azhari.</p>



<p>Selain itu, petugas kesehatan juga melakukan penaburan Kaporit di sumur-sumur seluruh lingkungan Lapas Kelas I Malang dan bak mandi. &#8220;Selain bubuk abate, kaporit juga sangat dibutuhkan untuk mensterilisasi atau menjernihkan air, sehingga bak mandi hunian warga binaan dan sumur-sumur menjadi bersih serta terhindar dari segala macam penyakit,&#8221; tambah Kalapas Heri Azhari. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171465</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahun 2021 Kasus DBD di Kota Malang Turun Drastis dan Nihil Kematian</title>
		<link>https://memontum.com/tahun-2021-kasus-dbd-di-kota-malang-turun-drastis-dan-nihil-kematian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2021 15:04:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160591</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menghadapi musim penghujan, sejumlah penyakit turut mengintai masyarakat Kota Malang. Seperti salah satunya, adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun, berdasarkan data, kasus DBD di Kota Malang sepanjang tahun 2021 ini bisa dikatakan tidak mengkhawatirkan dan menurun drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengungkapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menghadapi musim penghujan, sejumlah penyakit turut mengintai masyarakat Kota Malang. Seperti salah satunya, adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).</p>



<p>Namun, berdasarkan data, kasus DBD di Kota Malang sepanjang tahun 2021 ini bisa dikatakan tidak mengkhawatirkan dan menurun drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengungkapkan bahwa sejak tahun kemarin hingga kini Kota Malang nihil kasus kematian akibat DBD.</p>



<p>&#8220;Demam berdarah tahun ini dibawah 50 kasus, tahun sebelumnya itu sekitar 76 kasus. Untuk kematian akibat DBD, mulai awal tahun sampai saat ini, belum ada,&#8221; ujarnya, Selasa (21/12/2021).</p>



<p>Kasus penyakit DBD ini sejatinya terbagi menjadi 4 grade. Bilamana seorang pasien masuk dalam kategori grade 4, maka penanganan kesembuhan juga cukup krusial, hingga bisa menyebabkan kematian.</p>



<p>&#8220;Kalau sudah masuk grade 4 potensi untuk meninggal dunia, besar. Tapi kalau sudah terdeteksi awal di grade 1, Insyaallah bisa cepat dan lebih bagus penanganannya. Di Kota Malang tidak ada kematian, pasien DBD kita berada di grade 1,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Menurutnya, terdapat beberapa faktor yang mendukung penurunan siginifikan kasus, bahkan nihil kematian akibat DBD. Salah satunya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat semakin baik.</p>



<p>&#8220;Artinya, jika ditemui gejala penyakit, masyarakat Kota Malang dinilai sudah sangat awas untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Begitu pula, pihak Dinkes melalui Puskesmas maupun Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) lainnya terus melakukan pemahaman dan edukasi di tiap-tiap wilayah untuk pentingnya kesadaran lingkungan. Termasuk, hadirnya juru pemantau jentik (Jumantik) di tiap wilayah.</p>



<p>&#8220;Penanganan sudah bagus dan masyarakat sadar. Kita ada jumantik, yang terdiri dari petugas maupun kader. Mereka-mereka inilah yang terus memberikan edukasi hidup bersih terutama untuk lingkungan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tak hanya itu, Dinkes Kota Malang juga menyediakan Abate guna mengantisipasi sarang nyamuk penyebab DBD di penampungan air yang bisa diakses oleh masyarakat di setiap Puskesmas wilayah masing-masing. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160591</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4 Warga Sidomulyo Positif DBD, PMI Jember Fogging 40 Rumah Semboro</title>
		<link>https://memontum.com/4-warga-sidomulyo-positif-dbd-pmi-jember-fogging-40-rumah-semboro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2020 12:03:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Fogging]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116775</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Jember &#8211; Sebanyak 40 rumah milik warga di Dusun rowo tengu RW 05 dan RW 06 Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, menjadi sasaran pengasapan atau fogging PMI Jember, Rabu (17/06/2020) siang. Fogging dilakukan atas permintaan Pemerintah Desa Sidomulyo pada PMI Jember dikarenakan di lokasi tersebut sudah 4 warga yang positif menderita Demam Berdarah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Jember</strong> &#8211; Sebanyak 40 rumah milik warga di Dusun rowo tengu RW 05 dan RW 06 Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, menjadi sasaran pengasapan atau fogging PMI Jember, Rabu (17/06/2020) siang.</p>
<p>Fogging dilakukan atas permintaan Pemerintah Desa Sidomulyo pada PMI Jember dikarenakan di lokasi tersebut sudah 4 warga yang positif menderita Demam Berdarah Dengue (DBD).</p>
<p>Warga khawatir, penyebaran penyakit tersebut semakin meluas. Permintaan Pemdes direspons PMI dengan melakukan survei lapangan. Hingga kemudian tim melakukan pengasapan.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan assessment di lokasi yang dilaporkan tim PMI, kami kemudian menerjukan tim fogging, &#8221; ujar Humas PMI Jember Ghufron Eviyan Efendi.</p>
<p>Fogging yang dilakukan kata Ghufron dalam rangka mencegah dan memberantas nyamuk aedes aegypti yang menyebarkan DBD.</p>
<p>&#8220;Fogging dilakukan di rumah warga yang positif DBD, selanjutnya jarak 100 meter dari rumah tersebut, &#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro Wasiso mengatakan, pengasapan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi meluasnya penyebaran wabah DBD di lingkungan desanya.</p>
<p>&#8220;Kami melakukan fogging menindaklanjuti informasi dari ketua RW yang mengabarkan adanya 4 warga yang positif terjangkit DBD.</p>
<p>Didampingi Babinsa, kader posyandu serta perangkat desa Wasiso menerangkan, kegiatan fogging ini merupakan salah satu cara untuk mematikan dan memotong siklus penyebaran nyamuk aides aegypti.</p>
<p>&#8220;Kami terus menghimbau kepada warga agar peduli dan menjaga lingkungan supaya tetap bersih, salah satu caranya jangan membuang sampah sembarangan,” jelasnya.</p>
<p>Dia menambahkan, warga dapat berperan serta dengan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang yang tidak diperlukan.</p>
<p>&#8220;Sebab barang-barang yang tidak terpakai ini berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab DBD apalagi sekarang pergantian musim penghujan ke musim kemarau,&#8221; jelasnya. <strong>(yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116775</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selama Tiga Bulan, Empat Nyawa di Blitar Direnggut DBD</title>
		<link>https://memontum.com/selama-tiga-bulan-empat-nyawa-di-blitar-direnggut-dbd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2018 12:28:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/37015-selama-tiga-bulan-empat-nyawa-di-blitar-direnggut-dbd</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencatat, terhitung sejak Januari sampai Maret 2018, empat anak dilaporkan meninggal dunia akibat DBD. Hal ini membuktikan, bahwa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi penyakit yang menakutkan saat datang musim hujan serta musim pergantian cuaca. Menurut Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, rata-rata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8211; Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencatat, terhitung sejak Januari sampai Maret 2018, empat anak  dilaporkan  meninggal dunia akibat  DBD. Hal ini membuktikan, bahwa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi penyakit yang menakutkan saat datang musim hujan serta musim pergantian cuaca.  </p>
<p>Menurut Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, rata-rata penderita DBD yang meninggal dunia berusia 5 hingga 10 tahun. </p>
<p>&#8220;Data selama Januari hingga Maret ada empat anak meninggal dunia akibat DBD,&#8221; kata Krisna Yekti, Minggu  (15/04/2018).</p>
<p>Lebih lanjut Krisna menyampaikan, penyebab banyaknya kasus kematian akibat DBD adalah karena penanganan yang kurang cepat dan tepat. </p>
<p>“Mereka  baru dibawa ke rumah sakit, saat kondisinya sudah parah. Selain itu gejala DBD juga tidak terlalu dipahami oleh masyarakat sehingga saat awal-awal menyerang diduga hanya sakit panas biasa&#8221;, tadasnya.</p>
<p>Krisna menambahkan, jika dilihat dari jumlah kasus,  tahun ini sebenarnya tidak mengalami kenaikan yang signifikan. </p>
<p>“Sampai akhir bulan Maret tercatat ada 71 kasus DBD.  Namun kenaikan terjadi pada angka kematian yang cukup tinggi”, ungkapnya.</p>
<p>Mengantisipasi semakin bertambahnya kasus tersebut, Dinkes Kabupaten Blitar mengajak masyarakat untuk gencar melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Karena PSN adalah salah satu langkah paling efektif untuk membunuh jentik nyamuk. </p>
<p>&#8220;Salah satu yang paling efektif ya dengan PSN. Karena dengan PSN bisa membunuh nyamuk hingga jentiknya berbeda dengan foging yang hanya membunuh nyamuk dewasa saja&#8221;, jelas Krisna.</p>
<p>Ditegaskan Krisna, PSN untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti penyebab DBD harus dilakukan setiap saat. Bukan hanya saat intensitas  hujan sedang tinggi.  </p>
<p>“Nyamuk Aedes Aegypti  mengalami peningkatan perkembang biakan justru saat memasuki pergantian cuaca. Dari musim kemarau ke musim hujan, maupun dari musim hujan ke musim kemarau”, pungkas Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37015</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
