<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Desa Banyuputih &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/desa-banyuputih/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Aug 2019 12:33:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Desa Banyuputih &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bondowoso Canangkan Desa Banyuputih Jadi Desa Budaya</title>
		<link>https://memontum.com/bondowoso-canangkan-desa-banyuputih-jadi-desa-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2019 12:33:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Banyuputih]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bondowoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90096-bondowoso-canangkan-desa-banyuputih-jadi-desa-budaya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Jumlah desa budaya di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim) bertambah lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mencanangkan Desa Banyuputih, Kecamatan Wringin menjadi desa budaya. Dalam pencanangan, ini disajikan tradisi dan adat Desa Banyuputih, yakni Rokatan Pandebeh (Rumatan Pendowo) dengan iringan sholawat, macopat, hadra, musik kentongan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Jumlah desa budaya di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim) bertambah lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mencanangkan Desa Banyuputih, Kecamatan Wringin menjadi desa budaya. Dalam pencanangan, ini disajikan tradisi dan adat Desa Banyuputih, yakni Rokatan Pandebeh (Rumatan Pendowo) dengan iringan sholawat, macopat, hadra, musik kentongan, dan ronjengan (kotek lesung).</p>
<p>Pencanangan Desa Banyutih sebagai desa budaya pada tahun, ini dilakukan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, H. Syaifullah pada Jumat malam (9/8/2019).</p>
<div id="attachment_90098" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90098" decoding="async" class="size-full wp-image-90098" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Desa-Bayuputih-Kecamatan-Wringin-Dicanangkan-Desa-Budaya-di-Bondowoso-2019-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Sekda Bondowoso H. Syaifullah didampingi Kepala Disdikbud, H. Harimas dalam pencanangan Desa Banyuputih Kecamatan Wringin menjadi Desa Budaya." width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Desa-Bayuputih-Kecamatan-Wringin-Dicanangkan-Desa-Budaya-di-Bondowoso-2019-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Desa-Bayuputih-Kecamatan-Wringin-Dicanangkan-Desa-Budaya-di-Bondowoso-2019-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Desa-Bayuputih-Kecamatan-Wringin-Dicanangkan-Desa-Budaya-di-Bondowoso-2019-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Desa-Bayuputih-Kecamatan-Wringin-Dicanangkan-Desa-Budaya-di-Bondowoso-2019-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/Desa-Bayuputih-Kecamatan-Wringin-Dicanangkan-Desa-Budaya-di-Bondowoso-2019-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90098" class="wp-caption-text"><strong>Sekda Bondowoso H. Syaifullah didampingi Kepala Disdikbud, H. Harimas dalam pencanangan Desa Banyuputih Kecamatan Wringin menjadi Desa Budaya.</strong></p></div>
<p>”Pencanangan desa budaya, ini adalah kali ketiga di Bondowoso. Ini tujuannya untuk melestarikan seni dan budaya serta menjadi destinasi wisata budaya di Bondowoso,” katanya didampingi Kepala Disdikbud Bondowoso, H. Harimas.</p>
<p>Untuk itu, Syaifullah berharap kepala desa (kades) bersama pemkab dan disdikbud terus mendorong dan melestarikan kebudayaan di Bondowoso-. Karena, dia menginginkan kebudayaan yang merupakan adat dan tradisi nenek moyang di Bondowoso bisa dieksplor ke luar Bondowoso dan luar negeri.</p>
<p>”Sehingga, saya juga berharap teman-temen wartawan ikut serta menyebarkan budaya di Bondowoso, bahwa di sini memiliki budaya dan tradisi bagus yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia,” jelas Sekda kelairan Bondowoso ini.</p>
<div id="attachment_90097" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-90097" decoding="async" class="size-full wp-image-90097" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/2-Sekda-Syaifullah-dan-Harimas-Canangkan-Desa-Banyuputih-Wringin-Jadi-Desa-Budaya-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Sekda Bondowoso H. Syaifullah didampingi Kepala Disdikbud, H. Harimas dalam pencanangan Desa Banyuputih Kecamatan Wringin menjadi Desa Budaya" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/2-Sekda-Syaifullah-dan-Harimas-Canangkan-Desa-Banyuputih-Wringin-Jadi-Desa-Budaya-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/2-Sekda-Syaifullah-dan-Harimas-Canangkan-Desa-Banyuputih-Wringin-Jadi-Desa-Budaya-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/2-Sekda-Syaifullah-dan-Harimas-Canangkan-Desa-Banyuputih-Wringin-Jadi-Desa-Budaya-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/2-Sekda-Syaifullah-dan-Harimas-Canangkan-Desa-Banyuputih-Wringin-Jadi-Desa-Budaya-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/2-Sekda-Syaifullah-dan-Harimas-Canangkan-Desa-Banyuputih-Wringin-Jadi-Desa-Budaya-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-90097" class="wp-caption-text"><strong>Sekda Bondowoso H. Syaifullah didampingi Kepala Disdikbud, H. Harimas dalam pencanangan Desa Banyuputih Kecamatan Wringin menjadi Desa Budaya</strong></p></div>
<p>Kepala Disdikbud, H. Harimas menambahkan, dalam melestarikan budaya yang ada di Bondowoso, dibutuhkan penguatan kelembagaan. Karena itu, disdikbud akan bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup pemkab dalam mencanangkan desa budaya guna melestarikan tradisi dan adat istiadat di Bondowoso.</p>
<p>”Dan, untuk desa budaya, ini kami sudah menyampaikan kepada tim anggaran agar ada penguatan kelembagaan dalam melestarikan budaya dan adat istiadat di Bondowoso,” kata mantan kepala Bkesbangpol, BKD, Diskoperindag, Inspektorat, dan Sekretaris DPRD Bondowoso ini.</p>
<p>Sementara Kasi Budaya dan Tradisi Bidang Kebudayaan Disdikbud Bondowoso, Endah Listyorini mengatakan, Desa Banyuputih Kecamatan Wringin merupakan desa budaya ketiga yang dimiliki Bondowoso. Dua desa sebelumnya yang dicanangkan menjadi desa budaya adalah Desa Ramban kulon Kecamatan Cermee pada 2017 dan Desa Prajekan Lor Kecamatan Prajekan pada 2018.</p>
<p>”Kami berharap pada 2020, ada lagi desa yang menjadi desa budaya. Karena, masih banyak desa di Bondowoso yang memiliki tradisi dan ada istiadat yang khas, tapi belum tereksplor,” katanya.</p>
<p>Endah menjelaskan, desa budaya berbeda dengan desa wisata yang potensi memang dikhususkan untuk menarik wisatawan berkunjung. Karena, desa budaya lebih menekankan pada pelestarian tradisi dan adat istiadat termasuk kesenian di masyarakat desa yang merupakan peninggalan nenek moyang.</p>
<p>”Jadi, desa budaya untuk melestarika adat istiadat, budaya, dan kesenian serta nilai-nilai di masyarakat desa yang merupakan peninggalan nenek moyang. Selain itu, keberadaan desa budaya dapat menarik wisatawan dan menjadi edukasi budaya,” jelasnya. <strong>(ido/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90096</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
