<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>deretan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/deretan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jan 2026 11:44:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>deretan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kampung Nelayan Merah Putih Tambah Deretan Wisata Kuliner Seafood di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/kampung-nelayan-merah-putih-tambah-deretan-wisata-kuliner-seafood-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[deretan]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[seafood]]></category>
		<category><![CDATA[tambah]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229870</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang berlokasi di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, menambah deretan wisata kuliner seafood di Banyuwangi. Apalagi, keberadaan KNMP yang dibangun oleh pemerintah pusat, ini lokasinya tidak jauh dari pusat kuliner hasil olahan laut Fish Market di Kampung Mandar, yang telah dikembangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang berlokasi di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, menambah deretan wisata kuliner seafood di Banyuwangi. Apalagi, keberadaan KNMP yang dibangun oleh pemerintah pusat, ini lokasinya tidak jauh dari pusat kuliner hasil olahan laut Fish Market di Kampung Mandar, yang telah dikembangkan Pemkab Banyuwangi.</p>



<p>Kehadiran KNMP yang merupakan kawasan kampung nelayan modern dan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto, itu bakal menambah daya tarik sentra kuliner olahan laut yang menjadi salah satu jujukan favorit wisatawan yang berkunjung ke kabupaten berjuluk The Sunrise of Java. Saat ini, progres pembangunan KNMP oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut telah memasuki tahap akhir. Progres fisik KNMP hampir rampung, dengan fokus pekerjaan pada penyempurnaan bangunan serta penataan kawasan pendukung.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih ini kian menambah daya tarik pusat kuliner seafood di Banyuwangi. &#8220;Terima kasih pada pemerintah pusat yang terus mendukung pariwisata Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Ipuk, Jumat (30/01/2026) tadi.</p>



<p>KNMP Banyuwangi sendiri, mulai dibangun September 2025. Sementara saat ini, progres pembangunannya telah mencapai 97 persen dan pengerjaan hanya menyisakan tahapan finishing.</p>



<p>Bangunan-bangunan KNMP Banyuwangi sendiri, mengangkat arsitektur Osing sebagai gaya utama. Bangunan-bangunan yang berdiri membawa bentuk, karakter dan ornamen khas suku asli Banyuwangi itu.</p>



<p>Sebanyak enam unit bangunan utama, mengadopsi arsitektur rumah adat Suku Osing dan diperkaya ornamen batik khas Gajah Oling. Perpaduan antara sentuhan modern dan kearifan lokal itu memberi identitas kuat, sekaligus menegaskan karakter budaya Banyuwangi di kawasan pesisir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, KNMP Banyuwangi dilengkapi dermaga sandar perahu, lokasi pendaratan ikan, stasiun pengisian bahan bakar, balai pertemuan, pabrik es, serta unit pengolahan hasil laut. Bahkan juga disiapkan sebagai kawasan kuliner bahari baru.</p>



<p>“Kampung nelayan moderen ini dirancang terintegrasi. Selain menjadi tempat aktivitas kampung nelayan pada umumnya, juga dirancang menjadi daya tarik baru bagi sektor pariwisata Banyuwangi. Melalui konsep tersebut, hasil tangkapan nelayan diharapkan memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Ditambahkan Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudra, menjelaskan bahwa pembangunan KNMP Lateng merupakan bagian dari program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Banyuwangi ditetapkan sebagai 1 dari 100 lokasi awal pengembangan kampung nelayan terpadu di Indonesia.</p>



<p>“Program ini tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi pesisir yang berkelanjutan dan terintegrasi,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, Suryono, menyebut, KNMP disiapkan sebagai simpul pertumbuhan ekonomi baru bagi nelayan setempat. “Kawasan ini kami lengkapi dengan fasilitas pengolahan ikan, sentra kuliner, hingga ruang pemberdayaan nelayan agar benar-benar memberi manfaat langsung,” ujarnya.</p>



<p>Dikatakan Suryono, bahwa nanti setelah seluruh pekerjaan fisik tuntas, pengoperasional kawasan ini menunggu proses dari pemerintah pusat ke pengelola. “Setelah BAST, aset akan kami kelola melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudah dibentuk,” tuturnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229870</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desa Karangsono dan Ngadiwono Tambah Deretan Desa Wisata di Kabupaten Pasuruan</title>
		<link>https://memontum.com/desa-karangsono-dan-ngadiwono-tambah-deretan-desa-wisata-di-kabupaten-pasuruan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[deretan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[karangsono]]></category>
		<category><![CDATA[ngadiwono]]></category>
		<category><![CDATA[tambah]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222817</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Jumlah desa wisata di Kabupaten Pasuruan terus bertambah. Tahun ini, ada dua desa yakni Desa Karangsono di Kecamatan Wonorejo serta Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari. Kedua desa ini, memiliki daya tarik wisata yang berbeda. Untuk Desa Karangsono, adalah destinasi wisata alam buatan Alun-alun Karangsono dengan spot foto Instagramable, kolam renang, kebun Pisang Cavendish, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Jumlah desa wisata di Kabupaten Pasuruan terus bertambah. Tahun ini, ada dua desa yakni Desa Karangsono di Kecamatan Wonorejo serta Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari. Kedua desa ini, memiliki daya tarik wisata yang berbeda.</p>



<p>Untuk Desa Karangsono, adalah destinasi wisata alam buatan Alun-alun Karangsono dengan spot foto Instagramable, kolam renang, kebun Pisang Cavendish, hingga kebun hidroponik. Sedangkan Desa Ngadiwono menampilkan daya tarik wisata alam di kawasan Gunung Bromo lengkap dengan kebun-kebun yang berjajar dan rumah penduduk yang masih alami.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa, melalui Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Nusantoro, menjelaskan bahwa dari kedua desa tersebut, Desa Karangsono sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Penetapan dari Pemkab Pasuruan sebagai Desa Wisata.</p>



<p>SK tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, kepada Kepala Desa Karangsono, M Imron Raden Wijoyo dalam Festival Pesta Rakyat Desa Wisata, Minggu (25/05/2025) lalu. Namun untuk Desa Ngadiwono masih dalam prose penetapan.</p>



<p>&#8220;Kalau untuk Desa Karangsono sudah menerima SK Penetapan Desa Wisata. Sedangkan untuk Desa Ngadiwono masih dalam proses,&#8221; kata Nusantoro di sela-sela kesibukannya, Senin (09/06/2025) tadi.</p>



<p>Untuk menuju desa wisata, beberapa syarat yang perlu dipenuhi diantaranya memiliki potensi wisata, adanya sumber daya manusia (SDM) yang mendukung dan kesiapan masyarakat untuk mengembangkan wisata.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, juga diperlukan perencanaan yang matang, dukungan dari pemerintah daerah dan kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah. Menurut Nusantoro, kedua desa tersebut telah melengkapI persyaratan tersebut. &#8220;Semua persyaratan telah dipenuhi oleh Desa Karangsono dan Ngadiwono,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dengan tambahan dua desa wisata yang ditetapkan, kini Kabupaten Pasuruan punya 17 desa wisata yang tersebar di wilayah Kecamatan Tutur, Bangil, Purwosari, Pohjentrek, Purwodadi, Prigen, Tosari dan Kecamatan Gempol.</p>



<p>Nusantoro berharap geliat desa-desa untuk menjadikan desanya menjadi desa wisata akan terus bertambah. Sebab hal tersebut akan berdampak pada jumlah kunjungan pariwisata ke daerah. &#8220;Kalau semakin banyak semakin bagus, karena efeknya ya meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pasuruan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kades Karangsono, M Imron Raden Wijoyo, menjelaskan di tahun 2020 menjadi cikal bakal desa yang dipimpinnya menjadi desa wisata. &#8220;Dari yang awalnya hanya tempat untuk spot-spot foto ternyata pengunjungnya banyak, akhirnya kami bersama perangkat semangat membangun Desa Wisata tahun 2021,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dijelaskan Imron, desa wisata ini dibangun di atas lahan desa seluas 8.000 meter persegi, yang dulunya merupakan lapangan sepak bola. Kini, area tersebut telah disulap menjadi ruang terbuka dengan beragam wahana menarik.</p>



<p>“Pengunjung bisa menikmati spot foto instagramable, kolam renang, kebun Pisang Cavendish, hingga kebun hidroponik. Sebagian besar gratis, hanya kolam renang yang dikenai biaya Rp 5.000 untuk hari biasa dan Rp 10.000 saat akhir pekan,” jelasnya.</p>



<p>Namun, Imron mengakui bahwa pembangunan belum selesai sepenuhnya. “Kami butuh dukungan dari pemerintah daerah untuk melengkapi fasilitas yang ada, agar desa wisata ini bisa benar-benar maksimal dan berdampak luas bagi masyarakat,” harapnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222817</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Deretan Finalis Putri Indonesia Meriahkan Gebyar Batik Khas Daerah, Pj Bupati Pasuruan Beri Pesan Ini</title>
		<link>https://memontum.com/deretan-finalis-putri-indonesia-meriahkan-gebyar-batik-khas-daerah-pj-bupati-pasuruan-beri-pesan-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 16:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[deretan]]></category>
		<category><![CDATA[finalis]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218956</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, membuka Gebyar Batik Khas Daerah, yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Senin (03/02/2025) malam. Turut hadir dalam gebyar itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Raden Roro Dewi Maharani, Wakil Bupati Pasuruan terpilih, HM Shobih Asrori, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, membuka Gebyar Batik Khas Daerah, yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Senin (03/02/2025) malam. Turut hadir dalam gebyar itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Raden Roro Dewi Maharani, Wakil Bupati Pasuruan terpilih, HM Shobih Asrori, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setya Wardhana, Sekda, Yudha Triwidya Sasongko dan tamu undangan.</p>



<p>Gelaran gebyar batik tersebut, menampilkan batik-batik terbaik di Kabupaten Pasuruan, yang dikumpulkan jadi satu dan diperagakan oleh sejumlah model. Bahkan, model-model yang memamerkan busana serba batik khas Kabupaten Pasuruan ini bukan sembarang model. Melainkan, para Finalis Puteri Indonesia Jawa Timur 2025. Termasuk, Puteri Indonesia Jawa Timur terpilih tahun 2025, yakni Firsta Yufi Amarta Putri serta Yasinta Aurellia, Puteri Indonesia Jawa Timur 2023, sekaligus Puteri Indonesia Lingkungan 2023 dan Top 24 Miss Supranational 2023.</p>



<p>Dalam momen itu, Firsta mengaku bangga bisa memakai busana batik karya pembatik Kabupaten Pasuruan, yang salah satunya adalah karya Wardah Assu&#8217;udiyah dari Bangil. Ada pula Faiza Bordir Bangil serta Nurita Batik Beji, yang menampilkan busana batik dengan corak dan karakter yang sama-sama kuat.</p>



<p>&#8220;Batik-batiknya keren semua. Karena batik ini bisa kekinian, dalam artian bisa dibuat untuk acara formal maupun non formal. Bisa resmi ataupun casual, dan pembatik Kabupaten Pasuruan layak setara dengan pembatik nasional,&#8221; kata Frista.</p>



<p>Dalam gebyar batik itu, tidak hanya mengkaryakan para pembatik Kabupaten Pasuruan, yang punya nama besar. Namun, juga para pemula yang berkompetisi dalam Lomba Cipta Desain Motif Batik khas Kabupaten Pasuruan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari 40 peserta, juri menyaringnya sampai 10 besar dan mereka semua diundang untuk bisa menerima hadiah sekaligus memperkenalkan batik rancangannya di hadapan para undangan.</p>



<p>Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan sekaligus Ketua Dewan Juri Lomba Cipta Desain Motif Batik khas Kabupaten Pasuruan, Rr Dewi Maharani Nurkholis, mengapresiasi seluruh peserta yang menampilkan karya batiknya masing-masing. Dari semua peserta, Juri memutuskan &#8216;Batik Jejak Harmoni Pasuruan&#8217; sebagai pemenang Lomba Cipta Desain Motif Batik khas Kabupaten Pasuruan. Batik tersebut, merupakan rancangan Alif Sukma Muclisin dari Gondanglegi, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.</p>



<p>&#8220;Batik karya Alif itu komplit. Semua potensi Kabupaten Pasuruan ditampilkan dalam satu lembar kain 2 meter. Mulai dari Gunung Bromo, Kapal Cheng Hoo, Candi Belahan, Candi Jawi sampai motif kehidupan lokal seperti ikan lempuk, mangga alpukat, durian, salak, biji kopi, maupun bunga krisan dan sedap malam. Ini benar-benar mahakarya yang luar biasa,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, dalam kesempatan itu berpesan agar semakin banyak masyarakat yang melestarikan batik sebagai warisan masa depan. Terlebih, batik merupakan peninggalan dunia asli Indonesia yang telah diakui oleh Unesco sejak tahun 2009.</p>



<p>&#8220;Batik ini warisan dunia asal Indonesia, yang telah ditetapkan oleh Unesco. Jadi, sudah sepatutnya dan seharusnya batik tetap kita lestarikan sampai kapanpun. Kita kenalkan sampai generasi-generasi mendatang dan anak cucu kita,&#8221; kata Pj Bupati Pasuruan. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218956</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menparekraf Masukkan Event Batu Street Food Festival 2023 Disparta Kota Batu dalam 110 Deretan Karisma KEN</title>
		<link>https://memontum.com/menparekraf-masukkan-event-batu-street-food-festival-2023-disparta-kota-batu-dalam-110-deretan-karisma-ken</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[deretan]]></category>
		<category><![CDATA[Disparta]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[karisma]]></category>
		<category><![CDATA[masukkan]]></category>
		<category><![CDATA[Menparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[street]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195550</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Event kuliner Batu Street Food Festival (BSF) 2023 yang digelar Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, berhasil masuk dalam 110 deretan Karisma Event Nusantara (KEN). Itu artinya, BSF 2023 Disparta Kota Batu tersebut menjadi event nasional seperti yang digelar daerah lain di seluruh Jawa Timur. Staf Ahli Menteri Bidang Managemen Menparekraf, Fajar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Event kuliner Batu Street Food Festival (BSF) 2023 yang digelar Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, berhasil masuk dalam 110 deretan Karisma Event Nusantara (KEN). Itu artinya, BSF 2023 Disparta Kota Batu tersebut menjadi event nasional seperti yang digelar daerah lain di seluruh Jawa Timur.</p>



<p>Staf Ahli Menteri Bidang Managemen Menparekraf, Fajar utomo, menyampaikan bahwa BSF 2023 yang digelar Pemkot Batu melalui Disparta adalah event tahunan yang kelima. Di tahun ke enam ini, event tersebut pertama kalinya masuk KEN.</p>



<p>&#8220;BSF 2023 yang digelar Disparta Kota Batu ini untuk pertama kalinya masuk KEN,&#8221; terangnya di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jumat (11/08/2023) tadi.</p>



<p>Untuk bisa masuk KEN yang langsung dinilai oleh Kemenparekraf, tambahnya, tidak mudah. Karena, harus mengkurasi ribuan event di Indonesia. &#8220;Kita punya 110 event yang masuk KEN. Salah satunya, Kota Batu yang menggelar event BSF 2023,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Secara nasional, menurutnya, KEN adalah program strategis untuk mendukung dan mengembangkan event berkualitas di seluruh Indonesia.</p>



<p>Di mana, event tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan dengan prinsip pembangunan inklusif dan berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Event BSF ini bukan hanya PHRI saja yang mendapatkan manfaat. Tetapi, UMKM serta pelaku seni juga ekonomi kreatif Kota Batu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di Jawa Timur, urainya, terdapat delapan event KEN. Antara lain, Jember Fashion Carnival, Festival Gandrung Sewu, East Java Fashion Harmoni, Festival Ronteg Pacitan, Festival Rujak Uleg, Banyuwangi Adnew Karnival, Festival Nasional Reog Ponorogo dan ditambah BSF 2023 Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Artinya, BSF ini adalah event nasional yang sejajar dengan event nasional yang digelar oleh daerah lain di Jawa Timur,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk itu, tegas Fajar, pihaknya memberikan apresiasi atas terselenggaranya BSF 2023. Karena keterikatan kuat antara PHRI dan Pemkot Batu serta masyarakat, sehingga event nasional ini terselenggara.</p>



<p>&#8220;Event BSF ini adalah penarik, pemulihan ekonomi berbasis event. Dimana wisatawan lebih krasan nginep di daerah masing-masing.</p>



<p>Ini dapat menjadi momen yang dapat mengenalkan kuliner juga untuk membangkitkan lapangan pekerjaan seluas-luasnya di Kota Batu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Disparta Kota Batu, Arif As Siddiq, mengatakan BSF 2023 tersebut merupakan event tahunan. Untuk tahun 2023 ini masuk dalam tahun keenam. Dan, akan diselenggarakan dari 11 sampai 13 Agustus 2023.</p>



<p>&#8220;BSF yang digelar ini diikuti hotel dan restoran sebanyak 60 peserta yang menampilkan kuliner khas nusantara. Di sini, produk makanan kualitas hotel yang dijual yang setara dengan kaki lima dari Rp 5 ribu sampai 25 ribu. Mudah-mudahan, weekend ini wisatawan datang ke sini untuk menikmati makanan dari hotel,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(put/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195550</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Provinsi Bengkulu Berikut Deretan Pantai Nan Indah dan Menawan</title>
		<link>https://memontum.com/provinsi-bengkulu-berikut-deretan-pantai-nan-indah-dan-menawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jul 2023 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[berikut]]></category>
		<category><![CDATA[deretan]]></category>
		<category><![CDATA[indah]]></category>
		<category><![CDATA[menawan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192325</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Provinsi Bengkulu menyimpan sejumlah keindahan alam. Selain panorama alam alaminya yang mempesona, di sini juga bisa dijumpai sejumlah destinasi wisata. Ya, di Bumi Rafflesia ini, terbilang cukup lengkap untuk destinasi wisatanya. Mulai perkebunan, danau, air terjun, tanaman hingga satwa mulai dari Harimau hingga Gajah, masih bisa dijumpai di belahan provinsi ini. Namun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Provinsi Bengkulu menyimpan sejumlah keindahan alam. Selain panorama alam alaminya yang mempesona, di sini juga bisa dijumpai sejumlah destinasi wisata.</p>



<p>Ya, di Bumi Rafflesia ini, terbilang cukup lengkap untuk destinasi wisatanya. Mulai perkebunan, danau, air terjun, tanaman hingga satwa mulai dari Harimau hingga Gajah, masih bisa dijumpai di belahan provinsi ini.</p>



<p>Namun, yang tidak mempesonanya, tentu deretan pantai yang memanjang dari pusat kota hingga menyebar ke Bengkulu Utara dan Bengkulu Selatan. Lantas, apa saja destinasi wisata yang bisa dikunjungi, berikut ulasannya.</p>



<p>1. Pantai Panjang.</p>



<p>Pantai ini adalah bagian ikon utama dari pariwisata Provinsi Bengkulu. Pantai yang terletak di pusat Kota Bengkulu ini, menyuguhkan panorama nan indah.</p>



<p>Selain pasirnya yang putih, pantai memiliki garis pantai yang mencapai 7 km dan lebar pantai sekitar 500 meter. Pantai Panjang terletak di Kecamatan Ratu Agung, Kecamatan Teluk Segara dan Kecamatan Ratu Samban.</p>



<p>Di tempat wisata ini, deretan pohon cemara dan pinus yang berbaris rapi di sekitar bibir pantai, juga bisa dijumpai wisatawan. Bahkan, untuk melepas dahaga atau penat, wisatawan bisa menikmati sajian yang ada.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>2. Pantai Sungai Suci.</p>



<p>Pantai Sungai Suci terletak kawasan Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Keindahannya sendiri, disebut-sebut tidak kalah dengan Tanah Lot yang ada di Bali.</p>



<p>Di pantai ini, terdapat pulau kecil yang bisa dikunjungi dengan melewati sebuah jembatan kembar. Jika datang di pantai ini, wisatawan akan merasakan sensani yang menyenangkan, karena deburan ombak dan pemandangan hijau pepohonan.</p>



<p>3. Pantai Manula.</p>



<p>Pantai ini terletak di perbatasan antara Provinsi Lampung dan Bengkulu atau tepatnya berada di Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Bengkulu. Pantai ini menawarkan panorama yang indah dengan tebing-tebing yang menjulang tinggi dan panorama indah.</p>



<p>Meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh dari pusat Kota Bengkulu, namun wisatawan dijamin tidak akan menyesal jika berkunjung ke pantai ini.</p>



<p>4. Pantai Linau.</p>



<p>Pantai ini terletak di Jalan Lintas Barat, Desa Linau, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur. Pasir putih yang sangat menawan terhampar indah di bibir pantai.</p>



<p>Terdapat pula deretan bebatuan karang di bawah laut, yang bisa dijumpai nan alami. Airnya yang jernih dan biru, menjadi bonus tersendiri bagi wisatawan yang berlibur ke pantai ini. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192325</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
